Platform Adalah; Pengertian, Fungsi, dan Jenis Platform

Di era digital ini, kita sering menyebut istilah platform. Pengertian platform adalah sebuah wadah digital yang banyak dipakai manusia untuk beragam keperluan. Contohnya ada banyak, misalnya digital, minegraft, dan fortnite platforms.

Pengertian Platform Adalah

Apa itu platform? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pengertian platform adalah sebuah program, rencana kerja, sebuah pernyataan dari kelompok partai tentang program kebijakan, sampai dengan mimbar, pentas, atau panggung.

Pengertian platform di atas masih secara umum atau bersifat kebahasaan. Namun, belakangan pengertian platform tersebut lebih ditekankan pada dunia digital, baik yang dipakai untuk kepentingan bisnis atau yang lain.

Pengertian Platform Adalah? Mengenal Digital, Minecraft, dan Fortnite Platforms
Apa itu platform? Pengertian Platform Adalah – Digital, Minecraft, dan Fortnite Platforms

Baca juga:

Apa itu platform? Menurut Wikipedia, platform komputasi didefinisikan sebagai sebuah kombinasi asitektur perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).

Bila merujuk dari pengertian platform di Wikipedia tersebut, maka terlihat jelas bahwa pengertian platform adalah identik dengan teknologi informatika, baik berupa aplikasi atau software yang dirancang untuk menjalankan sebuah sistem.

Secara sederhana, pengertian platform adalah sebuah wadah yang dipakai untuk menjalankan sebuah sistem sesuai dengan rencana program yang telah dibuat. Lantas, “bidang apa saja yang bisa menggunakan platform?”

Jawaban pertanyaan di atas sangat universal karena nyaris semua bidang dapat menggunakan platform, mulai dari bisnis, politik, pendidikan, literasi, akutansi, dan komputer.

Setelah memahami apa itu platform, mari kita lanjutkan pembahasan mengenai fungsi platform.

Fungsi Platform

Fungsi platform adalah sebagai sebuah wadah untuk menjalankan sistem yang telah dirancang. Contoh platform yang banyak dikenal adalah belajar edmodo atau zoom. Digital platform ini dipakai oleh tenaga pengajar untuk melaksanakan KBM online.

Jenis-jenis Platform

Terdapat dua jenis platform secara umum, yaitu:

  1. Platform satu manufaktur

Platform satu manufaktur adalah sebuah bahasa pemrogaman yang khusus dipakai untuk perangkat yang sama, tidak bisa digunakan untuk perangkat jenis lainnya.

Contoh platform satu manufaktur ini adalah iphone dan blackberry. Selain kedua merk tersebut, maka platform ini tidak bisa dipakai.

  1. Platform lintas manufaktur

Platform lintas manufaktur adalah kebalikan dari satu manufaktur. Jenis platform ini dapat digunakan untuk banyak perangkat berbeda. Contoh platform lintas manufaktur adalah java.

Platform java bisa dipakai mulai dari perangkat PC hingga aneka merk smartphone sekalipun.

Manfaat Platform

Tentu ada banyak manfaat dibalik pembuatan platform. Berikut ini kami paparkan manfaat platform secara umum;

  1. Pekerjaan menjadi mudah dan cepat.
  2. Efektif dan efisien dalam perekrutan karyawan.
  3. Orang bisa mencari pekerjaan dengan lebih mudah.
  4. Meningkatkan efisiensi komunikasi.
  5. Mempermudah akses terhadap berbagai jenis file.
  6. Jual-beli jadi lebih mudah dan cepat.
  7. Mudah dalam pencarian data dari berbagai sumber.
  8. Meningkatkan kecepatan distribusi barang.
  9. Memotong rantai distribusi yang panjang.

Digital Platform

Digital platform adalah sekumpulan software yang membentuk suatu sistem tertentu. Software ini bisa dibuka pada PC atau sistem android. Jika berada pada sistem android, digital platform dapat berbentuk aplikasi.

Digital platform adalah salah satu yang paling diminati dewasa ini. Pasalnya, semakin banyak pengguna smartphone akan meningkatkan trafik pada dunia maya secara otomatis.

Kenyataan ini tentu dimanfaatkan oleh para pencari rupiah dari internet untuk membuat platform-platform baru. Sementara ini, yang paling berkembang dari jenis platform adalah marketplace.

Marketplace merupakan platform jual-beli yang mempertemukan pedagang dan pembeli secara online. Contoh marketplace platform adalah shopee, Lazada, bukalapak dan tokopedia.

Minecraft Platforms

Minecraft Platforms
Apa itu platform? Digital platform: Minecraft Platforms

Bersumber dari Wikipedia, Minecraft adalah permainan video sandbox yang dibuat oleh pengembang Swedia Markus Persson, dirilis oleh Mojang pada tahun 2011 dan dibeli oleh Microsoft pada tahun 2014. Ini adalah video game terlaris sepanjang masa, yang terjual lebih dari 180 juta di semua platform pada akhir 2019, dengan lebih dari 112 juta pemain aktif bulanan.

Minecraft platforms bisa dikatakan sebagai wadah digital seputar game yang terus dikembangkan. Minecraft platforms termasuk yang paling laris diantara platform berbentuk game lainnya.

Sebagai salah satu bagian dari Microsoft, Minecraft merupakan salah satu bentuk lintas manufaktur yang bisa dimainkan di PC maupun smartphone. Di tahun 2020, Minecraft platforms mempersilakan pecinta game untuk mengunduh secara gratis.

Fortnite Platforms

Fortnite Platforms
Apa itu platform? Digital platform: Fortnite Platforms

Selain Minecraft, platform video game lain yang tak kalah tenar adalah fornite. Muncul sejak tahun 2017, fortnite platforms kini telah menjadi salah satu yang paling diminati.

Menurut Wikipedia, Fortnite adalah sebuah permainan video tahun 2017 yang dikembangkan oleh Farga Corporation yang dirilis sebagai paket perangkat lunak terpisah yang menyajikan berbagai mode permainan.

Terdapat dua modus permainan fortnite platforms, yaitu:

  • Save the word: game ini melibatkan empat orang pemain yang bermusuhan dengan zombie. Save the word ini dapat dinikmati oleh platform macOS, windows, PS 4 dan Xbox One.
  • Fornite Battle Royale: game yang satu ini butuh rombongan 100 orang pemain. Siapa yang mampu bertahan hingga akhir adalah pemenangnya. Fortnite platforms ini dapat dimainkan di PS4, macOS, Xbox One, Windows, android dan Nintendo switch.

Platform Paling Popular Saat Ini

Diantara banyaknya platform yang bermunculan dewasa ini, ada beberapa yang ratingnya sangat tinggi. Berikut platform paling diminati:

  1. Youtube

Youtube platform adalah sebuah aplikasi yang menampilkan beragam video dari penggunanya. Youtube bisa dipakai di PC ataupun smartphone.

Karena semakin diminati, youtube terus mengembangkan platform dengan meningkatkan kecepatan saluran dan memperindah tampilan. Bahkan, platform youtube adalah bagian dari digital marketing yang unggul.

