Contoh Kalimat Kompleks; Pengertian, Ciri, dan Macamnya

Kali ini, kita akan belajar mengenai contoh kalimat kompleks. Mulai dari pengertian, ciri-ciri, macam, hingga perbedaannya dengan kalimat simpleks.

Contoh Kalimat Kompleks; Pengertian, Ciri, dan Macamnya
Contoh Kalimat Kompleks; Pengertian, Ciri, dan Macamnya | Via : Unsplash

Pada dasarnya kalimat adalah deretan kaya yang mengandung satu pengertian lengkap. Ada kata yang berfungsi sebagai subjek, dan ada kata yang berfungsi sebagai predikat.

Apa yang dimaksud dengan kalimat?

Pada KBBI ada tiga pengertian kalimat:

  1. Kalimat adalah kesatuan ujar yang mengungkapkan suatu konsep pikiran dan perasaan
  2. Perkataan
  3. Satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri mempunyai pola intonasi final dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa

Setiap kata yang membentuk kalimat memiliki fungsi masing-masing. Fungsi tersebut adalah subjek (S), predikat (P), objek (O), keterangan (K), pelengkap (pel). Sebuah kalimat paling tidak terbentuk dari subjek dan predikat.

Menurut Hari Murti (1999: 182), kalimat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu kalimat kompleks, kalimat simpleks, kalimat majemuk, dan kalimat majemuk campuran.

Yang akan Kami bahas kali ini kalimat kompleks mulai dari pengertian, ciri, macam dan contoh kalimat kompleks, serta perbedaannya dengan kalimat simpleks.

Apa itu Kalimat Kompleks

Pengertian kalimat kompleks adalah kalimat yang terbentuk lebih dari dua struktur kalimat, disusun lebih dari satu verba atau predikat. Kalimat kompleks terdiri atas kalimat utama dan kalimat subordinatif.

Kalimat kompleks juga dapat terbentuk dari gabungan beberapa kalimat simpleks. Kalimat kompleks disebut juga dengan kalimat majemuk.

Ciri-Ciri Kalimat Kompleks

Ada beberapa ciri kalimat kompleks yang perlu Anda ketahui. Ciri-ciri tersebut antara lain :

  1. Dalam kalimat terdapat dua subjek dan predikat.
  2. Pada satu kalimat terdapat dua peristiwa atau kejadian.
  3. Diantara kalimat utama dengan kalimat subordinatif terdapat tanda koma (,) atau konjungsi eksternal.

Macam Kalimat Kompleks

Berdasarkan tipe konjungsi yang dipakai, kalimat kompleks dibagi menjadi dua macam, yaitu:

#1. Kalimat Kompleks Setara (Parataktik)

Kalimat kompleks setara/paratatik adalah kalimat kompleks yang menggunakan konjungsi setara. Kalimat utama dan kalimat subordinatif memiliki makna setara.

Konjungsi yang menghubungkan dua kalimat seperti tetapi, dan, sedangkan, jika, atau dll.

Contoh kalimat kompleks setara:

  • Kita harus selalu berjuang, atau mati sia-sia.
  • Andy dan Bimo tidak berangkat les, tetapi mereka bermain bola di lapangan.
  • Dinar habis makan nasi goreng dan dia menjadi sangat kenyang.
  • Afif sangat suka lari pagi, tetapi dia sangat susah bangun pagi.
  • Bu Ani selalu menyapu dan mengepel lorong sekolah setiap pagi.
  • Anjun berangkat sekolah naik motor sedangkan Ari jalan kaki.
  • Ajeng gemar membaca sedangkan Tyas gemar melukis.
  • Ibu menanam bunga mawar dan merawatnya.
  • Novi pintar Biologi sedangkan Putut pintar Fisika.
  • Asih ingin membeli sepeda tetapi dia tidak punya uang.

#2. Kalimat Kompleks Bertingkat (Hipotaktik)

Kalimat yang menggunakan konjungsi bertingkat sehingga antar kalimat utama dan kalimat subordinatif menggunakan konjungsi tidak sejajar. Kalimat kompleks bertingkat/hipotatik terbentuk dari gabungan dua kalimat atau lebih yang digabungkan dengan konjungsi bertingkat dan gabungan dua kalimat yang dipisahkan menggunakan tanda koma (,).

