Contoh Majas Antitesis; Pengertian dan Penggunaannya

37+ Contoh Majas Antitesis; Pengertian dan Penggunaannya – Ketika masih duduk di bangku sekolah, Anda pasti sudah pernah mendapatkan pelajaran tentang karya sastra seperti puisi dan cerpen.

Contoh Majas Antitesis
37+ Contoh Majas Antitesis dan Penjelasannya

Di dalam puisi tersebut terkadang Anda tidak menyadari bahwa puisi yang dilihat dengan kata-kata yang indah dan menyentuh hati memiliki berbagai jenis majas.

Oleh sebab itu, penting untuk kita mengetahui apa itu majas, jenis-jenis majas serta contohnya untuk bisa diimplementasikan dalam sebuah karya sastra yang akan dibuat.

Penggunaan majas dalam karya sastra memiliki berbagai fungsi yaitu sebagai:

  • Memberikan nilai keindahan pada bahasa yang mempercantik susunan kalimat,
  • Menambah kejelasan dan makna yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca, dan
  • Membuat pembaca berimajinasi dari puisi yang dibuat.

Pengertian majas menurut KBBI adalah cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakannya dengan sesuatu yang lain.

Maksudnya adalah dalam menjelaskan apa yang disampaikan penulis dengan menggunakan gaya bahasa baik tulisan maupun lisan dengan perumpaan, menggunakan kata lain atau kiasan sehingga menimbulkan kesan bagi pembaca.

Majas secara umum, dapat dikelompokkan menjadi 5 yaitu:

  • majas sindiran,
  • majas penegasan,
  • majas pertautan,
  • majas pertentangan, dan
  • majas perbandingan

Masing-masing kelompok tersebut jika dijabarkan lagi memiliki beberapa jenis majas didalamnya.

Jika pada kesempatan lain kami pernah membahas tentang majas personifikasi, metafora, dan sarkasme, kali ini kita akan membahas salah satu bagian dari kelompok majas pertentangan yaitu majas antitesis.

Pengertian Majas Antitesis

Pengertian majas antitesis dapat dilihat berdasarkan kata dasarnya yaitu “anti”.

Kata tersebut sering Anda jumpai melekat pada sebuah kata lainnya, contohnya saja antisosial, anti aging, anti mainstream dsb.

Kata “anti” memiliki pengertian berlawanan, sedangkan “tesis” adalah sebuah pernyataan dengan didukung argumen dalam suatu karya, sehingga dari sini kita dapat mengetahui arti majas antitesis.

Majas antitesis adalah majas yang menggunakan paduan kata dengan membandingkan dua kata yang berlawanan dalam suatu pernyataan.

Majas ini masuk dalam kategori majas pertentangan. Jenis majas pertentangan selain dari majas antitesis yaitu majas paradoks, litotes, oksimoron, kontradiksi, dan anakronisme.

Perbedaan Majas Antitesis dengan Majas Paradoks

Majas antitesis sering disalahartikan dengan majas paradoks karena memiliki bentuk contoh kalimatnya yang hampir sama, namun sebenarnya jauh berbeda.

Perbedaan mendasar dari majas antitesis dengan majas pertentangan yang dalam hal ini yaitu majas paradoks adalah jika majas antitesis merupakan lawan kata atau pertentangan dari objek yang sama, sedangkan pada majas paradoks seolah-olah mengandung pertentangan tapi kenyataannya tidak karena objeknya berbeda.

Contoh majas antitesis dan paradoks yaitu:

  1. Kuat lemahnya fisik seseorang, bergantung juga pada kesehatan mental”
  2. “Jangan menjadi orang yang kaya harta, tapi miskin ilmu”

Dari contoh majas paradoks di atas, dapat Anda lihat perbedaan dengan majas antitesis.

Pada contoh (2) merupakan contoh majas paradoks dimana terdapat dua objek, objek pertama yaitu “harta” sedangkan objek kedua yaitu “ilmu” meskipun bertentangan kata (kaya harta tapi miskin ilmu) namun tetap berbeda objek, sehingga bukan majas antitesis.

Ciri lain perbedaan majas ini dengan majas antitesis lainnya yaitu majas paradoks bertentangan dengan fakta yang ada.