  1. Facebook

Platform kedua yang tak kalah popular adalah facebook. Berbeda dengan youtube yang hanya menampilkan video saja, facebook dapat mengunggah tulisan, gambar dan video.

Sama halnya dengan youtube, facebook juga bisa dinikmati oleh pengguna smartphone maupun PC. Jadi, bisa dikatakan kalau facebook platform adalah yang paling lengkap untuk berbagai keperluan.

  1. Whatsapp

Hari ini, siapa yang tidak punya whatsapp? Whatsapp platform adalah yang paling sering dipakai oleh pengguna smartphone. Selain ringan, aplikasi yang satu ini juga memiliki banyak fitur yang memudahkan pengguna untuk melakukan komunikasi.

Fitur-fitur pada whatsapp tergolong mudah, bahkan bisa dipakai dari kalangan anak-anak hingga lansia tanpa banyak hambatan.

  1. Wattpad

Wattpad adalah platform literasi yang banjir pengunjung. Wattpad bisa dinikmati oleh pengguna PC maupun smartphone. Bisa dikatakan bahwa wattpad merupakan solusi bagi Anda yang gemar membaca dimanapun berada tanpa repot membawa buku.

  1. Instagram

Platform paling diminati yang kelima adalah Instagram. Keunggulan instagram platform adalah bisa dimanfaatkan sebagai tempat promosi bisnis tanpa harus mengeluarkan banyak uang.

Baca juga:


Lengkap sudah pembahasan artikel ukulele tentang pengertian platform, digital platform, Minecraft dan fornite. Platform adalah sebuah wadah yang diprediksikan banjir pengguna di masa yang akan datang.

Contoh Kata Depan; Apa itu Preposisi, Fungsi, Frasa Preposisi, dan Jenisnya

Contoh Kata Depan; Apa itu Preposisi, Fungsi, Frasa Preposisi, dan Jenisnya – Pada kesempatan kali ini, ukulele akan membahas mengenai apa itu preposisi, fungsi dan contoh frasa preposisi, jenis, beserta contoh kata depan atau yang lebih dikenal dengan contoh preposisi. Berikut adalah uraian penjelasannya.

Contoh Kata Depan - Apa itu Preposisi, Fungsi, Frasa Preposisi, dan Jenisnya
Contoh Kata Depan – Apa itu Preposisi, Fungsi, Frasa Preposisi, dan Jenisnya

Kata adalah suatu bentuk sarana untuk menyampaikan ungkapan berupa informasi atau maksud yang ada dalam pikiran dari seseorang ke lawan bicaranya. Setiap kata memiliki makna tertentu yang dapat dipahami oleh lawan bicaranya secara luas karena kata berfungsi untuk menciptakan hubungan satu sama lain.

Untuk menciptakan hubugan yang baik, diperlukan penguasaan bahasa yang baik pula. Oleh sebab itu, kata adalah wujud ekspresif seseorang untuk berkomunikasi.

Penguasaan bahasa diperlukan keterampilan agar kata dalam menghasilkan tulisan sesuai dengan EYD. Salah satu keterampilan yang harus dimiliki yaitu pemahaman, penggunaan, dan penulisan kata depan secara tepat.

Baca juga:

Apa Itu Preposisi? Kata Depan Adalah Bentuk Penempatan Kata Sebelum Kata

Kata depan atau yang disebut juga dengan preposisi yang berdasarkan asal katanya berasal dari bahasa Latin dari “prae” yang berarti “sebelum” dan “ponere” yang berarti “menempatkan” sehingga dapat diartikan kata depan adalah suatu bentuk yang ditempatkan sebelum kata.

Pengertian kata depan atau preposisi menurut ahli Kridalaksana (2007) adalah kata-kata yang digunakan untuk merangkaikan nomina dengan verba di dalam suatu klausa.

Fungsi dan Contoh Frasa Preposisi

Berdasarkan fungsinya preposisi dibagi menjadi sembilan, contoh frasa preposisi sesuai dengan fungsinya adalah sebagai berikut:

  • Menyatakan tempat: di, pada, dalam, atas, dan antara
  • Arah asal: dari
  • Arah tujuan: ke, kepada, akan, terhadap
  • Pelaku: oleh
  • Alat: dengan dan berkat
  • Perbandingan: daripada
  • Hal atau masalah: tentang dan mengenai
  • Akibat: hingga dan sampai
  • Tujuan: untuk, buat, guna, demi, dan bagi

 Jenis Preposisi

Preposisi berdasarkan bentuknya dibagi menjadi dua, yaitu kata depan tunggal dan kata depan majemuk.

Kata Depan Tunggal

Kata depan tunggal adalah kata depan yang hanya terdiri dari satu (tunggal) kata. Kata depan dibagi lagi menjadi dua, yaitu kata depan yang berupa kata dasar dan kata depan yang berupa kata imbuhan atau berafiks.

Maksud dari kata depan yang berupa kata dasar yaitu kata yang tidak memiliki imbuhan baik awalan, akhiran, atau sisipan sehingga katanya murni dari kata asli. Contoh kata depan yang berasal dari kata dasar yaitu: bagi, buat, dari, dengan, di, ke, akan, antara, hingga, sampai, untuk, sejak, oleh, pada, seperti, tanpa, dsb.

Kata depan (di, ke) harus dipisah jika diikuti oleh keterangan tempat, waktu, dan benda. Hal tersebut karena (di, ke) pada kata depan berbeda dengan kata imbuhan biasa. Jika pada kata imbuhan (di, ke) menjadi satu dengan kata yang mengikutinya. Contoh kata imbuhan:

  1. Dimana dia pergi, pasti ada HP.
  2. Kedua kalinya dia tidak hadir dalam rapat.

Perhatikan contoh kata depan pada kalimat berikut:

  1. Aku membaca buku di ruang
  2. Aku membaca buku diruang

Berdasarkan contoh di atas, penggunaan kata depan yang tepat terdapat dalam kalimat nomer 1 karena diikuti keterangan tempat.

Adapun jenis kata depan tunggal yang mengandung imbuhan dibentuk dengan menambahkan awalan, akhiran, atau gabungan dari kelas kata verba, adjektiva, atau nomina. Contoh kata depan tunggal yang mengandung imbuhan yaitu: selama, sepanjang, seluruh, terhadap, menurut, bersama, sekitar, menuju, sekelilingnya, dsb.

Kata Depan Majemuk

Kata depan majemuk atau gabungan adalah kata depan yang terdiri dari dua kata depan tunggal. Jenis kata depan majemuk juga dibagi menjadi dua yaitu kata depan berdampingan dan berkorelasi.

Kata depan berdampingan adalah dua kata depan yang diletakkan secara berurutan. Contoh kata depan berdampingan yaitu: oleh karena, sampai ke, selain dari, kepada, sampai dengan. Sedangkan kata depan berkorelasi adalah dua kata depan yang saling berpasangan dan terpisah dengan frasa lain. Contoh kata depan berkorelasi seperti:

dari …. hingga…

sejak …. sampai…

antara …dan….

Baca juga:

Selanjutnya, akan kita berikan beberapa contoh kata depan (preposisi) dan penggunaan kata depan yang tepat terdapat pada kalimat agar Anda lebih paham.

