Contoh Laporan Akhir PKM-M Didanai [Lengkap]

Contoh Laporan Akhir PKM-M Didanai – Hai sahabat Ukulele. Pasti diantara pembaca sudah tidak asing dengan Program Kreativitas Mahasiswa atau biasa disebut PKM.

Contoh Laporan Akhir PKM-M Didanai
Contoh Laporan Akhir PKM-M Didanai (Lengkap)

PKM merupakan suatu wadah (kompetisi) yang dibentuk oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dalam upaya menjaring potensi mahasiswa dalam menerapkan ilmunya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada.

Nah, pada kesempatan ini kami akan bagikan kepada teman-teman contoh laporan akhir PKM-M didanai. Anda pun bisa mendownload dokume laporan akhir PKM-M ini secara lengkap 🙂

Contoh Laporan Akhir PKM M [Lengkap]

 

Lambang dan Logo ITS - Institut Teknologi Sepuluh Nopember

 

LAPORAN AKHIR

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

PELAGIAT (Pengenalan Adat Istiadat Berbasis Game Edukasi untuk Anak Nusantara) di Surabaya

BIDANG KEGIATAN:

PKM-M

Diusulkan oleh :

  1. Trikuncoro  (2211100198)   Angkatan 2011

            Reza Zhafiri   (2211100037)   Angkatan 2011

            Beny Setiyadi Hidayat   (2211100080)   Angkatan 2011

            Muhammad Haekal Maulana   (2211100173)   Angkatan 2011

            Kemas Roby Firmansyah  (2212100030)   Angkatan 2012

 

INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

SURABAYA

2013


A. LATAR BELAKANG

Indonesia ialah negara yang memiliki kebudayaan terbanyak di seluruh dunia. Mulai dari sabang hingga merauke, setiap wilayah memiliki budaya serta adat masing-masing. Masing-masing dari kebudayaan saling menjunjung tinggi harkat dan martabat negeri ini. Karena mereka memiliki ideologi yang sama yaitu bhineka tunggal ika yang berarti berbeda beda tetapi tetap satu jua. Ideologi inilah yang mempertahankan negeri ini tetap tegak utuh dan bahkan merebut kemerdekaan yang telah dirampas penjajah dengan tangan sendiri. Bermodal ideologi ini juga, terdapat banyaknnya perbedaan dari suku, adat istiadat, agama, dan bahasa melebur menjadi satu juga.

Di tanah air ini banyak pula wisatawan asing yang terkesan dengan budaya-budaya yang tersebar di penjuru negeri. Mereka terpukau oleh keluhuran dan kesopan-santunan yang dimiliki rakyat di indonesia, serta keindahan alam yang ada. Sehingga setiap tahunnya mengalami peningkatan wisatawan asing. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia selama April 2012 mencapai 626.100 orang, naik 2,96 persen dibanding April 2011 sebanyak 609.093 orang. (http://www.antaranews.com/berita/313708/bps-jumlah-turis-april-2012-naik).

Akan tetapi banyak kebudayaan Indonesia ini mulai terkikis hari demi hari. Para generasi muda telah kehilangan akan rasa kepemilikan budaya masing-masing. Tidak adanya media yang mengimplementasikan budaya secara maksimal dan mencukupi kebutuhan generasi muda dalam pengetahuan budaya nusantara ini makin mendukung lunturnya antusiasme generasi muda akan kebudayaan.  Maka dari itu dibutuhkan suatu media untuk mengatasi krisis budaya yang dialami pada saat ini. Sehingga budaya di Indonesia dapat terjaga dan tidak terkikis oleh budaya asing.

B. RUMUSAN MASALAH

Perkembangan jaman semakin cepat, dan budaya luar mulai masuk perlahan lahan ke dalam jiwa bangsa Indonesia. Dalam salah satu artikel kompasiana menyebutkan bahwa, “masuknya budaya Barat ke Indonesia disebabkan salah satunya karena adanya krisis globalisasi yang meracuni Indonesia. Pengaruh tersebut berjalan sangat cepat dan menyangkut berbagai bidang kehidupan. Tentu saja pengaruh tersebut akan menghasilkan dampak yang sangat luas pada sistem kebudayaan masyarakat.

Begitu cepatnya pengaruh budaya asing tersebut menyebabkan terjadinya goncangan budaya(culture shock), yaitu suatu keadaan dimana masyarakat tidak mamapu menahan berbagai pengaruh kebudayaan yang datang dari luar sehingga terjadi ketidakseimbangan dalam kehidupan masyarakat yang bersangkutan. Adanya penyerapan unsur budaya luar yang di lakukan secara cepat dan tidak melalui suatu proses internalisasi yang mendalam dapat menyebabkan terjadinya ketimpangan antara wujud yang di tampilkan dan nilai-nilai yang menjadi landasannya atau yang biasa disebut ketimpangan budaya”. (http://sosbud.kompasiana.com/2011/08/09/ dampak-masuknya-budaya-asing-barat-terhadap-budaya-bangsa-indonesia/). Sehingga dibutuhkan suatu media yang dapat mempertahankan kebudayaan Indonesia.

Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menggunakan game edukasi, karena dengan mengenalkan budaya melalui game edukasi akan menarik minat dan antusiasme dari generasi muda khususnya anak-anak. Oleh karena itu diharapkan sosialisasike masyarakat dapat tersampaikan dengan mudah dikarenakan familiarnya anak anak jikalau dikenalkan dengan sebuah game yang menarik.

Baca juga :

C. TUJUAN

Mengenalkan budaya-budaya Indonesia dengan game komputer berbasis pemrograman flash yang inspiratif, agar anak dapat bermain sekaligus belajar tentang budaya-budaya indonesia.

Dengan game ini diharapkan generasi muda dapat mempertahankan budaya Indonesia dari berbagai pengaruh kebudayaan yang datang dari luar.

D. LUARAN YANG DIHARAPKAN

  1. Game Aplikasi yang unik.
  2. Training game.
  3. Anak-anak mampu belajar dan mengenali budaya Indonesia dengan lebih mudah dan menyenangkan.
  4. Mempertahankan budaya Tanah Air terhadap budaya luar.
  5. Dapat diunduh oleh siapapun dan di manapun.

E. KEGUNAAN

Kegunaan yang diinginkan dalam karya tulis ini adalah:

  1. Anak anak dengan mudah belajar adat istiadat yang ada di Indonesia.
  2. Membantu menunjang mata pelajaran PKn.
  3. Menarik anak-anak untuk lebih cinta budaya sendiri.
  4. Sebagai salah satu kontribusi dalam pelestarian budaya Indonesia.

F. GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN

Game pada umumnya menyenangkan semua lapisan masyarakat. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa pun sangat akrap dengan yang namanya game. Porsi game untuk anak-anak dengan remaja pun berbeda. Anak-anak lebih suka yang bernuansa fun sedangkan remaja dan dewasa lebih suka yang bernuansa menegangkan. Game untuk anak-anak inilah yang paling banyak beredar di pasaran. Game yang beredar inipun berasal dari luar negri sehingga kerap sekali budaya yang tidak selayaknya diadopsi oleh generasi penerus bangsa.