Pada contoh di atas terjadi pertentangan dengan fakta karena orang yang kaya pada umumnya memiliki ilmu tetapi malah berkebalikan (miskin ilmu).

Contoh majas antitesis yaitu pada contoh (1), majas ini bertentangan atau berkebalikan dengan kata sebelummya yaitu “kuat”.

37+ Contoh Majas Antitesis Terbaru

Untuk lebih memahami majas antitesis dan perbedaannya dengan majas paradoks tadi, berikut adalah contoh majas antitesis lain yang dapat ditemukan dalam karya tulis.

  • Selalu ibu nasehati hidup dan mati mu di tangan Tuhan
  • Belajar tidak memandang usia tua muda dapat melakukannya
  • Di akhirat nanti miskin kaya tidak ada beda, yang membedakan adalah amal perbuatan
  • Kepada bapak ibu yang kami hormati dimohon untuk menempati bangku yang telah disediakan
  • Seorang ayah banting tulang dari pagi hingga sore untuk menghidupi anak istri
  • Jatuh bangun aku belajar untuk ujian sekolah
  • Mahasiswa itu naik turun tangga karena kelasnya berada di lantai atas
  • Baik buruknya manusia bukan dilihat dari perawakannya
  • Istri pak Andi sangat setia, susah senang ia selalu jalani bersama tanpa mengeluh
  • Benar salah perbuatannya, tidak dia gubris untuk mewujudkan keinginan
  • Besar kecilnya kesalahan yang diperbuat, kita wajib meminta maaf
  • Banyak suka duka ia kisahkan saat berada di perantauan
  • Pepatah lama mengatakan, bersih kotornya rumah dapat dilihat dari kebersihan kamar mandinya
  • Kuat lemahnya iman dapat dilihat dari akhlak seseorang
  • Rendah tingginya pangkat seseorang tidak membenarkan untuk berbuat sewenang-wenang
  • Dalam menjalankan bisnis, perlu adanya perhitungan untung rugi untuk menganalisis resiko
  • Hitam putih kehidupan telah kulalui hingga mencapai kesuksesan
  • Banyak sedikitnya hasil yang kita peroleh berasal dari usaha yang dilakukan selama ini
  • Tajam tumpulnya mental seseorang dilihat dari keterampilan softskill dan cara berpikir seseorang menghadapi permasalahan yang ada
  • Saat belajar bernyanyi diharuskan untuk mengetahui panjang pendeknya nada
  • Lapang sempitnya hati dapat terlihat dari sifatnya dalam menghadapi cobaan
  • Sepintar-pintarnya menyembunyikan rahasia, cepat lambat akan ketahuan juga
  • Kualitas pendidikan seseorang tidak dilihat dari tebal tipisnya karya tulis ilmiah yang dia kerjakan
  • Kecantikan tidak dinilai dari kurus gemuknya badan, tapi dari hatinya
  • Kini, Ani menjadi orang sukses setelah mengalami pahit manisnya kehidupan
  • Siang malam adik belajar untuk menghadapi ujian akhir sekolah minggu depan
  • Ani buru-buru pulang pergi dari Surabaya ke Malang hanya untuk memenuhi ujian wawancara pekerjaan
  • Suami istri itu sangat harmonis hingga memasuki usia senja
  • Dini selalu memberikan lotion di pagi hari karena memperhatikan halus kasarnya kulit
  • Santi tidak peduli mahal murahnya harga tas yang dia beli karena ia lebih mementingkan kualitas dibandingkan harga
  • Setiap tanggapan yang diberikan murid, guru tidak memandang salah benarnya namun keberaniannya mengutarakan pendapat.
  • Transaksi jual beli saat ini tidak hanya ada di pasar dan toko-toko tetapi juga dapat ditemukan melalui online shop
  • Sehat tidaknya tubuh kita tergantung dari asupan makanan dan olahraga yang teratur
  • Kecantikan harus dinilai luar dalam tidak hanya dari parasnya tetapi juga hatinya
  • Jika berteman seharusnya tidak mementingkan pintar bodohnya seseorang
  • Teknologi sekarang sudang amat canggih, jujur bohongnya seseorang dapat diketahui melalui lie detector
  • Kakek nenek yang tinggal di sebelah rumahku pindah ke lingkungan pedesaan

Contoh Majas Antitesis Dalam Puisi

Contoh Majas Antitesis Dalam Puisi
Begini Contoh Majas Antitesis Dalam Puisi

Selain contoh-contoh majas antitesis yang disandingkan dalam kalimat, terdapat pula penggunaan majas yang tentu lumrah ditemukan dalam puisi.