Contoh Kata Depan (Preposisi) dalam Kalimat

Ada banyak sekali contoh kalimat preposisi yang bisa kita buat, akan tetapi terkadang kita salah atau kurang tepat dalam membuatnya. Contoh penggunaan kata depan yang tepat terdapat pada kalimat berikut:

  1. Di atas langit masih ada langit.
  2. Tahun ini aku berlibur ke
  3. Bagi dia aku bukan apa-apa.
  4. Jarak dari rumah hingga sekolah sekitar 200 meter.
  5. Di dalam mobil itu ada bayi.
  6. Unuk memahaminya, maka harus belajar.
  7. Di sini adalah tempat makam Fir’aun.
  8. Seluruh murid mengikuti upacara bendera.
  9. Dari arah timur terdengar lantunan gemelan.
  10. Aku menunggu sejak matahari cerah sampai
  11. Belajar dimulai sejak
  12. Aku senang tinggal di sini.
  13. Desaku terletak di kaki Gunung Semeru.
  14. Aku suka makan di kafe
  15. Adik berangkat ke sekolah dengan riang.
  16. Aku bingung memilih antara baju merah dan
  17. Menurut ahli olahraga penting bagi kesehatan.
  18. Sepanjang perjalanan angin berdesir.
  19. Aku tinggal di desa selama 5 tahun.
  20. Belajar bagi nusa dan bangsa.
  21. Kakak melihatku dengan
  22. Aliran sungai itu menuju ke selatan.
  23. Berkat rahmat Allah aku sembuh.
  24. Aku diberikan hadiah oleh
  25. Perlu diteliti pengaruh suhu terhadap
  26. Rapat kali ini mengenai evaluasi panitia.
  27. Pesta ulang tahun di rumah sangat meriah.
  28. Aku masih ingat tentang kenangan rekreasi.
  29. Bansos itu diberikan untuk korban banjir.
  30. Harga toko sebelah lebih murah daripada di luar
  31. Tambahlah ilmu dengan bacaan yang berkualitas.
  32. Toleransi penting demi menjaga perdamaian.
  33. Kami menilai rasa suka mereka terhadap
  34. Andi menemukan uang di dalam saku celananya.
  35. Mobil itu melaju kencang di tikungan
  36. Nenek dibawa ke rumah sakit.
  37. Binatang di hutan terdiri dari berbagai macam spesies.
  38. Ayah bekerja demi anak dan istri.
  39. Selama hidupnya selalu beribadah.
  40. Adik menyembunyikan permen di bawah
  41. Di samping rumah ada restoran baru dibuka.
  42. Kakak bekerja guna mendapatkan penghasilan.
  43. Buku itu menceritakan sepanjang sejarah peradaban manusia.
  44. Anjing penjaga menyusuri sekitar
  45. Pada pagi hari ibu memasak.
  46. Dia satu-satunya dokter di wilayah
  47. Dia pandai mengaji pada usia muda.
  48. Belajar buat masa depan.
  49. Seperti buih di lautan.
  50. Dia mencaci tanpa belas kasihan.

Baca juga:


Demikian uraian penjelasan mengenai Contoh Kata Depan – Apa itu Preposisi, Fungsi, Frasa Preposisi, dan Jenis. Hal yang perlu diingat adalah penulisan kata depan yang tepat pada contoh preposisi di atas penting agar tidak terjadi kekeliruan makna dan salah EYD-nya. Selamat belajar, semoga sukses!

Contoh Karya Ilmiah Populer; Pengertian, Ciri, Perbedaan, dan Penjelasannya

Pengertian, Ciri, Perbedaan, dan Contoh Karya Ilmiah Populer tentang Kesehatan dan Lingkungan – Karya ilmiah popular adalah jenis karangan yang banyak dipakai untuk aktivitas belajar-mengajar.

Pengertian, Ciri, Perbedaan, dan Contoh Karya Ilmiah Populer tentang Kesehatan dan Lingkungan
Pengertian, Ciri, Perbedaan, dan Contoh Karya Ilmiah Populer tentang Kesehatan & Lingkungan

Untuk bisa menyusun dengan baik, pelajari dulu pengertian karya ilmiah popular, ciri-ciri, cara penyajian, hingga perbedaan karya ilmiah dan karya ilmiah populer. Kami juga memberikan contoh karya ilmiah popular tentang kesehatan dan lingkungan.

Untuk lebih memahaminya, mari kita simak penjelasan ukulele tentang pengertian, ciri, perbedaan, dan contoh karya ilmiah populer pada artikel ini.

Pengertian Karya Ilmiah Populer

Sebelum mengetahui apa itu karya ilmiah populer, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan karya tulis ilmiah.

Karya tulis ilmiah menurut Brotowidjoyo dalam Arifin (2008) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang  baik dan benar.

Adapun pengertian karya ilmiah populer adalah suatu bentuk karya yang tetap berpegang pada prinsip keilmiahan, namun dijelaskan dengan bahasa yang umum dan lebih santai sampai dengan desain layout yang menarik sehingga pembaca tertarik dan mudah memahami.

Baca juga:

Karya ilmiah populer bertujuan dibacakan di muka umum sehingga penyiaran dan penyebaran karya ilmiah populer biasa dilakukan melalui media massa.

Jadi, yang dimaksud dengan kata “populer” disini adalah karya yang disajikan untuk khalayak umum dengan melalui media massa dan tidak terbatas untuk kalangan civitas akademika saja.

Perbedaan Karya Ilmiah dan Karya Ilmiah Populer

Perbedaan karya ilmiah dan karya ilmiah populer kami rangkum sebagai berikut:

  1. Karya ilmiah menggunakan bahasa baku dan formal sedangkan karya ilmiah populer memakai bahasa yang santai atau informal.
  2. Karya ilmiah menggunakan gaya bahasa yang kaku sedangkan pada karya ilmiah populer disajikan dengan gaya bahasa yang lebih bebas.
  3. Karya ilmiah biasa dipublikasikan di perpustakaan, website pendidikan, untuk kalangan pendidikan saja sedangkan karya ilmiah populer dipublikasikan melalui media massa seperti: tabloid, majalah, koran, untuk khalayak umum.

Ciri-ciri Karya Ilmiah Populer

Ciri-ciri karya ilmiah populer untuk lebih lanjutnya adalah sebagai berikut:

  • Bahasa yang digunakan komunikatif, sederhana, dan mudah dimengerti.
  • Sistematis dan jelas.
  • Alur karya ilmiah populer disusun dengan bentuk piramida terbalik. Yang dimaksud dengan alur piramida terbalik adalah tulisannya dimulai dengan informasi yang penting sampai kurang penting. Hal tersebut berfungsi agar pembaca cepat mendapatkan informasi utama.

Contoh isi piramida terbalik: tuliskan inti masalah, uraikan apa sebabnya dan kesimpulan.

  • Berisi: pendahuluan, isi, batang tubuh, dan penutup.
  • Bersifat objektif dan mendalam.
  • Menyertakan fakta dan argumentatif.
  • Pernyataannya tidak meragukan dan ambigu.
  • Menggunakan gaya bahasa yang membuat pembaca seolah-olah merasakan, melihat, dan mengalami kejadian yang ditulis oleh penulis.
  • Memakai judul yang informatif sehingga pembaca mudah menangkap maksudnya.
  • Dapat dikreasikan dengan mendesain jenis huruf, ukuran, jarak antar baris, dan lebar paragraf dengan tujuan nyaman dilihat oleh pembaca sehingga mudah dipahami.

