Modul Robot Line Follower (+PDF)

Download Modul Cara Membuat Robot Line Follower / Line Tracer (+PDF) – Robotika merupakan salah satu bidang yang cukup mengasyikkan. Tak heran cukup banyak orang yang tertarik mempelajari dan mengembangkan robot.

Download Modul Robot Line Follower (+PDF)
Download Modul Robot Line Follower (+PDF)

Mulai dari anak sekolah dasar, SMP, SMA, hingga mahasiswa pun banyak yang menggeluti bidang ini.

Pada kesempatan kali ini Ukulele akan membagikan modul robot line follower dasar sederhana yang bisa Anda jadikan rujukan untuk membuat robot line follower atau line tracer perdana!

Modul line follower sederhana ini dibuat oleh teman-teman UKM Robotika ITS Surabaya. Tanpa berpanjang lebar lagi, silakan simak isi dari modul robot sederhana ini.

Baca juga :


Modul Robot Line Follower Lengkap + Komponennya

A. Pendahuluan

A.1. Pengertian

Robot line follower atau robot penelusur garis merupakan mobile robot yang memiliki kemampuan sensorik untuk mendeteksi suatu garis pada suatu background tertentu dan digunakan sebagai penuntun (guide line). Pada umumnya lintasan garis berwarna hitam dengan lebar 2 cm dan memiliki latar / background putih, atau sebaliknya.

A.2. Cara Kerja

Robot line follower nterdiri dari dua sistem kontrol yang terpisah yaitu sistem kontrol motor kiri dan sistem kontrol motor kanan. Walaupun terpisah, kedua sistem tersebut mempunyai komposisi yang sama.  Sistem kontrol motor tersebut mengatur arah putar masing-masing motor yang terhubung pada roda di masing-masing sisi. Sehingga arah gerak dari line follower dapat dikendalikan melalui kedua roda tersebut (roda kanan dan roda kiri). Cara berjalan pada line follower dapat dilihat pada gambar 1.2.

Modul Line Follower Sederhana
Gambar 1.1 Line follower sederhana
Modul Line Follower Sederhana 2
Gambar 1.2 Gerak standar follower tracer

Menggunakan sistem kontrol “ON-OFF”

System kontrol yang digunakan pada Line follower ini adalah teknik “ON-OFF”  biasa mengingat memang Line follower ini dibuat sangat sederhana. Dimana digunakan kontrol open-loop yang tidak memilki inputan umpan balik selain inputan dari sensor Photodioda, sehingga apabila Line follower tersebut dibuat untuk membawa sesuatu diatasnya maka tidak ada kompensasi kecepatan sehingga kecepatan Line follower tersebut tidak stabil.

Blok diagram dari sistem kontrol motor sederhana pada line follower tersebut dijelaskan pada gambar 1.3

[Gambar 1.3 Diagram blok] – Gambar selengkapnya lihat dokumen PDF

Pada Blok diagram tersebut dapat disjelaskan bahwa line follower sederhana memiliki 3 bagian utama aitu sensor,  komparator, dan driver motor. Sensor berfungsi untuk mendeteksi warna hitam atau putih serta membedakan kedua warna tersebut. Kemudian sensor akan mengeluarkan nilai tegangan sesuai warna yang di deteksi. Nilai tegangan tersebut  akan dibandingkan dengan nilai tegangan referensi oleh komparator untuk menghasilkan tegangan High dan Low untuk mengontrol ON-OFF Driver motor. Kemudian driver motor tersebut akan mengubah polaritas tegangan yang mengeksitasi motor DC sehingga motor DC dapat berputar dimana arah putarna sesuai polaritas tegangan yang mengeksitasinya.

[Gambar 1.4  Line tracer di atas lintasan] – Gambar selengkapnya lihat dokumen PDF

Apabila line follower diilustrasikan pada lintasan seperti gambar 1.4. dimana bagian sisi kanan line follower berada pada garis hitam, sedangkan pada bagian kiri berada pada latar putih, maka flowchart untuk kondisi tersebut adalah dijelaskan pada gambar 1.5

[Gambar 1.5 flowchart] – Gambar selengkapnya lihat dokumen PDF

NB :

Sebenarnya proses kontrol dari Line follower sendiri adalah kombinasional (jika input diberi nilai maka saat itu juga output akan merespon)

Namun untuk setiap posisi line follower yang berbeda serta penempatan line follower pada bentuk lintasan tertentu, maka flowchart yang dipakai juga berbeda pula. Untuk line follower sederhanan ini tidak mengubah konsep flowchart secara keseluruhan namun hanya pada blok arah pemutaran roda kanan dan kiri saja.

[Gambar 1.6. Macam-macam posisi Line Tracer pada berbagai lintasan] – Gambar selengkapnya lihat dokumen PDF

B. Dasar teori

B.1. Sensor (Transmitter dan Receiver)

Bagian ini dapat dianggap sebagai mata dari robot line follower yang akan dibuat. Perbedaan warna dari garis dan background garis yang akan ‘dilihat’ oleh bagian ini. Perbedaan warna tersebut yang akan dikonversikan menjadi perbedaan resitansi oleh suatu komponen pengubah level intensitas cahaya menjadi resistansi, Photodioda (pada modul akan digunakan komponen ini, namun dapat pula digunakan komponen lain seperti Fototransistor, LDR(Light Dependent Resistance), maupun komponen lain yang masuk dalam kriteria).

Dengan sedikit menggunakan Hukum Pembagian Tegangan dan penambahan komponen resistor maka Sensor tersebut akan diubah menjadi tranduscer yang mengubah suatu level satuan (resistansi misalnya) menjadi level listrik (tegangan), dan level tegangan inilah yang selanjutnya diproses. Untuk lebih jelasnya lihat gambar 2.1 dibawah.

Tips :

Lebih baik gunakan LED jenis Super-Bright daripada Infra-Red sebagai Transmitternya yang memiliki intensitas pancaran cahaya lebih besar dan lebih tampak.

[Gambar 2.1 Tranduscer (memakai sensor Photodioda)] – Gambar selengkapnya lihat dokumen PDF

B.2. Comparator (Pembanding)

Comparator atau Pembanding adalah sebuah bagian dari line follower yang berfungsi untuk mengubah level tegangan dari tranduscer yang bervariasi menjadi level logika HIGH atau LOW. Device pengubah level ini digunakan IC Op-Amp  (Operational Amplifier). Tipe IC yang digunakan adalah LM324 dengan package DIL-14 yang umum dipasaran dan low-cost. Didalam IC ini terdapat 4 buah Op-Amp dimana dibagi 2 group untuk sistem kontrol sebelah kanan dan sebelah kiri, yang masing-masing bekerja saling berkebalikan outputnya. Untuk lebih jelasnya lihat prinsip kerja dari Op-Amp berikut.

[Gambar 2.2 Simbol Op-Amp] – Gambar selengkapnya lihat dokumen PDF

Untuk kondisi open-loop (tanpa Feedback) maka nilai penguatan dari Op-Amp tersebut adalah

Vo = Aol . Ed

Keterangan :

  • Vo   = nilai tegangan output
  • Aol  = nilai penguatan saat open-loop
  • Ed  = nilai tegangan Non-Inverting Input dikurangi tegangan Inverting Input

Jika dimisalkan Op-Amp tersebut diberi tegangan supply sebesar 9 Volt maka output tegangan dari Op-Amp tidak mungkin lebih besar dari 9 Volt, dimana Op-Amp secara umum nilai tegangan saturasi-nya adalah sekitar lebih kecil 1 atau 2 Volt dari tegangan catu, sehingga kemungkinan tegangan saturasi-nya adalah 8 atau 7 Volt. Tegangan saturasi adalah tegangan puncak (maksimal) dari Op-Amp. Dari rumus diatas jika nilai tegangan output (Vo) adalah 9 Volt dan nilai penguatan tegangan internal Op-Amp saat kondisi open-loop adalah sekitar kurang lebih 200.000 maka nilai tegangan maksimum agar Op-Amp tidak saturasi adalah 45 uV. Hal ini mengindikasikan bahwa jika terjadi perbedaan tegangan lebih besar dari 45 uV  Op-Amp akan selalu dalam kondisi saturasi. Hal inilah yang kemudian dijadikan patokan untuk membuat konversi level tegangan yang variatif menjadi level logika HIGH (Saturasi Positif) dan LOW (Saturasi Negatif). Pada Op-Amp dengan catu tunggal nilai Tegangan Saturasi Negatif adalah sama dengan nol. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa:

“Jika nilai tegangan Non-Inverting Input lebih besar dari Inverting Input maka tegangan output Op-Amp adalah HIGH dan sebaliknya jika nilai tegangan Inverting lebih besar dari Non-Inverting input maka tegangan output Op-Amp adalah LOW”.

