Site icon Materi Sekolah & Ide Bisnis

Router Adalah: Arti, Fungsi, Cara Kerja, dan Jenis Router

Router Adalah: Arti, Fungsi, Cara Kerja, dan Jenis Router – Kata router biasa dipahami oleh orang yang ahli di bidang IT, namun bagi orang awam istilah router memang jarang didengar.

Router adalah salah satu perangkat keras yang memiliki fungsi untuk menghubungkan jaringan internet.

Untuk lebih memahaminya, pada kesempatan kali ini, ukulele akan jelaskan lebih lanjut mengenai apa itu router, mulai dari arti router, fungsi router, cara kerja router, dan jenis router. Mari kita simak penjelasan di bawah ini!.

Arti Router Adalah?

Arti router adalah sebuah perangkat jaringan yang digunakan untuk mentransmisikan paket data dari jaringan internet hingga ke tujuan melalui proses routing. Proses routing adalah proses yang meneruskan paket jaringan satu dengan yang lain melalui sambungan internetwork.

Berdasarkan mekanismenya, proses routing terbagi menjadi 2 yaitu routing langsung dan tidak langsung. Routing langsung adalah melakukan transmisi data dari satu router melalui IP tanpa harus melalui host, sedangkan routing tidak langsung adalah transmisi datanya harus melalui host terlebih dahulu sebelum sampai ke tujuan.

Router Adalah: Arti, Fungsi, Cara Kerja, dan Jenis Router

Baca juga:

Proses routing adalah terjadi pada lapisan 3 yaitu lapisan jaringan contohnya seperti Internet Protocol, yang terdiri dari stack protokol tujuh lapis OSI (Open System Interconnection).

Selain itu, arti router adalah alat yang digunakan untuk menyambungkan jaringan luas WAN (Wide Area Network) dan melakukan segmentasi layer 3 di LAN.

LAN adalah jaringan komputer yang terbatas di wilayah tertentu saja. Contohnya di laboratorium, kampus, atau ruangan berukuran kecil. Sedangkan WAN adalah jaringan yang lingkup areanya luas dan biasanya telah menggunakan sarana satelit.

WAN dan LAN sama-sama beroperasi di layer 1, 2, dan 3 OSI sehingga router yang digunakan untuk menyambungkan LAN dan WAN harus mampu mendukung.

Dalam internetwork, salah satu fungsi router adalah berguna untuk memberikan koneksi ke banyak jaringan kecil pada jaringan yang lebih besar. Dengan demikian, router memiliki kemampuan melewatkan paket IP dari satu jaringan ke jaringan yang lain yang mungkin memiliki banyak jalur di antara keduanya.

Arti router seringkali disamakan dengan switch, padahal keduanya memiliki istilah yang berbeda. Router adalah alat yang berfungsi untuk menghubungkan satu LAN dengan LAN lainnya, sedangkan pada switch berfungsi untuk menghubungkan segmen jaringan.

Maksudnya adalah kegunaan switch ini hanya digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer dan membentuk LAN. Dengan demikian, secara ilustrasi router adalah penghubung antar jalan, sedangkan switch adalah suatu jalanan.

Fungsi Router

Fungsi router adalah sebagai berikut:

Cara Kerja Router

Cara kerja router adalah dilakukan pada saat proses routing yang artinya router secara cerdas dapat mengetahui kemana rute jaringan dilewatkan baik untuk satu host yang ada dalam satu network maupun network lain.

Cara kerja router selanjutnya yaitu jika paket yang merupakan informasi data ditujukan untuk host dengan jaringan (network) yang berbeda, maka router akan meneruskannya ke jaringan tersebut.

Namun, jika paket data tersebut ditujukan untuk host yang satu jaringan, maka router akan menghalangi paket data tersebut keluar serta meneruskannya hingga ke host tujuan.

Dengan demikian, pada prinsipnya cara kerja router yaitu ketika router-router saling terhubung dalam jaringan internet turut serta dalam algoritma routing yang terdistribusi untuk memilih jalur mana yang terbaik untuk meneruskan paket IP dari sistem satu ke sistem yang lain.

Jenis-jenis Router

Jenis-jenis router terbagi berdasarkan mekanismenya dan berdasarkan pengaplikasiannya.

