Contoh Majas Antiklimaks; Pengertian, Penjelasan, dan Perbedaannya

33+ Contoh Majas Antiklimaks; Pengertian, Penjelasan, dan Perbedaannya – Pada artikel sebelumnya telah kita pelajari berbagai jenis majas mulai dari majas klimaks, majas perbandingan, pertautan, majas penegasan, majas pertentangan, dan lain sebagainya.

Contoh Majas Antiklimaks; Pengertian, Penjelasan, dan Perbedaannya
Pengertian Majas Antiklimaks; Contoh, Penjelasan, dan Perbedaannya

Semua jenis itu terbagi lagi menjadi beberapa bagian sub majas yang memiliki ciri khas dan keunikan kebahasaan tersendiri.

Ciri khas tersebut didasarkan pada pola dan struktur kalimatnya yang memiliki makna dan tujuan tersendiri.

Sebenarnya semua jenis majas yang ada memiliki tujuan umum yaitu untuk menyampaikan ide, gagasan, pokok pikiran pengarang atau penulis ke dalam sebuah tulisan yang berbentuk majas atau gaya bahasa dengan tujuan untuk membuat pembaca atau penikmat sastra memahami makna yang ingin disampaikan pengarang.

Seorang penulis sastra terkadang terkenal dengan tulisan-tulisan majas dalam karyanya. Hal tersebut karena setiap penulis sastra dalam menyampaikan pikiran dan perasan, baik secara lisan dan tertulis menggunakan gaya bahasa yang khas sesuai pikiran.

Kali ini akan dibahas terkait salah satu sub bagian majas yaitu majas antiklimaks. Pembahasan mengenai majas antiklimaks pada artikel ini yaitu mengenai pengertian dan contoh majas antiklimaks beserta penjelasan singkatnya.

Pengertian Majas Antiklimaks

Majas antiklimaks adalah gaya bahasa yang termasuk dalam sub jenis majas penegasan. Hal tersebut dikarenakan majas antiklimaks bertujuan untuk menyatakan kalimat secara jelas dan tegas untuk membuat kesan bagi pembaca.

Majas antiklimaks merupakan suatu gaya bahasa yang menunjukkan kalimat urutan dari tertinggi ke terendah. Sebelumnya, telah dijelaskan bahwa terdapat pula majas klimaks yang berkebalikan dengan majas antiklimaks.

Berdasarkan asal katanya, dapat anda ketahui jika klimaks adalah majas yang kalimatnya terdapat urutan terendah hingga tertinggi (mencapai klimaks=puncak).

Perbedaan Majas Klimaks dengan Antiklimaks

Konsep mudah memahami majas klimaks dan antiklimaks yaitu, jika contoh majas klimaks adalah pertama, kedua, dan ketiga sedangkan contoh majas antiklimaksnya adalah ketiga, kedua, kesatu.

Berikut beberapa contoh majas klimaks dalam kalimat.

  • Seribu, dua ribu, dan tiga ribu orang berkumpul memenuhi ruangan gedung itu hanya dalam 2 jam.
  • Pemerintah mencetuskan sekolah bertaraf Internasional mulai dari SD, SMP, hingga SMA.
  • Aku sudah menunggumu sedari tadi mulai dari jam 1 siang hingga jam 3 sore di rumahmu, namun kau belum pulang juga.
  • Siklus hidup kupu-kupu dimulai dari telur, ulat, kepompong, sampai menjadi kupu-kupu yang cantik.

Puluhan contoh majas klimaks lain bisa Anda baca di sini.

Baca juga :

33+ Contoh Majas Antiklimaks

Setelah Anda mengetahui perbedaaan pengertian majas klimaks dan antiklimaks beserta contoh majas klimaks, maka Anda perlu mengetahui lebih lanjut tentang contoh majas antiklimaks.

Untuk lebih memahami dan mengerti seperti yang akan disajikan pada kalimat dibawah ini.

  • Dalam menjalankan kebersihan lingkungan harus dijalankan tidak pandang bulu, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga rakyat harus turut andil menjaga lingkungan untuk masa depan cucu nanti.
  • Car free Day hari ini cukup padat, banyak pesepeda sampai pejalan kaki berada di CFD untuk berolahraga dan senam pagi.
  • Warung makan itu sangat terjangkau dan enak untuk kalangan siapa saja, mulai dari pekerja kantor, mahasiswa, pelajar, hingga anak-anak banyak berdatangan ke warung itu.
  • Sinergi dan komunikasi antara Raja, panglima, dan prajurit harus sejalan, satu tujuan supaya misi yang dijalankan untuk mengalahkan musuh berhasil.
  • Pelayanan pesawat itu bergantung terhadap tiket kelasnya mulai dari eksekutif, bisnis, dan ekonomi memiliki fasilitas yang berbeda-beda.
  • Kepala sekolah, guru, dan murid melaksanakan upacara bendera setiap hari senin sebagai bentuk rasa syukur dan nasionalisme terhadap pahlawan yang sudah berjuang untuk memperebutkan kemerdekaan Indonesia.
  • Pelaksanaan kerja bakti dilaksanakan oleh semua kalangan, baik ketua RT, ketua RW, dan warga bersama-sama bergotong-royong untuk kebersihan kampung.
  • Wahana baru di Disney land disiapkan aman digunakan untuk semua kalangan baik dewasa, remaja, maupun anak-anak boleh menaikinya.
  • Pertandingan karate kali secara besar-besaran yang terdiri dari semua tingkatan mulai dari antar sabuk hitam sampai sabuk putih.
  • Lomba Sains Nasional terdiri dari tingkatan SMA, SMP, sampai SD yang akan digelar di wilayah masing-masing.
  • Makanan ringan itu dapat di beli mulai dari per kg sampai hanya beli beberapa ons saja.
  • Game sangat diminati oleh anak muda generasi saat ini, mulai dari professional sampai amatir senang memainkannya.
  • Makanan manis banyak digemari dari kalangan tua sampai muda.
  • Dalam penilaian identifikasi resiko dari suatu keputusan sistem dapat dikategorikan dari tingkat atas, menengah, dan bawah.
  • Berat badan Ani turun dari 45 kg menjadi 42 kg karena sakit tipes hingga dirawat di rumah sakit selama 3 hari berturut-turut.
  • Bunga yang ada di taman itu dari sebelumnya mekar berubah menjadi layu karena tidak disiram.
  • Dari pilot hingga pramugari Garuda berpenampilan rapi serta berwajah tampan dan cantik.
  • Konser boyband k-pop tersebut tiketnya ludes terjual mulai dari kursi VVIP, VIP, maupun biasa habis tidak bersisa.
  • Diskon besar-besaran di toko X pada tahun baru dapat dilihat pada produk pakaian, banyak pengunjung membelinya karena yang semula harga 2 juta menjadi 500 ribu.
  • Pada saat ujian diharapkan datang 1 jam sampai 30 menit sebelumnya agar tidak terburu-buru dan mempersiapkan mental dengan tenang.
  • Semua yang ada di rumah itu melakukan tes kesehatan mulai dari majikan hingga pembantu untuk mengetahui apakah reaktif positif Covid-19 atau tidak.
  • Rektor, wakil rektor, sampai dekan fakultas setuju untuk membuat kebijakan baru terkait wisuda online selama masa pandemi berlangsung.
  • Restoran ini berubah semenjak pemiliknya mengurangi porsi makanan, dari yang semula pengunjungnya ramai berubah menjadi sepi.
  • Donasi buku yang terkumpul saat ini banyak sekali, mulai dari buku baru hingga buku bekas berasal dari donatur.
  • Supermarket itu menyediakan berbagai macam buah baik yang berasal dari luar negeri sampai dalam negeri memiliki kualitas yang bagus.
  • Ani turun jabatan dalam organisasi dari sekretaris menjadi sie dokumentasi karena sekretaris tidak sesuai dengan kemampuannya.
  • Setahun, sebulan, dan sehari lagi aku dapat berjumpa denganmu, sungguh membuatku tidak sabar untuk pulang.
  • Aku berdiri disini menunggumu dari terik matahari, mendung, dan hujan hingga menggelapkan langit siang.
  • Adik membeli susu dan lupa meminumnya sehingga dari yang awalnya susu segar menjadi basi dan tidak bisa diminum.
  • Presiden, menteri, DPR, sampai rakyat dalam setiap tindaknnya harus berpegang teguh pada agama, pancasila, dan norma yang ada di Indonesia.
  • Polisi berhasil menangkap tersangka ketua geng yakuza sampai anggotanya di gedung tua yang terbengkalai.
  • Toko itu menjual sepatu mulai dari ukuran dewasa maksimal 43 cm hingga ukuran anak kecil yaitu 35 cm.