(Harap selalu diingat, agar memudahkan proses Troubleshooting)

B.3. Driver motor (Kemudi)

Bagian ini merupakan bagian yang berfungsi untuk menggerakkan Plant (Objek) yaitu Motor DC dimana perubahan arah motor DC tersebut bergantung dari potensial tegangan yang diinputkan pada input dari Driver itu sendiri. Pada modul ini dibuat suatu konsep Driver H-Bridge (dinamakan H-Bridge sebab bentuk driver ini jika dicermati mirip huruf H dan bekerja seperti Bridge atau Jembatan yang berfungsi melewatkan arus dari tegangan supply positif ke motor kemudian ke ground) sehingga diharapkan respon dari komparator ke pergerakan motor sangat cepat. Untuk itu digunakan transistor tipe 901x yang mampu memadukan antara kecepatan dan transfer arus yang besar. Selain itu transistor jenis ini juga low cost.

Pada dasarnya jenis transistor dibedakan menjadi 2 yaitu transistor tipe NPN (Negatif – Positif – Negatif) dan PNP(Positif – Negatif – Positif). Dan perbedaan ini secara garis besar terletak pada arah arus yang melewati tiap terminal dari komponen ini. Pada tipe NPN arah arus ditunjukkan pada gambar 2.3.a dan tipe PNP pada gambar 2.3.b.

[Gambar  2.3.a Arah arus pada NPN & Gambar  2.3.b Arah arus pada PNP] – Gambar selengkapnya lihat dokumen PDF

Tiap transistor memliki penguatan intern (hFE) sendiri, penguatan ini sesuai dengan rumus dasar transistor.

Modul Line Follower Sederhana 3

namun karena nilai IB  sangat kecil dibanding IC maka dapat dianggap

IE = IC

Keterangan :

  • IE  =  Arus yang melalui Emitor
  • IC  =  Arus yang melalui Collector
  • IB =  Arus yang melalui Basis

Dan secara umum transistor memiliki tegangan saturasi antara basis dan emitor sebesar 0,7 Volt untuk transistor tipe Silikon dan 0,2 untuk transistor tipe Germanium. Nilai tegangan yang melebihi batas saturasi tersebut menyebabkan transistor rusak (terbakar).

[Gambar 2.4 Transistor sebagai saklar] – Gambar selengkapnya lihat dokumen PDF

Dalam driver transistor berfungsi sebagai saklar yang mengalirkan arus ke motor. Arus yang mampu melewati Collector – Emitor transistor tipe 901x adalah maksimum sebesar 800 mA dan memiliki  hFE sebesar 300, maka nilai arus basis maksimum yang dapat disuplaikan ke basis setelah dikalkulasi adalah sebesar 2,6 mA.

Untuk lebih jelasnya mengenai prinsip kerja dari driver ini, lihat gambar 2.4. Motor akan bergerak ke suatu arah tertentu (misalnya arah Kanan) jika saklar A dan D ‘ON’, serta saklar B dan C ‘OFF’, sebaliknya jika saklar A dan D ‘OFF’ serta saklar B dan C ‘ON’ maka motor akan bergerak ke arah sebaliknya (misalnya Kiri). Pada driver ,kondisi realnya arah arus ditunjukan pada gambar berikut :

[Gambar 2.5.a. Arah Arus saat kondisi VIN1 “HIGH”  dan VIN2 “LOW”]

[Gambar 2.5.b. Arah Arus saat kondisi VIN2 “HIGH”  dan VIN1 “LOW”]

Tips :   Untuk memahami gambar 2.5.a dan 2.5.b, perhatikan arah panah dari komponen transistor (terminal Emitor nya) untuk mengetahui hubungan arah panah yang menunjukkan perjalanan arus dan arah arus yang melewati transistor.

Motor (Plant)

Motor merupakan bagian penting dari Line Tracer, tanpa adanya motor tentu saja Line Tracer yang akan dibuat tidak akan nampak layaknya Robot.

[Gambar 2.6 Motor DC] – Gambar selengkapnya lihat dokumen PDF

Tips :   Hendaknya dalam membuat Line Tracer, perhatikan hubungan antara Supply (Catu / Baterai) dengan tipe motor yang akan digunakan. Apabila digunakan baterai yang memiliki daya kecil (khususnya memiliki arus yang kecil) maka pilih motor yang memiliki torsi yang besar daripada kecepatan yang tinggi hal ini berpengaruh pada efisiensi baterai yang digunakan serta mobilitas dari Line Tracer itu sendiri (khususnya saat melintasi suatu belokan).

Untuk mengetahui apakah motor tersebut memiliki torsi yang besar maka dapat dilihat lilitan (gulungan) dalam pada motor tersebut. Jika lilitan tersebut banyak (dalam arti diameter dari kawat tembaga yang dililitkan lumayan kecil sehingga jumlah gulungan sangat banyak )dan penuh (memenuhi kapasitas inti kumparan yang disediakan) maka motor tersebut cenderung memilki torsi yang besar, namun memilki kecepatan yang rendah. Tipe seperti inilah yang sesuai untuk Line Tracer sederhana yang akan dibuat.

C. Komponen Robot Line Follower

C.1.  Skematik dan Komponen Robot Line Follower

Rangkaian Komponen Robot Line Follower
Rangkaian Robot Line Follower

Daftar Komponen Line Follower :

  • R1 : 330 Ohm
  • R2,R4,R7 : 10 KOhm
  • R3,R5,R6,R8  : 1 KOhm
  • VR1 : 10 KOhm (Trimpot)
  • D1,D2,D3,D4 : 1N 4002 atau 1N 4148
  • T1,T2 : C-9012 (atau S-9012) atau C-9015 (atau S-9015)
  • T3,T4,T5,T6 : C-9013 (atau S-9013) atau C-9014 (atau S-9014)
  • IR : Infra Red (Infra Merah) atau Super-Bright LED
  • PD  : Photodioda
  • D5,D6 : LED (Light Emmiting Dioda)
  • IC : LM324N (Package : DIL-14)

Catatan : Masing-masing komponen diatas dikali 2, kecuali IC LM324N

NOTE

Gambar Selengkapnya bisa Anda lihat langsung di dalam file dokumen cara membuat robot line follower di bawah.

Baca juga :


Download Modul Cara Membuat Robot Line Follower PDF

Selanjutnya Anda bisa mendownload modul cara membuat robot line follower sederhana berformat PDF di sini.

Preview :

Download Modul Line Follower / Line Tracer : Via Google Drive


Semoga modul cara membuat robot line tracer di atas bermanfaat ya.

Semangat belajar!

Pengertian Teks Eksposisi; Ciri, Struktur, Kaidah, dan Penjelasannya

Contoh Teks Eksposisi; Pengertian, Struktur, dan Penjelasannya – Dalam kehidupan sehari-hari kita seringkali mengungkapkan pendapat terhadap sesuatu.

Pengertian Teks Eksposisi; Ciri, Struktur, Kaidah, dan Penjelasannya
Pengertian Teks Eksposisi; Ciri, Struktur, Kaidah, dan Penjelasannya

Misalnya saat menonton berita di televisi tentang kejadian perampokan, maka kita memiliki pendapat yang berbeda-beda mengenai berita tersebut.

Ada yang akan berpendapat bahwa perampok itu harus segera ditangkap agar tidak ada korban selanjutnya, sedangkan orang lain akan berpendapat tentang sudut pandang korban perampokan tersebut pasti begitu menyedihkan karena harus kehilangan harta bendanya.

Nah, setiap pendapat memang lumrah diutarakan, lalu bagaimana jika berpendapat dalam bentuk tulisan? Pada artikel ini Anda akan mempelajari lebih lanjut mengenai teks yang dinamakan teks ekposisi.

Adapun topik pembahasan teks ekposisi pada artikel ini adalah sebagai berikut.

  • Pengertian Teks Eksposisi
  • Struktur Teks Eksposisi
  • Ciri-ciri Teks Eksposisi
  • Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi
  • Tujuan Teks Eksposisi
  • Apa Saja Unsur-unsur Utama Teks Eksposisi
  • Jenis-jenis Teks Eksposisi
  • Pola Pengembangan Teks Eksposisi
  • Sifat Penulisan Teks Eksposisi
  • Contoh Teks Eksposisi Beserta Strukturnya

Pengertian Teks Eksposisi

Teks eksposisi memiliki pengertian yang beragam mulai dari pendapat ahli, KBBI, secara umum, maupun secara dasar katanya. Berikut adalah pengertian teks eksposisi berdasarkan para ahli:

  • Menurut Tarigan (2013), teks eksposisi adalah tulisan yang bernada penjelasan biasanya juga disebut tulisan penyingkapan.
  • Menurut Priyatni (2014), teks eksposisi adalah teks yang digunakan untuk meyakinkan pembaca terhadap opini berdasarkan sejumlah argumen yang mendukung.
  • Menurut Suryanta (2014), teks eksposisi adalah teks yang berisi paparan, pendapat, atau opini seseorang dalam menanggapi atau menyikapi suatu isu atau permasalahan.

