Seni Adalah: Pengertian, Fungsi, Unsur, Jenis, dan Contoh Seni Rupa

Dalam kehidupan kita, tidak terlepas dari seni. Seni dapat Anda temukan dimanapun, bahkan barang yang sering kita beli memiliki nilai seni.

Pada dasarnya, seni adalah sesuatu yang abstrak sehingga penilaian satu orang dengan yang lainnya terhadap seni memiliki pandangan yang berbeda-beda.

Pengertian seni yang luas ini membuat definisi seni menjadi berbagai sudut pandang. Terkadang Anda bahkan tidak mengetahui bahwa karya Anda buat bernilai seni atau tidak.

Oleh sebab itu pengetahuan dan pengertian seni adalah penting untuk dipelajari terutama bagi pelajar sehingga dapat mengetahui benda-benda dan karya yang bernilai seni dan dapat menerapkannya dengan baik.

Seni Adalah: Pengertian, Fungsi, Unsur, Jenis, dan Contoh Seni Rupa
Seni Adalah: Pengertian, Fungsi, Unsur, Jenis, dan Contoh Seni Rupa

Baca juga:

Untuk itu, pada kesempatan kali ini, Anda akan mempelajari apa itu seni mulai dari perngertian seni, fungsi seni, unsur-unsur seni rupa, jenis-jenis seni rupa seperti pengertian seni lukis dan aliran seni lukis, serta contoh seni rupa 2 dimensi dan contoh karya seni rupa 3 dimensi.

Mari kita simak bersama artikel ukulele berikut!

Pengertian Seni Adalah

Berdasarkan asal katanya, pengertian seni adalah berasal dari bahasa Sansekerta yaitu “sani” yang artinya pemujaan, persembahan, dan pelayanan.

Menurut KBBI, pengertian seni terdiri dari 3 definisi yaitu:

  • Pertama, pengertian seni adalah keahlian untuk membuat karya yang bermutu dilihat dari segi keindahannya, kehalusannya, dsb.
  • Kedua, pengertian seni adalah karya yang diciptakan dari keahlian tertentu dan luar biasa. Contohnya seperti seni tari, seni lukis, dan ukiran.
  • Ketiga, pengertian seni adalah kemampuan akal untuk menciptakan sesuatu yang bernilai tinggi (luar biasa).

Sedangkan menurut ahli, pengertian seni adalah sebagai berikut:

  1. Sumanto (2006)

Pengertian seni adalah hasil atau proses kerja dari gagasan manusia yang melibatkan kemampuan keterampilan, kreatifitas, kepekaan indra, hati, dan pikiran sehingga menghasilkan karya yang indah atau bernilai seni.

  1. Hartono (2004)

Pengertian seni adalah segala hal yang berkaitan dengan karya cipta yang dihasilkan oleh unsure rasa serta merupakan intasari ekspresi dari kreatifitas manusia.

  1. Aristoteles

Pengertian seni adalah sebuah peniruan terhadap alam yang memiliki sifat ideal sesuai dengan prosporsi yang ada di alam sebenarnya.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa pengertian seni adalah segala hal karya manusia sebagai wujud ekspresi yang memiliki unsur tertentu seperti unsur keindahan.

Seni sulit untuk dinilai masing-masing individu memiliki parameternya sendiri untuk menentukan dan menangkap apa yang disampaikan dalam sebuah karya seni.

Menurut J.J Hogman, 3 poin utama dalam seni adalah ideas (ide), acrivities (aktivitas), dan artifact. Ide adalah wujud seni sebagai sesuatu yang berasal dari gagasan, nilai, aturan, dan norma-norma manusia.

Aktivitas dalam seni yaitu tindakan manusia untuk menciptakan karya seni, sedangkan artifact adalah hasil karya yang dihasilkan oleh manusia.

Fungsi Seni

Fungsi seni adalah berbagai macam, baik untuk individu itu sendiri maupun orang lain. Fungsi seni menurut Feldman dikategorikan menjadi 3 yaitu fungsi personal, fungsi sosial, dan fungsi fisik. Fungsi seni adalah sebagai berikut:

  1. Fungsi Personal

Fungsi seni yang khusus untuk keuntungan pribadi atau individual. Fungsi personal ini dibagi lagi menjadi kebutuhan fisik dan kebutuhan pemenuhan emosional. Untuk kebutuhan fisik, fungsi personalnya misalnya untuk seni pakai seperti busana, perabotan rumah.