Contoh kalimat kompleks bertingkat:

  • Jika aku punya banyak uang, aku akan menonton konser Sheila On Seven.
  • Pak Budi sudah menjadi orang sukses karena ia selalu bekerja keras.
  • Ica mendapatkan juara satu di sekolah sehingga ia mendapatkan hadiah dari orangtuanya.
  • Mereka asal menebang hutan tanpa bertanggungjawab karena mementingkan keuntungannya saja.
  • Kami sangat sibuk menyiapkan makanan sedangkan ia hanya bermain game.
  • Jika kamu tidak makan, maka kamu akan sakit.
  • Iksan terlambat bekerja karena rumahnya jauh.
  • Jakarta sering terjadi banjir karena banyak sampah di sungai.
  • Andi belajar dengan rajin supaya mendapatkan juara satu.
  • Kakak adik itu selalu berselisih karena hal kecil.

Baca juga :

Contoh Kalimat Kompleks dan Simpleks

Agar Anda lebih memahami kalimat kompleks, berikut contoh kalimat kompleks dan simpleks sehingga Anda tahu perbedaan diantara keduanya.

#1. Contoh kalimat kompleks

  • Ibu memasak di dapur dan Ani belajar di kamar.
  • Kelelawar tidur pada siang hari, tetapi mencari makan pada malam hari.
  • Bapak suka minuman es sedagkan ibu suka minuman hangat.
  • Ketika musim hujan sering terjadi banjir dan tanah longsor.
  • Sukma suka ayam goreng sedangkang Ilyas suka ayam bakar.
  • Galuh dihukum berdiri di depan kelas karena tidak mengerjakan PR.
  • Ikmal suka begadang sehingga ia sering terlambat bekerja.
  • Ibu sedang mencuci baju ketika Ica tidur siang.
  • Iffah berlatih bernyanyi ketika Ida belajar.
  • Wilis sedang sakit sehingga ibu harus ijin tidak masuk kerja.

#2. Contoh kalimat simpleks

  • Ica jatuh dari tangga.
  • Ikmal belajar matematika.
  • Kakak belajar masak daging.
  • Anisa tidak mau berbagi makanan.
  • Sinta sedang mengisi teka-teki di koran.
  • Ilham makan bersama teman kuliahnya di Warung Ungu.
  • Jalal mewarnai menggunakan crayon.
  • Desi pulang ke Solo naik pesawat.
  • Ibu mendapat pesanan roti sebanyak lima puluh kardus.
  • Hujan yang turun membasahi tanah.

Antara kalimat simpleks dan kompleks sangat berbeda, bukan?

Semoga Anda dapat memahami dari pengertian, ciri-ciri, macam, hingga contoh kalimat kompleks dan perbedaannya dengan kalimat simpleks diatas ya.

Contoh Majas Metafora dan Artinya

Contoh Majas Metafora dan Artinya – Ketika Anda membaca novel, puisi atau lirik lagu akan menemukan kalimat kiasan yang indah. Bila belum tahu, kalimat kiasan tersebut disebut majas.

Contoh Majas Metafora dan Artinya
Pengertian Majas Metafora dan Contohnya (30+)

Gaya bahasa yang digunakan penulis untuk menyampaikan pesan dengan kiasan atau imajinatif. Majas terdiri dari 4 jenis, salah satunya yaitu majas perbandingan.

Didalam majas perbandingan dibagi lagi menjadi beberapa majas yang sering Anda jumpai, yaitu majas metafora. Kali ini Kami akan membahas tentang majas metafora beserta contohnya.

Pengertian Majas Metafora

Menurut Wikipedia, pengertian metafora adalah pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, tetapi sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan.

Majas metafora menggambarkan sesuatu seolah-olah itu sesuatu yang lain, suatu perumpamaan yang lain tetapi memiliki arti yang sama.

Pengertian lain dari majas metafora adalah pemakaian kata yang bukan sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang menggambarkan persamaan atau perbandingan.

Jadi, majas metafora dapat digunakan menggambarkan persamaan atau perbandingan. Majas metafora banyak digunakan pada karya sastra karena untuk menekankan kesan yang ingin disampaikan dan kalimat yang dibuat menjadi hidup.