Pada contoh majas antiklimaks di atas, sudah cukup jelas bahwa dalam kalimatnya terdapat kata yang menunjukkan tingkatan dari tertinggi ke terendah baik dalam bentuk jabatan, kedudukan, status, ukuran, besaran, hingga menunjukkan suatu kualitas yang terendah.

Contoh Majas Antiklimaks dengan Tingkatan Kualitas

Contoh majas antiklimaks dengan tingkatan kualitas seperti:

  • “Adik membeli susu dan lupa meminumnya sehingga dari yang awalnya susu segar menjadi basi  dan tidak bisa diminum.”

Penjelasan :

Berdasarkan contoh majas antiklimaks tersebut dapat dilihat kualitas tertingginya ada di depan yaitu “susu segar” kemudian diikuti terjadinya pengurutan kata mencapai kualitas terendahnya yaitu pada kata “basi”.

Baca juga :

Contoh majas antiklimaks yang bersifat ukuran/besaran

Contoh majas antiklimaks yang bersifat ukuran/besaran seperti:

  • “Berat badan Ani turun dari 45 kg menjadi 42 kg karena sakit tipes hingga dirawat di rumah sakit.”

Berdasarkan pada contoh tersebut, besaran tertinggi dapat dilihat dari angka 45 menjadi 42 yang menandakan adanya penurunan.

Penjelasan :

Oleh sebab itu penggunaan majas ini dapat secara jelas dipahami pembaca karena menggunakan kata yang sesungguhnya tanpa menggunakan makna implisit.


Penggunaan majas antiklimaks berfungsi untuk membuat kalimat menjadi lebih kaya sehingga terdapat keragaman tingkatan untuk mengurutkan dari tingkat tinggi ke tingkat rendah untuk menegaskan maksud tertentu.

Berkenaan dengan hal itu, dengan diketahuinya contoh majas antiklimaks dalam kalimat tersebut, dapat Anda implementasikan kedalam kegiatan sastra (membuat cerpen, puisi, dll) dan dalam kegiatan berbahasa yang lain.

Semoga bermanfaat.

Contoh Cerita Fiksi; Pengertian, Ciri-ciri, dan Jenisnya

Apakah Anda penikmat novel atau cerpen? Jika “ya”, tahukah Anda bahwa novel dan cerpen yang kerap Anda baca tersebut merupakan jenis dari cerita fiksi?

Contoh Cerita Fiksi; Pengertian, Ciri-ciri dan Jenisnya
Contoh Cerita Fiksi; Pengertian, Ciri-ciri dan Jenisnya

Bagi Anda yang suka membaca novel dan cerpen, sebaiknya tidak hanya menjadi penikmat semata, tapi juga bisa menghasilkan karya fiksi yang bagus.

Nah, untuk dapat membuat contoh cerita fiksi, pelajari dulu tentang pengertian, ciri dan jenisnya dalam ulasan kami berikut ini.

Pengertian Cerita Fiksi

Cerita fiksi adalah sebuah karya sastra yang berdasarkan pengalaman, wawasan, pandangan, penilaian atau tarfiran seseorang yang dituliskan dalam bentuk cerita rekaan dengan bumbu imajinasi.

Kita dapat mengatakan bahwa cerita fiksi adalah sebuah karya sastra yang imajiner atau tidak nyata meskipun ide yang mendasarinya merupakan pengalaman pribadi pengarangnya.

Ciri-ciri Cerita Fiksi

Setelah memahami pengertiannya, sekarang kita belajar mengenai ciri-ciri cerita fiksi. Terdapat tiga ciri khas cerita fiksi, yaitu:

  1. Bersifat imajinatif atau khayalan
  2. Ide yang ditungkan dalam cerita bisa berasal dari kisah nyata atau murni khayalan belaka. Bila cerita tersebut hanya khayalan belaka, maka disebut dengan istilah fiksi fantasi.
  3. Terdapat sudut pandang dari pengarangnya. Sudut pandang tersebut biasanya berasal dari tokoh utama yang diangkat. Jadi, ciri-ciri cerita fiksi adalah bersifat subjektif, yaitu tergantung pada tafsiran pengarangnya.

Unsur Cerita Fiksi

Cerita fiksi adalah cerita rekaan yang memiliki dua unsur, yaitu unsur intriksik dan ekstrinsik.

Unsur Intrinsik Cerita Fiksi

Unsur intrinsik cerita fiksi adalah sebagai berikut:

  • Tema, gagasan utama dalam sebuah karya sastra. Tema tersirat dalam contoh cerita fiksi secara keseluruhan.
  • Tokoh, pelaku yang diceritakan oleh pengarang. Terdapat dua macam tokoh dalam contoh cerita fiksi, yaitu tokoh utama dan sampingan.
  • Alur, urutan kejadian dari sebuah contoh cerita fiksi.
  • Latar, tempat terjadinya peristiwa yang diceritakan. Latar juga bisa berupa waktu dan lingkungan yang digambarkan dalam contoh cerita fiksi.
  • Amanat, pesan pengarang yang terkandung dalam contoh cerita fiksi atau hikmah yang ingin disampaikan.
  • Sudut Pandang, cara pandang pengarang pada saat menguraikan cerita fiksi. Sudut pandang ini biasanya berkaitan erat dengan tokoh utama.
  • Konflik, konflik merupakan masalah yang diangkat dalam sebuah contoh cerita fiksi.
  • Gaya bahasa, cara pengarang menuturkan cerita fiksi. Gaya bahasa bisa beranekaragam, misalnya gaya bahasa gaul pada cerita cinta anak muda, gaya bahasa resmi pada cerita bergenre sejarah, dan sebagainya.

Unsur Ekstrinsik Cerita Fiksi

Sedangkan unsur ekstrinsik dalam contoh cerita fiksi adalah sebagai berikut:

  • Latar belakang penulis

Latar belakang penulis bisa berupa riwayat Pendidikan, riwayat hidup, karakter, dan aliran sastra yang diikutinya. Latar belakang penulis dapat menjadi ciri-ciri cerita fiksi yang khas dari seorang pengarang.

  • Nilai-nilai

Nilai yang terkandung di dalam cerita fiksi bisa menjadi unsur ekstriksik. Misalnya saja nilai budaya yang diangkat, nilai sosial, agama dan moralitas.

Baca juga :

Jenis-jenis Cerita Fiksi

Ada lima jenis-jenis cerita fiksi, yaitu cerpen, cerbung, novel, roman, dan dongeng. Kami akan mengulas satu-persatu jenis-jenis cerita fiksi tersebut:

  1. Cerpen

Cerpen adalah salah satu jenis-jenis cerita fiksi yang pendek, hanya memaparkan satu masalah utama. Paparan latar, baik tempat, waktu, suasana, ataupun lingkungan biasanya tidak mendetail. Kebanyakan cerpen fokus pada detail konflik.

Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek. Anda bisa menikmati cerpen dari para pengarang ternama di berbagai surat kabar atau buku antalogi.

  1. Cerbung

Hampir sama dengan cerpen, cerbung merupakan cerita pendek yang disambung hingga beberapa episode sehingga membuat sebuah cerita yang lebih panjang.

Meskipun tidak sepanjang novel, namun konflik dan latar yang disajikan dalam cerita bersambung ini lebih kompleks.

  1. Novel

Berbeda dengan cerpen yang pendek, novel merupakan contoh cerita fiksi yang panjang karena mengangkat beragam konflik yang saling berkaitan. Tokoh-tokoh dalam novel juga lebih banyak.

Contoh cerita fiksi berbentuk novel ini bisa menceritakan sebagian besar peristiwa hidup yang dialami tokoh utama. Namun, bisa juga menceritakan sebuah konflik yang dipandang dengan berbagai sudut pandang dari tokoh-tokoh di dalamnya.