Adapun untuk kebutuhan emosional/perasaan fungsinya yaitu sebagai pemenuhan ekspresi diri, menyalurkan ide-ide personal yang dituangkan dalam gambar atau benda-benda, atau untuk memuaskan hasrat dirinya yang menyukai keindahan serta dapat dipenuhi dengan membuat seni murni atau terapan.

Selain itu fungsi personal dari seni adalah dapat memberikan keuntungan atau sebagai mata pencaharian bagi pencipta karya seni tersebut.

  1. Fungsi Sosial

Fungsi seni yang digunakan agar bermanfaat bagi orang lain. Seni dapat dikatakan memiliki fungsi sosial jika memiliki kecenderungan mempengaruhi perilaku kolektif orang banyak, mengekspresikan tentang eksistensi sosial atau kolektif.

Contoh fungsi seni berdasarkan sosialnya adalah sebagai karya yang mengandung unsur keagamaan atau budaya seperti pergelaran upacara keagamaan, musik gamelan dalam pergelaran adat untuk menambah kesan kesakralan.

Selain itu, fungsi sosial lainnya adalah sebagai rekreasi atau hiburan bagi masyarakat. Misalnya, mengadakan pentas seni, pergelaran teater, drama komedi untuk menjadi tontonan masyarakat sehingga menghilangkan kejenuhan, kebosanan, dan kesedihan.

  1. Fungsi Fisik

Fungsi seni dalam berdasarkan fisik adalah suatu objek karya seni yang dapat berfungsi sebagai wadah atau alat.

Selain fungsi seni menurut Feldman di atas, fungsi seni adalah sebagai berikut:

  • Fungsi pendidikan: sebagai pembelajaran untuk pengetahuan yang lebih luas. Contohnya seperti mempelajari film ilmiah, musik tradisional, lagu kebangsaaan, dsb.
  • Fungsi komunikasi: sebagai menyampaikan pesan, opini, atau kritik dari pencipta karya seni. Contohnya adalah karikatur, poster, animasi, dsb.
  • Fungsi kesehatan: seni juga dapat digunakan sebagai sarana kesehatan terutama kesehatan mental. Contohnya adalah meyetel musik tertentu sebagai terapi dan relaksasi atau untuk penyandang autisme untuk merangsang sistem otak.

Unsur-unsur Seni Rupa

Contoh dari seni yang sering diterapkan adalah seni rupa. Seni rupa adalah cabang seni yang karya seninya dapat ditangkap oleh mata dan disentuh.

Kesan tersebut diciptakan dari konsep titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, dll yang merupakan unsur-unsur seni rupa yang bertujuan menghasilkan nilai estetikanya.

Unsur-unsur seni rupa tersebut dibagi menjadi dua yaitu unsur fisik dan non fisik. Unsur-unsur seni rupa fisik adalah bagian yang dapat dilihat dan diraba secara langsung sedangkan unsur-unsur seni rupa non fisik adalah prinsip yang biasanya digunakan untuk menempatkan unsur-unsur seni rupa fisik dalam karya seni.

Unsur-unsur Seni Rupa Fisik

  1. Garis

Garis adalah unsur penting untuk membentuk suatu karya seni karena pembuatan karya seni awalnya dimulai dari coretan beberapa garis kemudian membentuk sebuah gambar. Garis memiliki bentuk memanjang dan terdiri dari berbagai jenis seperti vertikal, horizontal, lurus, melengkung, berombak, dst.

  1. Bidang

Bidang adalah potongan, tampak, atau bentuk dari objek. Dimensi dari bidang mencakup luas tertentu sehingga dapat juga disebut dengan bangun. Namun, ada perbedaan dari pengertian bidang dan bangun.

Bidang diartikan sebagai unsur-unsur seni rupa yang terbentuk dari pertemuan ujung garis atau perpotongan garis yang lebih menunjukkan pipih atau datar sedangkan bangun adalah bentuk benda yang memiliki volume serta dapat dibentuk oleh warna atau arsiran gelap-terang.