Ada pula pengertian teks eksposisi berdasarkan KBBI adalah uraian (paparan) yang bertujuan menjelaskan maksud dan tujuan suatu karangan, sedangkan pengertian teks eksposisi berdasarkan asal katanya yaitu berasal dari bahasa inggris “exposition” yang berarti membuka atau memulai.

Jadi, berdasarkan beberapa pengertian teks eksposisi di atas, dapat disimpulkan bahwa teks eksposisi adalah teks yang berisi pendapat atau argumen seseorang terhadap sesuatu supaya pembaca mengetahui informasi yang ingin Anda sampaikan.

Jika dalam karya tulis argumen pengarang tersebut dinamakan bentuk teks eksposisi, lalu bagaimana jika secara lisan? Maka salah satu jawabannya yaitu debat. Mengapa debat digolongkan ke dalam teks eksposisi?

Hal tersebut karena di dalam debat terdapat pula argumen-argumen yang dikemukakan dalam bentuk lisan.

Debat ini bersifat interaktif karena komunikasi 2 arah sehingga argumen satu orang dengan orang lainnya bisa saja berbeda.

Namun, dalam mengaplikasikan debat, bukan hanya berbicara sesuai sudut pandangnya secara seenaknya atau dengan kasar, tetapi juga harus dengan bahasa yang baik serta berdasarkan fakta untuk menguatkan pendapatnya sama halnya dengan teks eksposisi.

Dari hal tersebut dapat disimpulkan itulah mengapa debat digolongkan ke dalam teks eksposisi.

Contoh debat yaitu debat sains, debat calon presiden, debat politik, dsb. Selain debat, yang tergolong dalam teks eksposisi lainnya yaitu sepeti ceramah, opini, perkuliahan, seminar, dan pidato.

Baca juga :

Struktur Teks Eksposisi

Struktur Teks Eksposisi
Struktur Teks Eksposisi dan Ciri-Cirinya

Struktur teks eksposisi secara umum dibagi menjadi 3, yaitu tesis (pertanyaan pendapat), argumentasi, dan penegasan ulang pendapat. Berikut adalah rincian penjelasan ketiga bentuk struktur teks eksposisi:

  • Tesis: kalimat yang berisi pernyataan yang bersifat menjelaskan mengenai maksud dan tujuan penulis tentang suatu topik yang dibahas. Tesis dapat ditemukan dalam teks ekposisi secara langsung atau eksplisit dalam kalimat atau bisa juga secara implisit atau tidak langsung yang ditemukan dalam gambaran umum teks eksposisi.
  • Argumentasi: kalimat dalam teks eksposisi yang menjelaskan alasan-alasan atau bukti-bukti terhadap pendapat penulis. Argumentasi digunakan untuk meyakinkan pembaca sehingga terhadap perspektif atau opini penulis bahwa penyataannya dianggap suatu kebenaran. Dalam argumentasi menyajikan beberapa fakta penting untuk mendukung pendapat penulis sehingga alasannya semakin kuat.
  • Penegasan ulang pendapat: penegasan kembali atas rangkuman tesis dan argumentasi yang berisi penjabaran fakta yang telah dibuat. Bagian ini merupakan bagian akhir dari teks eksposisi.

Ciri-ciri Teks Eksposisi

Setiap karya tulis baik yang bersifat sastra maupun ilmiah memiliki ciri-ciri dalam penulisannya termasuk pada teks eksposisi terdapat ciri-ciri teks eksposisi yang menjadikannya berbeda dengan karya tulis lainnya.

Ciri-ciri teks eksposisi adalah sebagai berikut.

  • Memakai bahasa baku dan diterangkan secara jelas dan padat.
  • Untuk menyampaikan sebuah informasi berdasarkan argumentasinya sendiri tanpa menyampingkan sebuah fakta.
  • Menggunakan pemilihan kata yang baik, bukan untuk memancing seseorang, memaksakan pendapat kepada orang lain, dan tidak memihak.
  • Teks eksposisi dapat menjawab pertanyaan apa, bagaimana, kenapa, mengapa.

Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi

Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi
Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi

Ketika Anda membuat teks eksposisi penting untuk mengetahui kaidah kebahasaan teks eksposisi terlebih dahulu. Hal tersebut karena dengan mengetahui kaidah kebahasaan teks eksposisi Anda bisa membedakan teks eksposisi dengan teks lainnya.

Macam-macam kaidah kebahasaan teks eksposisi dan penjelasannya adalah sebagai berikut.

  • Menggunakan kata-kata teknis atau peristilahan. Artinya, terdapat kata istilah yang merujuk pada bidang tertentu sesuai dengan topik yang akan dibahas. Contohnya yaitu dapat dilihat pada kata yang bercetak miring:

Gizi seimbang penting untuk perkembangan anak. Hal tersebut diebabkan karena anak yang kurang gizi. Zat gizi yang sering kurang dikonsumsi, seperti zat besi, kalsium, dan yodium. Kekurangan gizi akan berdampak pada masalah kesehatan seperti anemia dan penyakit gondok.

  • Menggunakan kata-kata penghubung argumentasi (kausalitas). Kata tersebut seperti: jika, karena, oleh karena itu, sebab, dengan demikian, hal tersebut disebabkan, akibatnya, maka, dsb.
  • Menggunakan kata penghubung waktu (kronologis). Contohnya seperti: sebelum itu, setelah itu, kemudian, namun, berbeda halnya, sebaliknya, pada akhirnya, terakhir, dsb.
  • Menggunakan kata kerja mental. Kata mental adalah jenis kata kerja yang mengekspresikan atau sikap seseorang terhadap suatu pengalaman, tindakan, atau keberadaan. Kata-kata tersebut seperti: memperhatikan, menduga, menyimpulkan, merekomendasikan, diharapkan, mengagumkan, dsb.
  • Menggunakan kata perujukan. Kata perujukan adalah kata yang menjelaskan sumber dari suatu kejadian/pengalaman. Kata perujukan dalam teks eksposisi yaitu seperti: berdasarkan, bersumber dari, menurut, merujuk pada pendapat.
  • Menggunakan kata-kata persuasif. Kata persuasif adalah jenis kata yang berfungsi untuk mengajak atau membujuk seseorang agar melakukan sesuatu hal. Contoh kata persuasif yang biasa ditemui dalam teks eksposisi seperti: hendaklah, sebaiknya, harusnya, perlu, diharapkan, penting, dan diutamakan.

Tujuan Teks Eksposisi

Adanya karya tulis pasti memiliki tujuan di dalamnya termasuk tujuan teks eksposisi. Tujuan teks eksposisi yang pertama yaitu untuk memberikan informasi tertentu untuk dapat menambah ilmu pengetahuan pembaca.

Dengan membaca teks eksposisi maka pembaca akan mendapatkan pengetahuan secara rinci dari suatu topik yang dibahas oleh pengarang.

Tujuan teks eksposisi yang kedua yaitu bagi pengarang, teks ini dapat digunakan untuk mengekspresikan pendapat atau argumentasi mengenai suatu kejadian yang merupakan kepentingan umum, sehingga pengarang dapat memberikan sudut pandangnya terkait masalah tersebut, dengan logis atau masuk akal bukan berdasarkan keberpihakan ataupun menjatuhkan seseorang.

Oleh sebab itu, kata yang digunakan dalam teks eksposisi memuat bahasa baku dan baik.

Baca juga :

Unsur-unsur Utama Teks Eksposisi

Unsur utama adalah bagian terpenting dan fundamental yang membangun teks eksposisi. Lalu, apa saja unsur-unsur utama dalam teks eksposisi?

Unsur-unsur tersebut yaitu ada 2 yaitu pendapat dan fakta.

Kemudian, apa fungsi fakta dalam teks eksposisi? Semua akan dijelaskan di bawah ini, yaitu sebagai berikut:

  • Pendapat: berisi tentang ide atau gagasan pikirannya dalam menanggapi suatu hal atau fenomena yang terjadi. Dalam hal ini pengarang menggunakan cara pandang pribadi (subjektif).
  • Fakta: sesuatu yang benar-benar terjadi atau peristiwa yang nyata adanya. Fakta merupakan hal yang penting dalam teks eksposisi. Sebenarnya, apa fungsi fakta dalam teks eksposisi?