Maka dari itulah, sasaran  kami ialah SD Muhammadiyah 4. SD Muhammadiya 4 memiliki lingkunag bersih dengan keadaan belajar mengajar yang disiplin. SD ini tergolong menengah ke atas dengan fasilitas lengkap. Siswa-siswa SD tersebut aktif dan kooperatif. Disamping itu, anak-anak di SD Muhammadiyah 4 ini tergolong cerdas, ada beberapa anak yang memiliki prestasi di tingkat Nasional maupun Internasional.

SD Muhammadiyah 4 beralamat di Jl. Pucang Anom Mo.93 Surabaya. SD ini termasuk dalam wilayah pusat kota Surabaya dan mudah di jamah oleh angkutan umum.

Contoh Laporan Akhir PKM M - Gambar Bangungan SD Muhammadiyah 4 Surabaya
Gambar Bangungan SD Muhammadiyah 4 Surabaya

G. Metode Pelaksanaan

Contoh Laporan Akhir PKM M - Gambar 1. Blok Diagram Metodologi Pelaksanaan
Gambar 1. Blok Diagram Metodologi Pelaksanaan

Tahapan pra pengiriman proposal

Tabel 1. Tahapan pra Pengiriman Proposal

KegiatanTujuanOutput
Pengumpulan informasiMencari berbagai informasi yang berkaitan erat dengan kemunduran kebudayaan Indonesia sampai hal yang melatarbelakangi kemunduran tersebut. Mencari solusi atas kemunduran kebudayaan Indonesia dan mengimplementasikan kepada masyarakat. Masyarakat sasaran dalam program ini adalah anak-anak Sekolah Dasar. Dengan memenuhi tuntutan kebutuhan anak-anak di jaman sekarang.Mendapatkan informasi yang akurat
Identifikasi permasalahanMengidentifikasi masalah keterkinian yang dibutuhkan anak-anak pada masa sekarang. Mencari solusi dari permasalahan tersebut sesuai dengan kebutuhan anak-anak mada masa kini.Solusi atas kemunduran wawasan kebudayaan.
PembelajaranMelaksanakan studi literatur di berbagai media. Studi literatur ini dimaksudkan untuk memperkuat kebutuham masyarakat sasaran. Tidak hanya itu, dengan mengidentifikasi anak-anak di usia 7-12 tahun umumnya didapati kebiasaan yang seragam. Menemukan solusi game sebagai media penyampaian.

Tahapan pasca pengiriman proposal

Tabel 2. Tahapan PascaPersetujuan Proposal

KegiatanTujuanOutput
Persiapan TotalPersiapan mulai dari teknis, opersional sampai persiapan tahap evaluasinya nanti. Dengan mempersiapkan kebutuhan yang akan diperlukan ditahap selanjutnya sampai evaluasi, maka perincian sangatlah diperlukan agar dalam pelaksanaan nanti tidak terjadi kekurangan maupun kelebihan dalam suatu angaran pembelanjaan.List anggaran belanja.
Pembuatan DesainPembuatan game edukasi yang berlandaskan kebudayaan Indonesia memerlukan berbagai macam aspek, mulai dari desain grafis, background dan sound yang akan digunakan. Setelah desain terpenuhi maka pembuatan aplikasi game pun dapat berjalan dengan mudah.Desain game seperti: pakaian adat, rumah adat, dan makanan daerah.
Pembuatan GameGame ini terdiri dari empat (4) permainan utama dan dengan dua (2) permainan bonus. Desain dibuat familiar dengan game-game yang ada. Tata letak tampilan, cara permainan, dan setingan game itu sendiri. Game aplikasi dan manual book
Launching GamePada tahap ini akan dilaksanakan peluncuran sekaligus sosialisasi tahap awal kepada masyarakat tujuan sebagai langkah pengenalan game ini untuk mendukung penyebaran game ini kedepannya. Dari launching ini, diharapkan dpat mempermudah pengenalan game ini ke masyarakat sasaran.Pengenalan pada masyaraakat secara umum melalui berbagai media.
Pemberian seminar ke masyarakat tujuanDalam serangkaian proses penerapannya ke masyarakat akan didukung dengan pemberian seminar terkait informasi mengenai game itu sendiri serta manfaat dan efek yang dapat diberikan dengan adanya game tersebut bagi kehidupan masyarakat tujuan nantinya. Pemberian seminar dan pelatihan kid di mitra.
Penyebaran Game
Proses penyebaran akan berawal dari pengenalan game pada sekolah-sekolah mitra yang menjadi tujuan dari program ini. Bermula di sana dan kemudian akan lebih diperluas dengan memaksimalkan peran dunia maya. Diusahakan nantinya game ini akan di-upload ke suatu server dan akan disebar luaskan agar siapa saja bisa menggunakan dan menikmati game ini.
Mengupload dan dijadikan open source.
EvaluasiSetelah berjalan beberapa lama, akan dilakukan evaluasi terhadap game yang diharapkan dapat menjadi acuan untuk terus meningkatkan kualitas dari game ini. Nantinya akan ditinjau bagaimana performa game dan akan disesuaikan dengan situasi yang sedang hadir dimasyarakat. Selain itu akan dilakukan pengupdatean dari versi game yang sebelumnya menjadi versi yang lebih baru agar nantinya konsumen tidak jenuh dengan game ini dan memiliki antusisasme yang positif untuk memainkan game ini. Pengupdatean ini meliputi tampilan dari tatap muka game secara umum maupun penambahan detail yang lebih baru dan juga pembaharuan dalam game bonus yang juga merupakan bawaan dari game utama.Perbaikan untuk tahap pasca PKM selesai. Meng-Update aplikasi.

Pelaksanaan Program

Jadwal Faktual Pelaksanaan

Tabel 3. Jadwal Pelaksanaan Program

Jadwal Pelaksanaan Program

Dari pelaksanan program ini kami berbeda dari rancangan pelaksanaan program sebelum pendanaan. Hal ini disebabkan oleh beberapa factor yang diantaranya ialah keterlambatan turunnya dana hingga 5 bulan, terbenturnya jadwal dengan kegiatan perkuliahan (UTS dan UAS), serta Dosen Pembimbing kami sempat cuti karna sakit hingga satu semester.

Instrumen Pelaksana

Instrumen Pelaksana program kami ialah paket Game PELAGIAT. Paket ini berisikan CD yang berisikan Software Game dan Manual Book. Selain itu kami juga memberikan pengetahuan kepada guru dan petugas lab computer tentang keseluruhan Game ini. Sehingga anak-anak dapat bermain di lab computer maupun di rumah. Sehingga penanaman cinta kepada tanah air tidak terputus dalam program saja, akan tetapi dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun.

Rancangan dan Realisasi Biaya

Tabel 2. Rancangan Biaya Setelah Pendanaan

Realisasi Biaya PKM

Pemasukan (DIKTI)Rp 10.700.000
PengeluaranRp 10.116.164
SALDORp 583.836

Dana dari saldo ini akan kami gunakan untuk penyusunan Laporan Akhir dan untuk memperbaiki game di versi lebih tinggi yaitu HTML 5 agar nantinya dapat lebih mudah dimainkan di Operating Sistem Android, IOS, Maupun Windows RT. Disamping itu kami juga akan mengalokasikan dana untuk persiapan Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) 2013 di Mataram.

