Site icon Materi Sekolah & Ide Bisnis

Reklame Adalah: Pengertian, Ciri-Ciri, Fungsi, Jenis-Jenis dan Contoh Reklame

Salah satu sarana yang biasa digunakan untuk memasang iklan adalah melalui reklame. hmm… Mungkin generasi milenial sudah agak asing dengan kata ini.

Jadi, apa yang dimaksud dengan reklame? Artikel ukulele ini akan membahas pengertian reklame adalah: ciri-ciri, jenis-jenis reklame, dan contoh reklame. Cekidot!

Pengertian reklame adalah: ciri-ciri, jenis-jenis reklame, dan contoh reklame

Baca juga:

Pengertian Reklame Adalah

Secara bahasa, “reklame” berasal dari bahasa Spanyol, yaitu “reclamos” yang artinya suatu seruan yang dilakukan secara berulang-ulang.

Ada beberapa pengertian reklame berdasarkan medianya, akan tetapi intinya sama. Berikut adalah beberapa pengertian reklame:

Tujuan pemasangan reklame adalah untuk menarik minat publik agar membeli produk barang atau menggunakan jasa yang ditampilkan dalam reklame.

Reklame pada dasarnya berbeda dengan teks iklan. Hal yang membedakan keduanya yaitu isi yang terkandung di dalamnya. Yakni jika iklan umumnya disampaikan dengan teks panjang dan mendetail terkait produk barang atau jasa, namun reklame biasanya cenderung lebih singkat dan banyak mengandunng gambar.

Ciri-Ciri Reklame

  1. Menggunakan gambar yang menarik

Ciri utama reklame adalah terdapat gambar yang besar, menarik, dan mencolok. Gambar biasa berukuran lebih besar daripada tulisan, berguna untuk menarik perhatian publik.

Gambar di reklame biasanya menggunakan warna-warna mencolok dan menggunakan peraga gambar yang iconic atau mudah diingat terkait dengan karakteristik produk yang ditawarkan.

  1. Kalimat singkat, jelas, dan mudah dimengerti

Reklame pada umumnya menggunakan kalimat yang singkat, jelas, dan mudah dimengerti. Karena reklame biasa dipasang di pinggir jalan, sehingga orang hanya akan melihat sekilas dan akan kesulitan mencerna informasi jika kalimat teralu panjang.

  1. Informasi yang jujur

Informasi yang terkandung dalam reklame adalah harus berupa informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

  1. Dilakukan berulang-ulang

Sesuai dengan pengertian reklame, untuk menarik perhatian publik, reklame harus disampaikan secara berulang-ulang.

Jika memasang reklame adalah hanya sekali saja, maka jangkauan orang yang mengetahui produk yang ditawarkan juga hanya sedikit.

Jika ingin memasang reklame sekali saja namun menjangkau banyak orang, dapat memanfaatkan papan reklame di pinggir jalan yang strategis dan biasa disewakan.

Fungsi Reklame

Beberapa fungsi reklame adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan informasi kepada publik mengenai suatu merek produk, layanan jasa, dan informasi umum lain yang bersifat kemasyarakatan atau tentang pasangan pemilu
  2. Mempengaruhi masyarakat agar membeli atau menggunakan produk dan layanan jasa yang ditawarkan
  3. Memberi kesan positif pada masyarakat terhadap produk barang dan jasa yang ditawarkan
  4. Memberikan kepuasan pada konsumen terhadap produk barang dan jasa tersebut
  5. Menjadi media pemberi informasi dan komunikasi antara penjual dan calon pembeli potensial
  6. Mengajak publik untuk mengikuti dan mentaati peraturan atau peringatan sesuai hibauan pemerintah
  7. Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai informasi yang disampaikan dalam reklame. Misalnya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba.

Jenis-Jenis Reklame

Jenis-jenis reklame adalah bisa dibedakan berdasarkan pengadaannya, sifatnya, tempat pemasangannya, dan media yang digunakan. Berikut adalah penjabaran dari setiap jenis-jenis reklame:

  1. Jenis-jenis Reklame Berdasarkan pengadaannya

Reklame komersial adalah jenis reklame yang dibuat untuk kepentingan perusahaan. Tujuan reklame komersial adalah untuk meningkatkan laba perusahaan.

Contoh reklame komersial di antaranya reklame produk handphone, jam tangan, jasa katering, dan lain-lain.

Reklame non komersial adalah jenis reklame yang digunakan untuk keperluan non komersial atau kemasyarakatan. Berisi ajakan, himbauan, atau untuk menyampaikan informasi agar mau mengikuti pesan dalam reklame.

Contoh reklame non komersial adalah reklame dari PMI untuk melakukan donor darah, reklame dari dinas Lingkungan Hidup untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat, dan lain sebagainya.

  1. Jenis-jenis Reklame Berdasarkan sifatnya

Reklame penerangan adalah reklame yang bersifat informatif. Isinya berupa informasi penting yang perlu disampaikan pada masyarakat luas.

Contoh reklame penerangan yaitu informasi pentingnya menerapkan 3M memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak untuk mengurangi risiko tertular virus covid-19.

Reklame peringatan adalah reklame yang isinya berupa peringatan untuk masyarakat luas tentang bahaya suatu hal. Artinya isi dalam reklame tersebut berupa hal yang harus dihindari atau dicegah dan masyarakat perlu mengetahuinya.

Contoh reklame peringatan adalah reklame dari dinas kesehatan tentang bahaya merokok atau bahaya mengkonsumsi narkoba, dan peringatan dari kepolisian untuk tidak mengendarai kendaraan saat dalam keadaan mengantuk.

Reklame permintaan atau ajakan memiliki nada berupa ajakan kepada khalayak ramai untuk bersedia mengikuti permintaan atau ajakan dalam reklame tersebut.