  1. Ruang

Ruang adalah karya seni rupa yang memiliki dimensi panjang dan lebar untuk seni rupa 2 dimensi, namun untuk seni rupa 3 dimensi, ruang yang dimaksud memiliki volume sehingga memberikan kesan kedalaman.

Namun, pada seni lukis, kesan ruang juga dapat terlihat pada seni rupa dua dimensi karena menggunakan teknik gambar perspektif.

  1. Tekstur

Tekstur adalah kualitas taktil dalam suatu permukaan, taktil artinya dapat diraba sehingga memiliki kesan halus atau kasar. Berdasarkan wujudnya, jenis tekstur ada yang asli dan buatan.

Tekstur asli dapat dirasakan melalui perbedaan ketinggian permukaan objek, sedangkan tekstur buatan berasal dari pengolahan garis, warna, dan ruang.

  1. Warna

Unsur warna pada karya seni rupa sering dikenal istilah polikromatik dan monokromatik. Polikromatik adalah penggunaan lebih dari satu warna sedangkan monokromatik hanya menggunakan satu warna. Perbedaan kedalaman pada monokromatik dilakukan dengan mengurangi dan menebalkan intensitas warna.

  1. Gelap-Terang

Unsur gelap-terang pada karya seni rupa digunakan untuk memberikan efek sempit, lebar, dan efek keruangan.

Unsur-unsur Seni Rupa Non Fisik

Unsur-unsur seni rupa non fisik pada karya seni adalah prinsip yang berupa kaidah atau aturan untuk membentuk seni rupa menjadi sesuatu yang indah. Kaidah tersebut adalah komposisi yang terdiri dari 3 bagian yaitu:

  • Kesatuan
  • Keseimbangan
  • Irama
  • Penekanan
  • Proporsi
  • Keselarasan

Jenis-jenis Seni Rupa

Berdasarkan dimensinya, jenis-jenis seni rupa terbagi menjadi dua, yaitu contoh seni rupa 2 dimensi yang memiliki ukuran panjang dan lebar serta seni rupa 3 dimensi yang mempunyai tiga ukuran yaitu panjang, lebar, dan tebal atau kedalaman.

Adapun berdasarkan kegunaannya, jenis-jenis seni rupa terbagi menjadi seni rupa murni dan seni pakai. Seni rupa murni adalah karya seni yang dibuat khusus untuk dinikmati keindahannya saja, sedangkan seni pakai adalah suatu karya yang dibuat untuk digunakan fungsinya atau manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari.

Adapun cabang jenis-jenis seni rupa secara umum yang akan dijelaskan yaitu pengertian seni lukis, seni patung, seni grafis, seni kriya, seni bangunan atau arsitektur, dan desain. Jenis-jenis seni rupa tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pengertian Seni Lukis

Perkembangan seni rupa telah menghasilkan konsep pembaharuan mengenai penciptaan karya seni, salah satunya yaitu seni lukis.

Pengertian seni lukis adalah cabang dari seni rupa sehingga dengan dasar pengertian seni lukis merupakan pengembangan yang utuh dibandingkan dengan sekedar menggambar.

Pengertian Seni Lukis
Pengertian Seni Lukis

Sumber: www.news.okezone.com

Pengertian seni lukis adalah seni yang mengolah medium dua dimensi dari objek yang memiliki 3 dimensi untuk mendapatkan kesan tertentu. Berdasarkan pengertian seni lukis tersebut, medium lukisan yang dapat digunakan adalah papan, kertas, hingga kanvas.

Selain itu, pengertian seni lukis juga merupakan hasil kreatif dari seorang pelukis dalam mengeksploitasi ide dan gagasannya. Pada umumnya, seni lukis dibuat di atas kanvas kemudian di pulaskan cat menggunakan kuas khusus untuk melukis sehingga menghasilkan sebuah karya seni.

Aliran Seni Lukis

Setelah Anda mengetahui pengertian seni lukis, di dalamnya juga terdapat aliran seni lukis. Aliran seni lukis ini muncul dengan sifatnya yang berbeda ada yang selaras, saling meneruskan, atau menentang aliran seni lukis sebelumnya.