Hasil dan Pembahasan

Dalam melaksanakan program pengabdian masyarakat ini kami memakan waktu waktu 5 bulan 3 minggu dihitung dari diumumkannya lolos pendanaan dari DIKTI di minggu pertama bulan Februari hingga berakhir pada MONEV DIKTI pada minggu ke tiga bulan Juli. Tujuan dari program ini ialah untuk miningkatkan wawasan nusantara kepada masyarakat tentang kearifan budaya Indonesia. Sehingga, budaya ini tidak terkikis oleh budaya asing dan yang paling utama ialah untuk mencegah pengeklaiman budaya oleh Negara tetangga.

Untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan siswa siswi tentang kebudayaan daerah, maka kami melakukan pree test untuk mengukur sejauh mana pengetahuan mereka. Dan kami juga melakukan post test yang bertujuan untuk mengukur perubahan sebelum dan setelah mengikuti program pengabdian masyarakat ini.

[Hasil dan Pembahasan selengkapnya bisa Anda lihat di file DOC Contoh Laporan Akhir PKM-M di bawah artikel ini]

Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan

  1. Game PELAGIAT ialah salah satu media untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada masyarakat Indonesia kepada setiap kalangan khususnya anak-anak.
  2. Media penunjang mata pelajaran IPS dan PKn, sehingga dapat membantu kegiatan belajar mengajar di bangku sekolah.
  3. Peningkatan dari 47% hingga menjadi 77% membuktikan bahwa siswa-siswi telah tahu dan mengerti tentang berbagai adat di Indonesia.
  4. Dengan adanya Game PELAGIAT ini membantu pemerintah dalam melestarikan budaya Indonesia, sehingga di kehidupan mendatang kekayaan ini tidak akan luntur maupun terkikis oleh perkembangan jaman.

Saran

  1. Di perlukan paten hak cipta untuk program ini. Hal ini dilakukan untuk menghindari plagiatisme jika sewaktu-waktu karya kami ditiru, sehingga kami memiliki kekuatan hukum.
  2. Di buatnya versi Android (HTML 5) yang nantinya dapat dimainkan di berbagai interface seperti Laptop, Komputer, Tablet, dan Smart Phone.
  3. Dilengkapinya dengan kekayaan indonesia yang lain, seperti: tarian adat, senjata daerah, dan makanan khas daerah. Hal ini akan menunjang wawasan nusantara pemain (gamer) sehingga membantu mensukseskan tujuan dari game ini.

Dibuatnya versi bahasa inggris. Harapan dari versi ini ialah untuk meng-Internasionalkan game ini. Selain itu mengenalkan budaya indonesia kepada dunia sehingga budaya Indonesia tidak diaku atau dicuri oleh bangsa lain.

Lampiran

[Lihat selengkapnya di file Ms. Word Contoh Laporan Akhir PKM-M di bawah]

Baca juga :


Download File Contoh Laporan Akhir PKM-M DOC & PDF

Selanjutnya Anda bisa mendownload file contoh laporan akhir PKM-M ini secara gratis (Format Word dan PDF).

Berikut adalah previewnya :

Download Contoh Laporan Akhir PKM-M Didanai Lengkap :


Semoga contoh laporan akhir pkm-m pdf & doc yang kami bagikan pada postingan ini bermanfaat ya.

Tetap semangat dalam mengerjakan LPJ-an! Hehehe.

Pengertian, Jenis, dan Contoh Abstrak di Berbagai Karya Tulis Ilmiah

Contoh Abstrak; Pengertian, Jenis, dan Cara membuatnya – Saat Anda membaca suatu karangan karya tulis ilmiah seperti jurnal ilmiah, skripsi, disertasi, tesis, laporan penelitian seringkali Anda temukan abstrak di dalamnya. Abstrak ini dapat dilihat berada di awal muka suatu karya tulis.

Pengertian, Jenis, dan Contoh Abstrak di Berbagai Karya Tulis Ilmiah
Pengertian, Jenis, dan Contoh Abstrak di Berbagai Karya Tulis Ilmiah

Sebenarnya apa itu abstrak?, apa fungsi dan ciri-ciri abstrak?, bagaimana cara membuat abstrak?, dan apa saja contoh abstrak dalam berbagai jenis karya tulis?. Semuanya akan kami rangkum dalam pembahasan materi artikel kali ini.

Pengertian Abstrak

Abstrak adalah informasi penting yang mengandung semua isi karya ilmiah secara spesifik sehingga pembaca dapat dengan mudah mengidentifikasi isi secara cepat dan akurat.

Abstrak selalu mewakili keseluruhan isi dari karya ilmiah, oleh karenanya dalam pembuatan abstrak memerlukan ketelitian dan kejelasan makna dengan baik.

Hal tersebut penting karena berdasarkan fungsinya, abstrak ini memudahkan pembaca untuk mengetahui maksud penulis secara keseluruhan sehingga pembaca dapat memilih akan melanjutkan membacanya secara lengkap ataupun tidak.

Abstrak sering disama artikan dengan ringkasan, summary, ataupun sinopsis karena sama-sama merupakan ringkasan singkat dari isi karya ilmiah yang terdapat tema yang dibahas, rumusan masalah, metode untuk menyelesaikan masalah, hasil serta kesimpulan singkat dari karya ilmiah.

Oleh sebab itu, yang membedakan abstrak dengan yang lainnya yaitu abstrak mengandung totalitas dari suatu karya tulis ilmiah.

Fungsi abstrak secara umum yaitu, menghemat waktu pembaca, dapat dipahami dengan menggunakan bahasa universal (bahasa inggris).

Hal ini akan memudahkan pembaca yang tidak satu bahasa dengan penulis, memudahkan penelusuran pencarian saat publikasi informasi, menghindari duplikasi dan plagiarisme penelitian, serta alat untuk membuat review.

Jenis Abstrak

Abstrak memiliki berbagai jenis dan umumnya terdapat dua yaitu :

  1. Abstrak informatif, dan
  2. Abstrak indikatif.

Abtrak informatif adalah abstrak yang menyajikan berbagai informasi baik yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif.

Abstrak informatif memiliki kandungan yang lebih jelas dan lengkap karena abstrak ini dimaksudkan untuk pembaca yang tidak dapat mengakses karya aslinya.

Abstrak indikatif berkebalikan dengan abstrak informatif, yaitu menyajikan isi yang tidak terlalu spesifik dan bersifat umum dibandingkan dengan yang informatif. Oleh sebab itu, abstrak indikatif ini diaplikasikan pada jenis karya ilmiah seperti esai, prosiding, makalah, dsb.

Langkah Menyusun Abstrak

Dalam penyusunan abstrak, langkah-langkah yang dilakukan yaitu :

  1. Membaca naskah dengan tuntas,
  2. Mencatat poin penting,
  3. Membuat konsep,
  4. Mengeditnya,
  5. Abstrak dibuat setelah dokumen telah selesai.