Jawabannya yaitu untuk memperkuat pendapatnya sehingga diharapkan lebih meyakinkan pembaca terhadap pendapat yang telah dikemukakan. Selain itu, dengan menggunakan fakta dapat meningkatkan cara berpikir ilmiah kita dan kritis terhadap situasi yang benar-benar terjadi di sekitar kita.

Jenis-jenis Teks Eksposisi

 Teks eksposisi juga memiliki berbagai jenis, Jenis-jenis teks eksposisi tersebut ada 8 macam, yaitu teks eksposisi definisi, proses, ilustrasi, pertentangan, perbandingan, klasifikasi, berita dan analisis.

Jenis-jenis teks eksposisi tersebut masing-masing akan dijelaskan dibawah ini, yaitu sebagai berikut.

  • Eksposisi definisi: memberikan penjelasan dengan batasan makna. Contohnya seperti:

Beasiswa bidikmisi adalah sebuah program pemerintah yang berfungsi untuk mendanai mahasiswa yang kurang mampu untuk membayar kampus, namun memiliki potensi untuk mengembangkan diri dan memiliki nilai yang baik saat SMA.

  • Eksposisi proses: teks yang menginformasikan mengenai langkah atau cara melakukan sesuatu. Contohnya adalah:

Langkah membuat pantun sebenarnya tidaklah sulit. Cukup membuat isi pantun sesuai dengan tema yang akan dibuat, setelah itu membuat 2 bait sampiran yang sesuai dengan akhiran rima yang ada pada isi.

  • Eksposisi ilustrasi: deskripsi sederhana dengan mengganti sesuatu dengan sesuatu yang lain yang memiliki kesamaan atau memiliki sifat yang sama. Contoh singkatnya adalah:

Pancasila merupakan dasar negara seperti ujung tombak dari moralitas yang kita jalankan sehari-hari.

  • Eksposisi pertentangan: berisi pernyataan pertentangan atau bernilai kebalikan antara satu hal dengan hal lain. Contohnya adalah:

Penurunan harga cabai akibat pandemi terus mengalami kemerosotan. Hal tersebut dapat menguntungkan para pembeli karena dapat menghemat biaya belanja, sebaliknya bagi para petani hal tersebut benar-benar sangat merugikan karena biaya yang dikeluarkan untuk menanam lebih besar dibandingkan pendapatannya saat panen.

  • Eksposisi perbandingan: menyatakan perbandingan atara satu hal dengan hal lainnya. Contohnya adalah sebagai berikut:

Dalam pembelian HP tak jarang seringkali membandingkan spesifikasi hp satu dengan yang lainnya seperti halnya pada merek xiaomi redmi yang baru di launching saat ini. Untuk merek hp x note 9 pro memiliki keunggulan display lebih besar dan platformnya sudah andoid 10 dibandingkan dengan hp y note 8 pro dengan display lebih kecil serta masih android 9.

  • Eksposisi klasifikasi: mengelompokkan dan membagi sesuatu ke dalam golongan tertentu.

Universitas airlangga memiliki fakultas sains dan teknologi yang didalamnya terdapat departemen biologi. Jurusan yang termasuk dalam departemen biologi adalah jurusan biologi dan teknik lingkungan.

  • Eksposisi berita: berisi informasi untuk memberitakan sesuatu, biasanya terdapat pada media massa yang bersifat aktual dan faktual. Contohnya yaitu:

Kebakaran yang terjadi kemarin lusa di pasar Kolpajung membau kerugian yang tidak sedikit. Kerugian tersebut diperkirakan mencarapai ratusan juta. Untungnya, tidak ada korban dari peristiwa kebakaran tersebut karena terjadi saat malam hari. Dugaan sementara penyebab terjadinya kebakaran karena putung rokok yang dibuang sembarangan di sekitar wilayah lokasi pasar.

  • Eksposisi analisis: memeberikan informasi yang berisi pengamatan yang mendalam. Contohnya yaitu:

Luas permukaan es di kutub utara saat ini terus berkurang. Itu sama saja dengan melelehnya dataran es di kutub. Menurut para ahli, mencairnya es di kutub disebabkan oleh pemanasan suhu udara yang biasa disebut dengan global warming. Sebagai gambaran, bukti tersebut dapat dilihat luas dataran es di kutub utara sampai tahun 2000 adalah 7 juta km2. Namun, pada tahun 2005 tinggal 5,31 juta km2. Dampak dari es kutub yang mencair yaitu hewan-hewan seperti beruang kutub dan satwa liar lain yang tinggal disana akan punah.

Baca juga :

Pola Pengembangan Teks Eksposisi

Tidak hanya jenis teks eksposisi yang perlu dipahami tapi ada juga pola pengembangan teks eksposisi yang perlu diperhatikan dalam proses pembuatannya.

Pola pengembangan teks eksposisi ada 2 yaitu sebagai berikut.

  • Umum-khusus (deduktif): ide pokok ditempatkan di awal paragraf yang kemudian diiikuti oleh kalimat-kalimat penjelas. Kalimat penjelas ini merupakan perincian dari ide umum yang dikemukakan sebelumnya.
  • Khusus-umum (induktif): paragraf yang berisi hal-hal yang bersifat khusus (spesifik) berada di awal kemudian diikuti oleh uraian yang bersifat umum. Bagian terakhir ini sebagai simpulan atau rangkuman dari pendapat yang dikemukakan sebelumnya.
  • Pola ilustrasi: memberikan contoh-contoh untuk membuktikan pendapat yang dijelaskan. Biasanya pengalaman pribadi dapat dijadikan sebagai bahan ilustrasi untuk meyakinkan kebenaran dalam gagasannya.
  • Pola perbandingan: dengan membandingkan keadaan, benda-benda atau hal lain. Digunakan untuk meyakinkan pembaca agar argumentasi lebih kuat.
  • Pola definisi: berisi istilah atau pengertian dari beberapa makna kata.
  • Sebab-akibat: pola ini menyatakan kalimat yang mengandung “sebab” sebagai gagasan utama dan “akibat” sebagai penjelasan rinciannya atau dapat pula berlaku sebaliknya yaitu “akibat” menjadi gagasan utama dan “sebab” penjelasnya.

Sifat Penulisan Teks Eksposisi

Berdasarkan pengertian teks eksposisi dan tujuannya, dapat dijabarkan lagi berdasarkan sifat penulisan teks eksposisi. Yang dimaksud sifat dari penulisan teks eksposisi adalah karakteristik yang biasanya melekat dalam penulisan teks eksposisi. Beberapa sifat dari penulisan teks eksposisi adalah sebagai berikut.

  • Menyatakan sebuah informasi untuk pengetahuan pembaca.
  • Bersifat informatif
  • Menyajikan fakta dan data yang akurat
  • Gaya bahasanya untuk meyakinkan pembaca
  • Terdiri dari kumpulan argumen pengarang
  • Bahasanya lugas, singkat, padat, dan jelas
  • Tidak bertele-tele
  • Tidak untuk memihak
  • Memakai bahasa formal dan baku
  • Tidak untuk memaksakan pendapatnya kepada pembaca
  • Menyatakan pendapat secara logis
  • Menjawab pertanyaan 5W+1H

Contoh Teks Eksposisi Beserta Strukturnya

Untuk lebih memahami teks ekposisi, maka berikut adalah contoh teks eksposisi beserta strukturnya yang dapat dilihat di bawah ini:

PKK dalam Mewujudkan Keluarga Sejahtera 
Dalam memasuki era globalisasi saat ini, tantangan dan persaingan untuk maju dalam segala bidang sangat ketat, maka dibutuhkan peran aktif yang tulus dari segenap lapisan masyarakat untuk menambuh kembangkan pembangunan yang merata dan berkualitas, sikap dan perilaku kemandirian pribadi, keluarga dan masyarakat.Pembukaan
Salah satu wadah organisasi perempuan yang sudah terkenal dan umum dimasyarakat Desa dan Kelurahan adalah PKK. PKK adalah sebuah gerakan yang berkembang pesat saat ini, dengan perempuan sebagai penggeraknya. PKK ini bertujuan dalam membangun, membina, dan membentuk keluarga guna mewujudkan kesejahteraan keluarga sebagai unit kelompok terkecil dalam masyarakat.Orientasi
Keberhasilan suatu bangsa salah satunya ditentukan oleh perempuan. Perempuan juga turut mempunyai pengaruh besar dalam membentuk sebuah keluarga yang bermoral. Selain hal itu, perempuan juga mempunyai andil besar dalam kegiatan mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat dan kelompok. Salah satu buktinya, bahwa perempuan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya dengan melakukan kegiatan usaha produktif rumah tangga. Kegiatan produktif rumah tangga dapat dijalankan dengan bantuan PKK. PKK dapat dijadikan sebagai upaya ketahanan keluarga dan perwujudan keluarga sejahtera. Hal tersebut karena dalam pelaksanaan PKK terdapat kegiatan 10 program pokok. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 1 (2013) 10 program pokok PKK adalah: penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan hidup berkoperasi, kelestarian lingkunan hidup dan perencanaan sehat.
Salah satu contoh penerapan dari 10 program di atas untuk mensejahterakan rakyat, yaitu program dalam hal pangan, dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengolahan makanan guna meningkatkan perekonomian keluarga. Contohnya saja pada PKK Desa X, membuat sosialisasi pengolahan ikan bandeng untuk dijadikan abon. Bandeng ini adalah makanan khas gresik sehingga dengan dikreasikan menjadi abon dapat meningkatkan nilai perekonomian di desa tersebut.
Selain itu, untuk keberhasilan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK perlu keterlibatan di semua tingkatan dalam organisasi PKK, serta bimbingan dari PKK sendiri maupun pemerintah. Pemerintah juga perlu turut andil dengan saling bekerja sama bersama PKK. Contohnya para kepala dinas instansi terkait seperti dinas kesehatan, dinas sosial, dinas lingkungan hidup daerah yang bertujuan untuk memantau, memberikan sosialisasi dan mengkolaborasikan kegiatan PKK dengan program–program pembangunan pemerintah itu sendiri.
Terjalinnya kerjasama dan keterpaduan berbagai pihak dapat dilakukan dalam berbagai hal, misalnya pembinaan, bantuan modal, pelatihan–pelatihan sesuai dengan kondisi dan kemampuan wilayah.
Argumentasi
Berdasarkan pelaksanaan program PKK tersebut, jika dilaksanakan dengan baik, maka peningkatan perekonomian di Indonesia semakin tinggi sehingga laju kemiskinan akan menurun. Penurunan angka kemiskinan inilah menjadi salah satu indikator kesejaheraan masyarakat. Selain itu, dengan didukung adanya kerjasama yang baik pula antara pemerintah dan kegiatan PKK diharapkan dapat meningkatkan dan mewujudkan kesejaheraan keluarga bahkan masyarakat di Indonesia.Penegasan Ulang

Demikianlah contoh teks eksposisi beserta strukturnya yang dapat dilihat di atas.

Contoh teks eksposisi tersebut dapat dijadikan sebagai acuan dalam proses pembuatan teks eksposisi. Hal yang diperhatikan adalah kemampuan untuk menyesuaikan teks dengan struktur teks eksposisi yang disyaratkan dan diikuti dengan penyampaian yang baik.

Penyampaian yang baik dalam teks eksposisi haruslah menggunakan bahasa yang baik, komunikatif, serta mudah dipahami. Termasuk di dalamnya saat penyampaian saran dan argumentasi atas topik PKK seperti pada contoh di atas.


Demikianlah penjelasan teks eksposisi lengkap mulai dari pengertian, struktur, ciri-ciri hingga contoh teks eksposisi beserta penjelasan strukturnya. Semoga bermanfaat.

Contoh Descriptive Text; Definisi, Generic Structure, & Characteristic

Contoh Descriptive Text, Definisi, Generic Structure, & Characteristic – Sahabat ukulele, pada artikel ini kita akan membahas tentang Contoh Descriptive Text, Definisi, Generic Structure, dan karakteristiknya. Tapi kok bahasanya campur dengan bahasa inggris?

Iyaa, karena yang akan kita bahas kali ini merupakan descriptive text dalam materi pelajaran Bahasa Inggris, walaupun sebenarnya tidak jauh berbeda dengan materi paragraf deskripsi di dalam pelajaran Bahasa Indonesia sih, hhe.

contoh-contoh descriptive text
Contoh Descriptive Text; Definisi, Generic Structure, & Characteristic | Source: unsplash.com

Definisi Descriptive Text

Descriptive text merupakan sebuah teks atau tulisan yang mendeskripsikan atau menerangkan dengan jelas mengenai suatu benda, tempat, orang, binatang, tumbuhan, dan lain-lain.

Descriptive Text bertujuan untuk memberikan gambaran kepada pembaca tentang sesuatu yang dideskripsikan, entah itu benda hidup maupun benda mati.

Baca juga :

Generic Structure of Descriptive Text

Generic Structure of Descriptive Text
Generic Structure of Descriptive Text

Dalam menulis sebuah descriptive text, kita harus mematuhi aturan-aturan yang berupa susunan struktur penulisan (Generic Structure).

Kita harus mematuhi kaidah Generic Structure ini agar memudahkan pembaca untuk memahami sesuatu yang kita deskripsikan, sehingga tidak menjadi sebuah teks yang berputar-putar tanpa ada inti dari tulisan tersebut.

Berikut adalah  generic structure dari descriptive text yang harus kita patuhi:

  • Identifikasi

Paragraf pertama pada descriptive text adalah identifikasi. Identifikasi bertujuan untuk memberikan deskripsi atau gambaran umum kepada pembaca mengenai objek atau benda yang akan dideskripsikan atau diterangkan lebih rinci di dalam paragraf selanjutnya.

Misalnya kita akan membuat descriptive text tentang suatu kota, maka paragraf pertama (identifikasi) berisi mengenai gambaran-gambaran umum seperti letaknya secara geografis, berada di provinsi mana, dan sebagainya.

Karena gambaran yang diberikan pada paragraf pertama adalah hal yang umum, maka tidak jarang pembaca sudah tahu atau familiar mengenai informasi-informasi yang diberikan pada paragraf pertama (identifikasi).

  • Deskripsi

Paragraf kedua pada descriptive text adalah deskripsi. Deskripsi berisi tentang penjelasan atau informasi yang lebih rinci mengenai suatu objek atau benda. Informasi yang diberikan di dalam paragraf kedua (deskripsi) bisa berupa sifat, kategori, kepunyaan, atau hal-hal yang tidak dipunyai oleh objek yang serupa.

Misalnya kita membuat descriptive text tentang suatu kota, maka kita bisa menjelaskan di dalam paragraf kedua mengenai tempat-tempat wisatanya, makanan khas, adat istiadat, dan lain-lain.

Dengan begitu, diharapkan pembaca akan lebih paham dan ingat mengenai descriptive text dari kota tersebut, karena pada paragraf kedua (deskripsi), dijelaskan mengenai sifat-sifat rinci yang tidak dimiliki oleh kota lain.

Characteristic of Descriptive Text

Characteristic of descriptive text atau ciri-ciri dari descriptive text sangat penting untuk kita perhatikan agar tidak salah ketika menyusunnya.

Dilain sisi, apabila kita menemukan suatu teks yang memiliki ciri-ciri seperti yang disebutkan dibawah ketika ujian Bahasa Inggris, maka kita dengan mudah dapat mengidentifikasi bahwa soal tersebut adalah descriptive text.

Berikut adalah characteristic of descriptive text:

1. Menggunakan kalimat Simple Present Tense

Mengapa kita harus menggunakan Simple Present Tense pada descriptive text?

Hal ini karena kita akan membuat teks yang menjelaskan fakta atau kebenaran dari suatu objek atau benda, dan salah satu fungsi dari Simple Present Tense adalah untuk mendeskripsikan fakta atau kebenaran dari suatu objek (misalnya es itu dingin). Maka dari itu, kita kita harus selalu menggunakan kata kerja bentuk pertama (verb-1).

Contoh kalimat Simple Present Tense di dalam descriptive text adalah, misalnya kita akan mendeskripsikan hewan kelinci milik tetangga. Kita bisa menulis dengan Simple Present Tense: My neighbor’s rabbit is white and has two very large upper teeth (Kelinci milik tetangga saya berwarna putih dan memiliki dua gigi atas yang sangat besar).

2. Banyak menggunakan kata sifat (adjective)

Karena descriptive text bertujuan untuk menggambarkan sesuatu, maka secara otomatis kita akan banyak menuliskan kata sifat (adjective) seperti: pretty, beautiful, big, wide, tall, thin, huge, thick, short, dan lain-lain. Apabila kata sifat (adjective) tersebut berasal dari kata keterangan (adverb), maka kita bisa menggunakan imbuhan –ing, -nt, -in, -tow, -ve.

3. Menggunakan kata kerja penghubung (relating verb / copula)

Selain adjective, kita juga sering menemukan relating verb atau copula di dalam descriptive text. Menurut Wikipedia, copula adalah kata atau frase yang menghubungkan subjek kalimat dengan pelengkap subjek ( subject complement), seperti kata is pada kalimat “The sky is blue” atau frasa was not being dalam kalimat “It was not being used.

Setelah mempelajari tentang definisi, ciri-ciri, dan generic structure of descriptive text, kita juga harus mengamati contoh descriptive text agar lebih paham.

