Site icon Materi Sekolah & Ide Bisnis

Sketsa Adalah; Pengertian, Unsur Utama, Jenis, dan Alatnya

Pengertian sketsa adalah bagian dari teknik menggambar dasar yang menjadi teori penting dalam seni rupa. Terdapat unsur utama pada gambar sketsa yang dibuat menggunakan alat dan teknik khusus. Untuk mengetahui lebih jauh soal sketsa, mari simak materi ukulele berikut ini.

Pengertian Sketsa Adalah?

Ada beberapa pengertian sketsa yang dibuat oleh para ahli di bidangnya;

Berdasarkan dua pengertian sketsa di atas, kita sudah dapat menarik kesimpulan sederhana mengenai apa itu sketsa. Pengertian sketsa adalah sebuah goresan awal yang sifatnya sederhana, tanpa warna, dan ringan.

Berbeda dengan lukisan yang sempurna, sketsa tidak begitu menerapkan detail gambar. Teknik dasar yang dipakai biasanya hanya arsiran saja. Adapun alat untuk membuat sketsa adalah pensil.

Pengertian Sketsa Adalah? Unsur Utama, Jenis, dan Alat Sketsa

Baca juga:

Unsur Utama Pada Gambar Sketsa Adalah?

Pengertian sketsa adalah sebuah rancangan awal yang memenuhi lima unsur utama, yaitu garis, bidang, bentuk, efek pencahayaan, dan warna. Penjelasan lengkap mengenai unsur utama pada gambar sketsa adalah berikut ini:

Unsur Utama Pada Gambar Sketsa Adalah
  1. Garis

Unsur utama pada gambar sketsa adalah garis. Garis yang digunakan bisa garis vertical, horizontal dan melengkung. Dalam membentuk sebuah gambar, unsur garis ini sangat penting.

  1. Bidang

Bidang merupakan sebuah bentuk yang berasal dari penyatuan garis-garis. Bidang adalah bentuk kecil dari gambar. Bidang sketsa yaitu berbentuk melengkung atau kota-kotak.

  1. Bentuk

Bentuk sketsa adalah penyatuan dari beberapa bidang dan garis yang telah melahirkan sebuah makna gambar. Bila garis dan bidang belum memiliki arti, maka bentuk telah punya arti tersendiri.

Sketsa bisa terdiri atas bentuk saja karena gabungan dari beberapa bentuk akan melahirkan satu kesatuan gambar.

  1. Warna

Kombinasi warna sketsa yaitu hitam dan putih saja. Terkadang, kedua warna tersebut juga menyebabkan warna keabuan.

  1. Efek Pencahayaan

Untuk memperjelas gambar sketsa dibutuhkan efek pencahayaan. Efek pencahayaan dalam sketsa sangat penting karena akan menghidupkan sebuah gambar.

Fungsi Sketsa

Gambar sketsa tentu memiliki fungsi tersendiri dalam berbagai bidang berikut ini:

Seni Murni

Dalam seni murni, fungsi sketsa adalah salah satu media belajar membentuk gambar dasar sebelum akhirnya disempurnakan. Sketsa juga bisa dipakai sebagai cara mengekspresikan sebuah ide atau gagasan seseorang.

Sketsa merupakan dasar untuk membentuk sebuah karya pahatan atau patung. Mula-mula, pemahat menorehkan gagasannya melalui bentuk sketsa sebelum mulai menggoreskan pisau pada media pahat.

Seni Terapan

Dalam seni terapan, fungsi sketsa adalah sebagai rancangan dasar sebelum diaplikasi menjadi sebuah karya yang sempurna. Karya dalam seni pahatan ini memiliki bentuk tiga dimensi.

Dalam seni terapan, alat untuk menggambar sketsa adalah pensil runcing. Biasanya, sketsa untuk rancangan tidak banyak dibubuhi dengan efek pencahayaan karena fungsinya hanya sekadar bahan untuk menorehkan ide.

Sketsa pada seni terapan juga merupakan media komunikasi, dimana orang lain dapat melanjutkan pekerjaan kita melalui sketsa tersebut. Dengan begitu, orang bisa menerima gagasan kita dengan lebih mudah dibanding hanya penjelasan berbentuk tertulis saja.