  1. Roman

Roman adalah karya sastra yang mirip dengan novel. Bedanya, roman menceritakan seluruh kisah hidup tokoh utama dari lahir sampai mati dan kebanyakan bertema percintaan dan kepahlawanan.

Dewasa ini, para pengarang lebih suka menulis novel dibandingkan roman. Selain terlalu panjang, pembaca milenial juga lebih antusias pada konflik yang diangkat dibandingkan mengetahui sisi kehidupan manusia secara utuh.

  1. Dongeng

Jenis-jenis cerita fiksi yang terakhir adalah dongeng. Ciri utama dongeng adalah mengangkat ide yang benar-benar khayalan ataun hanya fantasi belaka.

Dongeng ini ada berbagai bentuk, yaitu fable, hikayat, legenda, mitos, dan sage. Dongeng adalah karya sastra yang seringkali diperdengarkan kepada anak-anak dengan muatan nilai moral untuk pembelajaran mereka.

Contoh Cerita Fiksi

Untuk mengetahui lebih dalam tentang cerita fiksi, Anda dapat membaca contoh cerita fiksi  pendek yang kami berikan berikut ini. Contoh cerita fiksi pendek berikut ini bertema pendidikan dan persahabatan.

#1. Contoh cerita fiksi Pendidikan

Contoh cerita fiksi Pendidikan
Contoh Cerita Fiksi tentang Pendidikan

Contoh cerita fiksi pendidikan berikut ini memiliki latar tempat di sebuah kelas pada siang hari, tokoh utamanya adalah ibu guru dan alurnya adalah alur mundur.


Seorang wanita yang mengenakan rok dibawah lutut, hem panjang, dan rambut disanggul memasuki kelas dengan tergopoh-gopoh. Ditatapnya satu-persatu murid-murid yang menghuni kelas 3D di sebuah sekolah SMA kenamaan di Kota X itu. Wajah-wajah penuh tanda tanya nyaris ditunjukkan oleh semua siswa, bertanya dalam diam, “Ada apa?”

Sampai sekian menit, guru wanita yang juga wali kelas itu tak mengeluarkan satu kata pun, membuat suasana kelas semakin hening. Hingga akhirnya, beliau berdiri tegak, mengambil secarik kertas di dalam amplop. Membaca isinya sekali lagi, lalu meletakkannya di bangku ketua kelas dengan sedikit melempar.

“Baca keras-keras, biar semua temanmu mendengar!”, Perintahnya dengan nada tegas.

Dengan tangan gemetar, Aldo, Sang Ketua kelas melakukan perintah gurunya.

“Pemerintah Kabupaten X. Bersama dengan surat ini, kami, selaku Bupati Kabupaten X menyatakan: BANGGA KEPADA ANAK-ANAK SMA NEGERI 3 X, terkhusus untuk kelas 3D yang telah melaksanakan ujian nasional dengan jujur dan meraih prestasi sangat membanggakan.”

Sontak, seluruh siswa di ruangan tersebut berteriak riuh, berpelukan satu dengan yang lain. Ibu guru yang sejak tadi memasang wajah tegang ikut tersenyum bangga pada murid-muridnya.

Benak ibu guru kembali mengenang perjuangan mereka selama enam bula belakangan. Betapa murid-muridnya telah bertekad untuk memberikan hasil terbaik. Mereka bersedia dibimbing hingga pukul lima sore, tidak mengeluhkan banyaknya latihan soal yang harus dikerjakan di rumah, dan keteguhan mereka untuk tidak saling mencontek. Anak-anak itu telah bertekad untuk membuktikan bahwa generasi mereka bukan generasi cemen yang mendapatkan predikat juara dari hasil bermain curang. Oleh karena itu, mereka sendiri yang merekomendasikan untuk dipasang CCTV sebagai bukti konkrit tidak adanya praktik contekan atau bentuk kecurangan lain yang dilakukan selama ujian.

Bukan hanya soal kejujuran yang mereka kedepankan, tapi juga prestasi. Anak-anak brilian itu ingin membuktikan bahwa dengan kejujuran dan kerja keras, maka prestasi akan bisa diraih. Tentu bukan prestasi sampah karena curang, tapi prestasi sejati.

Ibu guru itu terhenyak, ketika seorang muridnya berkata, “Ibu Guru! Kita harus merayakannya malam ini sebagai bentuk kemenangan bersama. Kami tidak akan mampu meraih prestasi membanggakan ini bila tidak ada motivasi berlimpah dari Bu Guru.”

Dengan tersenyum, Ibu Guru itu mengangguk dan menimpali, “Tentu saja. Kita semua akan berpesta malam ini dalam sujud syukur bersama-sama di sepertiga malam. Kita tidak akan mampu meraih prestasi membanggakan ini bila tidak ada kemudahan dan kemurahan dari Tuhan Yang Maha Esa.”

Sejenak, anak-anak itu terdiam bengong hingga ibu guru mereka meninggalkan ruangan dengan tertawa lebar.

“Itukah pesta dalam benak guru mereka?”


Nah, itulah contoh cerita fiksi Pendidikan yang bisa Anda pakai untuk referensi. Berikut ini kami sajikan contoh cerita fiksi pendek bertema persahabatan.


#2. Contoh Cerita Fiksi Pendek Tentang Persahabatan

Riana sampai di toko bunga sepuluh menit yang lalu. Hingga saat ini, dia masih memandangi saja bunga-bunga indah yang dijajar di toko tersebut. Melihat sikap Riana yang terlihat bingung, penjaga toko bunga itu menghampiri.

“Selamat pagi, Madam. Ada yang bisa saya bantu?”

“Tentu. Saya mencari bunga untuk hadiah ulang tahun sahabatku,” jawab Riana ramah.

“Oh, begitu. Laki-laki atau perempuan?”

“Perempuan.”

“Usianya berapa?”

“Sebaya dengan saya, tiga puluh tahunan,” jawab Riana singkat dengan tetap menyunggingkan senyum.

“Baiklah. Bagaimana kalau bunga tulip orange itu, Madam? Menurut saya cocok untuk perayaan ulang tahun wanita berusia tiga puluh tahun,” tawar penjaga toko itu dengan percaya diri.

“Tidak. Orange tidak sesuai dengan sifatnya yang pemurung,” tolak Riana.

“Kalau begitu, bagaimana dengan mawar biru?” Tawar penjaga toko kembali.

“Masih terlalu cerah. Dia tak pernah lagi tersenyum sejak ditinggal pergi kekasihnya setahun yang lalu. Aku ingin bunga yang melambangkan kesedihannya agar dia mengerti bahwa aku pun ikut sedih melihatnya menangis setiap malam,” papar Riana.

“Kalau begitu, bagaimana dengan gradiola yang di pojok sana?”

Riana berpikir sejenak. Benar, gradiola melambangkan hati yang patah. Tapi, bukankah sekarang ini rasa sakit itu telah usai? Bukankah sekarang sahabatnya lebih tepat jika dibilang kesepian dibanding patah hati?

“Aku ingin bunga yang melambangkan patah hati sekaligus kesepian,” bisik Riana tanpa memandang penjaga toko yang semakin kebingungan.

“Aku ingin mawar hitam yang Anda taruh di dalam kaca itu,” pinta Riana menunjuk bunga yang dimaksud.

Penjaga toko itu membelalakkan mata. Benaknya bertanya, “Mawar hitam? Bukankah itu lambang kematian?”

Seolah tahu keheranan penjaga toko yang masih membeku di tempat, Riana kemudian berseloroh kembali.

“Temanku itu sekarang sudah lebih damai, tertidur beberapa hari di ranjangnya. Aku rasa, keadaannya lebih baik daripada menangis sepanjang malam meratapi kekasihnya yang pergi dengan perempuan lain,” senyum Riana pada penjaga toko yang masih tak mengerti secara penuh maksudnya.

“Hari ini adalah ulang tahunnya. Aku ingin memberikannya seikat bunga yang mewakili semua kekalutan hati dan kesepian yang menderanya. Mawar hitam itu menurutku yang paling tepat,” jelas Riana panjang-lebar membuat penjaga toko semakin mengerti bahwa tamunya ini bukan orang biasa.

Penjaga toko yang sedikit merasa ngeri bergegas membawakan seikat mawar hitam yang diinginkan Riana.

“Ini bunga yang Anda inginkan, Madam. Harganya satu juta rupiah karena kami telah memberikan zat khusus agar tidak layu dalam waktu lama”, terang penjaga toko.