Baca : Kumpulan Puisi Pendek

Seorang penulis biasanya menggunakan banyak jenis majas untuk membuat puisi tersebut menjadi lebih berkesan dan hidup.

Majas antitesis adalah salah satu majas yang dapat diimplementasikan dalam puisi. Berikut adalah contoh majas antitesis dalam puisi berjudul Buah Perjuangan.

Majas antitesis dapat dilihat pada tulisan yang bercetak miring.

Buah Perjuangan

Langkah kakiku selalu tertahan di tempat yang sama

Siang malam terbayang tuk menerka masa depanku

Lembaran hitam putih selalu menghantuiku

Mengais ilmu sepanjang langkahku walau penuh suka duka

 

Oh ilmu…

Selalu kupinta dirimu pada Yang Sejati Pemilik Ilmu

Keluarkanlah tangan perkasaMu

Lalu naikkan aku ke permukaanMu

 

Agar jatuh bangunku tak sia-sia

Agar aku tidak tenggelam dalam kegelapan

Tak terhanyut oleh ombak kebodohan

Kini ku teguhkan dalam jiwa

Tidak ada yang tidak mungkin untuk setiap asa

Implementasi contoh majas antitesis dapat ditunjukan dalam klausa maupun dalam bentuk puisi seperti pada contoh majas antithesis diatas.

Majas antitesis dalam puisi tersebut bertujuan untuk mewakili perasaan penulis yang telah berusaha untuk mencapai cita-cita dengan mencari ilmu setinggi-tingginya.

Hal tersebut dapat dilihat dari kata “jatuh bangun”, “suka duka” yang menunjukkan suatu makna perjuangan. Berdasarkan hal tersebut, selain untuk mewakili perasaaan, Anda perlu mengetahui dan memahami betul makna majas itu sendiri.

Oleh karena itu, Anda perlu memahami jenis majas yang sesuai sebelum menggunakannya ke dalam gaya bahasa baik ke dalam karya sastra, puisi, cerpen, ataupun pantun.

Semoga bermanfaat.

Contoh Majas Klimaks; Pengertian dan Penjelasannya

40+ Contoh Majas Klimaks; Pengertian dan Penjelasannya – Dalam pembuatan karya sastra membutuhkan waktu lebih banyak bagi pengarang untuk melatih imajinasinya yang dituangkan dalam bentuk tulisan.

Contoh Majas Klimaks
Majas Klimaks Contoh dan Penjelasannya

Karya sastra, baik yang berupa puisi, cerpen, maupun drama dalam tulisannya kebanyakan mengandung gaya bahasa.

Gaya bahasa adalah bahasa kias yang digunakan pengarang untuk mengomunikasikan gagasan-gagasan atau ide dalam pikiran. Setiap pengarang memiliki gaya bahasa yang berbeda-beda dalam pemilihan kata, simbol, dan gaya bahasa (majas) untuk mengungkapkan gagasannya.

Berdasarkan Pahlefi dan Eko (2014), majas merupakan bentuk retorik, yaitu penggunaan kata-kata dalam berbicara dan menulis untuk meyakinkan atau mempengaruhi pembaca atau penulis. Kata retorik berasal dari bahasa yunani rhetor yang berarti orator atau ahli pidato (Tarigan, 1986).

Pada masa itu, retorika merupakan bagian penting dalam dunia pendidikan. Oleh sebab itu, orang Yunani dan Romawi kuno menganggap majas sangat penting dan wajib dikuasai dengan sungguh-sungguh sehingga saat ini memberi nama bagi keanekaragaman seni yang ada.

Kata dalam penggunaan gaya bahasa atau majas, jika ditelaah majas itu sendiri memiliki beberapa jenis. Setiap jenisnya memiliki pengertian dan fungsi masing-masing. Jika sebuah kalimat terdiri dari beberapa penjelasan urutan atau berturut-turut, majas yang biasanya dapat digunakan yaitu majas klimaks.