Contoh Descriptive Text

Berikut adalah contoh descriptive text (descriptive text example) tentang hewan, orang, benda, dan tempat:

  • Contoh descriptive text tentang hewan

Seperti yang telah dijelaskan di atas, contoh descriptive text terdiri dari paragraf identifikasi dan paragraf deskripsi.

Pada contoh descriptive text tentang hewan, kita akan banyak membahas mengenai ciri-ciri dari hewan tersebut yang pada contoh kali ini adalah kucing, terutama ciri-ciri yang membuat kucing ini unik atau berbeda dengan kucing-kucing yang lain sehingga pembaca akan mengingatnya. Berikut adalah contoh descriptive text tentang hewan kucing:

Contoh descriptive text tentang hewan - kucing
Contoh descriptive text tentang hewan – kucing | Source: unsplash.com

Contoh descriptive text tentang hewan (Bahasa Inggris)

I have a cat named Dave. I got this cat from my brother during my 16th birthday. I really love Dave.

Currently, Dave is 1 year 2 months old. He has short and thick white fur with a combination of gray on several parts of his body, such as on the tail, ears, and the front of his face. Its nails and nose are deep black, the beautiful colour blend of his white and gray body. Even though they are black, their nails are always clean and neat because I am diligently cleaning and cutting them. Dave is currently about 23 cm tall with a body length without a tail of about 44 cm. Of all these physical characteristics, the one thing that most fascinates people when they first meet Dave is the color of his clear blue eyes like the clear water of a lake. This color contrasts sharply with the rest of his body, which makes Dave look calm, firm, and very handsome. Even so, Dave is actually a boy who is very spoiled. He always asked to be petted when I came home from school.

Contoh descriptive text tentang hewan (Bahasa Indonesia)

Saya memiliki kucing bernama Dave. Kucing ini saya dapatkan dari kakak laki-laki saya ketika acara ulang tahun ke 16 saya. Saya sangat mencintai Dave.

Saat ini, Dave berumur 1 tahun 2 bulan. Dia memiliki bulu pendek dan lebat berwarna putih dengan perpaduan warna abu-abu di beberapa bagian tubuhnya, seperti di ekor, telinga, dan bagian depan wajahnya. Kuku dan hidungnya berwarna hitam pekat, yang menjadikan perpaduan indah dari warna bulunya yang putih dan abu-abu. Walaupun berwarna hitam, namun kukunya selau bersih dan rapi karena saya rajin membersihkan dan memotong kukunya. Tinggi Dave saat ini sekitar 23 cm dengan panjang tubuh tanpa ekor sekitar 44 cm. Dari semua ciri-ciri fisik tersebut, satu hal yang paling membuat orang terpesona ketika pertama kali bertemu Dave adalah warna matanya yang biru jernih seperti jernihnya air danau. Warna ini sangat kontras dengan bagian tubuhnya yang lain, sehingga membuat Dave tampak tenang, tegas, dan sangat tampan. Walau begitu, sebenarnya Dave adalah laki-laki yang sangat manja. Dia selalu minta dielus-elus ketika saya pulang sekolah.

  • Contoh descriptive text tentang orang

Pada contoh kedua ini, kita akan meberikan contoh descriptive text tentang orang.

Mirip seperti contoh descriptive text tentang hewan, contoh descriptive text tentang orang akan banyak membahas mengenai sifat orang tersebut, baik sifat fisik yang nampak oleh mata maupun sifat kelakuan dari orang tersebut. Berikut adalah contoh descriptive text tentang orang – keponakan:

Contoh descriptive text tentang orang - Keponakan
Contoh descriptive text tentang orang – Keponakan

Contoh descriptive text tentang orang (Bahasa Inggris)

Catlyn, my beloved niece

Of all my nieces and nephews, I like Catlyn the most. She is the son of my older sister. She is 5 years old, and very beautiful.

Catlyn is a very cheerful child. She always likes to mingle with other people even though it’s the first time he met. Her cute face and likes to smile make everyone love Catlyn. She has blonde hair that extends to a quarter of her shoulders. Her eyes are brownish black and his body is cute little. Her skin is so white that she always looks clean even though she likes to play outside.

Contoh descriptive text tentang orang (Bahasa Indonesia)

Catlyn, keponakan perempuanku tercinta

Dari semua keponakanku, saya paling suka dengan Catlyn. Dia adalah anak dari kakak perempuan saya. Dia berumur 5 tahun, dan sangat cantik.
Catlyn adalah anak yang sangat ceria. Dia selalu suka berbaur dengan orang lain walaupun baru pertama kali bertemu. Wajahnya yang manis dan suka tersenyum membuat semua orang menyukai Catlyn. Dia punya rambut berwarna pirang yang memanjang hingga seperempat bahu. Warna matanya hitam kecokelatan, dan tubuhnya kecil imut. Kulitnya sangat putih sehingga nampak selalu bersih walaupun dia suka bermain di luar rumah.

Baca juga :

  • Contoh descriptive text tentang benda

Contoh ketiga adalah contoh descriptive text tentang benda yaitu gitar. Karena gitar merupakan benda mati, maka kita akan sering membahas mengenai sifat-sifat fisiknya. Berikut adalah contoh descriptive text tentang benda:

Contoh descriptive text tentang benda - nylon guitar
Contoh descriptive text tentang benda – nylon guitar

Contoh descriptive text tentang benda (Bahasa Inggris)

Last year,  in August 2018, I bought my first nylon guitar from a guitar craftsman in Baki, Sukoharjo, Central Java. Actually I ordered this guitar not buying it, because the guitar craftsman usually makes strings acoustic guitars but can also make nylon guitars according to the buyer’s request. During the negotiation, I asked for all the best materials that the craftsman could get, while I could adjust the price. Finally, I got the guitar for 750,000 rupiah which I think is very cheap for the best quality guitar that I expected.

When the guitar was finished and I checked, WOW it is amazing. Indeed, at first I asked for the best guitar with the best possible quality of materials, but because the price was only 750,000 rupiah, I did not expect more. This guitar really exceeds my expectations. The quality of the nylon is very good, soft in the hand but not too flabby so my fingers are very comfortable to play fingerstyle using this guitar. And the most fantastic is the sound produced is really melodious. The combination of quality nylon, precise distance on the guitar neck, and resonant space on the body of the guitar makes the sound perfect and not false. I can only find quality guitars like this on branded guitars with prices above eight million rupiahs at original guitar shops. I am very satisfied with the results of my guitar. Thank you, guitar craftsman.

Contoh descriptive text tentang benda (Bahasa Indonesia)

Tahun lalu, tepatnya bulan Agustus 2018, saya membeli gitar nylon pertama dari salah satu pengrajin gitar di Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah. Lebih tepatnya, saya memesan gitar ini, bukan membelinya, karena pengrajin gitar tersebut biasa membuat gitar akustik strings namun juga bisa membuat gitar nylon sesuai permintaan pembeli. Pada saat negosiasi, saya meminta semua bahan yang terbaik yang bisa pengrajin tersebut dapatkan, sedangkan harganya saya bisa menyesuaikan. Akhirnya, saya mendapatkan gitar tersebut dengan harga 750.000 rupiah yang menurut saya sangat murah untuk ukuran gitar dengan kualitas terbaik seperti yang saya harapkan.

Saat gitarnya jadi dan saya cek, WOW luarbiasa. Memang awalnya saya meminta gitar terbaik dengan kualitas bahan sebagus mungkin, namun karena harganya hanya 750.000 rupiah, saya tidak berekspektasi lebih. Gitar tersebut sungguh melebihi ekspektasi saya. Kualitas nylon nya sangat bagus, empuk di tangan namun tidak terlalu lembek sehingga jari-jari saya sangat nyaman untuk memainkan fingerstyle menggunakan gitar ini. Dan yang paling fantastis adalah suara yang dihasilkan sungguh merdu. Perpaduan antara kualitas nylon, ketepatan jarak pada neck gitar, dan ruang resonansi pada tubuh gitar membuat suara yang sempurna dan tidak false. Kualitas gitar seperti ini hanya bisa saya temui pada gitar bermerk dengan harga diatas delapan juta rupiah pada toko gitar original. Saya sangat puas dengan hasil gitar pesanan saya. Terimakasih bapak pengrajin gitar.

  • Contoh descriptive text tentang tempat

Contoh terakhir adalah contoh descriptive text tentang tempat, yaitu kota Surakarta.