“Baiklah. Terimakasih.”

Riana memberikan uang pas kepada penjaga toko itu. Namun, belum sempat Riana melangkah, penjaga toko itu kembali bertanya, “Kenapa sahabatmu memilih untuk tertidur pulas selamanya daripada bangkit dari keterpurukan? Sebagai sahabat, tidakkah engkau memberinya motivasi?”

“Bukan dia yang memilih, tapi aku yang memilihkan jalan itu untuknya”, jawab Riana santai dan tersenyum pada penjaga toko yang tercengang.

“Kenapa?” Kalimat itu meluncur begitu saja tanpa penjaga toko itu sadari. Kalimat yang kemudian membuatnya semakin bergetar oleh tatapan tajam Riana.

“Sudah kubilang, aku lebih suka dia tertidur pulas daripada meratap sepanjang malam. Ratapannya itu membuatku semakin merasa bersalah karena pernah pergi dengan Delan, kekasihnya. Seandainya dia lebih memilih untuk berkekasih denganku, maka semua itu tidak akan terjadi. Namun, dia lebih memilih Delan daripada aku. Jangan salahkan aku, Nona, karena kepergianku dengan Delan hanya untuk menyadarkannya bahwa pria tak pernah setia. Sayangnya, bukan sadar tapi sahabatku itu justru menangis pilu sepanjang malam. Itu membuat hatiku perih dan benci. Aku mencintainya dan tak tega bila dia terus demikian. Maka, aku memilihkan jalan yang lebih tenang untuknya.”

“Aku rasa cukup, Nona. Selamat sore.”

Riana membungkukkan badan pada penjaga toko yang masih mematung. Hingga sosok Riana hilang di jalanan, barulah penjaga toko itu limbung.

Baca juga :


Itulah contoh cerita fiksi pendek pendidikan dan persahabatan.

Perbedaan Cerita Fiksi dan Nonfiksi

Perbedaan Cerita Fiksi dan Nonfiksi
Perbedaan antara Cerita Fiksi dan Nonfiksi

Kemudian, kita akan membahas tentang perbedaan cerita fiksi dan non fiksi.

  • Perbedaan cerita fiksi dan non fiksi yang paling mendasar adalah cerita fiksi bersifat imajinatif dan cerita non fiksi bersifat nyata tanpa dibumbui angan-angan.
  • Contoh cerita fiksi tidak perlu data, sedangkan cerita non fiksi memerlukan data sebagai bukti penguatan.
  • Perbedaan cerita fiksi dan non fiksi yang terakhir adalah dari bentuk karyanya. Contoh cerita fiksi dapat berupa cerpen, novel, dan roman. Sedangkan contoh cerita non fiksi berupa autobiografi, biografi, dan catatan perjalanan.

Sekarang, apakah Anda sudah paham tentang perbedaan cerita fiksi dan non fiksi? Kalau begitu, cobalah membuat contoh cerita fiksi.

Untuk menjadi seorang pengarang yang hebat, diperlukan banyak membaca contoh cerita fiksi dan berlatih membuat contoh cerita fiksi berulangkali.

Selamat mencoba membuat contoh cerita fiksi. Semoga bermanfaat.

Contoh Syair Pendidikan, Agama, Persahabatan, dll

Kegundahan hati seseorang dapat diekspresikan lewat berbagai hal. Salah satunya dengan menulis sebuah karya sastra.

Contoh Syair
Contoh Syair Cinta, Pendidikan, Agama, Persahabatan, dll

Tulisan itu bisa disampaikan melalui sebuah puisi, cerita pendek, maupun cerita drama. Pada kesempatan kali ini, kami tidak akan membicarakan lebih jauh soal cerita pendek maupun drama.

Tapi, kami akan membahas salah satu karya sastra yang masih merupakan bagian dari puisi lama, yakni Syair beserta contoh syair.

Pengertian Syair

Apa sih syair itu?

Salah satu bentuk puisi lama dimana setiap baitnya mempunyai empat baris dan mempunyai sajak sama di setiap akhir barisnya, inilah definisi syair yang bersumber dari KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia).

Loh, berarti sama dong dengan pantun?

Beda. Meskipun keduanya termasuk dalam puisi lama. Akan tetapi, sajak atau bunyi akhir di setiap barisnya berbeda.

Pantun mempunyai sajak akhir a-b-a-b, sedangkan syair mempunyai rima atau memiliki sajak akhir a-a-a-a.

Penyair biasa menulis sebuah syair dengan tujuan memberikan sebuah pesan atau nasihat kepada orang yang dituju. Selain itu, tujuan lainnya yakni sebagai sarana mengekspresikan atau menyampaikan isi hati.

Ciri-Ciri Syair

Apakah Anda masih bingung perihal syair atau belum bisa membuat contoh syair?

Tenang, supaya Anda dapat mudah memahami syair, Kami akan menyampaikan ciri-ciri syair. Ciri-ciri dari syair, antara lain ;

  1. Ada empat baris di setiap baitnya.
  2. Ada sekitar 8-12 suku kata dalam setiap barisnya.
  3. Mempunyai sajak di akhir baris a-a-a-a.
  4. Tidak memiliki sampiran, makna atau isi ada di semua baris.
  5. Kebanyakan syair dibuat dengan tujuan untuk memberikan sebuah pesan kebaikan atau nasihat.
  6. Bentuk bahasa kiasan sering digunakan.

Setelah memahami ciri-ciri dari syair, tentu sudah bisa dong untuk menulis contoh syair. Dengan mengaplikasikan ciri-ciri tersebut, seharusnya sudah bisa menulis contoh syair.

Kalau ada yang masih bingung, kami akan memberikan contoh syair. Karena kurang lengkap rasanya kalau belum melihat contoh syair, agar semakin paham.

Contoh Syair Pendidikan, Agama, Persahabatan, dll.

Berikut kami sampaikan contoh-contoh syair berbagai tema.

#1. Contoh Syair Pendidikan

Syair pendidikan berisi nasihat tentang pendidikan, seperti ajakan untuk belajar, menghormati guru, dan menuntut ilmu.

Contoh Syair Pendidikan ;


Ke sekolah naik sepeda

Sepeda dikayuh dengan bahagia

Hormati Guru yang telah berjasa

Memberikan ilmu kepada kita


Baca buku setiap hari

Buku dibaca dengan teliti

Cari ilmu sampai mati

Sebagai bekal kehidupan nanti


#2. Contoh Syair Agama

Syair agama bertemakan tentang agama, seperti ajakan beribadah, beramal, dan bertauhid

Contoh Syair Agama;


Kala mencari jalan yang benar

Sebuah ayat Al-Qur’an terdengar

Hingga kaupun tersadar

Allahlah tempat terbaik tuk bersandar


Segala sesuatu adalah titipan

Yang saatnya akan dikembalikan

Mari ibadah kita tingkatkan

Agar firdaus kita dapatkan


Ketika kau terlahir di dunia

Dinanti penuh suka cita

Akankah kesucian akan terjaga

Hingga ajal menjemputmu pada-Nya

Baca juga :


#3. Contoh Syair persahabatan

Syair persahabatan berisi nasihat persahabatan atau pertemanan.

Contoh syair persahabatan ;


Masa sekolah hanya sebentar

Carilah teman dengan benar

Jangan hanya berwajah sangar

Tapi sering berbuat onar


Sahabat sepanjang masa

Jauh dekat selalu ada

Meski nyawa telah tiada

Namun kamu tetap setia


#4. Contoh Syair kiasan

Puisi lama yang berisi nasihat. Ciri menonjol pada syair jenis ini adalah menggunakan kata perandaian atau disertai kata pembanding: seperti, bak, bagaikan, ibarat, seumpama, laksana, dan se-.

Contoh syair kiasan;


Bagaikan matahari di siang hari

Yang tak pernah lelah menyinari

Berbuat baik setulus hati

Berharap pahala dari illahi


Apa dayaku seorang pendosa

Ibarat sampah yang tak berguna

Semoga Tuhan masih terima

Insaf hamba yang telah hina


#5. Contoh Syair romantis

Syair romantis berisi tentang hal romantis, kasih-sayang, atau percintaan.