Jadi, meskipun abstrak ada di pra halaman namun, pembuatannya adalah yang paling terakhir karena isinya harus mengandung unsur yang penting dalam setiap babnya.

Apa itu Kata Kunci / Keyword Abstrak

Dari naskah yang sudah dibaca, dapat Anda tentukan kata kunci. Kata kunci adalah poin penting dari topik yang ada di dokumen. Kata kunci juga dapat berisi variabel penelitian.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Menyusun Abstrak

Hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan abstrak yaitu:

  • Hanya dibuat dalam satu alinea,
  • Menggunakan kalimat yang sederhana dan singkat (tidak berbelit-belit),
  • Tidak memasukkan judul di dalam abstrak,
  • Memiliki keterkaitan antara kalimat satu dengan yang lainnya sehingga bersifat padu.

Berapa Jumlah Kata dalam Abstrak?

Yap, pertanyaan ini sering kali muncul. Berapa jumlah kata abstrak?

Dalam penyusunan abstrak, umumnya jumlah kata dalam abstrak ada yang terdiri dari 100 kata, 200 kata sampai 250 kata.

Baca juga :

Contoh Abstrak di Berbagai Karya Tulis Ilmiah

Setelah Anda memahami tentang konsep abstrak, berikut di bawah ini adalah contoh abstrak skripsi, karya ilmiah, makalah, jural, penelitian, artikel, dan bahasa inggris.

NOTE : Anggap saja text alignment-nya justify ya. Hehehe.

#1. Contoh Abstrak Skripsi

Contoh abstrak skripsi tentang pengaruh dosis koagulan dan waktu pengadukan lambat terhadap konsentrasi TSS dan kekeruhan adalah sebagai berikut.


ABSTRAK

Sumber: Wenny Nurmalita Yanti

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi dosis koagulan bittern, variasi waktu pengadukan lambat, interaksi dosis dan waktu pengadukan lambat serta hasil penurunan konsentrasi TSS pada limbah cair pengolahan ikan asap dibandingkan dengan baku mutu. Metode yang digunakan pada penelitian adalah koagulasi-flokulasi dengan menggunakan Jartest. Pengambilan sampel menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan desain percobaan sebanyak 10 dan pengulangan 3 kali sehingga total 30 perlakuan. Variasi pertama adalah variasi dosis koagulan (0, 10%, 20%, dan 30%) dan variasi kedua adalah variasi waktu pengadukan lambat (0, 15 menit, 30 menit, dan 45 menit). Data selanjutnya melewati analisis uji normalitas dan homogenitas. Data yang normal dan homogen dianalisis Two Way Anova menggunakan SPSS dilanjutkan dengan uji Duncan jika menunjukkan ada beda setelah diuji Two Way Anova, sedangkan data yang tidak normal dianalisis dengan uji Friedman. Pengukuran konsentrasi TSS menggunakan metode gravimetri, sedangkan kekeruhan menggunakan metode nefelometri. Hasil penelitian menunjukkan dosis koagulan memiliki perbedaan terhadap konsentrasi TSS dan kekeruhan dengan efisiensi persentase penurunan TSS tertinggi 90,63% pada dosis 10% dan kekeruhan 79,21% pada dosis 30%. Waktu pengadukan lambat hanya menunjukkan ada beda pada nilai kekeruhan dengan waktu terbaik 45 menit. Interaksi kedua variasi dosis dan waktu pengadukan lambat terhadap TSS tidak ada karena nilai signifikansi > 0,05 sedangkan untuk konsentrasi kekeruhan tidak dapat dianalisis uji interaksinya karena data tidak normal dan homogen. Kombinasi TSS dan kekeruhan menghasilkan dosis optimum sebesar 10% dengan waktu 45 menit. Berdasarkan baku mutu Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 tahun 2013 konsentrasi TSS belum memenuhi baku mutu yang ditetapkan.

Kata kunci: dosis koagulan, kekeruhan, koagulan bittern, TSS, waktu pengadukan lambat


#2. Contoh Abstrak Karya Ilmiah

Contoh abstrak karya ilmiah tentang kajian efisiensi pengolahan limbah cair adalah sebagai berikut.


ABSTRAK

Perkembangan di sektor industri, selain memberikan dampak positif seperti meningkatkan pendapatan dan perekonomian masyarakat, tetapi juga memberikan dampak negatif yang berupa limbah industri yang bila tidak dikelola dengan baik dan benar akan mengganggu keseimbangan lingkungan dan pencemaran lingkungan. Oleh sebab itu, tujuan umum karya ilmiah ini untuk mengetahui efisiensi pengolahan limbah cair sedangkan tujuan khususnya untuk mengetahui sumber dan proses serta mengidentifikasi limbah cair perusahaan X berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur No.72 Tahun 2013. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara, dan data sekunder dari perusahaan sedangkan untuk analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus perhitugan efisiensi pada limbah cair. Hasil menunjukkan bahwa sumber limbah cair berasal dari proses boiler dan laboratorium. Proses pengolahan limbah cair di perusahaan X dimulai dari bak koagulasi-flokulasi, tangki sedimentasi, filtrasi menggunakan karbon aktif kemudian terakhir yaitu kolam ikan sebagai bioindikator pencemaran air limbah. Berdasarkan proses pengolahan air limbah tersebut, efisiensi penurunan tertinggi yaitu pada parameter TSS sebesar 95% sedangkan efisiensi terendah yaitu parameter TDS sebesar 25%. Namun meskipun efisiensinya kecil, setiap parameter pencemar tersebut memiliki nilai yang masih memenuhi Peraturan Gubernur Jawa Timur No.72 Tahun 2013.

Kata kunci: efisiensi, limbah cair, perusahaan, pengolahan, sumber limbah


 #3. Contoh Abstrak Makalah

Contoh abstrak makalah tentang pendidikan karakter adalah sebagai berikut.


ABSTRAK

Pendidikan karakter di semua lini masyarakat sangat penting dilakukan. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu sumber daya manusia dan pendidikan di Indonesia. Dengan banyaknya kasus dan fenomena yang akhir-akhir ini terjadi di masyarakat terkait perilaku anak-anak bangsa yang tidak bermoral atau beretika, maka akhirnya upaya upaya pembentukan karakter menjadi topic yang perlu didiskusikan. Upaya pembentukan karakter sebenarnya telah dicanangkan sejak zaman dahulu, namun dalam prakteknya jarang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan pembelajaran pendidikan karakter bagi generasi penerus bangsa, khususnya bagi pendidik bangsa yaitu guru. Dengan terbentuknya karakter yang kuat terkait moralitas dan norma, diharapkan akan mampu menjadi inspirator bagi murid untuk mewujudkan pendidikan karakter di Indonesia.

Kata kunci: karakter, murid, guru, pendidikan


#4. Contoh Abstrak Jurnal

Dalam pembuatan abstrak jurnal biasanya lebih singkat dibandingkan dengan abstrak pada skripsi. Hal tersebut karena pada umumnya abstrak jurnal hanya berisi tujuan, metode dan kajiannya. Contoh abstrak jurnal tentang pemanfaatan bittern untuk menurunkan parameter TSS adalah sebagai berikut.


