Contoh Cerita Fantasi; Pengertian, Ciri-Ciri, dan Cara Membuatnya

Contoh Cerita Fantasi; Pengertian, Ciri-Ciri, dan Cara Membuatnya – Terdapat banyak contoh cerita fantasi yang ada di Nusantara. Cerita fantasi tersebut ditulis sang penulis dengan tujuan tertentu.

Contoh Cerita Fantasi; Pengertian, Ciri-Ciri, dan Cara Membuatnya
Contoh Cerita Fantasi; Pengertian, Ciri-Ciri, dan Cara Membuatnya

Meskipun ceritanya tidak nyata, namun pesan dan hikmah yang disampaikan dalam cerita tersebut tentu ada.

Apa itu Cerita Fantasi?

Lalu, apa sih yang dimaksud cerita fantasi itu? Cerita fantasi adalah cerita tidak nyata (cerita fiksi) yang memiliki genre fantasi.

Kejadian yang digambarkan dalam cerita ini biasanya tidak ada di kehidupan nyata atau modifikasi dari kehidupan nyata, termasuk tokoh dan latar cerita.

Daya imajinatif sang penulis sangat dibutuhkan untuk membuat cerita fantasi yang bagus dan menarik.

Dalam tulisan ini kami akan memberikan beberapa contoh cerita fantasi antara lain ;

  • Contoh cerita fantasi beserta strukturnya,
  • Contoh cerita fantasi bahasa Indonesia,
  • Contoh cerita fantasi pendek,
  • Contoh cerita fantasi anak,
  • Contoh cerita fantasi singkat,
  • Contoh cerita fantasi 2 paragraf,
  • Contoh cerita fantasi 3 paragraf,
  • Contoh cerita fantasi 4 paragraf, dan
  • Contoh cerita fantasi 5 paragraf.

Ciri-Ciri CeritaFantasi

Supaya Anda mudah dalam membuat contoh cerita fantasi, mari kita mengenal lebih jauh tentang ciri-ciri cerita fantasi! Ciri-ciri yang terdapat dalam contoh cerita fantasi, antara lain ;

  1. ide cerita tidak terbatas oleh realita atau kenyataan hidup
  2. ada keanehan atau sesuatu yang tidak nyata di dalam cerita seperti sihir, magic, magic, maupun sesuatu makhluk yang aneh atau misterius
  3. latar yang terdapat dalam contoh cerita fantasi dapat menembus ruang dan waktu
  4. tokoh yang ada memiliki keunikan seperti kekuatan super atau kekuatan khusus
  5. termasuk kategori cerita fiksi karena cerita fantasi menggunakan khayalan

Setelah memahami ciri-ciri yang terdapat di dalam contoh cerita fantasi, selanjutnya kita akan membahas tentang struktur yang terdapat pada cerita fantasi.

Struktur teks yang terdapat pada contoh cerita fantasi, tidak jauh berbeda dengan struktur teks narasi. Secara keseluruhan contoh teks cerita fantasi terdiri dari orientasi, konflik, resolusi, dan koda/ending.

Apakah Anda masih bingung dengan istilah tersebut? Tenang, kita akan membahas penjelasan dari masing-masing struktur tersebut.

Berikut akan dijelaskan contoh teks cerita fantasi, antara lain ;

  1. Orientasi atau Bagian pengenalan : Pada bagian ini, penulis akan mengenalkan dan menjelaskan tentang tokoh yang terlibat, tema, dan cuplikan alur cerita yang terdapat di dalam contoh cerita fantasi.
  1. Konflik : Di dalam bagian ini, merupakan awal munculnya suatu masalah hingga mencapai titik puncak dari masalah tersebut.
  2. Resolusi : Setelah mencapai puncak permasalahan, di bagian ini akan menjelaskan penyelesaian dari konflik yang berlangsung dalam contoh cerita fantasi. Bagian ini menjadi penentu untuk mengarah ke bagian akhir (ending).
  3. Koda/Ending : Bagian akhir yang menjadi penutup cerita fantasi, bagian ini dibedakan menjadi dua yaitu sad ending (ending yang berakhir dengan kesedihan) dan happy ending (ending yang berakhir dengan kebahagiaan).

Hal lain yang perlu dipahami untuk membuat contoh cerita fantasi yang bagus dan menarik adalah mengetahui jenis-jenis dari cerita fantasi.

Jenis cerita fantasi dibedakan berdasarkan dua kategori yakni berdasarkan kesesuaiannya pada kehidupan nyata dan berdasarkan latar cerita.

Berdasarkan kesesuaian terhadap kehidupan nyata, contoh teks cerita fantasi terbagi menjadi dua jenis, yaitu ; Pertama, cerita fantasi total.

Cerita ini berisi fantasi dari pembuat cerita terhadap suatu objek. Semua pertokohan, tema, dan alur yang terdapat pada cerita ini tidak dialami di kehidupan nyata.

Kedua, cerita fantasi irisan. Jenis cerita ini masih mengungkapkan fantasi dari pengarang namun pertokohan, nama, dan kejadian yang terdapat di dalamnya pernah terjadi di dunia nyata.

Sedangkan, berdasarkan latar cerita contoh teks cerita fantasi terdiri dari latar satu zaman yang mana latar yang dipakai dalam cerita ini menggunakan satu masa tertentu atau tidak lintas waktu.

Misalnya hanya memilih salah satu waktu di masa lampau, masa kini, atau masa yang akan datang. Selain itu, ada latar cerita lintas waktu, cerita fantasi ini menggunakan dua latar waktu yang berbeda digabungkan menjadi satu alur cerita, seperti masa kini dengan masa yang akan datang.

Selanjutnya, supaya Anda semakin mudah dalam membuat contoh cerita fantasi perlu diperhatikan unsur-unsur yang terdapat di dalamnya.

Unsur-unsur yang terdapat di dalam cerita fantasi antara lain gagasan cerita terbuka, ada keanehan atau mistis, latar cerita yang tidak terbatas, para tokoh memiliki keunikan, cerita yang bersifat khayalan, dan gaya bahasa yang digunakan bervariasi.

Baca juga :


Setelah ini, akan disajikan beberapa contoh cerita fantasi.

Contoh cerita fantasi yang ada di dalam tulisan ini, antara lain seperti contoh cerita fantasi beserta strukturnya, contoh cerita fantasi bahasa Indonesia, contoh cerita fantasi pendek, contoh cerita fantasi anak, contoh cerita fantasi singkat, contoh cerita fantasi 2 paragraf, contoh cerita fantasi 3 paragraf, contoh cerita fantasi 4 paragraf dan contoh cerita fantasi 5 paragraf.

Contoh Cerita Fantasi Berbagai Tema

Silahkan dibaca dan disimak dengan baik ya.


#1. Contoh cerita fantasi beserta strukturnya


  • Judul

Mainan Boneka

  • Orientasi

Tifa seorang anak yang manja. Apa yang menjadi keinginannya harus selalu terpenuhi. Ia akan merengek apabila keinginannya tidak dipenuhi. Suatu hari, ia diajak oleh orang tuanya ke pusat perbelanjaan. Ada kebutuhan pokok yang harus dibeli ibunya. Setiba di depan toko mainan, ia merengek minta dibelikan boneka yang mahal. Dengan terpaksa, ibunya membelikan mainan itu meskipun ada kebutuhan yang belum terbeli.

  • Konflik

Boneka itu pun dibawa ke rumah dan ia letakkan di atas lemari. Malam harinya, saat yang lain telah tidur. Tiba-tiba boneka itu bergerak sendiri. Boneka yang lucu itu berjalan mendekati Tifa.

“Tifa, ayo bermain! Ibumu sudah membeliku dengan harga yang mahal lhoo!” ajak sang boneka.

Tifa pun kaget, perlahan ia mulai menjauh. Tapi boneka itu terus mendekat. Sang boneka merasa kesal. Hingga akhirnya boneka itu marah dan berubah menjadi monster yang menyeramkan. Lalu, monster itu loncat ke arah Tifa. Ketika sampai di hadapannya, Tifa berteriak minta tolong.

“Aaaaaaaa, tolooong,” kata Tifa dengan lantang.

  • Resolusi

Ibu mendengar teriakan Tifa. Ibu mendekat dan menepuk pundak Tifa seraya berkata, “Bangun Tifaa.”

Sontak Si Tifa terbangun. Kemudian, ia memeluk erat ibunya sambil menangis tersedu-sedu.

  • Koda/Ending

Sang Ibu menasihati dan menenangkan Tifa. Setelah kejadian itu, ia berikan boneka itu pada adik sepupunya. Ia pun berjanji akan menjadi anak yang mandiri dan tidak mudah merengek saat meminta sesuatu.


#2. Contoh Cerita Fantasi Bahasa Indonesia


Buku Ajaib

Hampir setiap hari Naomi pergi ke perpustakaan karena hobinya membaca. Karena hobinya ini, suatu saat nanti Ia ingin untuk keliling dunia. Naomi ingin berkunjung ke tempat-tempat menarik seperti di buku yang telah ia baca.