Contoh syair romantis ;


Menemukan cinta di kota bengawan

Dengan seorang gadis rupawan

Berperangai cantik dan elegan

Berharap terikat di pelaminan


Satu kursi untuk berdua

Duduk bersama pasangan muda

Disatukan oleh ikatan cinta

Tak terpisah hingga tua


Kota hujan jadi saksi

Kisah cinta dua sejoli

Bersatu dalam ikatan suci

Semoga restu tak menghalangi


#6. Contoh Syair hobi

Syair hobi berisi mengenai hobi atau kegemaran.

Contoh syair hobi;


Belajar renang di intan pari

Dengan guru yang mumpuni

Punya hobi ya ditekuni

Agar berguna dikemudian hari


Pandemi covid masih menghantui

Jiwa raga ikut tersakiti

Badan sehat adalah kunci

Kayuh sepeda jadi solusi


Stadion bola terasa sepi

Meski pertandingan sedang terjadi

Sepak bola di masa pandemi

Bangku penonton tak terisi


#7. Contoh Syair jenaka

Syair jenis ini digunakan untuk memberikan kesan lucu dan menghibur.

Contoh syair jenaka;


Tikus-tikus sudah pergi

Selokan got tak ada lagi

Kesana-kemari tak ditemui

Tenyata kantor sarang sembunyi


Warung makan pinggiran kota

Makanan disaji di lemari kaca

Makan geprek cabai tiga

Sampai rumah diare tiba


#8. Contoh Syair cinta

Syair jenis ini sering ditujukan untuk mengutarakan cinta.

Contoh syair cinta;


Cintaku padamu tak pernah layu

Meski cobaan terus mengganggu

Tak kan hati merasa ragu

Karena rasa ini telah menyatu


Apalah aku seorang pria

Yang tak punya banyak harta

Meski anggap aku tak ada

Tapi cintaku padamu selamanya


Itulah beberapa contoh syair.

Gimana? Mudah dipahami bukan. Satu hal penting agar kita bisa membuat syair dengan mudah yakni sering berlatih menulis.

Terus mencoba dan jangan takut salah. Kalau Anda sudah menyerah duluan, berarti telah kalah sebelum bertanding.

Semoga mudah dipahami dan bermanfaat.

Contoh Majas Antitesis; Pengertian dan Penggunaannya

37+ Contoh Majas Antitesis; Pengertian dan Penggunaannya – Ketika masih duduk di bangku sekolah, Anda pasti sudah pernah mendapatkan pelajaran tentang karya sastra seperti puisi dan cerpen.

Contoh Majas Antitesis
37+ Contoh Majas Antitesis dan Penjelasannya

Di dalam puisi tersebut terkadang Anda tidak menyadari bahwa puisi yang dilihat dengan kata-kata yang indah dan menyentuh hati memiliki berbagai jenis majas.

Oleh sebab itu, penting untuk kita mengetahui apa itu majas, jenis-jenis majas serta contohnya untuk bisa diimplementasikan dalam sebuah karya sastra yang akan dibuat.

Penggunaan majas dalam karya sastra memiliki berbagai fungsi yaitu sebagai:

  • Memberikan nilai keindahan pada bahasa yang mempercantik susunan kalimat,
  • Menambah kejelasan dan makna yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca, dan
  • Membuat pembaca berimajinasi dari puisi yang dibuat.

Pengertian majas menurut KBBI adalah cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakannya dengan sesuatu yang lain.

Maksudnya adalah dalam menjelaskan apa yang disampaikan penulis dengan menggunakan gaya bahasa baik tulisan maupun lisan dengan perumpaan, menggunakan kata lain atau kiasan sehingga menimbulkan kesan bagi pembaca.

Majas secara umum, dapat dikelompokkan menjadi 5 yaitu:

  • majas sindiran,
  • majas penegasan,
  • majas pertautan,
  • majas pertentangan, dan
  • majas perbandingan

Masing-masing kelompok tersebut jika dijabarkan lagi memiliki beberapa jenis majas didalamnya.

Jika pada kesempatan lain kami pernah membahas tentang majas personifikasi, metafora, dan sarkasme, kali ini kita akan membahas salah satu bagian dari kelompok majas pertentangan yaitu majas antitesis.

Pengertian Majas Antitesis

Pengertian majas antitesis dapat dilihat berdasarkan kata dasarnya yaitu “anti”.

Kata tersebut sering Anda jumpai melekat pada sebuah kata lainnya, contohnya saja antisosial, anti aging, anti mainstream dsb.

Kata “anti” memiliki pengertian berlawanan, sedangkan “tesis” adalah sebuah pernyataan dengan didukung argumen dalam suatu karya, sehingga dari sini kita dapat mengetahui arti majas antitesis.

Majas antitesis adalah majas yang menggunakan paduan kata dengan membandingkan dua kata yang berlawanan dalam suatu pernyataan.

Majas ini masuk dalam kategori majas pertentangan. Jenis majas pertentangan selain dari majas antitesis yaitu majas paradoks, litotes, oksimoron, kontradiksi, dan anakronisme.

Perbedaan Majas Antitesis dengan Majas Paradoks

Majas antitesis sering disalahartikan dengan majas paradoks karena memiliki bentuk contoh kalimatnya yang hampir sama, namun sebenarnya jauh berbeda.

Perbedaan mendasar dari majas antitesis dengan majas pertentangan yang dalam hal ini yaitu majas paradoks adalah jika majas antitesis merupakan lawan kata atau pertentangan dari objek yang sama, sedangkan pada majas paradoks seolah-olah mengandung pertentangan tapi kenyataannya tidak karena objeknya berbeda.

Contoh majas antitesis dan paradoks yaitu:

  1. Kuat lemahnya fisik seseorang, bergantung juga pada kesehatan mental”
  2. “Jangan menjadi orang yang kaya harta, tapi miskin ilmu”

Dari contoh majas paradoks di atas, dapat Anda lihat perbedaan dengan majas antitesis.

Pada contoh (2) merupakan contoh majas paradoks dimana terdapat dua objek, objek pertama yaitu “harta” sedangkan objek kedua yaitu “ilmu” meskipun bertentangan kata (kaya harta tapi miskin ilmu) namun tetap berbeda objek, sehingga bukan majas antitesis.

Ciri lain perbedaan majas ini dengan majas antitesis lainnya yaitu majas paradoks bertentangan dengan fakta yang ada.

Pada contoh di atas terjadi pertentangan dengan fakta karena orang yang kaya pada umumnya memiliki ilmu tetapi malah berkebalikan (miskin ilmu).

Contoh majas antitesis yaitu pada contoh (1), majas ini bertentangan atau berkebalikan dengan kata sebelummya yaitu “kuat”.

37+ Contoh Majas Antitesis Terbaru

Untuk lebih memahami majas antitesis dan perbedaannya dengan majas paradoks tadi, berikut adalah contoh majas antitesis lain yang dapat ditemukan dalam karya tulis.