Berdasarkan Mekanismenya

Berdasarkan mekanismenya, jenis router adalah sebagai berikut:

  1. Router Statis

Router statis adalah jenis router yang memiliki tabel routing dengan kondisi statis atau stabil dengan pengaturan secara manual. Kelebihan dari router statis adalah adanya administrator yang mengatur router mana yang boleh dilalui dan tidak, serta prosesnya dilakukan dengan cepat dan mudah.

Namun kekurangan dari router statis ini adalah administrator harus memahami sistem yang ada dalam routing serta oraang yang ahli bidang jaringan.

  1. Router Dinamis

Router yang memiliki tabel routing secara dinamis. Router dinamis ini dilakukan dengan cara membaca rute jaringan dan dapat berhubungan dengan router lainnya.

Adapun kelebihan dari router dinamis yaitu praktis dan efisien karena tidak memerlukan administrator dan bekerja secara otomatis, serta cocok digunakan untuk jaringan yang besar dan luas. Kelemahannya tidak dapat mengontrol kemana jaringan akan pergi.

  1. Router Wireless (Wifi Router)

Router Wireless (Wifi Router)

Dari namanya, router wireless adalah jenis router yang tidak memerlukan perantara seperti kabel. Router wireless ini contohnya adalah wifi router yang tidak mengandalkan kabel dan hanya menggunakan sambungan wireless melalui perantara udara.

Wifi Router saat ini mulai banyak diterapkan karena praktis dan memberikan kemudahan kepada penggunanya. Kelebihan menggunan wifi router adalah tidak memerlukan kabel sehingga mudah saat melakukan instalasi.

Kelebihan lain dari wifi router ini adalah dapat dipasang dimana saja, cukup menggunakan 1 modem untuk beberapa komputer, dan dapat dijadikan sebagai Access Point sehingga mudah terhubung dengan alat elektronik lainnya seperti laptop, notebook, smartphone, gadget, komputer yang terhubung dengan wifi router.

Contoh dari wifi router adalah router TP Link. Router TP Link memiliki berbagai macam tipe seperti router TP Link TL-WR840N, router TP Link TL-WR941HP, router TP Link MR6400, dsb.

Router TP Link biasa digunakan di Indonesia untuk router kelas menengah yang berfungsi untuk menyediakan jaringan baik di rumah atau perkantoran.

Router ini dapat diakses melalui wifi dan LAN melalui IP akses tertentu. Untuk router TP Link TL-WR941HP memiliki 3 fitur utama yaitu:

Berdasarkan Pengaplikasiannya

Adapun berdasarkan pengaplikasiannya, jenis router adalah sebagai berikut:

  1. Router PC

Router PC adalah sebuah komputer yang digunakan sebagai router. Di dalamnya terdapat sistem operasi dimana mempunyai fasilitas untuk berbagi IP Address. Sistem operasi yang banyak dipakai saat ini yaitu mikrotik. Mikrotik adalah perangkat lunak yang berfungsi sebagai pengaturan banwith, firewall, hotspot gateway, web proxy, hingga VPT.

Pembuatan router PC ini tidak memerlukan komputer dengan spesifikasi tinggi. Minimal spesifikasinya komputer dengan prosesor pentium dua, hard drive 10 GB dan RAM 64 serta memiliki LAN Card di dalamnya.

  1. Router Aplikasi

Router aplikasi adalah router yang berbentuk aplikasi sehingga penggunannya perlu di install pada sistem operasi komputer terlebih dahulu. Kemudian, sistem operasi tersebut yang memiliki fungsi sebagai router. Contohnya adalah WinRoute, WinGate, WinProxy, Winroute, SpyGate, dsb

  1. Router Hardware

Router hardware adalah router yang berbentuk hardware atau perangkat keras yang memiliki kemampuan untuk membagi IP Address. Router hardware juga memiliki fasilitas Access Point yang membagi jaringan internet pada suatu wilayah. Wilayah yang terdapat koneksi internet ini disebut dengan Hot Spot Area.

setelah anda memahami mengenai apa itu router hingga contoh pengaplikasiannya, ada baiknya Anda simak video perbandingan router murah dan mahal dari GadgetIn berikut:

 

Baca juga:


Demikian penjelasan mengenai apa itu router mulai dari arti router, fungsi router, cara kerja router, dan jenis-jenis router. Jadi, router adalah sebuah perangkat keras yang memiliki fungsi sebagai penghubung jaringan internet kepada host tujuan. Semoga bermanfaat!

Exit mobile version