Materi Sekolah & Ide Bisnis

Refleksi Adalah; Pengertian, Manfaat Jenis, dan Teknik Penerapannya

Refleksi Adalah; Pengertian, Manfaat dan Teknik Penerapannya – Refleksi adalah salah satu contoh homonim, yaitu kata yang memiliki ejaan dan pelafalan sama namun maknanya berbeda. Tentu kalian tidak asing dengan kata ini.

Apa yang kalian ketahui tentang arti kata refleksi? Artikel ukulele ini akan membahas pengertian refleksi adalah, refleksi pembelajaran, tujuan, jenis, dan manfaat refleksi.

Pengertian Refleksi Adalah

Dalam Kamus Besar Bahasa indonesia terdapat empat arti kata ‘refleksi’ yang masuk dalam kelas kata benda.

  1. Gerakan atau pantulan di luar kesadaran sebagai reaksi atas suatu hal atau kegiatan yang datang dari luar
  2. Pergerakan otot badan yang terjadi karena suatu hal dorongan dari luar dan di luar kemauan atau kesadaran otak
  3. Cerminan atau pantulan
  4. Gambaran
Refleksi Adalah; Pengertian, Manfaat Jenis, dan Teknik Penerapannya

Baca juga:

Menurut KBBI arti kata refleksi adalah gerakan atau pantulan yang terjadi di luar kesadaran sebagai jawaban atas suatu hal atau kegiatan yang datang dari luar.

Dalam ilmu fisika, refleksi adalah perubahan arah rambat cahaya ke arah medium asal setelah menyentuh permukaan dua medium (memantul).

Sedangkan dalam dunia pendidikan, pengertian refleksi adalah kegiatan yang dilakukan dalam proses belajar mengajar dengan memberikan penilaian dalam bentuk tertulis dan/atau lisan oleh siswa untuk guru.

Pengertian Refleksi Pembelajaran

Refleksi adalah kegiatan pemberian umpan balik atau penilaian dari siswa terhadap guru setelah mengikuti serangkaian proses belajar mengajar dalam jangka waktu tertentu.

Refleksi adalah ungkapan jujur perasaan peserta didik untuk memberikan kesan dan pesan atas pembelajaran yang telah dilakukan bersama guru. Refleksi dapat berupa lisan maupun tulisan yang disampaikan murid kepada guru tanpa tekanan dari pihak manapun.

Tujuan pemberian refleksi adalah untuk mengekspresikan kesan konstruktif, pesan, harapan, dan kritik terhadap pembelajaran yang telah diterima siswa kepada guru dengan perasaan jujur dan tanpa tekanan.

Refleksi dapat membantu tenaga pengajar untuk mengukur kemampuan mengajar masing-masing guru. Dengan pemberian refleksi guru dapat mengintrospeksi diri untuk terus meningkatkan kemampuan mengajar hingga dapat mencapai tujuan yang ditetapkan lembaga sekolah.

Refleksi dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan guru berdasar dari hasil belajar siswa. Refleksi juga berguna untuk mengukur kualitas pendidikan lembaga sekolah dengan menggabungkan penilaian oleh guru, komite sekolah, dan dinas pendidikan.

Tujuan Refleksi Pembelajaran

  1. Untuk mengetahui secara nyata minat peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran
  2. Untuk mengukur tingkat keberhasilan penerapan strategi, model, metode, pendekatan, dan teknik pembelajaran yang dilakukan oleh guru
  3. Untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kekurangan guru dalam penyajian materi maupun penguasaan kelas, dan
  4. Untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan peserta didik secara detail, sehingga guru dapat mengubah rancangan pembelajaran yang lebih baik untuk pertemuan selanjutnya

Manfaat Refleksi Pembelajaran

  1. Refleksi berguna sebagai ruang ekspresi positif peserta didik terhadap guru mengenai proses belajar mengajar
  2. Manfaat refleksi adalah guru mendapatkan informasi positif yang berguna untuk mengetahui sejauh mana capaian hasil proses belajar mengajar
  3. Memberikan kepuasan bagi siswa untuk mendapatkan sistem belajar mengajar yang mereka minati
  4. Refleksi berguna sebagai wadah untuk siswa dan guru menjalin komunikasi positif yang bersifat membangun
  5. Refleksi berguna untuk mengamati tindakan kelas agar guru dapat memetakan karakter dan daya tangkap siswa sehingga memudahkan dalam pembagian kelompok, penetapan bobot materi, pemberian pelajaran, dan melakukan evaluasi

Jenis-jenis Refleksi

Ada beberapa jenis refleksi yang bisa kita lakukan sesuai kenyamanan kita. Berikut adalah beberapa jenis refleksi:

  1. Refleksi dengan video pembelajaran

Melakukan dokumentasi saat melakukan kegiatan belajar mengajar merupakan salah satu bentuk refleksi. Melalui video tersebut guru dapat mengamati proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.