Jenis Penyajian Karya Ilmiah Populer

Jenis penyajian karya ilmiah populer dibagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Penyajian deskriptif karya ilmiah populer yang menggambarkan suatu pengetahuan berdasarkan fakta pada bidang keilmuan tertentu, tanpa banyak penjelasan tentang proses. Contoh karya ilmiah bentuk populer berjudul: “Keanekaragaman Hewan Reptil”.
  2. Penyajian deskriptif beserta penjelasan prosesnya. Hal tersebut seperti penjelasan mengenai riwayat atau latar belakang kejadian tersebut, memuat unsur pertanyaan mengapa dan bagaimana. Contoh karya ilmiah populer berjudul: “Metamorfosis Sempurna Pada Kupu-kupu”, “Evolusi Biston bitularia”, “Siklus Air Hujan”.
  3. Penyajian deskriptif beserta proses, masalah dan solusinya. Contoh karya ilmiah populer dengan judul “Pemanasan Global”. Dalam judul tersebut dapat dijelaskan proses terjadinya pemanasan global, dampak pemanasan global serta cara untuk mengurangi pemanasan global.

Contoh karya ilmiah popular bidang Pendidikan juga punya beragam bentuk penyajian, yaitu buku, makalah, serta laporan penelitian seperti: skripsi, tesis, dan disertasi. Selain itu terdapat juga karya tulis ilmiah populer yang merupakan bagian dari karya tulis ilmiah.

Cara Menyusun Karya Ilmiah Populer

Sebelum mengenal contoh karya ilmiah populer, Anda perlu mengetahui cara menyusun karya ilmiah populer yang bisa diterapkan agar mudah dalam membuatnya adalah sebagai berikut:

  • Mencari topik dalam sudut pandang keingintahuan masyarakat awam. Hal tersebut penting karena pada dasarnya penulisan karya ilmiah populer ini tidak perlu memuat hasil penelitian secara lengkap karena bukan ditujukan pada orang terpelajar saja tapi untuk masyarakat luas.
  • Karya ilmiah populer adalah bentuk tulisan yang memperhatikan fakta dan unsur ilmiah. Oleh sebab itu, penjelasannya memperhatikan keilmiahan bukan berdasarkan keindahan bahasa.
  • Pada karya tulis ilmiah populer lebih menekankan pada unsur mendidiknya sehingga bersifat objektif.
  • Karya tulis ilmiah populer diambil dari informasi, karya tulis ilmiah lain yang diubah, dimodifikasi, dan diramu dalam bentuk bahasa tidak kaku, sederhana, singkat, dan jelas. Oleh sebab itu, karya ilmiah populer lebih cocok disebut dengan tulisan dibandingkan karangan murni.
  • Kata-kata ilmiah dapat dipertanggungjawabkan beserta menambahkan sumber rujukannya.
  • Memakai bahasa yang tidak menggurui atau terlalu teknis.
  • Penulis sebaiknya memilih topik yang benar-benar dikuasainya sehingga penyampaian tersebut akurat. Tetapi, jika penulis masih pemula dan ingin membuat karya ilmiah populer, maka dapat menggunakan rujukan atau sumber buku sehingga penulis tidak salah dalam memberikan informasi keilmuan yang berakibat akan merugikan pembaca.
  • Menyusun strategi sebelum menulis berkaitan dengan subjek, objek, serta ruang lingkup penulisan. Contohnya: kepada siapa tulisan dibuat?, materi apa yang akan dtulis, informasi atau data apa saja yang mendukung penulisan?, media publikasi apa yang dipilih?, gaya penulisan apa yang tepat dalam suatu kalimat?, serta berapa lama waktu untuk membaca tulisan karya ilmiah populer ini?.
  • Membuat tema yang aktual dan terjadi di sekitar kita sehingga mudah dicerna oleh pembaca karana dapat ditemui di kehidupan sehari-hari.
  • Dapat menyajikan sebuah informasi penemuan baru yang dikaitkan dengan manfaat apa saja yang didapat oleh masyarakat terhadap penemuan tersebut. Contoh karya ilmiah populer: manfaat seismograf untuk mendeteksi bencana gempa, pemetaan aplikasi GIS sebagai penyebaran data yang mudah. Contoh tersebut dapat diketahui bahwa masalah karya ilmiah populer seringkali mengangkat topik yang berkaitan dengan masyarakat awam.

Contoh Karya Ilmiah Populer

Contoh karya ilmiah populer bisa dalam bentuk paper, artikel, esai, dan feature. Berdasarkan bahasanya, contoh karya ilmiah populer dalam bentuk artikel menggunakan bahasa jurnalistik, esai menggunakan bahasa sastra.

Sedangkan feature menggunakan keduanya, bergantung kepada jenis feature-nya. Contohnya pada feature jenis pengetahuan banyak menggunakan bahasa jurnalistik, sedangkan feature jenis human interest lebih banyak menggunakan bahasa sastra.

Berikut adalah contoh karya tulis ilmiah populer dalam bentuk paper yang dapat dilihat melalui dua tema:

Contoh Karya Ilmiah Populer tentang Kesehatan

Judul contoh karya ilmiah populer tentang kesehatan: Dampak Obesitas Pada Anak Bagi Kesehatan


BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah

Setiap orang tua selalu berusaha yang terbaik bagi anaknya. Orang tua sangat mempengaruhi pola makan anak terutama ibu. Pada waktu masih anak-anak, seringkali orang tua akan memberikan makanan dengan porsi yang besar, dengan harapan anak dapat tumbuh dengan sehat. Namun, ada kalanya pemenuhan asupan makanan tersebut tidak sesuai dengan gizi yang seimbang sehingga anak mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Obesitas ini akan berdampak negatif bagi kesehatan.

  1. Rumusan Masalah

Apa saja dampak obesitas bagi kesehatan?

  1. Tujuan

Mengetahui dampak obesitas bagi kesehatan sehingga dapat menerapkan pola gizi seimbang.

BAB II

PEMBAHASAN

Obesitas mempunyai dampak terhadap tumbuh kembang anak. Obesitas pada anak berisiko tinggi bagi kesehatan pada masa dewasa nanti. Obesitas berpotensi mengalami berbagai penyebab penyakit hingga kematian. Contohnya yaitu penyakit kardiovaskular dan diabetes melitus. Penyakit kardiovaskular atau yang lebih dikenal dengan penyakit jantung dapat disebabkan karena penyumbatan lemak di area jantung sehingga otot jantung tidak memompa dengan baik.

 

Selain itu, obesitas pada anak dapat menurunkan tingkat kecerdasan. Hal tersebut karena aktivitas dan kreativitas anak menjadi menurun dan cenderung malas akibat kelebihan berat badan.

 

Oleh sebab itu, menjaga kebutuhan gizi anak perlu dipenuhi dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman makanan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih, dan mempertahankan berat badan normal.