Sedikit berbeda dengan contoh descriptive text tentang benda, orang, dan hewan, teks deskriptif tentang kota biasanya cukup beragam penjelasannya karena setiap kota memiliki perbedaan pada letak geografis, tempat-tempat wisata di dalamnya, makanan khas, sejarah, ekonomi, hingga kenangan kota tersebut. Berikut adalah contoh descriptive text tentang tempat – kota Surakarta:

Contoh descriptive text tentang tempat - surakarta
Contoh descriptive text tentang tempat – Surakarta | Source: pariwisatasolo.surakarta.go.id

Contoh descriptive text tentang tempat (Bahasa Inggris)

Surakarta Town

Surakarta Town is one of the most famousdistrict in Indonesia, located in Central Java. This town is in the middle between Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, Boyolali, and Sragen districts.

Surakarta Town has a population of 519,587 people (2019) and a density of 11,798.06 / km2. This fact makes Surakarta Town the third largest city in the southern part of Java after Bandung and Malang according to population. Surakarta Town is crossed by a large and long river which is immortalized in a famous keroncong song by the late Gesang Martomartono, Bengawan Solo. Surakarta is the heir to the Mataram Sultanate together with Yogyakarta, which was split through theGiyanti Agreement in 1755. Even today, these two cities are still very thick with the nuances of the palace.

Surakarta Town is currently one of the cities coveted by many people from all walks of life, because of its many historical tourist attractions, trade centers, and one of the cities with the most number of educational institutions and is well known in Indonesia. Many students dream of continuing their education at UNS, UMS, or other campuses in the city of Solo because of the good quality of education, the comfortable learning atmosphere, and the very friendly people of Surakarta Town.

 

Contoh descriptive text tentang tempat (Bahasa Indonesia)

Kota Surakarta

Kota Surakarta adalah salah satu kota terkenal di Indonesia yang berada di provinsi Jawa Tengah. Kota ini berada di tengah-tengah antara kabupaten Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, Boyolali, dan Sragen.

Kota Surakarta memiliki penduduk sebanyak 519.587 jiwa (2019) dan kepadatan 11.798,06/km2. Fakta ini menjadikan Kota Surakarta sebagai kota terbesar ketiga di pulau Jawa bagian Selatan setelah Bandung dan Malang menurut jumlah penduduk. Kota Surakarta dilewati oleh sungai besar dan panjang yang terabadikan dalam sebuah lagu keroncong terkenal ciptaan almarhum Gesang Martomartono, Bengawan Solo.
Surakarta merupakan pewaris Kesultanan Mataram bersama dengan Yogyakarta, yang dipecah melalui Perjanjian Giyanti pada tahun 1755. Hingga saat ini pun, kedua kota ini masih sangat kental dengan nuansa keraton nya.

Kota Surakarta saat ini menjadi salah satu kota yang sangat diidam-idamkan oleh banyak orang dari semua kalangan, karena banyak tempat wisata sejarahnya, pusat perdagangan, hingga salah satu kota dengan jumlah instansi pendidikan terbanyak dan terkenal di Indonesia. Banyak pelajar yang memimpikan untuk melanjutkan jenjang pendidikan di UNS, UMS, atau kampus lainnya di kota Solo karena mutu pendidikan yang bagus, suasana belajar yang nyaman, dan masyarakat kota Surakarta yang sangat ramah.

Baca juga :


Demikianlah penjelasan dari teks deskriptif mulai dari definisi, generic structure of descriptive text, karakterisitk/ciri-ciri, hingga contoh descriptive text.

Semoga bisa dipahami dan meningkatkan skor dalam ujian Bahasa Inggris 😉

Contoh Majas Simile dan Penjelasannya

Contoh Majas Simile; Pengertian dan Penjelasannya – Di kehidupan sehari-hari kita sudah sering mendengar majas, biasanya majas tertera di novel, cerpen dan puisi.

Contoh Majas Simile dan Penjelasannya
Pengertian Majas Simile, Contoh, dan Penjelasannya

Kita dapat memilih ragam bahasa untuk bisa menghasilkan kalimat yang unik, berbeda dan menarik disebut dengan majas. Majas digunakan untuk menyampaikan pesan secara imajinatif dan kias.

Penggunaan majas memiliki tujuan untuk membuat pembaca atau penikmat karya seni merasakan emosi dari suatu karya lewat gaya bahasa yang digunakan oleh seniman atau penulis pada umumnya.

Jenis Majas

Majas dikelompokkan kedalam 4 jenis, yaitu :

  1. Majas Perbandingan

Majas perbandingan merupakan majas yang disampaikan untuk membandingkan suatu objek dengan objek lain melalui proses penyamaan, pelebihan, ataupun penggantian.

  1. Majas Sindiran

Majas sindiran ini digunakan untuk memberikan sindiran kepada seseorang atau kondisi tertentu.

  1. Majas Penegasan

Majas penegasan adalah jenis gaya bahasa yang berusaha untuk meningkatkan pengaruh pada pembacanya agar menyetujui suatu ujaran atau kejadian.

  1. Majas Pertentangan

Majas pertentangan adalah gaya bahasa yang digunakan penulis yang sengaja menggunakan kata-kata yang bertentangan dari maksud yang di inginkan.

Dalam artikel kali ini kami akan membahas mengenai contoh majas simile.

Apa itu Majas Simile?

Majas simile termasuk kedalam salah satu majas perbandingan, yang membandingkan dua hal yang berbeda secara langsung dengan tujuan memberi pernjelasan terhadap salah satu atau dua hal yang berbeda.

Majas simile memiliki ciri khas menggunakan kata hubung yang berfungsi untuk menghubungkan kalimat dengan kalimat lain dan menggunakan kata kunci “bak, seperti, laksana, layaknya, seolah-olah, serupa, semisal, dll.

Baca juga :

Kategori Majas Simile

Majas simile memiliki 2 kategori.Kategori majas simile yang pertama adalah perbandingan, yang membandingkan 2 bentuk atau sifat.

Lalu kategori yang kedua yaitu perumpamaan, yang menggunakan kata sambung seperti yang dijelaskan sebelumnya.

Contoh Majas Simile dan Penjelasannya

Contoh Majas Simile dan Penjelasannya
Contoh Majas Simile dan Penjelasannya

Untuk memudahkan anda berikut kami sajikan 20 contoh majas simile yang biasa digunakan, seperti:

  1. Gadis desa itu memiliki pipi merah merona bak bunga mawar yang baru mekar.

(kalimat diatas menggunakan kata hubung “bak” untuk memperumpamakan pipinya merah seperti bunga mawar)

  1. mobil Lamborghini keluaran terbaru memiliki kecepatan seperti jet.

(kalimat diatas menggunakan kata hubung “seperti” untuk memperumpamakan kecepatan mobil lamborghini dengan jet)

  1. Rambutmu lembut dan halus bagaikan kain sutra.

(kalimat diatas menggunakan kata  hubung “bagaikan” untuk memperumpamakan lembutnya rambut)

  1. Setiap persahabatan harus memiliki kekuatan seperti pondasi gedung tinggi itu yang tidak roboh diterpa hujan.

(kalimat diatas menggunakan kata hubung “seperti” untuk memperumpakan kuatnya persahabatan)

  1. Suara penyanyi itu laksana alunan music yang merdu sekali.

(kalimat diatass menggunakan kata hubung “laksana” untuk memperumpamakan merdunya suara penyanyi)

  1. Menjadi seorang TNI harus kuat bak benteng pertahanan.

(kalimat diatas menggunakan kata hubung “bak” untuk memperumpamakan kekuatan seorang TNI)

  1. Tahanlah emosimu yang seperti gunung mau meletus itu.

(Kalimat diatas menggunakan kata hubung “seperti” untuk memperumpamakan emosi seseorang)

  1. Kau pucat sekali hari ini bagaikan mayat.

(kalimat diatas menggunakan kata hubung “bagaikan” untuk memperumpamakan wajah pucat dengan mayat)

  1. Aluna berenang sangat cepat seperti ikan di laut lepas

(kalimat diatas menggunakan kata hubung “seperti” untuk memperumpamakan kecepatan renang)

  1. Andre bermain kelereng dengan licik seperti kancil.

(kalimat diatas menggunakan kata hubung “seperti” untuk memperumpamakan sifat licik andre)

  1. Tubuh atlit basket itu tinggi laksana menara eifell.

(kalimat diatas menggunakan kata hubung “laksana” untuk memermpamakan tinggi badan atlit)

  1. Wajahmu laksana bulan dan bintang yang menyinari dalam gelapnya malam.

(kalimat diatas menggunakan kata hubung “laksana” untuk memerumpamakan wajah yang bersinar)

  1. Cintaku padamu laksana seluas samudra.

(kalimat diatas menggunakan kata hubung “laksana” untuk memerumpamakan besarnya cinta)

  1. Lantunan ayat suci Al-Qur’an bagai pelita dalam kegelapan.

(kaimat diatas menggunakan kata hubung “bagai” untuk memerumpamakan lantunan ayat suci Al-qur’an)