  • Selalu ibu nasehati hidup dan mati mu di tangan Tuhan
  • Belajar tidak memandang usia tua muda dapat melakukannya
  • Di akhirat nanti miskin kaya tidak ada beda, yang membedakan adalah amal perbuatan
  • Kepada bapak ibu yang kami hormati dimohon untuk menempati bangku yang telah disediakan
  • Seorang ayah banting tulang dari pagi hingga sore untuk menghidupi anak istri
  • Jatuh bangun aku belajar untuk ujian sekolah
  • Mahasiswa itu naik turun tangga karena kelasnya berada di lantai atas
  • Baik buruknya manusia bukan dilihat dari perawakannya
  • Istri pak Andi sangat setia, susah senang ia selalu jalani bersama tanpa mengeluh
  • Benar salah perbuatannya, tidak dia gubris untuk mewujudkan keinginan
  • Besar kecilnya kesalahan yang diperbuat, kita wajib meminta maaf
  • Banyak suka duka ia kisahkan saat berada di perantauan
  • Pepatah lama mengatakan, bersih kotornya rumah dapat dilihat dari kebersihan kamar mandinya
  • Kuat lemahnya iman dapat dilihat dari akhlak seseorang
  • Rendah tingginya pangkat seseorang tidak membenarkan untuk berbuat sewenang-wenang
  • Dalam menjalankan bisnis, perlu adanya perhitungan untung rugi untuk menganalisis resiko
  • Hitam putih kehidupan telah kulalui hingga mencapai kesuksesan
  • Banyak sedikitnya hasil yang kita peroleh berasal dari usaha yang dilakukan selama ini
  • Tajam tumpulnya mental seseorang dilihat dari keterampilan softskill dan cara berpikir seseorang menghadapi permasalahan yang ada
  • Saat belajar bernyanyi diharuskan untuk mengetahui panjang pendeknya nada
  • Lapang sempitnya hati dapat terlihat dari sifatnya dalam menghadapi cobaan
  • Sepintar-pintarnya menyembunyikan rahasia, cepat lambat akan ketahuan juga
  • Kualitas pendidikan seseorang tidak dilihat dari tebal tipisnya karya tulis ilmiah yang dia kerjakan
  • Kecantikan tidak dinilai dari kurus gemuknya badan, tapi dari hatinya
  • Kini, Ani menjadi orang sukses setelah mengalami pahit manisnya kehidupan
  • Siang malam adik belajar untuk menghadapi ujian akhir sekolah minggu depan
  • Ani buru-buru pulang pergi dari Surabaya ke Malang hanya untuk memenuhi ujian wawancara pekerjaan
  • Suami istri itu sangat harmonis hingga memasuki usia senja
  • Dini selalu memberikan lotion di pagi hari karena memperhatikan halus kasarnya kulit
  • Santi tidak peduli mahal murahnya harga tas yang dia beli karena ia lebih mementingkan kualitas dibandingkan harga
  • Setiap tanggapan yang diberikan murid, guru tidak memandang salah benarnya namun keberaniannya mengutarakan pendapat.
  • Transaksi jual beli saat ini tidak hanya ada di pasar dan toko-toko tetapi juga dapat ditemukan melalui online shop
  • Sehat tidaknya tubuh kita tergantung dari asupan makanan dan olahraga yang teratur
  • Kecantikan harus dinilai luar dalam tidak hanya dari parasnya tetapi juga hatinya
  • Jika berteman seharusnya tidak mementingkan pintar bodohnya seseorang
  • Teknologi sekarang sudang amat canggih, jujur bohongnya seseorang dapat diketahui melalui lie detector
  • Kakek nenek yang tinggal di sebelah rumahku pindah ke lingkungan pedesaan

Contoh Majas Antitesis Dalam Puisi

Contoh Majas Antitesis Dalam Puisi
Begini Contoh Majas Antitesis Dalam Puisi

Selain contoh-contoh majas antitesis yang disandingkan dalam kalimat, terdapat pula penggunaan majas yang tentu lumrah ditemukan dalam puisi.

Baca : Kumpulan Puisi Pendek

Seorang penulis biasanya menggunakan banyak jenis majas untuk membuat puisi tersebut menjadi lebih berkesan dan hidup.

Majas antitesis adalah salah satu majas yang dapat diimplementasikan dalam puisi. Berikut adalah contoh majas antitesis dalam puisi berjudul Buah Perjuangan.

Majas antitesis dapat dilihat pada tulisan yang bercetak miring.

Buah Perjuangan

Langkah kakiku selalu tertahan di tempat yang sama

Siang malam terbayang tuk menerka masa depanku

Lembaran hitam putih selalu menghantuiku

Mengais ilmu sepanjang langkahku walau penuh suka duka

 

Oh ilmu…

Selalu kupinta dirimu pada Yang Sejati Pemilik Ilmu

Keluarkanlah tangan perkasaMu

Lalu naikkan aku ke permukaanMu

 

Agar jatuh bangunku tak sia-sia

Agar aku tidak tenggelam dalam kegelapan

Tak terhanyut oleh ombak kebodohan

Kini ku teguhkan dalam jiwa

Tidak ada yang tidak mungkin untuk setiap asa

Implementasi contoh majas antitesis dapat ditunjukan dalam klausa maupun dalam bentuk puisi seperti pada contoh majas antithesis diatas.

Majas antitesis dalam puisi tersebut bertujuan untuk mewakili perasaan penulis yang telah berusaha untuk mencapai cita-cita dengan mencari ilmu setinggi-tingginya.

Hal tersebut dapat dilihat dari kata “jatuh bangun”, “suka duka” yang menunjukkan suatu makna perjuangan. Berdasarkan hal tersebut, selain untuk mewakili perasaaan, Anda perlu mengetahui dan memahami betul makna majas itu sendiri.

Oleh karena itu, Anda perlu memahami jenis majas yang sesuai sebelum menggunakannya ke dalam gaya bahasa baik ke dalam karya sastra, puisi, cerpen, ataupun pantun.

Semoga bermanfaat.

Contoh Puisi Pendek Berbagai Tema

20+ Contoh Puisi Pendek Berbagai Tema – Pengelompokan karya sastra dibagi ke dalam tiga jenis, yakni puisi, prosa, dan drama. Puisi merupakan karya sastra yang berusia sangat tua.

Contoh Puisi Pendek Berbagai Tema
20+ Contoh Puisi Pendek Berbagai Tema (Ibu, Pahlawan, Guru, Anak SD, dll)

Namun, keberadaan puisi hingga saat ini masih tetap eksis, terus diwariskan dan dilestarikan. Bahkan generasi muda juga turut meramaikan dengan tetap menjaga eksistensi puisi.

Penyajian puisi terus mengalami perkembangan, Apalagi di masa percepatan dan serba canggih dengan pemanfaatan sosial media yang sungguh luar biasa.

Puisi juga menjadi bagian dari karya yang banyak mengalami penyesuaian dengan keadaan. Buktinya, terlihat dari berbagai akun sosial media atau pun web yang mengekspresikan diri melalui karya sastra berupa puisi.

Pengertian Puisi

Puisi banyak ditafsirkan oleh para ahli. Beberapa ahli tersebut mendefinisikan puisi sesuai dengan sudut pandang yang berbeda.

Namun, secara garis besar pengertian puisi dapat dikerucutkan sebagai sebuah karya sastra yang digunakan untuk mengekspresikan perasaan, pengalaman manusia dan disusun dengan bahasa yang indah.

Pendapat pertama datang dari Herman J. Waluyo (2002: 1) yang memaparkan puisi adalah karya sastra yang bahasanya disampaikan dengan padat, singkat, disertai dengan rima bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata kias (imajinatif).

Definisi yang lebih sederhana diungkapkan oleh Suroto (1989: 40). Menurutnya puisi adalah karangan yang singkat, padat, dan pekat.

Ada pun pendapat yang lebih lengkap dipaparkan oleh Pradopo (1995), ia menjelaskan bahwa puisi adalah rekaman dan interpretasi dari berbagai pengalaman manusia yang penting, digubah dalam bentuk atau wujud yang paling berkesan.

Sementara itu, pengertian lain diungkapkan oleh Herbert Spencer, puisi yaitu salah satu bentuk pengungkapan gagasan yang memiliki karakter emosional dengan menggunakan pertimbangan aspek keindahan dan efek estetis lainnya.

Puisi selalu identik dengan bahasa kias, kata-kata indah, singkat, dan padat. Kata-kata indah dan bahasa kias dalam puisi bisa juga disebut sebagai makna kedua.

Penyebutan ini disebabkan cara untuk memaknai bahasa dalam puisi tidaklah menggunakan sudut pandang makna denotatif atau makna asli.


Contoh Puisi Pendek berbagai Tema

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang puisi, simak dulu beberapa contoh puisi pendek dengan berbagai tema di bawah ini.

Terdapat beberapa contoh puisi singkat yang ditulis oleh sastrawan terkenal Indonesia. Salah satunya adalah Joko Pinurbo dalam sebuah puisisnya yang berjudul “Suwung”.

Puisi Singkat Karya Joko Pinurbo (Jokpin)

Contoh puisi singkat yang ditulis oleh Jokpin, sapaan akbranya hanya terdiri dari dua baris saja. Berikut ini contoh puisi pendek Joko Pinurbo:

Contoh Puisi Singkat Judul “Suwung”

Kepalaku rumah sakit jiwa yang kesepian

ditinggal penghuninya mudik liburan

(2014)

Selain puisi berjudul “Suwung” tersebut, masih ada lagi contoh puisi singkat yang ditulis oleh Jokpin. Dua contoh puisi singkat milik Jokpin, yakni puisi dengan judul “Misal” dan “Pisau.