Suatu hari ketika di perpustakaan, ia menemukan sebuah buku unik. Buku ini nampak lusuh dan berdebu. Buku dengan sampul depan berupa peta dunia ini terlihat tidak pernah dibaca. Naomi penasaran dan tanpa berpikir panjang, ia meminjam buku itu.

Tetibanya di rumah, Naomi tak mampu menahan rasa penasarannya. Saat ia membuka halaman pertama, matanya tak henti berbinar. Sebuah cahaya terpancar menyilaukan. Cahaya itu tak berhenti bersinar. Ia semakin bersemangat membuia halaman demi halaman. Hingga sampai di halaman kesepuluh, terlihat sebuah lubang seperti pintu masuk yang muncul

Ia mencoba memasukkan jemarinya. Awalnya ia merasa ragu, tapi akhirnya ia memberanikan diri masuk ke dalamnya.

Tiba-tiba, ia melihat suasana yang berbeda. Nampak seperti berada di belahan dunia yang lain.

“Di mana ini?” batinnya.

Di sana, semua terlihat indah bak surga dunia. Naomi merasa senang berada di sini. Karena segala sesuatu bisa di dapat dengan mudah tanpa bersusah-susah. Seminggu berlalu ia merasa nyaman tinggal di sini. Setelah itu, ia merasa bosan dan ingin bertemu dengan orang tuanya. Ia berusaha mencari jalan pulang tapi tidak ditemukan pintu kembali. Karena bingung tidak menemukan jalan keluar, Naomipun menangis dan berteriak meminta tolong.

“Tolong, tolong aku ingin keluar dari sini,” teriak Naomi dengan kencang.

Tiba-tiba, muncul percikan air.

“Bangun Naomi, ini sudah sore, perpustakaan sudah hampir tutup,” kata petugas perpustakaan.

Seharian ini Naomi tertidur di perpustakaan. Sudah dibangunkan sejak tadi, tapi tetep saja ia terlelap. Akhirnya, ia terbangun.

Naomi memang sering datang ke perpustakaan, tapi sering juga tertidur di sana. Setelah kejadian ini, ia berjanji tidak akan tidur lagi di perpustakaan.


#3. Contoh cerita fantasi pendek


Cermin Persahabatan

Laila seorang anak pemalu. Karena sifatnya itu, ia selalu menyendiri dimanapun berada. Jarang sekali terlihat berbicara dengan temannya. Tidak ada satu pun yang mau mendekatinya.

Suatu hari, selepas pulang sekolah. Laila menemukan sebuah cermin kecil terjatuh di jalan. Cermin itu terlihat kotor sekali. Lalu, ia membawa pulang cermin itu. Tiba di rumah, cermin kecil itu dibersihkan. Ketika sudah terlihat bersih, tiba-tiba cermin itu berbicara.

“Halo, kak. Terimakasih ya, sudah membersihkan aku,” kata Si Cermin.

Sontak, Laila merasa kaget. Ia kebingungan dengan cermin yang bisa berbicara.

“Tidak perlu takut, kak. Aku akan menjadi temanmu,” jelas Si Cermin.

Laila mulai terbiasa dengan Si Cermin. Lambat laun, cermin itu menjadi teman bermain dan berbicara baginya. Ia selalu membawa cermin tersebut. Atas bantuan dari Si Cermin, Laila yang dahulu pemalu dan pendiam, kini sudah mulai aktif di sekolahnya. Bahkan, sekarang sudah memiliki banyak teman dan tidak menyendiri lagi. Kadang, sering melupakan Si Cermin

Karena sudah berhasil membuat Laila memiliki teman. Si Cermin berniat pergi. Keesokan harinya, saat Laila hendak mencari cerminnya. Ia tidak menemukan keberadaan cerminnya.

Baca juga :


#4. Contoh cerita fantasi anak


Durhaka kepada Orang Tua

Di sebuah desa terpencil di kawasan pegunungan, hidup seorang ibu dan anak. Si ibu sangat mencintai putranya. Ia merawat dengan penuh kasih sayang sejak bayi hingga si anak dewasa.

Ketika si anak telah beranjak dewasa, ia ingin merantau ke kota. Ia berniat merantau untuk mengubah nasib keluarganya. Awalnya, sang ibu menolak permintaan itu, tetapi anaknya terus memaksa.

“Saya tetap akan merantau Bu, ini semua demi nasib keluarga kita yang lebih baik,” ucap si anak seraya meyakinkan ibunya.

Akhirnya, si ibu pun mengizinkan.

Sampai di kota, awalnya ia mulai bekerja serabutan dengan seorang juragan yang kaya raya. Ia bekerja dengan keras, tekun, dan disiplin. Perlahan ia mulai meniti karir yang bagus dan menjadi orang kaya baru di kota itu. Selain itu, putri dari sang juragan yang lama pun  dinikahinya.

Selama lima belas tahun merantau, ia hanya menengok ibunya di desa sekali saja. Setahun setelah kepergian pertama, ia sempat menengok ibunya. Setelah itu, sama sekali tidak menengok.

Sang ibu pun rindu, ia berencana untuk ke kota menemui anaknya. Sampai di kota, ia mulai mencari anaknya. Satu persatu orang ditemui dan ditanyai tentang keberadaan anaknya. Hingga akhirnya, si ibu menemukan lokasi anaknya berada. Tak sulit menemukan, karena anaknya merupakan salah satu orang terpandang di kota.

Tibalah si ibu di rumah anaknya. Rumah si anak megah bak istana. Sesampainya di sana, pintu dibuka oleh istri si anak. Si istri kaget, kenapa ada orang tua renta datang ke rumah. Si ibu pun menjelaskan kalau ia adalah ibu dari suaminya. Si istri tidak percaya, lalu ia mengambil uang untuk diberikan ke si ibu. Sang ibu menolak, ia hanya ingin bertemu anaknya. Akhirnya suaminya keluar menemui nenek tua yang datang ke rumah. Si anak tidak mengakui kalau nenk tua yang datang adalah ibunya.

“Siapa ya? Saya tidak kenal Anda,” ucap sang anak kepada ibunya. Lalu, istrinya menyuruh si ibu pergi dari rumah.

Sang Ibu merasa sakit hati. Rasa cinta dan rindu untuk bertemu si anak, disakiti oleh perilaku si anak dan istrinya. Dengan kesal, sang ibu mengutuk si anak menjadi patung. Saat itu juga petir mulai menggelegar, angin berhembus dan seketika tubuh si anak berubah menjadi patung. Akhirnya, sang ibu kembali ke desa. Sesampainya di desa, si ibu meninggal dan si anak tetap menjadi patung selamanya.


#5. Contoh cerita fantasi singkat


Pedang Sang Raja

Dahulu kala, ada sebuah kerajaan yang sangat terkenal. Kerajaan ini dipimpin oleh seorang raja yang bengis dan angkuh. Kekuasaan dari sang raja sangat luas. Tiap menjajah suatu wilayah pasti menang. Salah satu kunci kemenangannya adalah senjata andalan raja, pedang sakti.

Dengan pedang ini semua lawan terlibas habis. Pedang ini bisa memanjang dan memendek sesuai kehendak pemegangnya. Orang yang memegang pedang itu akan memiliki energi tambahan seperti ada suatu arwah pembunuh yang merasuki. Itulah sebabnya, pedang itu selalu dibawa sang raja kemanapun berada.

Suatu hari, saat sang Raja hendak berperang. Tiba-tiba, pedang itu terjatuh di depan pintu istana. Nampaknya, Sang Raja belum menyadari kalau pedangnya terjatuh. Pedang itu kemudian diambil oleh si anak. Saat hendak membuka pedang, salah satu prajurit datang. Ia melarang untuk membuka pedang. Larangan si prajurit pun tidak dihiraukan. Si Anak tetap membukanya. Seketika, ia langsung menjadi beringas. Prajurit-prajurit yang mendekati dihabisi satu-persatu. Mendengar keributan di dalam istana, raja pun kembali masuk ke istana. Tak disangka, prajurit yang ada di dalam dihabisi semua. Duel antara si anak dan bapak pun terjadi. Setengah jam berlangsung, akhirnya sang raja pun ditumbangkan oleh anaknya sendiri.


#6. Contoh cerita fantasi 2 paragraf


Balas Budi Si Merpati

Seekor burung merpati terjebak dalam perangkap di hutan belantara. Hutan ini terletak di tepi pantai. Meskipun sayap dan kakinya terikat, si burung masih berusaha melepaskan diri dan meminta pertolongan. Seekor gajah dan anaknya tiba-tiba datang melewati area itu. Sang Induk gajah mencoba melepaskan ikatan si merpati. Akhirnya merpati bisa terlepas.

Suatu hari, ada gempa dan tsunami besar melanda hutan. Pohon-pohon dan binatang ikut terbawa arus. Anakan gajah pun ikut terpisah dengan induknya terbawa hingga ke tengah laut hanya berpegangan kayu kecil. Di atas laut, si merpati melihat anakan gajah yang terombang-ambing. Si merpati turun mendekati anakan gajah itu. Lalu, telinga anak gajah tersebut dicengkeram oleh jemari merpati dan dibawanya terbang hingga ke daratan. Akhirnya, sang anak bisa berkumpul kembali dengan induknya setelah bencana besar melanda hutan tersebut.