BacaMajas Sinekdoke Pars Pro Toto & Totem Pro Parte

Pengertian Majas Klimaks

Majas klimaks adalah jenis majas yang termasuk dalam majas penegasan. Majas penegasan adalah kata-kata kias yang membuat pembaca mudah diingat karena kata-katanya mencerminkan penegasan yang jelas.

Majas klimaks secara bahasa berasal dari kata benda “klimaks” yang berarti puncak dari suatu hal. Klimaks ini adalah suatu hal yang mengalami perkembangan hingga titik dimana perkembangan tersebut sudah paling tinggi atau tidak berkembang lagi.

Oleh sebab itu, majas klimaks yaitu majas atau gaya bahasa yang di dalamnya menjelaskan suatu kata hirarki atau urutan dari terendah sampai yang paling tinggi atau besar.

Majas klimaks ini ditandai dengan ciri-ciri tanda koma yang biasanya untuk menjelaskan hal secara berturut-turut terkait suatu jenis, bilangan, umur, jabatan atau gelar dari kecil ke terbesar atau lebih kompleks.

Contoh majas klimaks ini juga memiliki ciri lain yaitu terdapat kata “dari… sampai…”.

Ada Juga Majas Anti Klimaks

Kebalikan dari majas klimaks yaitu majas antiklimaks. Jika majas klimaks berbentuk jenjang yaitu terjadi perkembangan dari kecil ke besar, maka pada majas antiklimaks yaitu menjelaskan dari besar/tinggi ke kecil/rendah.

Contoh majas antiklimaks yaitu:

Upacara bendera dilaksanakan secara khidmat dengan dihadiri kepala sekolah, guru, dan murid yang berdiri tegap penuh disiplin. Berdasarkan contoh tersebut, terdapat sistem hirarki profesi di sekolah disebutkan dari yang tertinggi yaitu kepala sekolah sampai yang terendah yaitu murid.

Baca juga :

Contoh Majas Klimaks pada Karya Ilmiah

Majas klimaks dapat digunakan tidak hanya untuk karya satra, tetapi juga untuk karya tulis ilmiah. Hal tersebut disebabkan oleh pemaparan tulisan ilmiah perlu digambarkan berupa tingkatan, Contoh majas klimaks pada tulisan ilmiah yaitu penjelasan terkait sistem piramida mengandung urutan dari dasar ke puncak.

Contoh majas klimaks pada paparan di atas dapat ditemui pada ilmu pengetahuan biologi tentang piramida makanan. Dalam piramida tersebut memiliki hubungan rantai makanan pada tingkat trofik sehingga majas klimaks sangat bisa Anda temukan pada tulisan karya ilmiah.

Selain digunakan untuk menjelaskan urutan, majas ini juga berfungsi untuk memberikan makna dalam pernyataan tulisan ilmiah untuk mengetahui suatu proses sehingga pembaca akan lebih memahami pernyataan tersebut. Adapun contoh majas klimaks pada tulisan karya ilmiah adalah sebagai berikut.

Contoh majas klimaks:

(1) Proses pertumbuhan pohon mangga dimulai dari biji, akar, batang, ranting, daun, bunga, dan buah.

(2) Rantai makanan yang ada di alam ini dimulai dari produsen sampai karnivora tingkat tinggi.

(3) Metamorfosis katak dimulai dari telur, kecebong, katak muda hingga katak dewasa.

(4) Di usia kehamilan 3 sampai 4 bulan, mencapai tahapan pembentukan pita suara pada janin.

35+ Contoh Majas Klimaks Terbaru

Selain contoh majas klimaks pada karya ilmiah, beberapa contoh majas klimaks lain dapat dilihat dibawah ini:

  1. Mulai dari jam 2 siang sampai jam 4 sore aku menunggumu di depan sekolah.
  2. Jangankan seratus ribu, satu juta pun akan aku pinjami uangku padamu.
  3. Pemberian ASI eksklusif yaitu 8 kali sehari dimulai dari usia nol sampai enam bulan.
  4. Pendidikan cinta tanah air penting diajarkan mulai sekolah dasar, menengah, atas hingga perguruan tinggi.
  5. Prajurit istana, Panglima, dan Raja berkumpul untuk berdiskusi bagaimana cara menyusun strategi untuk mengalahkan musuh.
  6. Di dunia pendidikan keterampilan berbicara sangat penting bagi semua civitas akademika, seperti pelajar, mahasiswa, guru, dan dosen.
  7. Sebagai umat muslim sudah seharusnya kita mencintai dan patuh kepada Ulama, Nabi, dan Rasul Allah.
  8. Hak Asasi Manusia harus selalu dijunjung oleh semua Negara baik dari Negara berkembang sampai Negara maju.
  9. Sebagai warga Negara yang baik, kita harus melestarikan dan mencintai bahasa sendiri, mulai dari bahasa daerah hingga bahasa nasional, yaitu Bahasa Indonesia.
  10. Dalam pembuatan karya tulis ilmiah skripsi dimulai dari bab pendahuluan sampai kesimpulan.
  11. Dalam karya tulis sudah tidak asing untuk mengenal apa itu kata, kalimat, dan paragraf.
  12. Pantun dibuat dengan dimulai dari sampiran, isi, dan bait.
  13. Pemilihan legislatif dilakukan serentak dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional.
  14. Sekolah bertaraf Internasional saat ini banyak bermunculan dari SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi.
  15. Rakyat, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat harus bersinergi untuk memajukan Indonesia.
  16. Indonesia terbukti memiliki banyak kerja sama dengan Negara lain, seperti diantaranya tingkat ASEAN, asia, dan global.
  17. Pemakaian bahasa dalam akademis perkuliahan diwujudkan dari karya tulis ilmiah seperti, rangkuman buku, makalah, skripsi tesis, dan disertasi.
  18. Bukan hanya seratus, seribu, atau sejuta, tetapi berjuta-juta rupiah telah disumbangkan kepada korban korban tsunami Aceh.
  19. Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di lingkungan perusahaan wajib dilakukan oleh seluruh pekerja dari karyawan, manajer, hingga direktur.
  20. Sehari, seminggu, sebulan, hingga setahun sudah aku menunggu kepulanganmu.
  21. Pentingnya pembentukan kepribadian dalam sebuah keluarga perlu disosialisasikan mulai dari anak sampai kepala keluarga.
  22. Pada ilmu biologi kita pernah mempelajari sistem hirarki struktur penyusun makhluk hidup yaitu dimulai dari sel, jaringan, organ, sistem organ, organisme sampai ekosistem.
  23. Sedari pagi hingga malam aku selalu belajar untuk mencapai cita-cita.
  24. Dari sila pertama hingga sila kelima harus selalu ditanamkan dalam hati.
  25. Penampungan air dapat berasal dari waduk hingga sungai.
  26. Proses pernapasan manusia dimulai dari hidung sampai paru-paru.
  27. Seorang sultan di setiap rumahnya memiliki transportasi kendaraan yang lengkap mulai dari sepeda motor sampai mobil.
  28. Kualifikasi lamaran kerja di perusahaan tersebut mengharuskan pelamar minimal berusia dari 23 tahun sampai maksimal 30 tahun.
  29. Ani bercita-cita untuk melanjutkan kuliah dari S1 sampai S3 atau professor.
  30. Ukuran toga yang disediakan oleh universitas untuk menyambut hari wisuda sangat lengkap, mulai dari ukuran S sampai XXL.
  31. Akibat sekolah diliburkan selama sebulan, Adik di rumah hanya makan dan tidur sehingga berat badannya yang semula kurus sampai menjadi gemuk.
  32. Selama hari senin sampai hari kamis, perusahaan mengadakan audit internal kepada seluruh pekerjanya.
  33. Ibu memasak dengan memulai mempersiapkan alat dan bahan sampai menjadi makanan yang lezat.
  34. Perkembangan manusia yaitu dari pembentukan janin, bayi, balita, remaja, dewasa, dan tua.
  35. Prosesn pembuatan kue membutuhkan waktu yang tidak sebentar yaitu sekitar tiga sampai 5 jam.
  36. Kerja kelompok matematika dibagi menjadi 5 sampai 10 orang.

Berdasarkan contoh-contoh majas klimaks tersebut, mengisyaratkan bahwa dalam mengungkapkan kata yang berhubungan dengan majas, tidak sembarang kata atau ucapan, namun di setiap kata dan ucapan tersebut memiliki makna tersendiri.