ABSTRAK

Limbah cair proses pencucian pada industri pengolahan ikan mengandung zat pencemar yang kadarnya melebihi baku mutu. Oleh sebab itu, diperlukan pengolahan sebelum dibuang ke badan air. Jurnal penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas koagulan tawas dalam menurunkan kadar TSS limbah cair. Tawas mengandung ion yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai koagulan. Penelitian ini dilakukan dengan penambahan tawas sebanyak 10%, 20%, 30%, dari volume limbah cair yang digunakan. Selanjutnya dilakukan proses jartest, dengan kecepatan pengadukan cepat 80 rpm selama 5 menit, dilanjutkan dengan pengadukan lambat 50 rpm selama 15, 30, 45. Hasil paling efektif diperoleh pada waktu pengadukan 45 menit dengan penambahan koagulan sebesar 30%.

Kata kunci : tawas, koagulan, limbah cair pengolahan ikan


#5. Contoh Abstrak Penelitian

Contoh abstrak penelitian tentang persebaran penyakit diabetes adalah sebagai berikut.


ABSTRAK

Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan jenis tipe yang banyak diderita hampir 90% di dunia. Penderita penyakit ini membutuhkan perawatan dan pengobatan jangka panjang. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dan aktivitas fisik terhadap kualitas hidup penderita. Jenis penelitian adalah observasional analitik sedangkan populasi penelitian adalah semua penderita yang ada di puskesmas X mulai dari bulan Januari-Desember. Besar sampel sebesar 150 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Variabel yang diteliti adalah usia dan jenis kelamin responden, dukungan keluarga, serta aktivitas fisik. Hasil uji penelitian dengan menggunakan metode chi square menunjukkan variabel yang berhubungan signifikan dengan kualitas hidup penderita adalah dukungan keluarga, dan akivitas fisik sedangkan untuk variabel karakteristik responden (usia dan jenis kelamin) tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kualitas hidup Diabetes Melitus Tipe 2.

Kata kunci: aktivitas fisik, dukungan keluarga, diabetes mellitus tipe 2, kualitas hidup


#6. Contoh Abstrak Artikel

Contoh abstrak artikel tentang dampak penggunaan handphone adalah sebagai berikut.


ABSTRAK

Di era digital saat ini handphone sudah banyak dimiliki masyarakat luas. Manfaat utama handphone sebagai alat komunikasi, namun kini cenderung berubah fungsi menjadi alat fashionable yang melengkapi penampilan sehingga mencitrakan kelas sosial bagi pemakainya. Handphone juga dapat meningkatkan pola hidup konsumtif jika dilihat dari bidang perekonomian. Dampak kesehatan bagi pengguna handphone tak kalah banyak. Penggunaan handphone yang terlalu lama dapat menyebabkan menurunnya fungsi penglihatan, kaku leher, gangguan tidur, bahkan dapat menyebabkan kanker karena radiasi dari HP yang bersifat karsinogenik. Pengelolaan penggunaaan HP perlu dilakukan untuk mencegah dampak negatif yang timbul. Hat tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan HP secara wajar dan tidak berlebihan, menjauhkan HP saat sebelum tidur agar tidak terkena radiasi berlebih, serta mengatur pencahayaan HP agar tidak terlalu terang maupun redup.

Kata kunci: dampak negatif, handphone, kesehatan, perekonomian


#7. Contoh Abstrak Bahasa Inggris

Contoh Abstrak Bahasa Inggris
Contoh Abstrak Bahasa Inggris

Contoh abstrak bahasa Inggris tentang tentang pengaruh dosis koagulan dan waktu pengadukan lambat terhadap konsentrasi TSS dan kekeruhan adalah sebagai berikut.


ABSTRACT

The aims of this research to determine the effect of bittern coagulant dose variations, variations in slow mixing time, interaction of dosage and slow mixing time and the results of decreased TSS concentrations in smoked fish processing wastewater compared to quality standards. The method used in this research is coagulation-flocculation using Jartest. Sampling uses a RAL method with 10 experimental designs and 3 repetitions so that a total of 30 treatments. The first variation is the coagulant dose (0, 10%, 20%, and 30%) and the second variation is the slow mixing time (0, 15 minutes, 30 minutes, and 45 minutes). The data were analyzed by tests of normality and homogenity. Normal and homogeneous data were analyzed by Two Way Anova using SPSS followed by Duncan’s test if there were differences of opinion regarding Two Way Anova, while abnormal data were analyzed by the Friedman test. TSS concentration measurements using the gravimetric method, while turbidity using the nephelometric method. The results showed the dose of coagulant had a difference in TSS concentration and turbidity with the highest TSS reduction efficiency of 90.63% at 10% dose and turbidity of 79.21% at 30% dose. Slow mixing time only shows there is a difference in turbidity value with the best time of 45 minutes. The interaction between the two dosage variations and the slow stirring time for TSS did not exist because the significance value > 0.05 whereas for the turbidity concentration the interaction test could not be analyzed because the data were abnormal and homogeneous. The combination of TSS and turbidity produces an optimal dose of 10% in 45 minutes. Based on Peraturan Jawa Timur No. 72 in 2013 the TSS concentration did not meet the established quality standard.

Keywords: coagulant dose, bittern coagulant, turbidity, TSS, slow mixing time

 


#8. Contoh Abstrak Skripsi Bahasa Inggris Teknik Elektro

Selanjutnya, kami berikan contoh abstrak skripsi bahasa inggris (Jurusan Teknik Elektro) yang bisa Anda jadika referensi.


ABSTRACT

The increasing amount of non-linear loads on the electric power system can cause various problems. Problems that often occur include power loss, temperature rise of the conductor cable, the presence of current in the neutral phase, a measurement error on the KWH-meter, and the short lifetime of the electrical equipment. On the other hand, the over limit usage on electrical equipment is more likely done by PLN customers. One of the causes of this wasteful use of electricity is that the installed load conditions are not monitored. Therefore, it is necessary to develop a load monitoring equipment that can be accessed in real time. In this final project a simulation model is developed that consists of a microcontroller, current sensor, and a neural network model which can be used in the future to assist in the production of load monitoring tools in real time. The method that being used in the development of this identification and monitoring simulation is to detect the current’s harmonisa profile of each load type and load identification is carried out using an artificial neural network model. Several configuration experiments on parameter of ANN model are conducted in order to acquire the highest accuracy and efficiency. The results of this final project are expected to find the highest accuracy for ANN configuration. In the future it can be used in production of monitoring tools and harmonisa based load identification as well as neural network based load in real time.