#7. Contoh cerita fantasi 3 paragraf


Tongkat Sakti

Potter sedang memainkan tongkat sakti warisan almarhum Ayahnya. Tongkat ajaib ini memiliki banyak kegunaan. Segala keinginan kita akan terwujud hanya dengan mengucap mantra dan menggerakan tongkat ajaib ini. Namun, ayahnya pernah berpesan agar tidak menggunakan tongkat ini sembarangan atau untuk berbuat jahat.Tetapi, Potter malah menggunakan tongkat itu untuk hal yang tidak berguna. Bahkan, ia sering menggunakan tongkatnya untuk menjahili teman-temannya.

Suatu hari, ketika ia lupa mengerjakan PR. Tulisan tangan di buku milik temannya dipindahkan ke buku Potter. Hanya dengan mengayunkan tongkat, dengan sekejap, tulisan itu hilang dan sudah berpindah tempat. Sontak, temannya marah dan mendekat ke arahnya. Ia merebut tongkat dari tangan Potter. Tongkat sakti itu pun langsung dipatahkan. Bekas patahannya dilemparkan ke arah Potter. Berulang kali diayunkan, tongkat itu sudah tidak berfungsi lagi.

Potter pun menyesal menggunakan tongkat itu seenaknya sendiri. Ia tidak menghiraukan peringatan Ayahnya dulu. Ia tidak merawat warisan Ayahnya dengan baik. Kini, tongkat itu hanya seperti sebatang kayu yang tidak berguna. Diayunkan berungkali juga tidak bisa.


#8. Contoh cerita fantasi 4 paragraf


Hukuman Si Tukang Bohong

Pino sering berkata tidak jujur. yang dikatakan selalu berbeda dengan kenyataan. Teman-temannya sering tertipu dengan perkataan Pino. Bahkan guru dan orang tuanya juga sering dibohongi. Tidak hanya sekali, tetapi berkali-kali.

Suatu hari, sehabis pulang sekolah, Pino merasa lapar. Di tengah jalan, ia bertemu dengan seorang kakek tunanetra yang menjual roti. “Momen yang tepat sekali,” katanya dalam hati. Ia pun mendekati si kakek kemudian memakan roti yang dijualnya. Setelah kenyang, ia hanya memberikan uang selembar kepada si kakek. Padahal, ia makan roti seharga sepuluh kali lipat dari uang yang diberikan. Sadar akan hal itu, sang kakek pun tetap tak bisa mengejar Pino. Ia hanya berteriak kalau ia berbohong lagi kepada orang lain, telinganya akan membesar.

Tidak merasa kapok dengan apa yang dilakukannya kemarin. Pino tetep mengulangi kebohongannya. Beberapa orang dikelabui oleh si Pino. Ternyata benar apa yang dikatakan si kakek. Secara tidak sadar, telinga Pino pelan-pelan mulai membesar hingga seukuran telinga gajah. Setelah tahu, ia pun menangis dan merasa malu jika bertemu teman-temannya.

Tiba di rumah, ia mengadu kepada orangtuanya. Ibunya meminta Pino untuk meminta maaf kepada si kakek dan tidak mengulangi kebohongannya. Ia pun pergi ke tempat jualannya si kakek. Lalu, meminta maaf dan membayar kekurangan uang yang belum dibayarkan. Ia juga berjanji tidak akan membohongi orang lain lagi. Seketika, telinganya mengecil kembali normal lagi.


#9. Contoh cerita fantasi 5 paragraf


Beras Ajaib Penyembuh Penyakit

Contoh cerita fantasi 5 paragraf
Contoh cerita fantasi 5 paragraf

Akri seorang anak tunggal dari sepasang suami istri yang tidak berpunya. Ibunya sudah lama terkena stroke, hanya bisa berbaring di tempat tidur. Sedangkan, ayahnya pergi meninggalkan mereka berdua. Setiap hari, Akri bekerja sebagai kuli panggul di pasar. Hal ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membiayai pengobatan ibunya. Meskipun tiap hari bekerja, namun belum mampu mencukupi kebutuhan dan pengobatan ibunya.

Suatu hari ketika Akri sedang bekerja, ada kakek tua datang untuk meminta-minta. “Nak, kakek sudah tidak makan seminggu, kasihanilah kakek ini,” pinta sang kakek dengan menyodorkan telapak tangannya. Akri pun bingung, padahal uang yang didapatkannya hari ini akan digunakan untuk pengobatan ibunya nanti malam. Akhirnya, dengan ikhlas Akri pun memberikan uangnya kepada kakek tersebut.

“Terimakasih Nak, kamu sangat baik sekali,” ucap si kakek. Lalu, sang kakek memberikan sebutir beras kepada Akri. Jika sebutir beras ini dimasak dengan air segelas, maka hasil masaknya bisa dipakai untuk menyembuhkan segala jenis penyakit. Selang beberapa saat kemudian, sang kakek tiba-tiba menghilang.

Penasaran dengan apa yang diberikan sang kakek. Sampai di rumah, Akri langsung memasak beras tersebut. Kemudian, masakan itu diberikan ke ibunya. Seketika, ibunya langsung sembuh dari penyakitnya. Tangan dan kaki ibunya bisa langsung digerakkan. Saat itu juga ibunya sudah bisa berdiri dan berjalan.

Keesokan harinya, Akri kembali bekerja ke pasar. Ia pun berencana untuk mengucapkan terima kasih kepada Sang kakek. Sempet beberapa kali, ia mencari sang kakek. Namun, sepanjang hari ia tidak menemukan sang kakek tersebut. Hari berikutnya, ia melakukan hal yang sama. Tetapi sang kakek tidak pernah muncul lagi.

Baca juga :


Tentu Anda sudah semakin paham tentang cerita fantasi.

Kami hanya menyajikan contoh cerita fantasi beserta strukturnya, contoh cerita fantasi bahasa Indonesia, contoh cerita fantasi pendek, contoh cerita fantasi anak, contoh cerita fantasi singkat, contoh cerita fantasi 2 paragraf, contoh cerita fantasi 3 paragraf, contoh cerita fantasi 4 paragraf dan contoh cerita fantasi 5 paragraf.

Setelah ini, silahkan Anda bisa mulai membuat contoh cerita fantasi yang menarik.

Semoga bermanfaat!

Pengertian, Ciri, dan Contoh Majas Metonimia

19+ Contoh Majas Metonimia; Pengertian, Ciri, dan Penjelasannya – Majas atau gaya bahasa merupakan ragam bahasa untuk memperoleh efek tertentu yang membuat kalimat dalam karya sastra tersebut semakin hidup.

Contoh Majas Metonimia
Pengertian Majas Metonimia, Ciri, Beserta Contohnya

Tujuan dari penggunaan majas adalah membuat pembaca atau penikmat karya seni merasakan emosi dari suatu karya lewat gaya bahasa yang digunakan oleh seniman atau penulis pada umumnya.

Macam-Macam Majas

Majas dikelompokkan ke dalam 4 jenis, yaitu :

  1. Majas Perbandingan

Majas perbandingan adalah gaya bahasa yang biasanya di ungkapkan untuk membandingkan suatu objek dengan objek lain.

  1. Majas Sindiran

Majas sindiran ini digunakan untuk mengungkapkan sesuatu kondisi atau mengungkapkan maksud kepada orang lain melalui kata-kata sindiran guna memperjelas pesan yang di ungkapkan.

  1. Majas Penegasan

Majas penegasan merupakan majas yang di ungkapkan untuk mempengaruhi seseorang dengan kata-kata yang tegas agar orang yang mendengar menyetujui suatu ungkapan.

  1. Majas Pertentangan

Majas pertentangan adalah gaya bahasa yang digunakan penulis yang sengaja menggunakan kata-kata yang bertentangan dari maksud yang di inginkan untuk menekankan maksud yang ingin disampaikan.

Dalam artikel kali ini kami akan membahas contoh majas metonimia, majas ini termasuk kedalam salah satu jenis majas perbandingan.

Baca juga :

Apa itu Majas Metonimia?

Majas metonimia secara bahasa berasal dari bahasa Yunani, yaitu meto yang artinya menunjukkan perubahan dan anoma yang artinya nama.

Jadi, secara bahasa majas metonimia adalah gaya bahasa yang menggunakan sebuah merk atau label barang/benda untuk menyatakan suatu hal lain.

Penggunaan majas metonimia sangat sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat awam, selain untuk menyebut nama merk barang sejenis gaya bahasa ini juga digunakan untuk menyebut label atau karakteristik atribut dari barang tersebut.

Ciri Majas Metonimia

Adapun ciri khas yang menujukkan majas metonimia adalah adanya hubungan dari kata yang digunakan untuk mengganti nama suatu benda tersebut seperti merk yang sangat melekat dengan barang tersebut.