Oleh karena itu, majas perlu dipelajari lebih lanjut sebelum diaplikasikan ke dalam gaya bahasa suatu kalimat, baik dalam karya sastra seperti novel, cerpen atau puisi maupun bahkan dalam karya tulis ilmiah seperti pada penggunaan majas klimaks ini.

Semoga bermanfaat.

Contoh Kalimat Kompleks; Pengertian, Ciri, dan Macamnya

Kali ini, kita akan belajar mengenai contoh kalimat kompleks. Mulai dari pengertian, ciri-ciri, macam, hingga perbedaannya dengan kalimat simpleks.

Contoh Kalimat Kompleks; Pengertian, Ciri, dan Macamnya
Contoh Kalimat Kompleks; Pengertian, Ciri, dan Macamnya | Via : Unsplash

Pada dasarnya kalimat adalah deretan kaya yang mengandung satu pengertian lengkap. Ada kata yang berfungsi sebagai subjek, dan ada kata yang berfungsi sebagai predikat.

Apa yang dimaksud dengan kalimat?

Pada KBBI ada tiga pengertian kalimat:

  1. Kalimat adalah kesatuan ujar yang mengungkapkan suatu konsep pikiran dan perasaan
  2. Perkataan
  3. Satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri mempunyai pola intonasi final dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa

Setiap kata yang membentuk kalimat memiliki fungsi masing-masing. Fungsi tersebut adalah subjek (S), predikat (P), objek (O), keterangan (K), pelengkap (pel). Sebuah kalimat paling tidak terbentuk dari subjek dan predikat.

Menurut Hari Murti (1999: 182), kalimat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu kalimat kompleks, kalimat simpleks, kalimat majemuk, dan kalimat majemuk campuran.

Yang akan Kami bahas kali ini kalimat kompleks mulai dari pengertian, ciri, macam dan contoh kalimat kompleks, serta perbedaannya dengan kalimat simpleks.

Apa itu Kalimat Kompleks

Pengertian kalimat kompleks adalah kalimat yang terbentuk lebih dari dua struktur kalimat, disusun lebih dari satu verba atau predikat. Kalimat kompleks terdiri atas kalimat utama dan kalimat subordinatif.

Kalimat kompleks juga dapat terbentuk dari gabungan beberapa kalimat simpleks. Kalimat kompleks disebut juga dengan kalimat majemuk.

Ciri-Ciri Kalimat Kompleks

Ada beberapa ciri kalimat kompleks yang perlu Anda ketahui. Ciri-ciri tersebut antara lain :

  1. Dalam kalimat terdapat dua subjek dan predikat.
  2. Pada satu kalimat terdapat dua peristiwa atau kejadian.
  3. Diantara kalimat utama dengan kalimat subordinatif terdapat tanda koma (,) atau konjungsi eksternal.

Macam Kalimat Kompleks

Berdasarkan tipe konjungsi yang dipakai, kalimat kompleks dibagi menjadi dua macam, yaitu:

#1. Kalimat Kompleks Setara (Parataktik)

Kalimat kompleks setara/paratatik adalah kalimat kompleks yang menggunakan konjungsi setara. Kalimat utama dan kalimat subordinatif memiliki makna setara.

Konjungsi yang menghubungkan dua kalimat seperti tetapi, dan, sedangkan, jika, atau dll.

Contoh kalimat kompleks setara:

  • Kita harus selalu berjuang, atau mati sia-sia.
  • Andy dan Bimo tidak berangkat les, tetapi mereka bermain bola di lapangan.
  • Dinar habis makan nasi goreng dan dia menjadi sangat kenyang.
  • Afif sangat suka lari pagi, tetapi dia sangat susah bangun pagi.
  • Bu Ani selalu menyapu dan mengepel lorong sekolah setiap pagi.
  • Anjun berangkat sekolah naik motor sedangkan Ari jalan kaki.
  • Ajeng gemar membaca sedangkan Tyas gemar melukis.
  • Ibu menanam bunga mawar dan merawatnya.
  • Novi pintar Biologi sedangkan Putut pintar Fisika.
  • Asih ingin membeli sepeda tetapi dia tidak punya uang.

#2. Kalimat Kompleks Bertingkat (Hipotaktik)

Kalimat yang menggunakan konjungsi bertingkat sehingga antar kalimat utama dan kalimat subordinatif menggunakan konjungsi tidak sejajar. Kalimat kompleks bertingkat/hipotatik terbentuk dari gabungan dua kalimat atau lebih yang digabungkan dengan konjungsi bertingkat dan gabungan dua kalimat yang dipisahkan menggunakan tanda koma (,).