Aliran seni lukis tersebut adalah sebagai berikut:

  • Klasikisme: tampilan gambar yang klasik dan memiliki karakter. Contohnya seperti lukisan romawi.
  • Neo-klasikisme: aliran seni lukis seseorang dengan gaya klasik dan lanjutan dari aliran klasikisme. Ciri dari aliran seni ini adalah penggambaran objeknya bersifat rasional, objektif, dan klasik.
  • Romantisme: menampilkan kesan yang fantastik, membangkitkan perasaan romantis dan keindahan di setiap objeknya.
  • Naturalisme: melukiskan suatu objek sesuai dengan alam atau aslinya.
  • Impresionisme: aliran seni lukis yang berusaha memperlihatkan kesan pencahayaan yang ditangkap dari objek. Lukisan yang dibuat tidak terlalu detail sehingga menunjukkan kesan refleksi mata.
  • Post-impresionisme: lukisan ini sama dengan impresionisme, namun yang membedakan adalah dilukiskan secara bebas dan spontan.
  • Ekspresionisme: aliran seni lukis yang memberikan kebebasan distorsi bentuk dan warna sebagai wujud ekspresi, emosi, atau menyatakan sensasi dari objek dan pelukisnya.
  • Fauvisme: aliran seni lukis yang memberikan kebebasan berekspresi sehingga objek lukisan banyak dibuat kontras dengan aslinya.
  • Kubisme: melakukan abstraksi terhadap objek dengan bentuk-bentuk geometri.
  • Futurisme: objek lukisan terlihat seperti bergerak dan secara perspektif.
  • Abstraksionisme: aliran seni lukis yang menggunakan bentuk dan warna secara nonrepresentasional sehingga bentuk objeknya menjadi unik dan berbeda.
  • Dadaisme: menyajikan karya seni dengan bentuk yang menyeramkan, magic, atau kekanak-kanakan. Aliran ini bersifat anti seni yang bertujuan sebagai protes terhadap keadaan disekitarnya.
  • Surealisme: seni lukis yang membebaskan diri dari kontrol kesadaran. Dalam menggambar, objeknya biasanya sesuatu yang ada di dalam imajinasi, fantasi atau bentuk-bentuk yang ada di dalam mimpi pelukis.
  • Pop-art: seni lukis yang menggunakan teknik karikatur. Lukisan tersebut menggambarkan pesan sindiran, kritik, dan humor.
  1. Seni Patung

Seni patung adalah salah satu jenis-jenis seni rupa yang diwujudkan pada bidang 3 dimensi. Teknik yang digunakan dalam seni patung disesuaikan dengan bahan yang dipakai. Teknik seni patung meliputi teknik pahat, ukir, cor, dsb.

Seni Patung
Seni Patung

Sumber: www.ibtimes.id

  1. Seni Grafis

Seni grafis adalah jenis-jenis seni rupa yang termasuk dalam contoh seni rupa 2 dimensi yang karyanya dapat dicetak dan diperbanyak. Karya seni grafis berdasarkan proses pencetakannya dibagi menjadi 4, yaitu: cetak tinggi, cetak dalam, cetak saring, dan cetak datar.

Seni Grafis
Seni Grafis

Sumber: www.senirupa-unnes.com

  1. Seni Kriya

Seni kriya adalah seni ciptaan manusia melalui keterampilan tangan yang umumnya dibuat dari bahan-bahan alami. Contohnya adalah anyaman dari daun, seni gerabah, tembikar, kria kayu, kulit, dsb.

Seni Kriya
Seni Kriya

Sumber: www.id.aliexpress.com

  1. Seni Bangunan (Arsitektur)

Seni bangunan adalah karya seni yang termasuk dalam seni pakai karena rancangan bagunan yang dibuat digunakan secara fungsional oleh manusia bukan hanya sebagai pajangan atau mendapatkan nilai estetikanya.

Sumber: www.kawalgurita.com

Kebudayaan juga dapat mempengaruhi bentuk-bentuk seni bangunan yang ada misalnya bangunan dengan bentuk modern atau tradisional.