20 Contoh Majas Metonimia

Agar memudahkan anda dalam memahami majas metonimia berikut kami sajikan 20 contoh majas metonimia, seperti:

  1. Anita diminta ibunya untuk membeli rinso di warung untuk mencuci baju, (kata rinso yang digunakan dalam contoh majas metonimia ini adalah nama merk yang ditujukan untuk mengganti maksud sabun cuci baju).
  2. Pak rudi lebih senang berangkat kerja menggunakan gojek daripada harus membawa mobil pribadi, (kata gojek yang digunakan adalah label yang ditujukan untuk menggantikan maksud ojek online)
  3. Biasanya ibu akan mengkonsumsi bodrex sebelum tidur untuk meredakan sakit kepala, (kata bodrex yang digunakanadalahmerk yang digunakan untuk mengganti maksud obat sakit kepala).
  4. Ayu membeli cemilan untuk berkemah di indomaret, (kata indomaret yang digunakan adalah label nama yang digunakan untuk mengganti maksud supermarket)
  5. Rania pergi ke BNI untuk menabung keperluaannya di masa depan, (kata BNI yang digunakan adalah label nama yang digunakan untuk menganti maksud Bank)
  6. Saat weekend keluarga pak Subandi biasanya makan malam di KFC, (kata KFC yang digunakan adalah label nama untuk mengganti maksud dari restoran cepat saji).
  7. Aliyah menyuruh adiknya mengambilkan pepsodent untuk menggosok gigi, (kata pepsodent yang digunakan adalah nama merk untuk mengganti maksud dari pasta gigi)
  8. Tiap hari Anton menghabiskan waktunya untuk main among us, (kata among us yang digunakan adalah label nama untuk mengganti maksud dari game online)
  9. Pak Karyo setiap pagi selalu membaca sloops sembari minum kopi, (kata sloops yang digunakan dalam contoh majas metonimia adalah label nama untuk mengganti maksud dari koran).
  10. Sebelum tidur Aida selalu minum boneto, (kata boneto yang digunakan adalah label merk yang digunakan untuk mengganti maksud dari susu).
  11. Pak Sunarto seringkali melihat berita di TV ONE, (kata TV ONE yang digunakan adalah label nama untuk menggantikan kata stasiun televisi).
  12. Nanda sering kali mengerjakan tugas sembari nongkrong di Starbucks, (kata Starbucks yang digunakan adalah label nama untuk menggantikan kata kedai kopi).
  13. Sebagai anak kos Nadia sering kali makan indomie, (kata Indomie yang digunakan adalah label merk untuk menggantikan kata mie instan)
  14. Alea selalu mengunggah foto ke instagram setelah ia liburan, (kata instagram yang digunakan dalam contoh majas metonimia ini adalah label nama untuk menggantikan kata sosial media).
  15. Kak Romeo sering mendengar lagu-lagu Peterpan saat ia galau, (kata peterpan yang digunakan adalah label nama untuk menggantikan kata band indonesia).
  16. Ibu selalu membuat teh poci hangat saat hujan turun, (kata poci yang digunakan adalah label merk untuk menggantikan kata teh).
  17. Rara selalu membeli barang-barang yang sedang viral di shopee, (kata shopee yang digunakan adalah label nama untuk menggantikan kata plattform online shop)
  18. Wawan membeli Aqua di warung pinggir jalan itu, (kata Aqua yang digunakan dalam majas metonimia ini adalah label merk untuk menggantikan kata air mineral).
  19. Setiap lebaran idul fitri bu Santi selalu membeli khong guan untuk disajikan pada tamu yang datang, (kata Khong Guan yang digunakan adalah label merk untuk mengganti kata roti kering).
  20. Lulu membeli sunsilk untuk keramas nanti sore, (kata sunsilk yang digunakan adalah label merk untuk mengganti kata sampo).

Baca juga :


Itulah 20 contoh majas metonimia yang kami sajikan, yang terpenting dari penggunaangaya bahasa ini adalah penggunaan kata label atau merk untuk mengganti nama suatu barang yang serupa.

Semoga artikel ini berguna bagi anda yang sedang mencari contoh majas metonimia.

25+ Contoh Iklan Media Cetak

25+ Contoh Iklan Media Cetak – Hai sahabat ukulele, Kalian pasti kerap menjumpai Contoh Iklan Media Cetak baik itu di koran, selebaran, atau di majalah. Namun, apakah sahabat tahu apa yang dimaksud iklan media cetak? Pada artikel ini, akan kami kupas tuntas tentang iklan media cetak.

Contoh Iklan Media Cetak
25+ Contoh Iklan Media Cetak

Sebelum kita membahas mengenai Contoh Iklan Media Cetak, mari kita pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan iklan media cetak.

Apa yang dimaksud iklan media cetak?

Walau terlihat mudah sebagian dari kalian pasti bertanya-tanya, apa yang dimaksud dengan iklan media cetak? Apa bedanya dengan iklan biasa? Sebelumnya, kita perlu tahu pengertian iklan.

Iklan adalah sebuah informasi yang memiliki tujuan untuk mensugesti, mendorong, atau memberikan pengaruh kepada masyarakt atau semua orang yang melihat/membacanya agar tertarik pada jasa atau produk yang ditawarkan.

Dikutip dari Wikipedia, Iklan atau dalam bahasa Indonesia formalnya pariwara adalah segala bentuk pesan promosi benda seperti barang, jasa, produk jadi, dan ide yang disampaikan melalui media dengan biaya sponsor dan ditunjukan kepada sebagian besar masyarakat.

Jadi, iklan media cetak adalah iklan yang dikampanyekan atau disebarluaskan melalui media cetak. Sedangakan arti media cetak adalah semua bentuk media yang tertulis berbentukan cetakan, contohnya yaitu tabloid, koran, surat kabar, majalah, dan lain-lain.

Ciri-Ciri Iklan Media Cetak

Berikut adalah beberapa ciri-ciri iklan media cetak, yaitu:

  • Iklan media cetak dibatasi oleh kolom dan baris.
  • Iklan media cetak biasanya cenderung ditulis menggunakan bahasa yang formal.
  • Kalimat dalam Iklan media cetak bisa panjang dan rinci.
  • Iklan media cetak hanya bisa ditangkap oleh indera pengelihatan saja.

Beberapa contoh iklan media cetak yaitu:

  • Iklan Baris,
  • Iklan Penawaran,
  • Iklan Makanan,
  • Iklan Produk,
  • Iklan Layanan Masyarakat,
  • Iklan Kolom,
  • Iklan Lowongan Kerja,
  • Iklan Jasa,
  • Iklan Berbahasa Jawa,
  • Iklan Komersial, dsb.

Baca juga :

25+ Contoh Iklan Media Cetak 2020

Diantara teman-teman yang masih sekolah pasti pernah menemui pertanyaan sebutkan contoh iklan media cetak. Berikut kami jelaskan mengenai iklan-iklan tersebut beserta gambar iklan media cetak:

#1. Iklan Baris

Iklan Baris
Contoh Iklan Media Cetak: Iklan Baris | sumber: id.pinterest.com

Contoh iklan media cetak yang pertama yaitu iklan baris. Iklan baris biasanya terdapat pada koran dan hanya terdiri dari 3-5 baris saja.

Karena jumlah karakter yang terbatas, pengiklan didorong untuk membuat iklan yang singkat, padat, dan jelas. Karena keterbatasan tersebut, tidak jarang pengiklan menggunakan singkatan-singkatan agar semua informasi bisa disampaikan.

Iklan baris biasanya dimanfaatkan untuk menjual produk, menawarkan jasa, lowongan pekerjaan, bahkan ada yang untuk mencari jodoh. Tentu saja pencarian jodoh melalui media iklan baris sudah tidak relevan di jaman milenial ini, hal tersebut sering terjadi pada era koran sebelum tahun 2013.

Harga iklan baris ditentukan dari jumlah karakter atau baris yang digunakan.

#2. Iklan Penawaran

Iklan Penawaran
Contoh Iklan Media Cetak: Iklan Penawaran  Nuvo| sumber: tokopedia.com

Iklan penawaran adalah salah satu contoh iklan media cetak yang bertujuan untuk mempromosikan suatu produk atau jasa kepada masyarakat, dan biasanya terdapat penawaran lain daripada produk yang biasa dijual. Penawaran ini dapat berupa diskon, beli sekian gratis satu buah produk, beli sekian gratis produk lain, dan sebagainya.

Contoh iklan penawaran yang berupa produk yaitu iklan makanan, iklan minuman, iklan perabot rumah tangga, dan lain-lain.

Sedangkan iklan penawaran yang berupa jasa bisa berupa jasa les privat anak sekolah, jasa mengemudikan mobil, jasa pijat, dan lain-lain. Iklan penawaran yang termasuk dalam contoh iklan media cetak biasanya terdapat pada majalah atau tabloid.

#3. Iklan Produk

Iklan Produk
Gambar iklan media cetak: Iklan Produk Sensodyne | sumber: sensodyne.co.id

Iklan produk atau bisa juga disebut dengan iklan niaga adalah salah satu jenis iklan yang fokus bertujuan untuk menarik masyarakat agar membeli produk yang di tawarkan.