Contoh kalimat kompleks bertingkat:

  • Jika aku punya banyak uang, aku akan menonton konser Sheila On Seven.
  • Pak Budi sudah menjadi orang sukses karena ia selalu bekerja keras.
  • Ica mendapatkan juara satu di sekolah sehingga ia mendapatkan hadiah dari orangtuanya.
  • Mereka asal menebang hutan tanpa bertanggungjawab karena mementingkan keuntungannya saja.
  • Kami sangat sibuk menyiapkan makanan sedangkan ia hanya bermain game.
  • Jika kamu tidak makan, maka kamu akan sakit.
  • Iksan terlambat bekerja karena rumahnya jauh.
  • Jakarta sering terjadi banjir karena banyak sampah di sungai.
  • Andi belajar dengan rajin supaya mendapatkan juara satu.
  • Kakak adik itu selalu berselisih karena hal kecil.

Baca juga :

Contoh Kalimat Kompleks dan Simpleks

Agar Anda lebih memahami kalimat kompleks, berikut contoh kalimat kompleks dan simpleks sehingga Anda tahu perbedaan diantara keduanya.

#1. Contoh kalimat kompleks

  • Ibu memasak di dapur dan Ani belajar di kamar.
  • Kelelawar tidur pada siang hari, tetapi mencari makan pada malam hari.
  • Bapak suka minuman es sedagkan ibu suka minuman hangat.
  • Ketika musim hujan sering terjadi banjir dan tanah longsor.
  • Sukma suka ayam goreng sedangkang Ilyas suka ayam bakar.
  • Galuh dihukum berdiri di depan kelas karena tidak mengerjakan PR.
  • Ikmal suka begadang sehingga ia sering terlambat bekerja.
  • Ibu sedang mencuci baju ketika Ica tidur siang.
  • Iffah berlatih bernyanyi ketika Ida belajar.
  • Wilis sedang sakit sehingga ibu harus ijin tidak masuk kerja.

#2. Contoh kalimat simpleks

  • Ica jatuh dari tangga.
  • Ikmal belajar matematika.
  • Kakak belajar masak daging.
  • Anisa tidak mau berbagi makanan.
  • Sinta sedang mengisi teka-teki di koran.
  • Ilham makan bersama teman kuliahnya di Warung Ungu.
  • Jalal mewarnai menggunakan crayon.
  • Desi pulang ke Solo naik pesawat.
  • Ibu mendapat pesanan roti sebanyak lima puluh kardus.
  • Hujan yang turun membasahi tanah.

Antara kalimat simpleks dan kompleks sangat berbeda, bukan?

Semoga Anda dapat memahami dari pengertian, ciri-ciri, macam, hingga contoh kalimat kompleks dan perbedaannya dengan kalimat simpleks diatas ya.

Contoh Majas Metafora dan Artinya

Contoh Majas Metafora dan Artinya – Ketika Anda membaca novel, puisi atau lirik lagu akan menemukan kalimat kiasan yang indah. Bila belum tahu, kalimat kiasan tersebut disebut majas.

Contoh Majas Metafora dan Artinya
Pengertian Majas Metafora dan Contohnya (30+)

Gaya bahasa yang digunakan penulis untuk menyampaikan pesan dengan kiasan atau imajinatif. Majas terdiri dari 4 jenis, salah satunya yaitu majas perbandingan.

Didalam majas perbandingan dibagi lagi menjadi beberapa majas yang sering Anda jumpai, yaitu majas metafora. Kali ini Kami akan membahas tentang majas metafora beserta contohnya.

Pengertian Majas Metafora

Menurut Wikipedia, pengertian metafora adalah pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, tetapi sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan.

Majas metafora menggambarkan sesuatu seolah-olah itu sesuatu yang lain, suatu perumpamaan yang lain tetapi memiliki arti yang sama.

Pengertian lain dari majas metafora adalah pemakaian kata yang bukan sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang menggambarkan persamaan atau perbandingan.