  1. Aku ingin hidup bebas seperti burung yang dapat terbang kemana pun ia mau.

(kalimat diatas menggunakan kata hubung “seperti” untuk memerumpamakan bebasnya hidup menjadi burung)

  1. Ali dan Beni tidak pernah akur seperti kucing dan anjing.

(kalimat diatas menggunakan kata  hubung “seperti” untuk memerumpamakan sikap tidak akur beni dengan ali)

  1. Malam tadi saya tidak bisa tidur, karna dengkuranmu seperti knalpot motor tua.

(kalimat diatas menggunakan kata hubung “seperti” untuk memerumpamakan dengkuran dengan knalpot tua)

  1. Kalimat yang kau ucapkan padaku benat-benar tajam dan melukai hatiku bagaikan belati yang menusuk dadaku.

(kalimat diatas menggunakan kata hubung “bagaikan” untuk memerumpamakan kasarnya ucapan)

  1. Saya membutuhkan senyumanmu setiap hari seperti malam yang selalu membutuhkan bulan.

(kalimat diatas menggunakan kata hubung “seperti” untuk membandingkan kalimat saya membutuhkan senyummu dengan malam yang membutuhkan bulan)

  1. Rumah Tuan Ardhi megah dan indah laksana istana kerajaan.

(kalimat diatas menggunakan kata hubung “laksana” untuk memerumpamakan megahnya rumah tuan Ardhi)

Baca juga :


Berikut tadi merupakan 20 contoh majas simile dan penjelasannya yang dapat kami sajikan dalam artikel ini, hal penting yang perlu diperhatikan dalam majas simile adalah kata kunci yang digunakan dalam kalimat tersebut.

Semoga artikel ini dapat membantu anda yang sedang mencari contoh majas simile. Semoga bermanfaat!

Contoh Majas Repetisi dan Penjelasannya

20 Contoh Majas Repetisi dan Penjelasannya – Majas banyak digunakan dalam puisi, novel, lagu atau bahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Majas Repetisi dan Penjelasannya
Contoh Majas Repetisi dan Penjelasannya

Majas adalah gaya bahasa yang digunakan untuk memberikan efek-efek khusus sehingga menjadikan karya sastra atau kalimat menjadi lebih hidup, majas memiliki sifat kiasan atau tidak sesuai makna sebenarnya.

Majas bertujuan untuk menyampaikan pesan imajinatif atau makna kiasan dan menjadikan karya sastra lebih indah saat diungkapkan.

Berbagai macam majas seringkali kita jumpai dalam bangku pendidikan maupun diaplikasikan dalam percakapan sehari-hari, dari berbagai macam terssebut dikelompokkan menjadi 4 jenis majas, yaitu :

  1. Majas Perbandingan

majas perbandingan merupakan majas yang seringkali kita temui dalam bentuk penyandingan 2 objek yang berbeda untuk membandingkannya.

  1. Majas Sindiran

majas sindiran adalah gaya bahasa yang disampaikan melalui cara menyindir suatu kondisi atau keadaan tertentu guna memberikan efek penekanan bagi pembaca atau penikmat karya seni.

  1. Majas Penegasan

majas penegasan adalah jenis gaya bahasa yang biasa digunakan untuk memengaruhi pembaca dalam menyetujui suatu ungkapan dengan kalimat-kalimat penegasan berupa pengulangan, ungkapan tanya, dll.

  1. Majas Pertentangan

majas pertentangan adalah gaya bahasa yang menggunakan kalimat atau  kata yang bertentangan dengan maksud aslinya guna menegaskan suatu ujaran.

Nah, pada pembahasan kali ini kita akan membahas contoh majas repetisi, Majas ini termasuk kedalam salah satu majas penegasan.

Apa itu Majas Repetisi?

Secara bahasa majas repetisi memiliki arti sebagai gaya bahasa yang menggunakan pengulangan bahasa, kata, frasa dan juga klausa.

Pengulangan tersebut berguna untuk memberi penegasan suatu maksud, pengulangan dalam majas repetisi memiliki arti kata yang sama. Makna yang terkandung pada kata pengulangan tersebut pun sama yang menandakan bahwa makna dari seluruh kata itu sama.

Meskipun kata dalam pengulangan itu sama, hal tersebut tidak mengurangi nilai estetika pada kalimat itu.

Baca juga :

20 Contoh Majas Repetisi dan Penjelasannya

Agar mempermudah anda dalam memahami majas repetisi, kami akan sajikan 20 contoh majas repetisi dan penjelasannya dalam artikel ini.

  1. Ali akan terus bekerja, bekerja dan bekerja untuk melunasi hutang orangtuanya di masa lalu. (dalam kalimat diatas mengulang kata bekerja untuk menekankan kalimat tersebut)
  2. Aku cinta padamu, hanya padamu sampai maut memisahkan. (dalam kalimat tersebut mebgulang kata padamu, untuk menegaskan kalimat)
  3. Para koruptor jangan dibiarkan,

para rakyat jangan mau dibodohi. (dalam kalimat tersebut mengulang kalimat para dan jangan untuk menekankan/menyindir seseorang)

  1. Kamu harus menghormati orangtuamu, karena orangtua yang membersarkanmu, orangtua yang menyekolahkanmu, orangtua yang memberi uang saku padamu. (dalam kalimat tersebut mengulang kalimat orangua untuk menegaskan makna)
  2. Alina sangat manis, manis dan manis ketika dipandang. (dalam kalimat tersebut mengulang kata manis untuk menekankan makna)
  3. Orang-orang tidak akan menyukai sifat sombong, sifat pendengki dan sifat pemarah. (pada kalimat tersebut mengulang kata sifat untuk menegaskan makna)
  4. Dampak globalisasi menyebabkan hilangnya budaya, hilangnya adat, dan hilangnya kebiasaan di massyarakat. (pada kalimat tersebut mengulang kata hilangnya untuk memperjelas makna)
  5. Aku selalu menyebut nama ibuku, ibuku, ibuku dalam doa disepanjang hari. (pada kalimat tersebut mengulang kata ibuku untuk menekankan makna)
  6. Andrea akan selalu bersedekah dan bersedekah karena itu membawa keberkahan dalam hidup. (pada kalimat tersebut mengulang kata bersedekah untuk menegaskan makna)
  7. Untuk mencapai kesuksesan Caca tiada henti-hentinya berusaha, berusaha dan berusaha. (pada kalimat tersebut mengulang kata berusaha untuk menekankan makna)
  8. Parasmu mengalihkan duniaku, parasmu menambah semangatku, parasmu yang selalu kurindu. (pada kalimat tersebut mengulang kata parasmu untuk menekankan makna)
  9. Marilah kita junjung tinggi bahasa Indonesia, marilah kita lestarikan budaya, marilah kita cintai produk local. (pada kalimat tersebut mengulang kata marilah untuk memperjelas makna)
  10. Aku terpesona oleh kesopananmu, kesopananmu, dan kesopananmu. (pada kalimat tersebut mengulang kata kesopananmu untuk menekankan makna)
  11. Lagi-lagi aku jatuh cinta padamu, padamu,dan padamu. (pada kalimat tersebut mengulang kata padamu untuk memperindah kalimat)
  12. Tidur, tidur dan tidur kegiatanmu selama pandemi ini (pada kalimat tersebut mengulang kata tidur untuk menyindir dengan maksud mempertegas kalimat).
  13. Masakan bi Inah tidak ada duanya, selalu lezat, lezat dan lezat sekali. (pada kalimat tersebut mengulang kata lezat untuk memperkegas makna)
  14. Aku tak pernah tau seberapa besar kau mencintaiku, aku tak pernah tau seberapa besar kau memperjuangkanku, aku tak pernah tau seberapa besar kau menginginkanku. (pada kalimat tersebut mengulang kalimat aku tak pernah tau untuk menekankan suatu makna)
  15. Aku memilihmu menjadi pendampingku, pendampingku dan pendampingku. (pada kalimat tersebut mengulang kata pendampingku untuk menekankan suatu makna)
  16. Berkali-kali aku ingatkan, berkali-kali ku nasehati, berkali-kali juga kau ingkari. (pada kalimat tersebut mengulang kata berkali-kali untuk memperjelas makna)
  17. Andai kau tau, kau sangat melukaiku, melukaiku dan melukaiku.

(pada kalimat tersebut mengulang kata melukaiku untuk mempertegas makna)

Baca juga :


Itulah 20 contoh majas repetisi yang kami sajikan, yang terpenting dari penggunaan gaya bahasa ini adalah pengulangan kata agar menegasskan suatu makna yang ingin disampaikan.

Semoga artikel ini berguna bagi anda yang sedang mencari contoh majas repetisi.