Reklame ajakan bertujuan untuk mengajak masyarakat agar turut peduli pada sesama melalui gambar yang menarik dan persuasif.

Contoh reklame ajakan adalah ajakan untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai, ajakan untuk menggunakan transportasi umum guna mengurangi kemacetan, dan lain-lain.

  1. Jenis-jenis Reklame Berdasarkan Tempat Pemasangannya

Reklame outdor yaitu reklame yang dipasang di luar ruangan. Reklame jenis ini biasa ditempatkan di titik-titik strategis seperti di pinggir jalan raya, stasiun, terminal, dan laiin sebagainya.

Reklame outdor biasa berukuran besar, warna yang mencolok, dan isinya mudah diingat dan dimengerti.

Contoh reklame outdoor yaitu spanduk, banner, papan nama, baliho, dan lain-lain

Reklame indoor adalah reklame yang dapat ditempatkan di dalam ruangan. Jenis reklame indoor memiliki ukuran yang tidak terlalu besar.

Contoh reklame indoor antara lain brosur, leaflet, poster, pamflet, papan pengumuman, dan lain-lain.

  1. Jenis-jenis Reklame Berdasarkan Media Yang Digunakan

Reklame jenis ini merupakan reklame yang dibuat dengan media suara baik secara langsung maupun tidak langsung.

Reklame audio diapat di pasang di radio, atau audio diputar melalui pengeras suara di dalam gedung.

Reklame visual adalah jenis reklame yang mudah kita temui. Reklame visual menekankan pada wujud peraga gambar yang menarik perhatian orang. Wujud reklame visual terdiri dari:

Spanduk

Merupakan jenis reklame visual berupa gambar dan teks yang ditulis di atas kain kain panjang. Spanduk biasa dipasang melintang di atas gerbang atau jalan.

Poster

Poster adalah jenis reklame visual dengan gambar yang lebih banyak darpada teks informasinya.

Poster dibuat dengan peraga gambar yang menarik dan menyimpan makna, sehingga tanpa membaca pesan yang ditulis, publik sudah mengetahui isi poster tersebut.

Etiket atau stiker

Etiket atau stiker adalah reklame visual berupa nama suatu produk barang atau jasa yang disertai keterangan lengkap dan menarik.

Etiket dapat dipasang atau ditempel di produk barang yang bersangkutan sebagai keterangan produk.

Leaflet

Lefleat yaitu jenis reklame yang berupa kertas dengan ukuran kecil yang memuat gambar dan informasi yang perlu disebarkan pada khalayak. Leaflet biasa terdiri dari 200 hingga 400 karakter dan hanya ditulis di satu sisi saja.

Plakat

Plakat yaitu reklame berbentuk catatan yang dipajang di tempat umum. Bentuknya dapat berupa kartu kecil, rambu, atau plang.

Brosur

Brosur atau selebaran adalah reklame visual yang biasa dicetak pada dua sisi kertas (bolak balik) dan dilipat dengan pola tertentu untuk membentuk panel terpisah.

Logo adalah reklame visual yang berisi sketsa, tulisan, atau gambar yang memiliki makna tertentu. Biasanya mewakili identitas suatu perusahaan atau organisasi tertentu.

Papan nama

Papan nama termasuk reklame visual yang berfungsi sebagai penunjuk. Papan nama dipasang di depan gedung sebagai informasi umum, misal di depan gedung sekolah dipasang papan nama sekolah tersebut.

Baliho

Baliho merupakan salah satu reklame visual yang memuat gambar dan teks dengan ukuran besar. Baliho digunakan sebagai sarana promosi suatu kegiatan yang bersifat publik.

Baca juga:

Contoh Gambar Reklame

Agar lebih memahami pengertian reklame dari segi visual, silahkan perhatikan contoh gambar reklame berikut:

  1. Spanduk

Contoh Gambar Reklame Spanduk

Sumber: uprint.id

  1. Poster

Contoh Gambar Reklame Poster

Sumber: id.lovepik.com

  1. Etiket atau stiker

Contoh Gambar Reklame Etiket atau Stiker

Sumber: Docplayer.info

  1. Leaflet

Reklame Adalah? Contoh Gambar Reklame Leaflet

Sumber: sribu.com

  1. Plakat

Reklame Adalah? Contoh Gambar Reklame Plakat

Sumber: axocreative.com

  1. Brosur

Reklame Adalah? Contoh Gambar Reklame Brosur

Sumber: Contohdesain.my.id

  1. Logo

Reklame Adalah? Contoh Gambar Reklame Logo

Sumber: Id.pinterest.com

  1. Papan nama

Reklame Adalah? Contoh Gambar Reklame Papan Nama

Sumber: Id.pinterest.com

  1. Baliho

Reklame Adalah? Contoh Gambar Reklame Baliho

Sumber: Berita Dewata

Pengertian reklame adalah salah satu sarana untuk menyampaikan informasi kepada khalayak ramai. Reklame berisi kalimat ajakan, tawaran, peringatan atau himbauan dan inforasi bersifat umum lainnya disertai dengan gambar berwarna mencolok dan menarik.

Untuk lebih paham mengenai pengertian reklame adalah, ciri-ciri, fungsi, dan jenisnya, silahkan simak video dibawah:

credit: Bangsyah – Gurukuh

Baca juga:


Fungsi utama reklame adalah untuk menarik perhatian publik agar mau mengikuti isi dari reklame tersebut.

Demikian artikel ini mengenai pengertian reklame adalah, ciri ciri, fungsi, dan jenis-jenis reklame, beserta contoh gambar reklame. Semoga menambah dapat menambah wawasan. Terima kasih.

Exit mobile version