BAB III

PENUTUP

Obesitas pada anak merupakan kelebihan berat badan yang memiliki resiko kesehatan di kemudian hari. Oleh sebab itu, menjaga kebutuhuan gizi seimbang sejak dini perlu diterapkan.


Contoh Karya Ilmiah Populer Tentang Lingkungan

Judul contoh karya ilmiah populer tentang lingkungan: Kebersihan Lingkungan Sekolah


BAB I

PENDAHULUAN

Kebersihan lingkungan tidak hanya dilakukan di dalam rumah saja, tapi juga dilakukan dimana saja tidak terkecuali di lingkungan sekolah. Hal tersebut disebabkan bagi seorang murid dan guru waktu dalam sehari banyak dihabiskan di sekolah, sehingga jika lingkungan sekolah kotor dapat mengakibatkan terpapar penyakit bagi orang yang berada di sekitar wilayah tersebut yaitu guru dan murid.

  1. Rumusan Masalah

Bagaimana cara menjaga kebersihan lingkungan sekolah?

  1. Tujuan

Mampu dan dapat mengimplementasikan cara menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

 BAB II

PEMBAHASAN

Cara menjaga kebersihan lingkungan sekolah bagi murid dapat dilakukan dengan menerapkan piket di kelas setiap hari yang dilakukan secara bergilir. Bagi guru dengan membuat program lomba kebersihan kelas dan kerja bakti dalam kegiatan Jum’at bersih.

 

Membiasakan perilaku menjaga lingkungan dengan membersihkan kolong meja, membuang sampah pada tempatnya, kurangi penggunaan plastik dengan membawa bekal dan tempat makan atau minum dari rumah.

BAB III

KESIMPULAN

Lingkungan sekolah yang bersih selain menambah rasa nyaman dan asri bagi murid dan guru juga untuk terhindar dari penyakit.

Baca juga:


Berdasarkan contoh karya ilmiah populer tersebut dapat diketahui bahwa isinya lebih ringkas dengan topik yang ringan dan mudah dipahami dibandingkan dengan karya tulis ilmiah biasa.

Demikian pembahasan mengenai pengertian karya ilmiah populer, perbedaan karya ilmiah dan karya ilmiah populer, hingga contoh karya ilmiah populer. Semoga bermanfaat!

 

Validasi Adalah: Pengertian, Arti, Konsep Validitas, Contoh, dan Penjelasannya

Apa Itu Validasi: Arti Validasi Adalah, Konsep Validitas, dan Contohnya – Dalam melakukan suatu pengukuran dalam uji penelitian, diperlukan sebuah data dan alat ukur. Setelah mendapatkan data penelitian, kemudian diolah dengan berpikir logika serta metode ilmiah tertentu berlandaskan pada ukuran validasi penelitian.

Ukuran validasi adalah penting untuk mencapai pendekatan kebenaran suatu penelitian sehingga keilmiahan penelitian bisa dipertanggungjawabkan.

Lalu, apa itu validasi?, apa saja konsep validitas?, dan apa contoh validasi data?. Semua akan ukulele rangkum dalam pemabahasan artikel ini.

Pengertian Validasi (Validasi adalah tindakan pembuktian)

Berdasarkan kamus besar bahasa indonesia, validasi adalah 1 pengesahan; 2 pengujian kebenaran atas sesuatu;

Arti validasi secara etimologis berasal dari kata validation yaitu membuktikan sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya.

Arti validasi menurut para ahli adalah sebagai berikut:

  • Validasi adalah kegiatan untuk mengukur sejauh mana perbedaan skor yang mencerminkan perbedaan sebenarnya antar individu, kelompok, atau situasi menyangkut karakteristik yang diukur, atau mengukur sejauh mana kesalahan sebenarnya pada individu, kelompok yang sama dari satu situasi ke situasi yang lain (Hendri, 2009).
  • Validasi adalah tindakan pembuktian dengan cara yang sesuai bahwa tiap bahan, proses, prosedur, kegiatan sistem, perlengkapan atau mekanisme yang digunakan dalam produksi maupun pengawasan mutu akan selalu mencapai hasil yang diinginkan (BPOM RI, 2006).

Berdasarkan arti validasi tersebut, dapat dikatakan bahwa validasi adalah pembuktian tentang kebenaran data yang diteliti, valid atau tidak terhadap suatu instrument. Instrument penelitian adalah suatu alat untuk pengumpulan data atau untuk mengukur objek penelitian sehingga didapatkan data untuk validasi.

Instrument atau tes dikatakan valid jika mampu mengukur apa yang diinginkan dengan hasil ukur yang sesuai. Oleh sebab itu, hasil ukur dari pengukuran instrumen dapat merepresentasikan fakta atau nilai sebenarnya maka, baik tidaknya instrument penelitian ini ditentukan oleh validasi.

Apa Itu Validasi: Arti Validasi Adalah, Konsep Validitas, dan Contohnya
Apa Itu Validasi: Arti Validasi Adalah, Konsep Validitas, dan Contohnya

Baca juga:

Dalam teori skor-murni klasikal, semakin skor perolehan mendekati skor murni maka semakin tinggi validasinya, demikian juga sebaliknya jika semakin jauh atau semakin besar perbedaaan skor perolehan dengan skor murninya maka semakin rendah validasinya.

Jika validasinya sangat rendah maka penelitian tersebut tidak sesuai dengan harapan atau terjadi error karena data yang diperoleh tidak tepat.

Tujuan dari validasi adalah untuk menghasilkan sebuah model yang representatif terhadap sistem kenyataannya serta meningkatkan kredibilitas model.

Validasi sering dikaitkan dengan verifikasi. Perbedaan diantara keduanya yaitu jika validasi adalah pembuktian kebenaran dari sesuatu. Contohnya validasi dalam proses produksi, validasi data penelitian kandungan limbah, validasi obat farmasi, dsb. Sedangkan verifikasi adalah konfirmasi dari sesuatu yang menjadi persyaratan.

Konsep Validitas

Beberapa literatur menyebutkan validasi dapat dikatakan sebagai validitas. Namun, literatur lain menyebutkan jika validasi adalah kegiatan untuk membuktikan suatu instrumen, maka validitas adalah tingkat kepercayaan terhadap kevalidan instrumen.

Untuk menemukan bukti sebagai validitas, maka ada beberapa pendekatan atau konsep validitas yang dibagi menjadi tiga yaitu, validitas isi, validitas konstruk, dan validitas empiris atau kriteria. Konsep validitas adalah sebagai berikut:

  1. Validitas Isi

Validitas isi yaitu untuk membuktikan seberapa jauh dalam sebuah uji untuk mengukur tingkat penguasaan terhadap isi atau konten tertentu yang seharusnya dikuasai untuk tujuan pembelajaran.

Bukti-bukti tersebut kemudian diproses dan dianalisis secara rasional atau menggunakan analisis logika, bukan berdasarkan perhitungan statistika.

Oleh sebab itu, validitas isi dinilai oleh orang yang ahli dibidangnya dengan menilai kisi-kisi uji tersebut sudah mewakili atau mencerminkan keseluruhan isi atau konten yang seharusnya dikuasai secara proporsional.