Konsep seni bangunan ini selanjutnya dapat digunakan tidak hanya bangunan secara luarnya tetapi juga bagian dalam bangunan atau yang dinamakan desain interior.

  1. Seni Desain

Desain dalam seni adalah kegiatan reka letak atau perancangan. Selain itu, desain dalam seni adalah proses atau perancangan yang dibuat sebelum menghasilkan karya seni rupa yang sesungguhnya.

Seni Desain
Seni Desain

Sumber: www.homeshabby.com

Contoh Seni Rupa

Setelah Anda mengetahui jenis-jenis seni rupa, maka Anda juga perlu mengeahui contoh seni rupa. Berdasarkan bentuknya, contoh seni rupa dalam artikel ini dibagi menjadi yaitu contoh seni rupa 2 dimensi dan contoh karya seni rupa 3 dimensi.

  1. Contoh Seni Rupa 2 Dimensi

Contoh seni rupa 2 dimensi banyak sekali macamnya, seperti dalam karikatur, kaligrafi, dan poster. Berikut adalah contoh seni rupa 2 dimensi:

  • Contoh seni rupa 2 dimensi karikatur:
Contoh Seni Rupa 2 Dimensi
Contoh Seni Rupa 2 Dimensi

Sumber: www.idekunik.com

  • Contoh seni rupa 2 dimensi kaligrafi:
Contoh seni rupa 2 dimensi kaligrafi
Contoh seni rupa 2 dimensi kaligrafi

Sumber: www.id.pinterest.com

  • Contoh seni rupa 2 dimensi poster:
Contoh seni rupa 2 dimensi poster
Contoh seni rupa 2 dimensi poster

Sumber: www.gurupendidikan.co.id

Berdasarkan contoh seni rupa 2 dimensi tersebut, terlihat bahwa pada umumnya seni tersebut  merupakan bagian dari seni murni karena diciptakan untuk dinikmati keindahannya, bukan untuk mempertimbangkan kegunaannya.

Ciri-ciri contoh seni rupa 2 dimensi tersebut adalah hanya berukuran panjang dan lebar, hanya dapat dilihat dari satu arah, medium pembuatannya merupakan bidang datar, serta memiliki dimensi luas.

  1. Contoh Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Contoh karya seni rupa 3 dimensi seperti tembikar dan topeng . Berikut adalah contoh karya seni rupa 3 dimensi:

  • Contoh karya seni rupa 3 dimensi tembikar:
Contoh karya seni rupa 3 dimensi tembikar
Contoh karya seni rupa 3 dimensi tembikar

Sumber: www.medium.com

  • Contoh karya seni rupa 3 dimensi topeng:
Contoh karya seni rupa 3 dimensi topeng
Contoh karya seni rupa 3 dimensi topeng

Sumber: www.kebudayaan.kemdikbud.go.id

Pada gambar contoh karya seni rupa 3 dimensi di atas, diketahui bahwa ciri-ciri contoh karya seni rupa 3 dimensi tersebut yaitu memiliki dimensi panjang, lebar, dan tinggi atau memiliki ruang yang nyata bukan semu, karyanya dapat dilihat dari segala arah atau banyak sudut pandang.

Ciri lain dari contoh karya seni rupa 3 dimensi yaitu dapat berdiri sendiri tanpa memerlukan medium pembuatan seperti halnya pada seni 2 dimensi yang harus dibuat pada bidang datar.

Salah satu contoh karya seni 3 dimensi topeng yang terkenal di Indonesia adalah barong. berikut adalah tutorial pembuatannya oleh Double M Bali

 

Baca juga:


Demikian penjelasan mengenai apa itu seni secara lengkap mulai dari perngertian seni, fungsi seni, unsur-unsur seni rupa, jenis-jenis seni rupa seperti pengertian seni lukis dan aliran seni lukis, serta contoh seni rupa 2 dimensi dan contoh karya seni rupa 3 dimensi.

Pada intinya, seni adalah segala bentuk aktivitas yang berasal dari keahlian dalam mengekspresikan berbagai pemikiran yang bisa menumbuhkan rasa keindahan atau estetika dalam hasil karyanya. Semoga bermanfaat!

Leave a Comment