Kunci utama dari iklan produk adalah tagline, slogan, atau kata-kata out of the box yang membuat siapapun yang membaca langsung tertarik dengan produk tersebut.

Iklan produk bisa dikategorikan contoh iklan media cetak karena biasanya terdapat pada majalah, koran, atau banner.

#4. Iklan Makanan

Iklan Makanan
Gambar iklan media cetak: Iklan Makanan McDonalds| sumber: news.mcdonalds.com

Iklan makanan sebenarnya masih termasuk dalam kategori iklan produk atau iklan niaga. Hanya saja, poin penting dari iklan makanan adalah gambar iklan dari produk makanan yang dijual.

Karena biasanya orang akan tertarik untuk membeli makanan karena gambar pada iklan makanan tersebut terlihat sangat lezat. Iklan makanan yang termasuk contoh iklan media cetak biasanya berupa poster atau selebaran pamflet.

Contoh iklan makanan lainnya yaitu:

  • McDonald: i’m lovin it!

    Iklan Makanan McDonalds
    Gambar iklan media cetak: Iklan Makanan McDonalds
  • Pizza Hut: No One Outpizzas the Hut

    Iklan Makanan Pizza Hut
    Gambar iklan media cetak: Iklan Makanan Pizza Hut
  • Kenthucky Fried Chicken, Jagonya Ayam!

    Iklan Makanan KFC
    Contoh iklan media cetak: Iklan Makanan KFC
  • SAMBAL ABC: Sambal Favorit Keluarga Indonesia
  • Kecap Bango: Benar-benar kecap
  • Indomie Seleraku
  • SARIMI, Nempel Di Hati Nempel Di Lidah
  • Kacang Garuda: ini kacangku!
  • SOSRO: apapun makanannya, minumnya tek botol Sosro

    Contoh Iklan Media Cetak: Sosro
    Contoh Iklan Media Cetak: Sosro
  • Teh Pucuk: Teh Terbaik Ada di Pucuknya
  • TEH KOTAK, Persembahan Dari Alam
  • HEXOS, Permen pelega tenggorokan
  • TINI WINI BITI, Imut Enak Bergizi
  • GERY CHOCOLATOS, Mama Mia Lezatos
  • SNACK PILUS GARUDA, Enaknya gak abis-abis!
  • TROPICANA SLIM, Menjaga Manisnya Hidup Dulu Sekarang dan Selamanya

#5. Iklan Jasa

Iklan Jasa
Gambar iklan media cetak: Iklan Jasa | sumber: wmdrivingcourse.wordpress.com

Salah satu jenis iklan iklan lainnya yaitu iklan jasa. Iklan jasa sebenarnya sama dengan iklan komersial lainnya, hanya saja yang ditawarkan disini adalah jasa, bukan produk.

Iklan jasa cenderung lebih informatif karena walaupun jasa yang ditawarkan sama, akan tetapi waktu, fasilitas, jam buka, atau alat yang digunakan bisa saja berbeda.

Sebagai contoh iklan jasa mengemudi mobil seperti diatas. Banyak sekali informasi-informasi yang ditampilkan pada iklan jasa apabila dibandingkan dengan iklan produk.

Kalaupun pengiklan ingin membuat iklan yang lebih ringkas, maka biasanya diberi kontak agar bisa dijelaskan lebih lanjut. Iklan jasa yang termasuk contoh iklan media cetak biasanya berupa poster atau selebaran pamflet.

#6. Iklan Kolom

Iklan Kolom
Gambar iklan media cetak: Iklan Kolom | sumber: Kompasiana.com

Iklan kolom biasanya juga terdapat pada koran, sama seperti iklan baris sehingga termasik kedalam contoh iklan media cetak.

Akan tetapi, yang membedakan iklan kolom dan iklan baris adalah iklan kolom tidak hanya terdiri dari tulisan, namun juga gambar atau foto. Iklan kolom juga bisa dipesan dalam area yang lebih luas, bahkan sampai satu halaman penuh.

Iklan kolom pada koran biasanya digunakan untuk mempromosikan kendaraan bermotor, atau kabar duka dari seseorang yang telah meninggal.

#7. Iklan Komersial

Iklan Komersial
Gambar iklan media cetak: Iklan Komersial myIM3 | sumber: satelindo.co.id

Iklan komersial adalah iklan yang biasanya digunakan untuk mendukung pemasaran barang atau jasa. Misalnya pada contoh diatas adalah iklan komersial aplikasi myIM3.

Dengan adanya iklan tersebut, pihak pengiklan berharap untuk mendukung atau menaikkan daya jual produk-produk dari IM3.

Ciri-ciri iklan komersial biasanya memiliki desain yang unik, bagus, simple, dan terdapat di banyak tempat sehingga diharapkan siapapun yang melihat iklan tersebut bisa mudah mengingat atau bahkan terngiang-ngiang di kepala.

#8. Iklan Lowongan Kerja

Iklan Lowongan Kerja
Gambar iklan media cetak: Iklan Lowongan Kerja | sumber: lokerbali.info

Sesuai dengan namanya, iklan lowongan kerja dibuat oleh perusahaan atau perseorangan yang membutuhkan seseorang untuk dipekerjakan di perusahaan mereka.

Iklan lowongan kerja biasanya memiliki informasi lengkap mengenai jenis pekerjaan yang dibutuhkan, syarat-syarat pelamar yang harus dipenuhi, dan alamat pengiriman lamaran pekerjaan.

#9. Iklan Layanan Masyarakat

Iklan Layanan Masyarakat
Gambar iklan media cetak: Iklan Layanan Masyarakat | sumber: kemenpppa.go.id

Tidak seperti tujuan iklan-iklan lainnya yang untuk kebutuhan komersial, iklan layanan masyarakat bertujuan untuk menyampaikan informasi penting atau himbauan kepada masyarakat.

Salah satu contohnya adalah iklan himbauan diatas dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (kemenpppa).

Dari iklan tersebut, pemerintah menghimbau kepada masyarakat khususnya perempuan dan anak-anak untuk memilih rute yang aman ketika berangkat ke sekolah. Hal tersebut demi menghindari pelecehan seksual atau hal-hal yang tidak diinginkan lainnya, yang kerap terjadi pada rute yang sepi.

#10. Iklan Berbahasa Jawa

Iklan Bahasa Jawa
Gambar iklan media cetak: Iklan Bahasa Jawa | sumber: fatasama.com

Iklan bahasa jawa sebenarnya sama seperti iklan-iklan produk lainnya. Hanya saja, biasanya produk yang di iklankan berkaitan erat dengan budaya jawa, atau bahan-bahannya diambil di pulau jawa. Contoh iklan bahasa jawa yaitu minuman herbal BEJO, yang berkhasiat untuk menghilangkan masuk angin.

Baca juga :


Iklan yang baik adalah iklan yang menarik mata bagi siapapun yang pertama kali melihatnya. Terkadang, iklan membutuhkan informasi yang padat dan lengkap seperti iklan lowongan kerja, namun terkadang juga hanya berupa desain yang menarik tanpa ada banyak kata seperti iklan komersial yang banyak beredar saat ini.

Hampir semua iklan bisa termasuk dalam contoh iklan media cetak. Hanya saja, beberapa iklan lebih cocok dan efektif apabila di sebarkan pada media digital seperti website, media sosial, atau televisi.

Demikian penjelasan dan beberapa contoh iklan media cetak, semoga bermanfaat.

Pengertian, Jenis, dan Contoh Rumusan Masalah Berbagai Karya Ilmiah

Contoh Rumusah Masalah Makalah, Penelitian, Laporan Praktikum, dll. – Menulis adalah sebuah keterampilan yang memerlukan latihan terus-menerus. Keterampilan menulis ini sangat penting bagi civitas pendidikan.

contoh rumusan masalah penelitian
Contoh Rumusah Masalah Penelitian, Biologi, Makalah, Laporan Praktikum, dll.

Contohnya saja penulisan jenis karya ilmiah skripsi, jurnal ilmiah, dan disertasi sudah sewajarnya menggunakan metode ilmiah yang baik dan benar.

Metode ilmiah dalam perkembangannya berjalan secara terus-menerus seiring dengan kemajuan zaman. Hal tersebut disebabkan perkembangan zaman mempengaruhi pola pikir manusia sehingga manusia dituntut  untuk melakukan berbagai eksperimen atau penelitian yang bersifat ilmiah.

Dengan adanya metode ilmiah akan memberikan pemahaman dan dapat dibuktikan secara empiris. Metode ilmiah dalam penulisan pada hakikatnya dilakukan dengan menentukan rumusan masalah.

Pada artikel ini akan dijelaskan terkait pengertian rumusan masalah, jenis rumusan masalah, dan contoh-contoh rumusan masalah makalah, penelitian, karya ilmiah, biologi, dan laporan praktikum.

Pengertian Rumusan Masalah

Rumusan masalah adalah pertanyaan-pertanyaan yang digunakan untuk menjawab suatu permasalahan pokok dengan singkat, padat, dan jelas.