Contoh yang dinilai dalam validitas isi antara lain:

  • Tata bahasa
  • Definisi operasional variabel
  • Representasi sesuai dengan variabel yang diteliti
  • Jumlah soal
  • Format jawaban
  • Skala pada instrumen
  • Petunjuk pengisian instrumen
  • Waktu pengerjaan
  • Populasi sampel
  • Format penulisan
  • Pemberian nilai atau skor

Setelah melakukan uji validitas data isi kepada ahli, kemudian instrumen direview dan direvisi sesuai saran/masukan dari ahli. Instrumen dinyatakan valid secara isi tergantung dari ahli.

Ciri yang melandasi bahwa suatu instrumen telah valid adalah ahli sudah menyetujui instrument tersebut, baik secara isi maupun formatnya, tanpa ada koreksi. Oleh sebab itu, perlu direvisi jika ada perbaikan dari ahli hingga benar-benar valid (tanpa revisi).

  1. Validitas Konstruk

Validitas konstruk yaitu berfokus pada kualitas alat ukur yang menunjukkan hasil pengukuran yang sama dengan definisi konseptual (teoritis) yang sudah ada. Definisi setiap variabel harus jelas agar penilaian validitas konstruk menjadi lebih mudah.

Validitas konstruk biasa digunakan untuk instrumen yang berguna untuk mengukur variabel konsep, contohnya seperti: mengukur sikap, minat diri, gaya kepemimpinan, tes bakat, intelegensi, kecerdasan, emosional, dll.

Dalam menentukan validitas konstruk harus berdasarkan pada pendalaman teoritis yang tepat serta pertanyaan dan pernyataan instrumen sesuai. Dengan demikian, instrumen tersebut dikatakan valid secara validitas konstruk.

Pemahaman lainnya terhadap validitas konstruk adalah penilaian tentang seberapa baik pakar atau ahli menerjemahkan teori yang digunakan ke dalam alat ukur atau instrumen. Proses penelaahan teori dimulai dari perumusan teori, penentuan dimensi dan indikator, sampai kepada penulisan butir-butir instrumen.

Validasi konstruk ini juga berdasarkan proses analisis dengan komparasi (perbandingan) yang logis dan cermat.

  1. Validitas Kriteria

Validitas kriteria yaitu untuk mengukur perbandingan antara instrumen yang sedang dikembangkan dengan instrumen yang dianggap sebanding. Jenis validitas kriteria dibagi lagi menjadi 2, yaitu validitas kriteria prediktif dan validitas kriteria bersamaan.

Validitas kriteria prediktif adalah pengujian instrumen dan kriteria yang dilakukan dengan waktu yang berbeda sedangkan validitas kriteria bersamaan dilakukan dalam waktu yang sama. Dengan demikian, perbedaannya terletak pada waktu pengujian instrumen dan kriterianya.

Hasil dari uji instrumen dan kriterianya kemudian dihubungkan dengan analisis korelasi. Semakin tinggi nilai koefisien korelasinya menandakan kevalidan.

Contoh Validasi

Validasi memiliki pengertian yang luas serta dapat diterapkan dalam berbagai bidang akademisi. Contoh validasi data adalah sebagai berikut:

  • Validasi data aplikasi sistem informasi kependudukan, misalnya yaitu SIK. Ketika Anda menginput data misalnya tidak bisa menulis huruf lebih dari 20 karakter, harus dalam bentuk nominal, dsb. Aplikasi tersebut langsung divalidasi oleh sistem.
  • Validasi proses produksi dalam industri farmasi. Validasi proses produksi dapat dilakukan jika sudah dilaksanakan kualifikasi mesin/peralatan produksi/sarana penunjang serta telah dilakukan validasi metode analisa.
  • Validasi tes hasil belajar siswa seperti bentuk tes essay dan objektif (pilihan ganda, analisa hubungan, mencocokkkan, betul-salah) atau kombinasi keduanya yang kemudian validasi tersebut dinilai oleh ahli yaitu guru. Dengan adanya validasi tes hasil belajar untuk memenuhi kaidah instrument yang berkualitas.

Baca juga:


Demikian penjelasan mengenai pengetian validasi adalah, konsep atau pendekatan validitas serta contoh validasi. Dari definisi validasi tersebut, maka dalam prosesnya diperlukan analisis berpikir sehingga hasil yang diperoleh dapat dibuktikan kebenarannya. Semoga bermanfaat!

Induk Organisasi Renang Indonesia; Visi Misi, Tugas, dan Sejarahnya

Induk organisasi renang Indonesia adalah organisasi yang berkepentingan mengatur regulasi pertandingan, menerapkan aturan organisasi induk dunia sekaligus bertanggungjawab pada perkembangan olahraga renang di Indonesia.

Induk Organisasi Renang Indonesia Adalah?

Induk organisasi renang Indonesia adalah PRSI yang merupakan kependekan dari Persatuan Renang Seluruh Indonesia. Organisasi ini dirintis sejak masa sebelum Indonesia merdeka dengan berdirinya organisasi renang yang bersifat kedaerahan.

Induk Organisasi Renang Indonesia adalah
Induk Organisasi Renang Indonesia adalah PRSI

Sekarang, PRSI telah memiliki aspek legal yang dilakukan di hadapan notaris Irmawati Habie SH, Jl. Dewi Sartika No 1-2 Jakarta Timur Tanggal Akta pendirian induk organisasi renang Indonesia adalah 5 Maret tahun 2012.

Baca juga:

Sejarah Induk Organisasi Renang Indonesia

Sebelum dibentuk organisasi renang berskala nasional, sedikitnya ada empat organisasi renang kedaerahan yang lahir sebelum kemerdekaan, yaitu:

  1. Bandungse Zwembond lahir pada tahun 1917.
  2. West Java Swembond lahir pada tahun 1918
  3. Nederland Indische Zwembond lahir pada tahun 1924.
  4. East Java Zwembond lahir pada tahun 1927.

Keempat organisasi tersebut hanya bertanggungjawab pada olahraga renang di daerah masing-masing. Namun, kemudian terbentuk Zwembond Voor Indonesia sebagai organisasi renang yang bersifat nasional.

Sejarah Induk Organisasi Renang Indonesia
Sejarah Induk Organisasi Renang Indonesia

Zwembond Voor Indonesia ini berdiri pada masa penjajahan hingga tahun 1951. Pada tanggal 21 Maret 1951 terjadi konggres di Jakarta yang kemudian melahirkan PBSI atau Persatuan Berenang Seluruh Indonesia.

Induk organisasi renang Indonesia adalah sebuah organisasi resmi yang diketuai oleh Prof.dr.Poerwo Soedarmo untuk pertama kalinya.

Setelah perubahan nama dari Zwembond Voor Indonesia menjadi PBSI, organisasi ini kemudian mengadakan beberapa kali kongres yang semakin mengukuhkan posisinya.

  • Konggres I dilaksanakan pada tahun 1951 dengan hasil Prof.dr.Poerwo Soedarmo dipilih sebagai ketua umum.
  • Konggres II dilaksanakan pada tahun 1954 dengan hasil pengangkatan ketua baru, yaitu D.Soeprajogi.
  • Kongres III dilaksanakan di Cirebon dengan hasil penambahan tiga orang pengurus baru tanpa pergantian ketua umum.
  • Kongres IV dilaksanakan pada tahun 1957 dengan hasil pergantian nama dari PBSI menjadia PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia).