Contoh Puisi Pendek Judul “Misal”

Misal Aku datang ke rumahmu

Dan kau sedang khusyuk berdoa,

Akankah kau keluar dari doamu

Dan membukakan pintu untukKu?

(2016)

Berbeda dengan contoh puisi singkat berjudul “Suwung” yang hanya terdiri dari dua baris. Contoh puisi singkat Jokpin dengan judul “Misal” hanya terdiri dari empat baris.

Contoh Puisi Singkat Judul “Pisau”

Ia membungkus pisau dengan namaMu.

Ia ingin melukai Kau dengan melukaiku.

(2016)

Contoh puisi singkat Jokpin dengan judul “Pisau” memiliki jumlah baris yang sama dengan contoh puisi berjudul “Suwung” yang hanya terdiri dari dua baris.

Tiga contoh puisi singkat karya Joko Pinurbo tersebut dihimpun dalam karya antologi dengan judul “Buku Latihan Tidur”.

Contoh Puisi Pendek tentang Ibu

Seorang ibu merupakan sosok yang sangat sering diekspresikan dalam berbagai contoh puisi. Tak lain dan tak bukan, peran seorang ibu dalam kehidupan anak-anaknya tidak bisa disepelekan. Berikut ini beberapa contoh puisi ibu:

Contoh puisi singkat tentang ibu 1 “Mengulang Kesediaanmu”

Pagi buta kau terbangun

Mengawali hari menyusuri sepi

Di kala anak-anakmu masih terlelap dalam sunyi

 

Kaunyalakan kepul asap dapur

Demi hidupi kami dengan asupan nutrisi

Demi memastikan kami agar terisi

Hari per hari kau ulang rutinitas

 

Kesediaan, kerelaan, keihklasan

Dan segenap pengorbananmu

Tandai cinta terbesarmu untuk buah hati

Mak, Buk, Mama, Bunda

Kau hadirkan diri untuk kami

 

Pengorbananmu tak akan pernah luntur dan terlupa

Doakan anak-anakmu sesuai dengan harapmu

Contoh Puisi Pendek tentang Ibu 2 “Wanita Hebatku”

Di tengah nyala bahagiaku

Tersirat ekspresi sendumu

 

Ma, aku tahu…

Persoalan apa yang sedang padat berlalu lintas dalam benakmu

Di hariku, hari bahagiaku ini

Kau antarkan aku melangkah pada lembaran baru kehidupan

 

Antara berat hati sekaligus rasa pilu

Aliran basah mengalir dari dua titik wajahmu

Terlihat nyata dalam figur rentamu

 

Terima kasih Ma

Telah antarkan anakmu menuju lembaran baru

Aku tetap putrimu, sama seperti dulu

Dan akan selamanya begitu

Contoh Puisi Pendek tentang Ibu 3

Suatu hari seorang wanita bertanya

“Kakak yakin?”

Sebuah pertanyaan yang sama untuk ke sekian kalinya

Entah sudah berapa banyak

“Betul sudah yakin?” lagi-lagi hampir sama

 

Jawaban yang sama untuk pertanyaan yang sama

Kunyatakan, “Iya. Kakak yakin,” bulat dan yakin

 

Hingga pada sepertiga malam, aku terbangun

Kulihat wanita itu menyebut namaku dalam rintih lirih

Kau berkata, “Jika inilah yang terbaik, mudahkanlah.”

 

Di balik pertanyaan berulang

Kaumohonkan kebaikan atas setiap keputusan

Ridhamu menjadi jalan keberkahanku

Contoh Puisi Singkat tentang Pendidikan

Puisi dengan tema pendidikan tak luput dari tema-tema puisi yang sering ditulis. Pendidikan merupakan aspek penting dalam pencerdasan anak bangsa. Puisi dengan tema pendidikan menjadi tema yang umum.

Contoh Puisi tentang Pendidikan 1 “Abdimu Abadi”

Setiap pagi kausambut kami

Tersenyum menyapa langkah kecil siswamu

Semangatmu tularkan hangat rasa nyaman

Menimba ilmu denganmu menjadi hal menyenangkan

 

Setiap hari kau masuki pintu demi pintu

Meluaskan satu per satu ilmu

Seiring dengan aliran pahalamu

Semoga Allah ridhai sebagai amal jariyah

Sunggu bapak guru, sungguh ibu guru

Abdimu abadi

Contoh Puisi pendek tentang Pendidikan 2 “Lentera Ilmu”

Tutur kata, gerak perilaku

Selalu menjawab rasa ingin tahu

Dari yang sebelumnya bernilai nol

Lalu beranjak pada nol koma hingga bulat di angka selanjutnya

 

Kehadirannya bagaikan lentera

Cahayanya tak menyilaukan

Cahayanya pun tak begitu redup

Cahayanya mampu memberi hidup

 

Untuk kami yang masih terletak pada ruang ‘tanpa tahu’

Hingga kemudian kautuntut kami menjadi ‘serba tahu’

Hadirmu bagaikan lentera ilmu

Contoh Puisi pendek Pendidikan 3 “Gedung Sekolah Itu”

Dahulu di gedung sekolah itu

Terkisah, kisah resah

Terkisah, kisah marah

 

Pun

Tersiar, cerita tawa

Tersiar cerita bahagia

 

Dan sepanjang jalannya

Memberi kenangan dan hadirkan ketenangan

Inilah dulu bagaimana kami bergandeng tangan

 

Menuju gedung sekolah itu

Mendekatkan diri pada ilmu

Menapaki jalan agar menjadi manusia yang tahu

Contoh Puisi Pendek Anak SD

Puisi yang mengangkat tema anak tentu tidak akan jaug dari dunia anak yang berkaitan dengan keceriaan, tawa, bermain bersama, riang gembira.

Jenis puisi satu ini didominasi suasana menyenangkan karena masa anak-anak memang masa yang menyenangkan. Ayo simak beberapa contoh puisi anak!

Contoh puisi anak 1 “Juara Pertama”

Terasa hati berdebar sekali

Menantikan pengumuman di tengah siang ini

Meskipun disengat oleh terik matahari

Aku masih siap menanti

 

Hingga akhirnya…

Ya aku juaranya!

Bahagia hati bukan main

Juara pertama untuk kali pertama

Pengalaman luar biasa

Contoh puisi pendek anak SD 2 “Tamasya Bersama”

Libur semester di depan mata

Alangkah bahagia hati kurasa

Setelah sekian lama, akhirnya datang juga

 

Ayah ibu telah berjanji

Liburan di desa paman pilihanku

Selamat datang liburan

 

Hai, desa paman

Tunggu aku bersama ayah dan ibu

Contoh puisi pendek anak SD 3 “Mengaji Sore”

Jam di ruang tengah

Menunjuk pukul lima belas

Kakak sudah mewanti dari tadi

Jangan sampai lupa jadwal mengaji

 

Alangkah berseri-seri wajah ibu ayah

Melihat kami sigap rapi berangkat mengaji

Selalu demikian pula pesan keduanya

Menyaksikan putra-putrinya semangat belajar agama

Contoh puisi pendek tentang anak SD 4 “Gelak Tawa Anak”

Bermain bola di tanah lapang

Berebut bola ke sana ke mari

Namun, justru itulah yang kucari

Gelak tawa bersama teman memang tak pernah terganti

 

Kelak kuyakin pasti

Masa inilah yang kurindu

Ketika aku dewasa

 

Ketika diri tak lagi bisa hanya bermain setiap waktu

Ketika diri tak akan leluasa tertawa saban hari

Contoh puisi anak 5 “Setinggi Langit”

Menatap langit, terhampar luas

Begitu jauh di atas sana

 

Jauhnya langit masih misteri

Begitu juga dengan mimpiku ini

Masih tak menentu entah apa yang akan terjadi

 

Namun, guruku selalu berpesan

Bermimpilah setinggi langit!

Dan aku penasaran

Setinggi apakah langit yang setiap hari memayungiku?

 

Lantas aku memutuskan…

Untuk bermimpi setinggi angan

Contoh Puisi Pendek tentang Alam

Alam merupakan salah satu objek yang mewarnai kehidupan manusia. Tak heran jika kemudian banyak orang yang menulis puisi dengan tema alam.