Rumusan masalah dijadikan sebagai pokok ide gagasan yang nantinya dituangkan dalam tulisan untuk dicari solusinya berdasarkan pengumpulan data. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan dan dapat juga dengan melakukan hipotesis.

Prediksi yang dibuat kemudian diuji dengan melakukan eksperimen yang sebelumnya telah ditetapkan pedoman masalahnya. Berdasarkan pedoman dari beberapa ahli, perumusan masalah ini bertujuan untuk menetapkan topik untuk dipecahkan.

Ciri-Ciri Rumusan Masalah

Ciri penting yang mendasar dalam rumusan masalah yaitu ditulis dengan jelas dalam bentuk kalimat tanya. Kalimat tanya tersebut dapat menggunakan metode yang umum yaitu 5W+1H (What (apa), why (kenapa), who (siapa), when (kapan), where (dimana), dan how (bagaimana).

Setiap pertanyaan tersebut memuat makna yang berbeda-beda.

Berikut adalah maksud dibalik 5W+1H.

  • What: digunakan untuk mengetahui inti/pokok dari permasalahan yang sedang diteliti.
  • Why: digunakan untuk menjelaskan penyebab dari suatu masalah.
  • Who: digunakan untuk mengatahui nama/objek tertentu yang perlu diketahui.
  • When: digunakan untuk menanyakan waktu kejadian.
  • Where: digunakan untuk menjawab tempat kejadian/peristiwa dalam permasalahan.
  • How: digunakan untuk menyatakan proses terkait suatu peristiwa atau penelitian dan mengungkapkan maksud dibalik hasil yang telah di peroleh.

Berdasarkan penjelasan tersebut, dari beberapa pertanyaan , yang sering dipakai dalam rumusan masalah adalah what (apa), why (kenapa), dan how (bagaimana) karena ketiganya dapat membahas secara lebih detail terhadap suatu masalah yang ingin diteliti berdasarkan pemahaman logika dan analisis.

Oleh sebab itu, dalam membuat rumusan masalah, hal tersebut tidak luput dari softskill berpikir kritis dan analitis dari para penulis.

Penulis diharuskan melakukan penalaran untuk memiliki cara berpikir yang deduktif dengan mengumpulkan dan mencari suatu hal untuk menentukan ide/masalah penelitian sehingga dapat mengidentifikasi masalah terhadap suatu fenomena.

Langkah selanjutnya, penulis perlu mengeksplor berbagai literatur untuk dapat mengumpulkan data dan menemukan solusi dari rumusan masalah.

Selain itu, pertanyaan-pertanyaan yang muncul berkaitan dengan rumusan masalah misalnya:

  • “Apa permasalahan utama sehingga perlu dilakukan penelitian?”
  • “Apakah tujuan dilaksanakan penelitian?”
  • “Apakah peneliti mampu menjawab masalah?”
  • “Apakah data dapat diperoleh?”

Pertanyaan tersebut dapat dijadikan sumber acuan apakah rumusan masalah yang telah dibuat dapat dilanjutkan atau tidak.

Baca juga :

Jenis Rumusan Masalah

Rumusan masalah dapat kita jumpai pada permulaan bab yaitu pendahuluan. Pada bab tersebut terdapat latar belakang yang merupakan dasar dari uraian rumusan masalah. Rumusan masalah hendaknya juga disusun dengan memperhatikan jenis penelitian.

Adapun jenis rumusan masalah terbagi menjadi tiga, yaitu :

  1. Rumusan masalah deskriptif
  2. Rumusan masalah komparatif
  3. Rumusan maslaah asosiatif

Berikut adalah penjelasan beserta contoh rumusan tiap jenisnya.

#1. Rumusan masalah deskriptif

Rumusan masalah deskriptif adalah rumusan masalah terkait pertanyaan tentang suatu fenomena yang perlu dijelaskan dan dijabarkan.

Penjelasan contoh rumusan masalah deskriptif dalam hal ini yaitu variabel hanya berdiri sendiri dan tidak berhubungan dengan variabel lainnya. Contoh rumusan masalah deskriptif yaitu:

  • Berapa nilai konsentrasi TSS dan kekeruhan pada limbah industri tempe?
  • Bagaimana persebaran virus Covid-19 di Surabaya?
  • Bagaimana cara menghilangkan lemak dalam tubuh?
  • Apa makna dari gizi seimbang?

#2. Rumusah Masalah Komparatif

Rumusan masalah komparatif adalah rumusan masalah yang mempertanyakan perbandingan variabel satu dengan yang lainnya. Contoh rumusan masalah komparatif yaitu:

  • Adakah perbedaan pertumbuhan toge yang disinari matahari dengan yang tidak terkena matahari?
  • Adakah perbedaan kadar kekeruhan dengan penambahan dosis koagulan a, b, dan c?
  • Apakah ada beda perkembangan anak ketika disekolahkan dengan anak yang tidak bersekolah?
  • Adakah perbedaaan antara metamorfosis katak dengan kupu-kupu?

#3. Rumusan Masalah Asosiatif

Rumusan masalah asosiatif adalah rumusan masalah dengan pertanyaan yang menyatakan hubungan antar variabel. Contoh rumusan masalah asosiatif yaitu:

  • Apakah ada hubungan antara lama waktu dan dosis koagulan terhadap penurunan konsentrasi COD?
  • Adakah pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan pohon jati?
  • Adakah pengaruh makanan bergizi bagi kekuatan fisik masa anak-anak?
  • Apakah pertumbuhan kecambah memiliki hubungan dengan intensitas cahaya matahari?

Contoh Rumusan Masalah Berbagai Keperluan

Selain contoh rumusan masalah berdasarkan jenisnya, berikut akan dijelaskan secara lebih lanjut contoh rumusan masalah berdasarkan karangannya seperti dalam makalah, penelitian, karya ilmiah, biologi, deskriptif, dan laporan praktikum.

#1. Contoh Rumusan Masalah Makalah

Contoh Rumusan Masalah Makalah
Contoh Rumusan Masalah Makalah

Makalah adalah salah satu jenis karya ilmiah yang membahas permasalahan secara objektif sehingga didasarkan dengan pemahaman empiris bukan dari pendapat pribadi atau subjektif.

Biasanya dalam pembuatan makalah ini, dilakukan secara individu maupun tim. Makalah memiliki pembahasan yang lebih singkat karena merupakan kajian literatur dari permasalahan yang diangkat dan seringkali dijadikan bahan tugas dalam bangku sekolah ataupun perkuliahan. Makalah dibuat menggunakan bahasa formal atau baku.

Hal yang mendasar dan terpenting dalam makalah yaitu terletak pada bab 1 pendahuluan yang umumnya di dalamnya berisi latar belakang, rumusan masalah, tujuan, teori, dan sistematika penulisan. Contoh rumusan masalah makalah dapat dilihat di bawah ini:

  • Bagaimana makna pancasila dalam kehidupan berbangsa di Indonesia?
  • Apa saja upaya-upaya yang dapat dilakukan oleh pelajar untuk mengimplementasikan nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari?
  • Apa makna yang terkandung dalam lambang negara Indonesia?
  • Bagaimana cara mengoptimalkan peran orang tua dalam pembentukan kepribadian anak sejak dini?
  • Siapa saja tokoh islam yang berperan dalam dunia pendidikan?
  • Bagaimana cara yang efektif untuk menerapkan pola hidup dengan gizi yang seimbang?
  • Apa hal yang harus diperhatikan dalam membuat karya sastra cerpen?

#2. Contoh Rumusan Masalah Penelitian

Contoh Rumusan Masalah Penelitian
Contoh Rumusan Masalah Penelitian

Menurut Creswell (2012), penelitian adalah adanya suatu proses berpikir yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi untuk memahami suatu masalah.

Dalam membuat adanya suatu penelitian, maka perlu adanya metode yang dilakasanakan untuk mendapatkan dan menginterpretasi sebuah data yang dinamakan metode penelitian. Metode penelitian ini dibagi menjadi dua, yaitu metode kuantitatif dan metode kualitatif.

Metode kualitatif merupakan metode yang digunakan untuk menjelaskan penelitian secara deskriptif, sedangkan metode kuantitatif menjelaskan secara numberik. Oleh sebab itu, penyesuaian rumusan masalah penting dilakukan bedasarkan metode penelitian yang telah ditentukan oleh seorang peneliti.

Rumusan masalah dalam penelitian merupakan tahapan proses yang utama dan pertama kali dilakukan oleh seorang peneliti, sebelum melakukan proses meninjau literatur, menentukan tujuan penelitian, mengumpulkan data, menganalisa dan menafsirkan data, serta membuat laporan dan mengevaluasi penelitian.

Adapun contoh rumusan masalah penelitian adalah sebagai berikut.

  • Bagaimana moral siswa SMA 1 Yogyakarta dalam berperilaku terhadap guru di lingkungan sekolah?
  • Apa saja bakteri yang terkandung dalam tanah gambut di depan fakultas sains dan teknologi UNAIR?
  • Apa saja faktor yang mempengaruhi proses pembusukan pada buah mangga?
  • Bagaimana cara yang efektif dalam pembuatan tape singkong menggunakan fermipan ragi?
  • Berapa lama waktu kontak media bioball dalam mengurangi kadar kekeruhan pada limbah cair?
  • Apa saja sistem pencernaan dan sistem pernafasan pada katak?
  • Bagaimana cara guru menanamkan sikap sopan dan menjaga kebersihan di lingkungan sekolah pada siswa?