Keywords: Harmonics, Artificial Neural Network, Multi Layer Perceptron, Python, Internet of Things

Baca juga :

#9. Contoh Abstrak PKM M (Program Kreativitas Mahasiswa)

Indonesia adalah Negara yang memiliki kebudayaan terbesar di dunia. Akan tetapi budaya Indonesia lambat laun mulai terkikis seiring dengan perkembangan jaman. Dewasa ini budaya Indonesia khususnya baju dan rumah adat mulai tidak popular dikalangan masyarakat terutama anak-anak. Maka dari itu dibutuhkan suatu metode inovatif yang dapat menjawab permasalahan tersebut. Untuk menjawab permasalahan diatas kami hadir dengan solusi yaitu dengan menggabungkan teknologi informasi dengan budaya seperti baju dan rumah adat untuk menarik minat masyarakat terutama anak-anak. Dengan pendekatan kepada masyarakat khususnya pendidikan Sekolah Dasar, maka dari itu kami memilih media permainan yaitu game flash. Game ini menyuguhkan solusi inovatif guna menunjang kompetensi pada kurikulum Sekolah Dasar khususnya ilmu budaya pada mata pelajaran IPS dan PKn. Dengan adanya game ini, anak yang sebelumnya tidak tahu dan acuh menjadi kenal dan cinta dengan budaya Indonesia. Harapan kami dengan adanya game ini anak-anak dapat mengenal lebih baik budayanya sendiri. Sehingga di kedepannya anak-anak dapat memiliki rasa cinta terhadap budayanya sendiri.

Kata kunci : kebudayaan, anak-anak, PELAGIAT, permainan

#10. Contoh Abstrak PKM Bahasa Inggris

Time after time Indonesian culture has been depleted due to information technology development. The young generation found that  Indonesian culture itself is likely unpopular. Therefore, there’s a need to find a solution to prevent the cultural crisis. One of the solution is by introducing the Indonesian culture to the society, children especially.  According to the case above, an education game can be a appropriate one to help the children know about indonesia esspecialy the culture itself.  The purpose of program design is to create PELAGIAT, a game which can help the children know more and become interest with Indonesian culture.

Keywords : Culture, Children, PELAGIAT, Game


Berdasarkan uraian pengertian dan contoh abstrak di atas, dapat disimpulkan bahwa dalam membuat abstrak tidaklah mudah, perlu usaha dan kecermatan bagi penulis untuk menyortir seluruh informasi yang ada dalam suatu karya ilmiah menjadi sebuah alinea yang mewakili isi dari seluruh dokumen itu secara lengkap dan mudah.

Abstrak yang baik adalah abstrak yang memberikan gambaran secara spesifik kepada pembaca sehingga isi abstrak tersebut berfungsi sebagai penegasan agar pembaca lebih terarah dan mudah memahami tanpa menghilangkan informasi penting yang ada dalam tulisan.

Konstruksi isi abstrak dimulai dari konsep, tujuan, cara yang digunakan hingga hasil dan kesimpulan yang dikemukakan dengan ringkas.

Semoga bermanfaat.

Pengertian, Jenis, dan Contoh Rumusan Masalah Berbagai Karya Ilmiah

Contoh Rumusah Masalah Makalah, Penelitian, Laporan Praktikum, dll. – Menulis adalah sebuah keterampilan yang memerlukan latihan terus-menerus. Keterampilan menulis ini sangat penting bagi civitas pendidikan.

contoh rumusan masalah penelitian
Contoh Rumusah Masalah Penelitian, Biologi, Makalah, Laporan Praktikum, dll.

Contohnya saja penulisan jenis karya ilmiah skripsi, jurnal ilmiah, dan disertasi sudah sewajarnya menggunakan metode ilmiah yang baik dan benar.

Metode ilmiah dalam perkembangannya berjalan secara terus-menerus seiring dengan kemajuan zaman. Hal tersebut disebabkan perkembangan zaman mempengaruhi pola pikir manusia sehingga manusia dituntut  untuk melakukan berbagai eksperimen atau penelitian yang bersifat ilmiah.

Dengan adanya metode ilmiah akan memberikan pemahaman dan dapat dibuktikan secara empiris. Metode ilmiah dalam penulisan pada hakikatnya dilakukan dengan menentukan rumusan masalah.

Pada artikel ini akan dijelaskan terkait pengertian rumusan masalah, jenis rumusan masalah, dan contoh-contoh rumusan masalah makalah, penelitian, karya ilmiah, biologi, dan laporan praktikum.

Pengertian Rumusan Masalah

Rumusan masalah adalah pertanyaan-pertanyaan yang digunakan untuk menjawab suatu permasalahan pokok dengan singkat, padat, dan jelas.

Rumusan masalah dijadikan sebagai pokok ide gagasan yang nantinya dituangkan dalam tulisan untuk dicari solusinya berdasarkan pengumpulan data. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan dan dapat juga dengan melakukan hipotesis.

Prediksi yang dibuat kemudian diuji dengan melakukan eksperimen yang sebelumnya telah ditetapkan pedoman masalahnya. Berdasarkan pedoman dari beberapa ahli, perumusan masalah ini bertujuan untuk menetapkan topik untuk dipecahkan.

Ciri-Ciri Rumusan Masalah

Ciri penting yang mendasar dalam rumusan masalah yaitu ditulis dengan jelas dalam bentuk kalimat tanya. Kalimat tanya tersebut dapat menggunakan metode yang umum yaitu 5W+1H (What (apa), why (kenapa), who (siapa), when (kapan), where (dimana), dan how (bagaimana).

Setiap pertanyaan tersebut memuat makna yang berbeda-beda.

Berikut adalah maksud dibalik 5W+1H.

  • What: digunakan untuk mengetahui inti/pokok dari permasalahan yang sedang diteliti.
  • Why: digunakan untuk menjelaskan penyebab dari suatu masalah.
  • Who: digunakan untuk mengatahui nama/objek tertentu yang perlu diketahui.
  • When: digunakan untuk menanyakan waktu kejadian.
  • Where: digunakan untuk menjawab tempat kejadian/peristiwa dalam permasalahan.
  • How: digunakan untuk menyatakan proses terkait suatu peristiwa atau penelitian dan mengungkapkan maksud dibalik hasil yang telah di peroleh.

Berdasarkan penjelasan tersebut, dari beberapa pertanyaan , yang sering dipakai dalam rumusan masalah adalah what (apa), why (kenapa), dan how (bagaimana) karena ketiganya dapat membahas secara lebih detail terhadap suatu masalah yang ingin diteliti berdasarkan pemahaman logika dan analisis.

Oleh sebab itu, dalam membuat rumusan masalah, hal tersebut tidak luput dari softskill berpikir kritis dan analitis dari para penulis.

Penulis diharuskan melakukan penalaran untuk memiliki cara berpikir yang deduktif dengan mengumpulkan dan mencari suatu hal untuk menentukan ide/masalah penelitian sehingga dapat mengidentifikasi masalah terhadap suatu fenomena.

Langkah selanjutnya, penulis perlu mengeksplor berbagai literatur untuk dapat mengumpulkan data dan menemukan solusi dari rumusan masalah.

Selain itu, pertanyaan-pertanyaan yang muncul berkaitan dengan rumusan masalah misalnya:

  • “Apa permasalahan utama sehingga perlu dilakukan penelitian?”
  • “Apakah tujuan dilaksanakan penelitian?”
  • “Apakah peneliti mampu menjawab masalah?”
  • “Apakah data dapat diperoleh?”