Kongres PRSI terus diadakan apabila terdapat permasalahan yang penting untuk diselesaikan atau minimal empat tahun sekali dalam rangka pemilihan pengurus baru. Pada saat ini, ketua umum induk organisasi renang Indonesia adalah Anindya Novyan Bakrie.

Induk organisasi renang Indonesia adalah anggota resmi FINA (Federation Internationale de Natation) sejak tahun 1952. Masuknya PBSI menjadi anggota FINA tidak lama setelah pembentukannya.

Visi dan Misi PRSI

Dikutip dari website resmi pbrsi.org, PRSI memiliki visi dan misi berikut ini:

  • VISI PRSI

Membangun Karakter dan Mengharumkan Nama Bangsa Melalui Olahraga Akuatik.

  • MISI PRSI

  1. Memasyarakatkan Olahraga Renang Sebagai Kebutuhan Hidup Dasar
  2. Menjadikan Olahraga Renang Sebagai Gaya Hidup Sehat
  3. Mendorong Lahirnya Atlet-Atlet Akuatik yang Berprestasi
  4. Merangkul Semua Pihak Dalam Mengembangkan Olahraga Akuatik
  5. Memastikan Perbaikan Kualtias SDM yang Merata di Semua Daerah

Tugas dan Wewenang PRSI

Sebagai induk organisasi renang Indonesia, PRSI memiliki tugas dan wewenang yang terangkum berikut ini:

  • Melakukan pelatihan dan pembinaan kepada para pelatih renang, baik dari tingkat regional maupun nasional.
  • Melakukan pelatihan dan pembinaan kepada para juri dan wasit, baik di tingkat regional maupun nasional. Tujuannya adalah untuk mencetak juri dan wasit renang yang mampu berkancah pada pertandingan nasional maupun internasional.
  • Berhak mendatangkan pelatih dari luar negeri apabila dirasa perlu untuk meningkatkan kemampuan para atlet.
  • Menyelenggarakan kejuaraan akuatik tingkat nasional, antara lain:
  • Kejurnas Renang
  • Kejurnas Loncat Indah
  • Kejurnas Renang Perairan Terbuka
  • Kejurnas Polo Air
  • Kejurnas Master
  • Kejurnas Renang Indah
  • Melaksanakan operasional keorganisasian dan mengatur regulasi pada olahraga renang yang sesuai dengan aturan FINA maupun Kemenpora.
  • Mengikuti kejuaraan renang di kancah Internasional.

Sejarah Induk Organisasi Renang Dunia

Bila induk organisasi renang Indonesia adalah PRSI, maka induk organisasi renang dunia bernama FINA. Organisasi ini dibentuk pada 19 Juli 1908 di Inggris, tepatnya di Manchester.

Sejarah Induk Organisasi Renang Dunia
Sejarah Induk Organisasi Renang Dunia – FINA

Pembentukan organisasi FINA bertepatan dengan penyelenggaraan Olimpiade London. Ada delapan negara yang mengukuhkan pendirin FINA, yaitu Belgia, Jerman, Denmark, Britania Raya, Perancis, Swedia, Hongaria, dan Finlandia.

Meskipun induk organisasi renang Internasional berdiri pada tahun 1908, namun sejatinya olahraga renang telah berkembang jauh sebelumnya. Bahkan, olahraga renang masuk sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di olimpiada pada tahun 1896 dan turut mengikuti beragam kejuaraan olahraga setelahnya.

Perkembangan organisasi FINA ini cukup pesat. Pada saat ini telah tergabung 197 organisasi renang dari berbagai negara. FINA sendiri bukan hanya mengikuti olimpiade, namun juga menyelenggara beberapa kejuaraan khusus renang yang berskala international.

Baca juga:


Pembahasan tentang induk organisasi renang adalah bagian dari pengetahuan di bidang olahraga yang sudah semestinya dipelajari. Dengan demikian, semoga bisa menginspirasi sahabat ukulele dan seluruh pemuda Indonesia untuk terus mengembangkan cabang olahraga yang satu ini.

Evaporasi Adalah; Pengertian, Proses, dan Faktor yang Mempengaruhi

Apa itu Evaporasi? Pengertian Evaporasi Adalah; Proses dan Faktor yang Mempengaruhi – Ada banyak fenomena alam yang menakjubkan di kehidupan ini, salah satunya adalah evaporasi. Apa itu evaporasi? apa yang dimaksud dengan evaporasi?

Mari kita simak artikel ukulele ini agar paham.

Apa itu Evaporasi? Pengertian Evaporasi Adalah, Proses dan Faktor yang Mempengaruhi
Apa itu Evaporasi? Pengertian Evaporasi Adalah, Proses dan Faktor yang Mempengaruhi

Evaporasi adalah salah satu dari fenomena alam tersebut. Bukan hanya menakjubkan, proses evaporasi ternyata juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan manusia.

Baca juga :

Nah, kali ini kita akan membahas tentang pengertian evaporasi, proses terjadinya, faktor yang mempengaruhi, dan contoh evaporasi dalam kehidupan.

Pengertian Evaporasi Adalah

Apa itu evaporasi? Menurut Wikipedia, evaporasi adalah proses perubahan molekul di dalam keadaan cair (contohnya air) dengan spontan menjadi gas (contohnya uap air). Proses ini adalah kebalikan dari kondensasi.

Umumnya, penguapan dapat dilihat dari lenyapnya cairan secara berangsur-angsur ketika terpapar pada gas dengan volume signifikan.

Evaporasi juga dikenal dengan istilah penguapan. Semua benda yang mengandung cairan, baik berwujud zat cair ataupun gas dapat mengalami evaporasi. Hal itu dapat terjadi karena adanya pemanasan sehingga cairan berubah wujud menjadi gas.

Prinsip-prinsip Evaporasi

Setelah mengetahui apa itu evaporasi, sekarang kita akan belajar tentang prinsip apa saja yang dapat menyebabkan suatu benda cair berubah wujud menjadi gas.

  1. Evaporasi adalah fenomena yang terjadi pada benda dengan permukaan besar. Contohnya laut, danau, sungai, rawa, atau bejana besar.
  2. Sesuai dengan pengertian evaporasi bahwa hal itu juga bisa terjadi pada benda atau lahan yang mengandung air.
  3. Pada proses penguapan, sisa panas dapat membentuk gelembung-gelembung air.
  4. Volume dan berat benda yang mengalami penguapan akan berkurang.
  5. Apabila penguapan terjadi di suatu lahan, maka dapat menyebabkan kekeringan.
  6. Evaporasi adalah suatu kejadian yang dapat dimanfaatkan untuk membuat bahan pangan seperti garam dan kerupuk.
  7. Evaporasi dapat terjadi karena pemanasan alam ataupun buatan.