Berdasarkan beberapa rumusan masalah penelitian tersebut, Anda dapat mengidentifikasi jenis rumusan masalah yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif. Contoh rumusan masalah yang bersifat kuantitaitf karena menjawab dengan suatu numberik salah satunya adalah “berapa lama waktu kontak media bioball dalam mengurangi kadar kekeruhan pada limbah cair?

Untuk rumusan masalah yang bersifat kualitatif yaitu seperti “Apa saja sistem pencernaan dan sistem pernafasan pada katak?.” Hal tersebut disebabkan pertanyaan tersebut dapat berisi jawaban yang menyatakan suatu proses yang bersifat deskriptif.

#3. Contoh Rumusan Masalah Karya Ilmiah

Contoh Rumusan Masalah Karya Ilmiah
Contoh Rumusan Masalah Karya Ilmiah

Karya ilmiah adalah karya tulis yang penulisannya didasarkan pada fakta dan objektif. Karya ilmiah berbeda dengan karya sastra yang umumnya memakai bahasa yang indah dan bersifat subjektif sedangkan karya ilmiah meemiliki ciri-ciri pennyusunannya secara sistematis, konseptual, dan procedural.

Bahasa yang digunakan dalam pembuatan karya ilmiah yaitu menggunakan landasan bahasa yang jelas serta tidak bersifat pendapat pribadi.

Jenis karya ilmiah banyak sekali macamnya, berdasarkan publikasinya, karya ilmiah dibagi menjadi dua, yaitu karya tulis ilmiah yang dipublikasi dengan karya tulis ilmiah yang belum dipublikasi.

Karya tulis ilmiah yang dipublikasi contohnya yaitu, jurnal dan buku, sedangkan karya tulis ilmiah yang belum dipublikasi dan biasanya dijadikan tugas akhir yaitu, skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian, dsb.

Dalam penulisan karya ilmiah perlu diperhatikan adanya etika penulisan. Hal tersebut berupa karya yang dibuat harus bersifat orisinil, bukan plagiat, serta memiliki pertanggung jawaban karena data dan pembahasan yang diperoleh harus berdasarkan teori yang jelas dan tidak memanipulasi data. Oleh sebab itu, karya tulis ilmiah harus ditulis secara cermat dengan memperhatikan rumusan masalah yang dibuat berdasarkan fakta.

Contoh rumusan masalah karya ilmiah adalah sebagai berikut.

  • Apakah ada beda antara konsentrasi BOD dan COD dengan penambahan aerasi pada limbah cair?
  • Berapa volume timbulan sampah di TPA Angsana Surabaya?
  • Bagaimana pengolahan limbah B3 pada industri PT. X?
  • Bagaimana perkembangan diabetes mellitus di Madura?
  • Bagaimana pola persebaran penyakit HIV di dunia?
  • Apa saja dampak penggunaan gadget yang terlalu lama bagi kesehatan?
  • Bagaimana sejarah perkembangan islam di Indonesia?

#4. Contoh Rumusan Masalah Biologi

Dalam membuat laporan atau makalah tentang biologi, maka pada laporan tersebut selalu menjelaskan atau membahas terkait makhluk hidup yaitu manusia, hewan, dan tumbuhan.

Tujuan laporan tersebut sebagai sarana pembelajaran bagi siswa serta memberikan pemahaman pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Karya ilmiah terkait biologi ini biasanya membahas tentang morfologi, sistem, jaringan, siklus hidup, bahkan sampai dibagi lagi cabangnya biologi seperti mikrobiologi yang mempelajari tentang mikroorganisme.

Oleh sebab itu dalam membuat karya ilmiah biologi rumusan masalah yang dibuat juga harus sejalan dengan ilmunya. Contoh rumusan masalah biologi adalah sebagai berikut.

  • Apa saja peranan morfologi pada tumbuhan?
  • Bagaimana sejarah perkembangan evolusi pada hewan?
  • Apa saja manfaat bakteri selulosa dalam industri makanan?
  • Bagaimana siklus rantai makanan di lingkungan hutan?
  • Bagaimana sistem klasifikasi 5 kingdom yang dikembangkan oleh Whittaker?
  • Apa perbedaan antara sistem darah tertutup dan terbuka?
  • Bagaimana proses sistem pencernaan pada sapi?

Baca juga :

#5. Contoh Rumusan Masalah Laporan Praktikum

Contoh Rumusan Masalah Laporan Praktikum
Contoh Rumusan Masalah Laporan Praktikum

Pelaksanaan praktikum biasa diterapkan mulai dari siswa hingga mahasiswa. Praktikum ini berfungsi meningkatkan keterampilan dalam bentuk praktek yang kemudian dilaporkan dalam bentuk karya tulis.

Laporan praktikum adalah pembahasan dan penjelasan secara lengkap berdasarkan dari percobaan yang telah dibuat.

Laporan ini betujuan untuk memberikan penjelasan secara objektif berdasarkan data yang diperoleh dari percobaan. Data yang tertuang di laporan ini haruslah apa adanya dan tidak boleh mengubah data walaupun terjadi ketidaksesuaian.

Penjelasan pada laporan harus berdasarkan literatur yang digunakan untuk membuat laporan.

Jika data tidak sesuai dengan literatur dan hipotesis yang diinginkan, maka hak tersebut tidak perlu diubah, cukup cantumkan alasan dan bahas kenapa tidak sesuai, faktor apa saja yang menyebabkan data error, bahkan apabila ada faktor human error juga perlu ditulis pada laporan praktikum.

Hal tersebut karena sebagai seorang peneliti, harus memiliki sifat jujur dan bersifat ilmiah. Oleh sebab itu, laporan praktikum ini ditulis secara lengkap dan sistematis.

Rumusan masalah dalam laporan praktikum perlu memperhatikan topik praktikum yang telah diuji. Berikut adalah contoh rumusan masalah laporan praktikum.

  • Apa saja pengatuh pengenceran terhadap pH larutan buffer?
  • Apa pengaruh konsentrasi buffer terhadap kapasitas buffer?
  • Bagaimana reaksi uji sifat kimia dengan uji Molisch pada senyawa golongan karbohidrat?
  • Bagaimana gambar morfologi dan sistem pernafasan pada katak?
  • Berapa suhu yang optimum untuk pertumbuhan mikroba selulolitik?
  • Apa saja parameter fisik yang mendukung pertumbuhan alga?
  • Apa perbedaan sifat ion Fe3+, Mn2+, Cr3+, dan Al3+?

Contoh rumusan masalah laporan praktikum tersebut memuat beberapa topik praktikum, yang pertanyaannya dapat dijawab setelah melaksanakan percobaan.

Pada pertanyaan pertama dan kedua memiliki topik yang sama yaitu larutan buffer sehingga rumusan masalahnya yaitu dapat berupa faktor yang mempengaruhi larutan (pertanyaan poin 1) atau dapat berupa hasil dari suatu percobaan (pertanyaan poin 2).


Setelah Anda sudah memahami penjelasan terkait rumusan masalah di atas, kemudian rumusan masalah yang telah dibuat perlu dilakukan sinkronisasi dengan tujuan dan kesimpulan.

Tujuan inilah yang berfungsi sebagai pedoman dalam penelitian yang berasal dari pertanyaan rumusan masalah. Sedangkan kesimpulan dari karya ilmiah tersebut haruslah berasal dari jawaban rumusan masalah.

Oleh sebab itu, rumusan masalah merupakan hal yang paling penting ibarat pondasi bagi pembuatan karya ilmiah.

Semoga bermanfaat.

Pengertian dan Contoh Majas Alusio

33+ Contoh Majas Alusio dan Penjelasannya – Pada artikel kali ini, Kami akan membahas terkait salah satu majas yang umum digunakan yaitu majas alusio.

Pengertian dan Contoh Majas Alusio
Pengertian Majas Alusio dan 33+ Contohnya. | Unsplash.com

Pembahasan lebih lanjutnya Anda akan mempelajari pengertian apa itu majas alusio, termasuk dalam majas apa, isi dan ciri-ciri dalam majas alusio serta contoh majas alusio dalam bentuk kalimat beserta penjelasan singkat dari contoh tersebut.

Pengertian Majas Alusio

Majas alusio adalah gaya bahasa dengan menggunakan kata yang menunjukkan pada suatu peristiwa, perumpamaan, tokoh, atau kejadian penting yang terjadi pada masa lalu dengan menyamakan pada kejadian yang terjadi saat ini.

Kejadian atau peristiwa itu dipilih yang sudah tidak asing dan terkenal bagi pembaca sehingga pembaca dapat mengerti apa yang dimaksud penulis.