Pertanyaan tersebut dapat dijadikan sumber acuan apakah rumusan masalah yang telah dibuat dapat dilanjutkan atau tidak.

Baca juga :

Jenis Rumusan Masalah

Rumusan masalah dapat kita jumpai pada permulaan bab yaitu pendahuluan. Pada bab tersebut terdapat latar belakang yang merupakan dasar dari uraian rumusan masalah. Rumusan masalah hendaknya juga disusun dengan memperhatikan jenis penelitian.

Adapun jenis rumusan masalah terbagi menjadi tiga, yaitu :

  1. Rumusan masalah deskriptif
  2. Rumusan masalah komparatif
  3. Rumusan maslaah asosiatif

Berikut adalah penjelasan beserta contoh rumusan tiap jenisnya.

#1. Rumusan masalah deskriptif

Rumusan masalah deskriptif adalah rumusan masalah terkait pertanyaan tentang suatu fenomena yang perlu dijelaskan dan dijabarkan.

Penjelasan contoh rumusan masalah deskriptif dalam hal ini yaitu variabel hanya berdiri sendiri dan tidak berhubungan dengan variabel lainnya. Contoh rumusan masalah deskriptif yaitu:

  • Berapa nilai konsentrasi TSS dan kekeruhan pada limbah industri tempe?
  • Bagaimana persebaran virus Covid-19 di Surabaya?
  • Bagaimana cara menghilangkan lemak dalam tubuh?
  • Apa makna dari gizi seimbang?

#2. Rumusah Masalah Komparatif

Rumusan masalah komparatif adalah rumusan masalah yang mempertanyakan perbandingan variabel satu dengan yang lainnya. Contoh rumusan masalah komparatif yaitu:

  • Adakah perbedaan pertumbuhan toge yang disinari matahari dengan yang tidak terkena matahari?
  • Adakah perbedaan kadar kekeruhan dengan penambahan dosis koagulan a, b, dan c?
  • Apakah ada beda perkembangan anak ketika disekolahkan dengan anak yang tidak bersekolah?
  • Adakah perbedaaan antara metamorfosis katak dengan kupu-kupu?

#3. Rumusan Masalah Asosiatif

Rumusan masalah asosiatif adalah rumusan masalah dengan pertanyaan yang menyatakan hubungan antar variabel. Contoh rumusan masalah asosiatif yaitu:

  • Apakah ada hubungan antara lama waktu dan dosis koagulan terhadap penurunan konsentrasi COD?
  • Adakah pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan pohon jati?
  • Adakah pengaruh makanan bergizi bagi kekuatan fisik masa anak-anak?
  • Apakah pertumbuhan kecambah memiliki hubungan dengan intensitas cahaya matahari?

Contoh Rumusan Masalah Berbagai Keperluan

Selain contoh rumusan masalah berdasarkan jenisnya, berikut akan dijelaskan secara lebih lanjut contoh rumusan masalah berdasarkan karangannya seperti dalam makalah, penelitian, karya ilmiah, biologi, deskriptif, dan laporan praktikum.

#1. Contoh Rumusan Masalah Makalah

Contoh Rumusan Masalah Makalah
Contoh Rumusan Masalah Makalah

Makalah adalah salah satu jenis karya ilmiah yang membahas permasalahan secara objektif sehingga didasarkan dengan pemahaman empiris bukan dari pendapat pribadi atau subjektif.

Biasanya dalam pembuatan makalah ini, dilakukan secara individu maupun tim. Makalah memiliki pembahasan yang lebih singkat karena merupakan kajian literatur dari permasalahan yang diangkat dan seringkali dijadikan bahan tugas dalam bangku sekolah ataupun perkuliahan. Makalah dibuat menggunakan bahasa formal atau baku.

Hal yang mendasar dan terpenting dalam makalah yaitu terletak pada bab 1 pendahuluan yang umumnya di dalamnya berisi latar belakang, rumusan masalah, tujuan, teori, dan sistematika penulisan. Contoh rumusan masalah makalah dapat dilihat di bawah ini:

  • Bagaimana makna pancasila dalam kehidupan berbangsa di Indonesia?
  • Apa saja upaya-upaya yang dapat dilakukan oleh pelajar untuk mengimplementasikan nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari?
  • Apa makna yang terkandung dalam lambang negara Indonesia?
  • Bagaimana cara mengoptimalkan peran orang tua dalam pembentukan kepribadian anak sejak dini?
  • Siapa saja tokoh islam yang berperan dalam dunia pendidikan?
  • Bagaimana cara yang efektif untuk menerapkan pola hidup dengan gizi yang seimbang?
  • Apa hal yang harus diperhatikan dalam membuat karya sastra cerpen?

#2. Contoh Rumusan Masalah Penelitian

Contoh Rumusan Masalah Penelitian
Contoh Rumusan Masalah Penelitian

Menurut Creswell (2012), penelitian adalah adanya suatu proses berpikir yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi untuk memahami suatu masalah.

Dalam membuat adanya suatu penelitian, maka perlu adanya metode yang dilakasanakan untuk mendapatkan dan menginterpretasi sebuah data yang dinamakan metode penelitian. Metode penelitian ini dibagi menjadi dua, yaitu metode kuantitatif dan metode kualitatif.

Metode kualitatif merupakan metode yang digunakan untuk menjelaskan penelitian secara deskriptif, sedangkan metode kuantitatif menjelaskan secara numberik. Oleh sebab itu, penyesuaian rumusan masalah penting dilakukan bedasarkan metode penelitian yang telah ditentukan oleh seorang peneliti.

Rumusan masalah dalam penelitian merupakan tahapan proses yang utama dan pertama kali dilakukan oleh seorang peneliti, sebelum melakukan proses meninjau literatur, menentukan tujuan penelitian, mengumpulkan data, menganalisa dan menafsirkan data, serta membuat laporan dan mengevaluasi penelitian.

Adapun contoh rumusan masalah penelitian adalah sebagai berikut.

  • Bagaimana moral siswa SMA 1 Yogyakarta dalam berperilaku terhadap guru di lingkungan sekolah?
  • Apa saja bakteri yang terkandung dalam tanah gambut di depan fakultas sains dan teknologi UNAIR?
  • Apa saja faktor yang mempengaruhi proses pembusukan pada buah mangga?
  • Bagaimana cara yang efektif dalam pembuatan tape singkong menggunakan fermipan ragi?
  • Berapa lama waktu kontak media bioball dalam mengurangi kadar kekeruhan pada limbah cair?
  • Apa saja sistem pencernaan dan sistem pernafasan pada katak?
  • Bagaimana cara guru menanamkan sikap sopan dan menjaga kebersihan di lingkungan sekolah pada siswa?

Berdasarkan beberapa rumusan masalah penelitian tersebut, Anda dapat mengidentifikasi jenis rumusan masalah yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif. Contoh rumusan masalah yang bersifat kuantitaitf karena menjawab dengan suatu numberik salah satunya adalah “berapa lama waktu kontak media bioball dalam mengurangi kadar kekeruhan pada limbah cair?