Prinsip-prinsip di atas membuat Anda lebih mengerti tentang apa yang dimaksud dengan evaporasi. Namun, alangkah baiknya jika pengertian evaporasi itu diperdalam dengan mengenal faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Proses Terjadinya Evaporasi

Pengertian evaporasi adalah-Proses Terjadinya Evaporasi
Pengertian evaporasi adalah – Proses Terjadinya Evaporasi

Sumber : https://pendidikan.co.id/pengertian-evaporasi/

Evaporasi adalah suatu keadaan yang terjadi karena cairan pada sebuah molekul mendapatkan energi panas yang cukup dari lingkungan. Kemudian, molekul zat cair akan berubah menjadi uap (gas).

Apa yang dimaksud dengan evaporasi terjadi ketika tekanan uap lebih rendah dibandingkan dengan tekanan atmosfir. Apabila kondisinya berbalik, maka uap tersebut akan kembali ke bentuk cair. Proses tersebut dinamakan kondensasi.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Evaporasi

Evaporasi adalah perubahan wujud zat yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Ada faktor yang mempengaruhi secara langsung dan ada pula yang tak langsung.

Faktor-faktor yang mempengaruhi evaporasi secara langsung adalah berikut ini:

  • Suhu atau temperatur. Semakin tinggi suhu, maka semakin besar proses penguapan yang terjadi. Contohnya, semakin tinggi suhu lingkungan yang disebabkan oleh matahari, maka semakin cepat proses penguapan air tanah sehingga lahan menjadi kering dan retak. Contoh lain Evaporasi adalah ketika kita merebus air, maka semakin besar api akan mempercepat air mendidih dan kemudian mengalami penguapan.
  • Tekanan Uap. Penguapan akan semakin besar sejurus dengan tekanan uap yang meningkat.
  • Kecepatan angin. Evaporasi adalah kejadian yang juga dipengaruhi oleh angin. Semakin cepat angin berhembus, maka molekul udara juga cepat bergerak.
  • Kelembaban udara. Apabila udara semakin lembab, maka akan menurunkan suhu sekitar sehingga penguapan terjadi lebih lambat.
  • Sinar matahari. Lamanya penyinaran matahari dan intensitas radiasi matahari sangat mempengaruhi proses evaporasi. Hal ini dikarenakan matahari merupakan sumber cahaya dan panas bumi yang utama.

Selain faktor-faktor di atas, evaporasi adalah proses perubahan wujud zat yang dipengaruhi oleh faktor tak langsung berikut ini:

– Ketinggian Tempat. Semakin tinggi tempat, maka semakin rendah suhunya sehingga proses terjadinya evaporasi lebih lambat.

– Letak Lintang. Letak lintang menentukan intensitas radiasi matahari sehingga berdampak pada proses evaporasi secara tak langsung.

Jenis-jenis Evaporasi Adalah

Evaporasi adalah perubahan dari zat cair ke zat gas yang memiliki tiga jenis berdasarkan proses terjadinya. Berikut pemaparan lengkapnya:

1. Submerged Combustion Evaporator

Teknik pemanasan pada jenis evaporasi ini adalah dengan memberikan nyala api di bawah permukaan cairan. Gas yang panas itu kemudian bergelembung dan melewati cairan.

2. Diret Fired Evaporator

Sesuai dengan namanya, jenis evaporasi ini dipanaskan secara langsung. Api dan pembakaran gas kemudian dipisahkan oleh sebuah permukaan dinding besi dari cairan yang mendidih.

3. Steam Heated Evaporator

Jenis ini menggunakan pemanasan stero, yang mana pada satu sisi permukaan dikondensasi menjadi sumber panas, kemudian dialihkan melalui pembatas menuju cairan yang mendidih.

Rumus Evaporasi

Evaporasi adalah penguapan yang dapat dihitung dari rumus berikut ini:

ET – P – (R+S)

Keterangan:

ET: Evapotranspirasi

P: Presipitasi atau hujan

R: Lari

S: Simpanan Lengas Tanah

Contoh Evaporasi

Contoh-contoh evaporasi adalah sebagai berikut:

1. Berkeringat merupakan salah satu contoh evaporasi yang paling mudah dirasakan. Pada saat kita melakukan aktivitas berat, maka akan mengeluarkan cairan keringat di permukaan tubuh. Penguapan cairan keringat disebabkan kelebihan energi panas dari dalam tubuh.

2. Hujan juga merupakan contoh evaporasi yang lain. Pertama, air dari permukaan bumi akan berubah menjadi uap karena adanya energi panas matahari. Uap air tersebut disimpan oleh awan. Apabila kapasitas awan telah penuh, maka uap air akan diturunkan kembali dalam bentuk hujan (cairan). Proses turunnya hujan ini disebut kondensasi.

3. Menjemur pakaian. Pakaian yang mengandung zat cair dipanaskan di bawah terik matahari. Energi panas matahari akan mengubah zat cair di pakaian menjadi gas. Akibatnya, pakaian menjadi kering dan beratnya berkurang.

4. Merebus air. Semula air bersuhu dingin, kemudian suhunya meningkat karena adanya panas dari api. Setelah mencapai titik didihnya, air tersebut akan berubah menjadi uap air secara perlahan. Apabila Anda tidak mematikan api setelah air mendidih, maka air tersebut akan habis berubah menjadi uap.

5. Pembentukan garam dapur juga merupakan contoh evaporasi. Kristal garam didapat dari air laut terkena panas matahari dan angin.
Kelebihan dan Kekurangan Evaporasi

Pengertian evaporasi adalah-Pembentukan garam dapur
Pengertian evaporasi adalah – Pembentukan garam dapur

Evaporasi adalah sebuah proses yang punya kelebihan dan kekurangan. Berikut ini kami paparkan kelebihan dari proses evaporasi:

1. Evaporasi dimanfaatkan untuk membuat lemari pendingin.

2. Mengurangi kadar air dalam makanan sehingga lebih awet.

3. Dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai jenis makanan. Contohnya kerupuk yang mengalami proses evaporasi saat penjemuran dan kue yang mengalami proses evaporasi dalam oven.

4. Evaporasi adalah proses yang dapat mengurangi berat suatu barang. Hal ini dapat bermanfaat untuk proses pengiriman.

5. Mengurangi demam pada orang yang sakit. Cairan pada kain kompret menguap karena pengaruh suhu tinggi.

6. Mengeringkan hasil pertanian sehingga bisa dilakukan proses berikutnya. Contoh: padi dijemur hingga kering lalu digiling.

Evaporasi adalah proses yang juga memiliki kekurangan berikut ini:

1. Menghilangkan sebagian atau seluruh zat gizi yang terkandung di dalam makanan.

2. Merusak bahan kain tertentu. Biasanya kualitas warna dan serat kain jadi menurun.

3. Memerlukan biaya dalam prosesnya (untuk evaporasi buatan).

4. Meningkatkan resiko korosif.

Baca juga :


Demikian pembahasan mengenai apa itu evaporasi, prinsip, faktor yang mempengaruhi, jenis-jenis, rumus, kelebihan, hingga contoh evaporasi. Dari uraian di atas, kami harap Anda bisa memahami dengan baik apa yang dimaksud dengan evaporasi karena evaporasi adalah sebuah proses yang bisa dimanfaatkan untuk kehidupan manusia.