Majas alusio masuk dalam kategori majas pertautan. Hal tersebut dikarenakan dalam majas ini terjadi perbandingan antara sesuatu yang terjadi dengan masa lalu dengan masa kini yang dapat dihubungkan karena memiliki kesamaaan kejadian dengan pengarang bicarakan pada masa kini.

Majas ini tidak hanya menggunakan peristiwa masa lalu yang benar-benar terjadi, tapi juga dapat menggunakan cerita legenda ataupun dongeng yang banyak dikenal oleh masyarakat.

Dalam majas alusio ini juga terdapat beberapa kalimat yang menggunakan peribahasa dengan tujuan untuk memperindah dan menarik untuk dibaca serta agar pembaca mengerti apa yang dimaksud pengarang.

Namun, penggunaan peribahasa dalam majas alusio disebut juga dengan majas kilat  karena isi peribahasanya yang tidak lengkap.

Perlu Anda ketahui juga bahwa peribahasa sebenarnya berbeda pengertiannya dengan majas. Jika majas adalah gaya bahasa yang disampaikan oleh pengarang yang terbagi lagi menjadi bermacam-macam jenisnya dengan setiap jenis memiliki ciri khas dan kelompok lainnya.

Sedangkan pengertian peribahasa adalah kata yang mempunyai susunan yang tetap dan mengandung aturan berperilaku, nasihat, prinsip hidup, perbandingan atau perumpamaan.

Peribahasan ini digunakan untuk menggambarkan maksud tertentu.

Baca juga :

33+ Contoh Majas Alusio Terbaru

Contoh Majas Alusio Terbaru
Contoh-Contoh Majas Alusio Terbaru

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa contoh majas alusio yaitu:

  1. Sepatu yang dia kenakan di pesta dansa sama seperti yang ada dalam kisah Cinderella.
  2. Setiap hari kakak dan adik itu selalu bertengkar sama seperti kartun Tom and Jerry.
  3. Perbuatan ibu tiri dan kakak tiri padanya sangat tidak baik, dia disuruh mengurus pekerjaan rumah, kakak tirinya selalu mencelanya dan tidak dianggap sebagai keluarga sama seperti dongeng bawang merah dan bawang putih.
  4. Aku pikir Pinokio hanya dalam kartun saja, ternyata aku melihat temanku sama seperti pinokio dimana dia tidak bisa berbohong, jika berbohong tubuhnya akan bereaksi dengan bersin-bersin.
  5. Anak durhaka itu disebut sebagai Malin Kundang oleh warga sekitar karena perbuatan buruknya pada ibunya, waktu tinggal bersama orang tuanya dia selalu membentak-bentak ibunya dan waktu sekarang dia kaya dia meninggalkan ibunya sebatang kara.
  6. Sudah keempat kalinya laki-laki paruh baya itu menikahi seorang gadis, dia memang tua-tua keladi.
  7. Bencana di wilayah Sidoarjo saat ini mengingatkanku tentang bencana lumpur lapindo yang terjadi beberapa tahun silam.
  8. Di berita sekarang sangat heboh peristiwa naas tentang kecelakaan pesawat di perairan Karawang yang sama seperti kejadian kecelakaan pesawat Lion Air yang menewaskan banyak korban jiwa.
  9. Suara peserta audisi Got Talent Indonesia saat bernyanyi itu mirip dengan almarhumah Nike Ardilla yaitu merdu dan unik.
  10. Atlet bulu tangkis itu pintar melakukan smash dengan kecepatan tinggi sehingga lawan tidak bisa menangkisnya sama seperti Taufik Hidayat.
  11. Pemain sepakbola U-15 itu sangat gesit dan lincah, cara permainannya ini mengingatkanku pada pemain legendaris Indonesia Gonzales.
  12. Sudah 3 tahun lamanya aku menunggumu dan mengharapkanmu untuk menyukaiku namun, semua ini sama halnya seperti kisah putri duyung yang berakhir dengan aku yang menghilang menjadi buih di lautan dan kau yang bahagia dengan memilih bersama putri yang salah.
  13. Wajah dan cara bicara pria itu mirip sekali dengan pangeran Charles.
  14. Kedua pasangan itu sangat romantis hingga akhir hayatnya sama seperti kisah cinta Habibie dan Ainun yang terkenal.
  15. Menjadi karyawan di perusahaan ini sungguh membuat sengsara tanpa bayaran yang cukup, sama seperti kerja Rodi waktu kolonial Perancis menjajah Indonesia.
  16. Krisis ekonomi jika dibiarkan terus-menerus seperti sekarang ini, maka dapat terjadi pengulangan sejarah seperti krisis moneter yang terjadi tahun 1998 yang mengakibatkan jumlah pengangguran naik drastis dan berdampak pada kemiskinan yang merata.
  17. Orang itu hanya pintar bicara tapi tak pintar berbuat seperti air beriak.
  18. Gaji yang diterima tidak sepadan dengan kinerja yang dilakukan membuat keuangannya lebih besar pasak.
  19. Jangan terlalu merasa puas dan sombong terhadap apa yang di dapat sesungguhnya bumi berputar.
  20. Aku tidak suka sifatnya yang berubah-ubah, minggu kemaren dia janji untuk menemuiku tapi nyatanya diundur minggu depan, benar seperti di daun talas.
  21. Seberapa sulitnya hidup dan keterbatasan yang dimiliki tidak menyurutkan mereka untuk menuntut ilmu ke sekolah walaupun harus berjalan berkilo-kilo meter, ini mengingatkanku pada cerita Laskar Pelangi.
  22. Hari ini adalah hari pernikahan wanita cantik itu, dia tulus mencintai laki-laki apa adanya, sehingga mereka dijuluki pasangan Beauty and The Beast.
  23. Wanita itu mengubah gaya rambutnya agar mirip dengan idolanya yaitu Ratu Elizabeth.
  24. Gunung itu diperkirakan meletus dengan kekuatan yang sama dengan ledakan gunung Krakatau, sehingga warga di sekitar wilayah tersebut diminta untuk segera mengungsi.
  25. Nilai skor bola pingpong antara Amerika dengan Jepang sama dengan nilai skor pada pertandingan Jerman dan Australia dua tahun yang lalu.
  26. Pembunuh berantai itu akhirnya dijatuhi vonis hukuman mati sama seperti pada kasus Tsutomu Miyazaki.
  27. Mahasiswa banyak turun ke jalan untuk melakukan demo ini mengingatkanku dengan kejadian demo mahasiswa tahun 98.
  28. Kebakaran hutan di Kalimantan terulang kembali pada musim kemarau setelah sebelumnya terjadi pada tahun 2019 dengan status kualitas udara memasuki level bahaya.
  29. Film garapan Disney membuat live action dari dongeng Aladdin sukses meraup keuntungan yang besar.
  30. Satu persatu keturunan keluarga Onassis itu meninggal sama yaitu dengan cara tragis.
  31. Suara penyanyi korea itu sangat lembut dan unik, pantas saja dia disebut sebagai The Next Michael Jackson.
  32. Pembulian di sekolah itu viral sama seperti pembulian siswi SMP di Purworejo karena aksi tersebut tersebar melalui video.
  33. Gadis kecil itu saat bangun terlihat lincah kesana-kemari namun, jika tertidur sangat cantik dan lama untuk bangun mirip seperti sleeping beauty.
  34. Ucapanmu itu sama seperti tong kosong.

Penjelasan tentang Contoh Majas Alusio

Contoh majas alusio di atas tampak jelas bahwa majas ini membandingkan kejadian, orang, legenda masa lalu dengan yang ada saat ini, selain itu contoh majas alusio tersebut menggunakan peribahasa yang tidak lengkap.

Contoh majas alusio yang menggunakan peribahasa secara tidak lengkap seperti: air beriak (lengkapnya: air beriak tanda tak dalam), bumi berputar (lengkapnya: bumi berputar zaman beredar), lebih besar pasak (lengkapnya: lebih besar pasak dibandingkan tiang), dan di daun talas (lengkapnya: air di daun talas).

Contoh majas alusio tidak hanya membandingkan katanya dengan peristiwa nyata, tapi juga dapat menggunakan cerita legenda atau dongen yang terkenal.

Contoh majas alusio membandingkan maknanya dengan kejadian dongeng atau legenda seperti penggunaan kata: Beauty and The Beast, Laskar Pelangi, Cinderella, Pinokio, Malin Kundang, dan Tom and Jerry.

Baca juga :


Dengan adanya majas ini pembaca akan lebih fokus dan mengerti apa yang penulis sampaikan karena menggunakan kiasan kata tokoh atau contoh peristiwa yang telah terkenal dan dipahami oleh pembaca.

Kedekatan dalam pemilihan kata yang ada dalam majas alusio ini membuat membaca dapat memahami peristiwa yang terjadi karena bermakna lebih dekat dengan kejadian masa lalu.

Namun, hal yang penting dan harus diingat pembuatan majas ini harusnya menggunakan ungkapan atau peribahasa yang digunakan secara umum. Jika hanya diketahui pengarang, pembaca akan kesulitan untuk mengerti.

Demikian penjelasan dari pengertian dan beberapa contoh majas alusio di atas, semoga bermanfaat.