Contoh puisi singkat tentang alam 1: “Pantai dan Sore”

Ombak meliuk,menabrak karang

Burung-burung kembali ke peraduan

 

Pantai dan sore di hadapan saat ini juga

Memandang alam sungguh indahnya

 

Contoh puisi pendek tentang alam 2: Lanskap Alam

Elok benar ciptaan Sang Kuasa

Hamparan biru mewarnai laut luas

Latar hijau memenuhi lanskap hutan

 

Pandangan mata seakan tak pernah selesai mengagumi

Begitu luas dan sempurna ciptaan Sang Maha

Memperlihatkan betapa alam semesta berdiri atas kehendak-Nya

 

Sedangkan manusia terus saja berdecak kagum

Sembari terus merawat, menjaga, melestarikan dengan segenap cinta

 

Namun, apakah benar selalu demikian?

Semoga saja dalam semogaku yang luar biasa

Demikian benar adanya

Contoh puisi tentang alam 3: “Dua Puluh Empat Per Satu”

Embun selaksa memeriksa pangkal pagi

Menetes berterusan seiring muncul matahari

Yah, matahari melucuti sunyi, matahari menampakkan diri

 

“Halo Bumi!”

Katanya menyapa

“Selamat pagi, aku kembali,” susulnya

Di sebuah belahan yang satu

Ini sedang pagi

Sedangkan di bagian lain, gelap menyelimuti

 

Tok, tok, tok

Dan dua puluh empat per satu

Berlalu begitu saja, utuh dalam rasa kecepatan bagi yang merasa bahagia

Dan sebaliknya, utuh dalam rasa lamban dan bosan bagi yang merasa berduka

 

Namun, alam tetap pada tempatnya

Lantas manusia yang mengisi cerita

Contoh puisi pendek tentang alam 4: Dinamika Alam

Hijau tetaplah hijau

Biru tetaplah biru

Putih tetaplah putih

Dan beragam warna lain

 

Tetaplah ‘tetap’ tanpa ubah

Percocokan antara ujud dan kesemestian

Tak akan ada perbedaan

Ketika tak ada perubahan

Tidak tidak

Lebih tepatnya ketika tak ada yang mengubahnya

 

Alam tetaplah berlaku sama

Ketika tak ada pula yang mengubahnya

Kecantikan alam yang sempurna

Refleksikan kesempurnaan Sang Pencipta

Contoh puisi alam 5: “Syukur Tanpa Sungkur”

Aku berkaca pada ciptaan Sang Kuasa

Alam semesta dengan segala isinya

Termasuk aku yang disebut sebagai manusia

Alangkah indah hingga decak kagum peristiwa membuncah

Meluap menjadi rasa syukur tanpa sungkur

Contoh Puisi Pendek tentang Cinta

Membicarakan perkara cinta merupakan titik temu dalam penulisan puisi. Jika membicarakan tentang penulisan puisi, maka tema-tema yang sering terpikirkan adalah tema cinta.

Puisi dan lirik lagu percintaan, jangan lagi ditanya, banyak sekali jumlahnya. Melalui puisi cinta seseorang dapat mengekspresikan perasaan.

Entah indah dan bahagianya jatuh cinta, entah sakit dan perihnya patah cinta, keduanya sama-sama diekspresikan dalam puisi.

Contoh puisi  cinta 1: Aku Behenti

Kaubilang ‘jangan pergi’

Namun, entah mengapa

Lakumu berbeda dengan katamu

Garis waktu kita belum jua bertemu di satu lini masa

 

Lagi: kau bilang ‘jangan pergi’

Namun, tak pernah lagi ada usaha

Tak pernah juga ada sapa

Jadi siapa yang sebenernya mengingkan untuk pergi

Melebihi dari kata-kata ‘jangan pergi’?

 

Aku masih terdiam di sini

Sedangkan, kau sudah terlampau jauh mengukir kata pergi

Kau meninggalkanku dalam klise kata untuk tidak pernah pergi

Aku berhenti

Contoh puisi pendek tentang cinta 2: Pandang Perdana

Tatapan pertama terampunkan

Selanjutnya, tahan tahan tahan

Begitulah kurang lebih dikata

 

Maka pada tatapan perdana

Segera aku mengonfirmasi hati

“Yah, aku menemukannya.”

Seseorang yang mampu membuatku berkata

“Yah aku merasakannya: cinta.”

 

Cinta tak pernah selesai hanya dalam satu pandangan

Namun, cinta dimulai dari satu pandangan

Singkat dan padat seperti sekelibat kebahagiaan

Contoh puisi tentang cinta 3: “Mengikuti Benci”

Cinta bermula dari terbiasa

Lantas, apa kabar dengan benci?

Apakah juga bermula dari terbiasa?

Bisa jadi, iya

Seperti kisah kita

 

Semakin aku mengenalmu

Semakin aku berjumpa dengan kesebalikan rasa

yang semestinya ada di antara kita

Maaf hingga kini aku tak mampu menemukan

Atas alasan apa aku menghadirkan diri

Untuk kemarin yang bernama ‘cinta’

 

Maka sekarang aku memilih mundur dan menyatakan

‘Cukup sampai di sini. Aku akan melangkah pergi mengikuti rasa benci.’

Contoh puisi cinta 4: Menjadi Satu

Hai, hari ini aku datang lagi

Dengan rasa dan harap yang sama

 

Hai, esok hari aku akan kembali

Dengan tawa dan duka bersamaan

 

Hai, masa depan aku tak akan kembali datang lagi

Karena kita telah menjadi satu

Sehingga tak akan lagi aku bepergian untuk menemumu

Karena tujuanku sudah pasti, adalah kamu

yang saat ini sudah menjadi satu denganku,

Aamin-

Contoh puisi cinta 5: “Jika dan Maka”

Jika hari Senin pukul tiga belas

Kita tak berjumpa di sudut kota

Maka…

 

Jika kecepatanmu untuk hadir lebih cepat atau kurang cepat

Sehingga tidak tepat

Maka…

 

Jika langkah kakiku lebih lebar setengah meter saja atau kurang lebar

Atau terlalu cepat atau justru melambat

Maka…

 

Jika kita tak berjumpa di titik, waktu, dan kondisi A

Maka bisa jadi A.b, A.c, A.d atau B yang akan terjadi

Contoh Puisi Tema Pahlawan

Pahlawan dan kehidupan heroik sering kali disampaikan dalam puisi dan sajak-sajak lainnya. Apalagi ketika berkaitan dengan momentum, yakni momentum hari pahlawan atau pun kemerdekaan.

Keduanya saling berkaitan karena nyatanya kemerdekaan tak akan terwujud tanpa adanya sumbangsih dari para pahlawan.

Contoh puisi pahlawan 1: “Catatan Kakung”

Kakung, begitulah aku menyapanya

Seorang renta yang telah semakin melemah

Namun, pancaran tulus dari wajahnya tiada pernah sirna

Beliau dengan segenap kisah usang

Tentang berperang berjuang dalam kemerdekaan

 

Kakung yang sinar senjanya mulai menyapa

Pahlawan yang hari ini agaknya mulai terlupakan

“Nduk, teruslah berjuang dan jaga kemerdekaan.”

Pesan kakung di titik senja yang semakin menua dan renta

Contoh puisi pendek tentang pahlawan 2: “Pahlawan Akan Tetap Abadi”

Aku mengerti atas usaha siapa

Indonesia hari ini

 

Aku memahami atas juang siapa

Merdeka digelarkan untuk negeri

Pahlawan, merekalah sering disebut begitu

Serupa juang dan segenap rasa tanggung jawab

Membawa Indonesia pada pintu gerbang kemerdekaan

Demikanlah dikata dalam pembukaan

Pahlawan-pahlawan tersebut telah mati

 

Namun, yakinilah ruh mereka masih ada seusia Indonesia

Dan hari ini mari menilik

Apakah kita masih mengantre di depan gerbang pintu kemerdekaan?

Baca juga :


Itu dia, beberapa contoh puisi dengan berbagai tema, mulai dari tentang ibu, alam, guru, hingga pahlawan. Sejatinya puisi merupakan media untuk menyampaikan perasaan.

Selain itu, contoh puisi lainnya digunakan juga sebagai harapan dari keadaan yang ideal. Puisi dinilai sebagai penggambaran kehidupan yang ideal.

Semoga bermanfaat!