Seni Kriya

Dalam dunia seni kriya, sketsa yaitu hal yang sangat penting karena menjadi rancangan awal lahirnya sebuah gaun. Alat untuk menggambar sketsa adalah pensil.

Adapun fungsi sketsa pada seni kriya adalah sebagai sarana komunikasi antara perancang busana dengan pemesannya. Jadi, pemesan dapat memiliki gambaran pakaian yang diinginkannya sebelum pakaian itu benar-benar berwujud.

Sketsa pada seni kriya didominasi oleh garis yang membentuk elemen. Garis-garis tegas pada gambar menjadi dasar untuk membuat pola pada kain.

Arsitek

Fungsi sketsa pada dunia arsitektur juga sebagai rancangan dasar sebelum membangun sebuah rumah atau gedung. Rancangan ini menjadi ilustrasi bentuk jadi yang dapat dilihat oleh semua orang, terutama yang akan memiliki rumah atau gedung tersebut.

Ilmu Pengetahuan dan Sains

Fungsi sketsa pada bidang sains adalah sebagai alat bantu pengajaran atau presentasi. Sketsa dipakai untuk melukiskan hasil pengamatan di mikroskop sehingga orang lain dapat melihat ilustrasi dari hal yang sedang diteliti.

Dalam dunia kesehatan, sketsa bisa sangat bermanfaat sebagai alat komunikasi antar tenaga medis. Misalnya, saat seorang dokter ingin melakukan operasi, maka ia dapat memberikan sketsa mengenai bagian tubuh yang akan dioperasi kepada timnya.

Alat untuk Menggambar  Sketsa Adalah

Alat untuk Menggambar  Sketsa Adalah

Pengertian sketsa adalah sebuah bentuk yang dituangkan pada media berwarna putih. Adapun ukuran kertas yang banyak digunakan saat menggambar sketsa adalah seri A3. Dari ukuran kertas tersebut ditarik garis tepi sekitar 5 cm keliling.

Selain kertas, untuk membuat sebuah gambar sketsa juga diperlukan alat pensil. Ukuran pensil ini sangat beragam. Adapun jenis ketebalan pensil untuk membuat sketsa poster adalah tipis.

Biasanya, orang yang menggambar sketsa memilih pensil tipis supaya mudah dalam membuat garis. hasil goresan dari pensil yang tipis ini juga lebih mudah untuk dibubuhi efek pencahayaan.

Alat ketiga yang diperlukan untuk menggambar sketsa adalah penghapus. Meski sudah handal dalam melukis sekalipun, seseorang bisa saja melakukan kesalahan atau tidak puas dengan hasil goresannya sehingga ingin melakukan perbaikan.

Tujuan Sketsa

Pengertian sketsa adalah sebuah gambar sederhana berwarna hitam dan putih yang memiliki beberapa tujuan pembuatan berikut ini:

Teknik Membuat Sketsa

Terdapat tiga teknik yang digunakan dalam membuat sebuah gambar sketsa, yaitu teknik arsir, dussel, dan pointilis.

  1. Arsir

Teknik arsir ini hanya mengandalkan goresan-goresan garis saja untuk memperjelas sebuah gambar atau membuatnya menjadi semakin nyata. Adapun ukuran kertas yang yang biasanya dipakai sebagai media menggambar sketsa adalah A3, baik untuk teknik arsir, dussel, maupun pointilis.

  1. Dussel

Dussel adalah teknik arsir dimana garisnya dibuat lebih halus.

  1. Pointilis

Sesuai dengan namanya, pointilis sketsa adalah sebuah teknik yang menerapkan titik-titik hingga membentuk sebuah bidang. Dari bidang ini terjadilah sebuah gambar dengan makna sempurna.

Baca juga:


Dari materi yang kita bahas di atas, dapat diketahui bahwa pengertian sketsa adalah salah satu bentuk seni rupa yang memiliki banyak manfaat. Adapun unsur utama pada gambar sketsa adalah garis yang kemudian membentuk sebuah gambar nyata dengan makna tertentu.

Exit mobile version