Ciri-Ciri Majas Metafora

Majas metafora memiliki ciri-ciri tersendiri. Ciri-ciri majas metafora yaitu:

  1. Tidak menggunakan kata hubung atau konjungsi.
  2. Menggunakan kata atau frasa yang mempunyai makna kiasan untuk menyamakan atau menggunakan kata perbandingan suatu objek dengan objek lain.
  3. Membandingkan objek dengan perbandingan langsung tanpa ada kata pembanding. Contoh kata pembanding: bak, seperti, bagaikan dll.

Jenis Majas Metafora

Majas metafora dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

  1. Majas Metafora in Praesentia

Jenis majas metafora yang membandingkan suatu objek bersamaan dengan pembandingnya, sehingga terkandung makna yang eksplisit.

Contoh majas metafora in praesentia: Mat Piti adalah kembang desa di Megajaya. Pada kalimat tersebut “kembang desa” merupakan gadis paling cantik di desa.

  1. Majas Metafora in Absentia

Metafora in Absentia adalah jenis majas yang tidak disampaikan secara langsung atau implisit, sehingga ada makna tersembunyi. Karena penyampaiannya yang implisit banyak pembaca yang terkadang salah mengartikan kata tersebut.

Contoh in absentia: “Banyak lelaki memperebutkan mawar desa itu untuk dipersunting”. Mawar desa bisa berarti gadis, cantik, wanita yang belum menikah.

Setelah Anda mengenal pengertian, ciri-ciri dan jenis dari majas metafora, berikut contoh majas metafora agar Anda lebih memahami lagi.

30+ Contoh Majas Metafora dan Artinya

Berikut contoh majas metafora dan artinya :

  • Gulung tikar : bangkrut
  • Buah hati : anak
  • Tutup mulut : tidak mau berkomentar
  • Sebelas dua belas : tidak jauh beda
  • Pemburu berita : wartawan
  • Kota gudeg : Yogyakarta
  • Kutu buku : gemar membaca
  • Meja hijau : pengadilan
  • Ahli hisap : perokok
  • Negeri Sakura : negara Jepang
  • Meja hijau : pengadilan
  • Buah tangan : oleh-oleh

Contoh Kalimat Majas Metafora

Supaya Anda dapat membuat majas metafora, berikut contoh kalimat majas metafora yang bisa Anda jadikan referensi:

  • Sabtu (22/8/2020) kantor Kejaksaan Agung di lahap si jago merah.
  • Karena tekadnya yang besar, sekarang karirnya menanjak.
  • Kita perku berkaca pada diri sendiri dahulu sebelum menasehati oranglain.
  • Dokter itu lulusan kampus di kota gudeg.
  • Ratusan pengusaha kayu terancam gulung tikar.
  • Diana adalah tulang rusukku.
  • Mereka seperti kopi yang disiram air panas.
  • Pak Roro memiliki buah hati kembar laki-laki.
  • Derry hanya bisa gigit jari melihat koleksi bukunya dimakan rayap.
  • Perusahaan yang telah berdiri dua puluh tahun itu akhirnya gulung tikar.
  • Kasus perselisihan itu akhirnya dibawa ke meja hijau.
  • Rani membawa buah tangan dari Bali.
  • Dibalik prestasinya yang luar biasa, sejak kecil Rudi merupakan kutu buku.
  • Merek pakaian VSVL sedang naik daun.
  • Bruno unjuk gigi kemampuannya melakukan tendangan bebas.
  • Guinevere akhirnya angkat bicara atas kasus pembobolan mesin atm di kantornya kemarin sore.
  • Kompetensi pegawai baru tersebut menjadi buah bibir di lingkungan kantornya.
  • Yuzhong adalah buah hati satu-satunya dari Pak Zhask dan Bu Angela.
  • Sejak kelas 2 SD, Alucard adalah bintang kelas di sekolahnya.
  • Setelah bersabar selama satu tahun, Luo Yi akhirnya angkat kaki dari rumah kontrakannya yang sempit.

Baca juga :


Demikian pembahasan dari majas metafora mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis dan contoh majas metafora. Semoga Anda dapat memahami dan bermanfaat.