Jadi, majas metafora dapat digunakan menggambarkan persamaan atau perbandingan. Majas metafora banyak digunakan pada karya sastra karena untuk menekankan kesan yang ingin disampaikan dan kalimat yang dibuat menjadi hidup.

Ciri-Ciri Majas Metafora

Majas metafora memiliki ciri-ciri tersendiri. Ciri-ciri majas metafora yaitu:

  1. Tidak menggunakan kata hubung atau konjungsi.
  2. Menggunakan kata atau frasa yang mempunyai makna kiasan untuk menyamakan atau menggunakan kata perbandingan suatu objek dengan objek lain.
  3. Membandingkan objek dengan perbandingan langsung tanpa ada kata pembanding. Contoh kata pembanding: bak, seperti, bagaikan dll.

Jenis Majas Metafora

Majas metafora dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

  1. Majas Metafora in Praesentia

Jenis majas metafora yang membandingkan suatu objek bersamaan dengan pembandingnya, sehingga terkandung makna yang eksplisit.

Contoh majas metafora in praesentia: Mat Piti adalah kembang desa di Megajaya. Pada kalimat tersebut “kembang desa” merupakan gadis paling cantik di desa.

  1. Majas Metafora in Absentia

Metafora in Absentia adalah jenis majas yang tidak disampaikan secara langsung atau implisit, sehingga ada makna tersembunyi. Karena penyampaiannya yang implisit banyak pembaca yang terkadang salah mengartikan kata tersebut.

Contoh in absentia: “Banyak lelaki memperebutkan mawar desa itu untuk dipersunting”. Mawar desa bisa berarti gadis, cantik, wanita yang belum menikah.

Setelah Anda mengenal pengertian, ciri-ciri dan jenis dari majas metafora, berikut contoh majas metafora agar Anda lebih memahami lagi.

30+ Contoh Majas Metafora dan Artinya

Berikut contoh majas metafora dan artinya :

  • Gulung tikar : bangkrut
  • Buah hati : anak
  • Tutup mulut : tidak mau berkomentar
  • Sebelas dua belas : tidak jauh beda
  • Pemburu berita : wartawan
  • Kota gudeg : Yogyakarta
  • Kutu buku : gemar membaca
  • Meja hijau : pengadilan
  • Ahli hisap : perokok
  • Negeri Sakura : negara Jepang
  • Meja hijau : pengadilan
  • Buah tangan : oleh-oleh

Contoh Kalimat Majas Metafora

Supaya Anda dapat membuat majas metafora, berikut contoh kalimat majas metafora yang bisa Anda jadikan referensi:

  • Sabtu (22/8/2020) kantor Kejaksaan Agung di lahap si jago merah.
  • Karena tekadnya yang besar, sekarang karirnya menanjak.
  • Kita perku berkaca pada diri sendiri dahulu sebelum menasehati oranglain.
  • Dokter itu lulusan kampus di kota gudeg.
  • Ratusan pengusaha kayu terancam gulung tikar.
  • Diana adalah tulang rusukku.
  • Mereka seperti kopi yang disiram air panas.
  • Pak Roro memiliki buah hati kembar laki-laki.
  • Derry hanya bisa gigit jari melihat koleksi bukunya dimakan rayap.
  • Perusahaan yang telah berdiri dua puluh tahun itu akhirnya gulung tikar.
  • Kasus perselisihan itu akhirnya dibawa ke meja hijau.
  • Rani membawa buah tangan dari Bali.
  • Dibalik prestasinya yang luar biasa, sejak kecil Rudi merupakan kutu buku.
  • Merek pakaian VSVL sedang naik daun.
  • Bruno unjuk gigi kemampuannya melakukan tendangan bebas.
  • Guinevere akhirnya angkat bicara atas kasus pembobolan mesin atm di kantornya kemarin sore.
  • Kompetensi pegawai baru tersebut menjadi buah bibir di lingkungan kantornya.
  • Yuzhong adalah buah hati satu-satunya dari Pak Zhask dan Bu Angela.
  • Sejak kelas 2 SD, Alucard adalah bintang kelas di sekolahnya.
  • Setelah bersabar selama satu tahun, Luo Yi akhirnya angkat kaki dari rumah kontrakannya yang sempit.

Baca juga :


Demikian pembahasan dari majas metafora mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis dan contoh majas metafora. Semoga Anda dapat memahami dan bermanfaat.