Untuk rumusan masalah yang bersifat kualitatif yaitu seperti “Apa saja sistem pencernaan dan sistem pernafasan pada katak?.” Hal tersebut disebabkan pertanyaan tersebut dapat berisi jawaban yang menyatakan suatu proses yang bersifat deskriptif.

#3. Contoh Rumusan Masalah Karya Ilmiah

Contoh Rumusan Masalah Karya Ilmiah
Contoh Rumusan Masalah Karya Ilmiah

Karya ilmiah adalah karya tulis yang penulisannya didasarkan pada fakta dan objektif. Karya ilmiah berbeda dengan karya sastra yang umumnya memakai bahasa yang indah dan bersifat subjektif sedangkan karya ilmiah meemiliki ciri-ciri pennyusunannya secara sistematis, konseptual, dan procedural.

Bahasa yang digunakan dalam pembuatan karya ilmiah yaitu menggunakan landasan bahasa yang jelas serta tidak bersifat pendapat pribadi.

Jenis karya ilmiah banyak sekali macamnya, berdasarkan publikasinya, karya ilmiah dibagi menjadi dua, yaitu karya tulis ilmiah yang dipublikasi dengan karya tulis ilmiah yang belum dipublikasi.

Karya tulis ilmiah yang dipublikasi contohnya yaitu, jurnal dan buku, sedangkan karya tulis ilmiah yang belum dipublikasi dan biasanya dijadikan tugas akhir yaitu, skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian, dsb.

Dalam penulisan karya ilmiah perlu diperhatikan adanya etika penulisan. Hal tersebut berupa karya yang dibuat harus bersifat orisinil, bukan plagiat, serta memiliki pertanggung jawaban karena data dan pembahasan yang diperoleh harus berdasarkan teori yang jelas dan tidak memanipulasi data. Oleh sebab itu, karya tulis ilmiah harus ditulis secara cermat dengan memperhatikan rumusan masalah yang dibuat berdasarkan fakta.

Contoh rumusan masalah karya ilmiah adalah sebagai berikut.

  • Apakah ada beda antara konsentrasi BOD dan COD dengan penambahan aerasi pada limbah cair?
  • Berapa volume timbulan sampah di TPA Angsana Surabaya?
  • Bagaimana pengolahan limbah B3 pada industri PT. X?
  • Bagaimana perkembangan diabetes mellitus di Madura?
  • Bagaimana pola persebaran penyakit HIV di dunia?
  • Apa saja dampak penggunaan gadget yang terlalu lama bagi kesehatan?
  • Bagaimana sejarah perkembangan islam di Indonesia?

#4. Contoh Rumusan Masalah Biologi

Dalam membuat laporan atau makalah tentang biologi, maka pada laporan tersebut selalu menjelaskan atau membahas terkait makhluk hidup yaitu manusia, hewan, dan tumbuhan.

Tujuan laporan tersebut sebagai sarana pembelajaran bagi siswa serta memberikan pemahaman pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Karya ilmiah terkait biologi ini biasanya membahas tentang morfologi, sistem, jaringan, siklus hidup, bahkan sampai dibagi lagi cabangnya biologi seperti mikrobiologi yang mempelajari tentang mikroorganisme.

Oleh sebab itu dalam membuat karya ilmiah biologi rumusan masalah yang dibuat juga harus sejalan dengan ilmunya. Contoh rumusan masalah biologi adalah sebagai berikut.

  • Apa saja peranan morfologi pada tumbuhan?
  • Bagaimana sejarah perkembangan evolusi pada hewan?
  • Apa saja manfaat bakteri selulosa dalam industri makanan?
  • Bagaimana siklus rantai makanan di lingkungan hutan?
  • Bagaimana sistem klasifikasi 5 kingdom yang dikembangkan oleh Whittaker?
  • Apa perbedaan antara sistem darah tertutup dan terbuka?
  • Bagaimana proses sistem pencernaan pada sapi?

Baca juga :

#5. Contoh Rumusan Masalah Laporan Praktikum

Contoh Rumusan Masalah Laporan Praktikum
Contoh Rumusan Masalah Laporan Praktikum

Pelaksanaan praktikum biasa diterapkan mulai dari siswa hingga mahasiswa. Praktikum ini berfungsi meningkatkan keterampilan dalam bentuk praktek yang kemudian dilaporkan dalam bentuk karya tulis.

Laporan praktikum adalah pembahasan dan penjelasan secara lengkap berdasarkan dari percobaan yang telah dibuat.

Laporan ini betujuan untuk memberikan penjelasan secara objektif berdasarkan data yang diperoleh dari percobaan. Data yang tertuang di laporan ini haruslah apa adanya dan tidak boleh mengubah data walaupun terjadi ketidaksesuaian.

Penjelasan pada laporan harus berdasarkan literatur yang digunakan untuk membuat laporan.

Jika data tidak sesuai dengan literatur dan hipotesis yang diinginkan, maka hak tersebut tidak perlu diubah, cukup cantumkan alasan dan bahas kenapa tidak sesuai, faktor apa saja yang menyebabkan data error, bahkan apabila ada faktor human error juga perlu ditulis pada laporan praktikum.

Hal tersebut karena sebagai seorang peneliti, harus memiliki sifat jujur dan bersifat ilmiah. Oleh sebab itu, laporan praktikum ini ditulis secara lengkap dan sistematis.

Rumusan masalah dalam laporan praktikum perlu memperhatikan topik praktikum yang telah diuji. Berikut adalah contoh rumusan masalah laporan praktikum.

  • Apa saja pengatuh pengenceran terhadap pH larutan buffer?
  • Apa pengaruh konsentrasi buffer terhadap kapasitas buffer?
  • Bagaimana reaksi uji sifat kimia dengan uji Molisch pada senyawa golongan karbohidrat?
  • Bagaimana gambar morfologi dan sistem pernafasan pada katak?
  • Berapa suhu yang optimum untuk pertumbuhan mikroba selulolitik?
  • Apa saja parameter fisik yang mendukung pertumbuhan alga?
  • Apa perbedaan sifat ion Fe3+, Mn2+, Cr3+, dan Al3+?

Contoh rumusan masalah laporan praktikum tersebut memuat beberapa topik praktikum, yang pertanyaannya dapat dijawab setelah melaksanakan percobaan.

Pada pertanyaan pertama dan kedua memiliki topik yang sama yaitu larutan buffer sehingga rumusan masalahnya yaitu dapat berupa faktor yang mempengaruhi larutan (pertanyaan poin 1) atau dapat berupa hasil dari suatu percobaan (pertanyaan poin 2).


Setelah Anda sudah memahami penjelasan terkait rumusan masalah di atas, kemudian rumusan masalah yang telah dibuat perlu dilakukan sinkronisasi dengan tujuan dan kesimpulan.

Tujuan inilah yang berfungsi sebagai pedoman dalam penelitian yang berasal dari pertanyaan rumusan masalah. Sedangkan kesimpulan dari karya ilmiah tersebut haruslah berasal dari jawaban rumusan masalah.

Oleh sebab itu, rumusan masalah merupakan hal yang paling penting ibarat pondasi bagi pembuatan karya ilmiah.

Semoga bermanfaat.