Guru dapat melakukan evaluasi mengenai cara mengajar dan merancang strategi pembelajaran selanjutnya. Selain itu guru dapat mengelompokkan siswa mana saja yang memerlukan bantuan dan siswa mana yang cukup memahami materi.

  1. Refleksi melalui lisan

Refleksi ini merupakan jenis yang paling mudah dilakukan. Refleksi lisan dilakukan dengan mengajukan pertanyaan kepada siswa secara langsung untuk dimintai pendapat.

Pertanyaan yang diajukan dapat berupa bagaimana pendapat siswa tentang cara mengajar guru, suasana selama proses belajar mengajar, pemahaman materi pembelajaran, atau meminta kritik dan saran pada siswa tentang cara mengajar guru yang bersangkutan.

  1. Refleksi menggunakan catatan harian

Meminta siswa untuk membuat catatan harian setidaknya seminggu sekali untuk dikumpulkan pada guru, dapat menjadi salah satu sarana refleksi.

Catatan berisi tentang hal-hal apa saja yang dialami siswa selama pembelajaran dan meminta siswa untuk mengekspresikan bagaimana perasaan mereka selama pembelajaran berlangsung.

Menulis catatan harian dapat menjadi solusi bagi siswa yang kesulitan untuk mengekspresikan perasaan mereka melalui lisan.

  1. Refleksi dengan jurnal pembelajaran

Sama hal nya dengan menulis catatan harian, hanya saja jurnal pembelajaran ditulis oleh guru yang bersangkutan.

Dengan menulis jurnal mengenai kegiatan belajar mengajar, dapat dijadikan evaluasi guru di akhir semester untuk meningkatkan hasil pembelajaran. Jurnal dapat digunakan untuk menganalisis proses belajar siswa serta rencana tindak lanjut untuk mengatasi masalah yang dihadapi.

  1. Refleksi dengan tanggapan guru lain

Refleksi dapat dilakukan dengan meminta pendapat dari rekan sesama guru tentang cara mengajar yang dilakukan.

Untuk mendapatkan hasil identifikasi yang optimal, guru yang bersangkutan harus memiliki sikap mau menerima kritik yang disampaikan oleh rekannya dan mau berusaha untuk memperbaiki diri jika memang cara mengajar mereka perlu dibenahi.

Baca juga:

Teknik Menerapkan Refleksi Pembelajaran

Refleksi tidak dapat disama ratakan antar siswa. Penerapan refleksi disesuaikan dengan kondisi masing-masing kelas.

Teknik Menerapkan Refleksi Pembelajaran

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menerapkan refleksi pembelajaran:

  1. Memberikan form pengisian

Formulir pengisian dilengkapi dengan identitas siswa. Formulir dapat berupa form tertulis maupun google form, tergantung dari jenjang pendidikan siswa yang akan dimintai refleksi.

  1. Meminta siswa mengomentari pembelajaran

Formulir pengisian yang diberikan pada siswa dapat berupa pertanyaan-pertanyaan mengenai pendapat siswa terhadap proses belajar mengajar yang dilakukan di kelas.

Usahakan formulir berupa uraian atau esai agar siswa dapat mengekspresikan segala bentuk ekspresi yang mereka rasakan selama kegiatan belajar mengajar.

Mintalah kesan, pesan, kritik, mengenai hasil yang didapat setelah proses belajar mengajar, dan komentar mengenai cara guru mengajar. Mintalah saran untuk dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

Perlu diperhatikan dalam melakukan refleksi, siswa harus mengungkapkannya dengan jujur dan tidak tertekan dari pihak manapun.

  1. Meminta pesan pribadi pada siswa

Guru dapat meminta siswa untuk memberikan pesan pribadi terhadap dirinya. Pesan pribadi dapat diungkapkan secara privat (face to face) untuk menjaga kejujuran ungkapan siswa.

Memberikan pesan secara privat, siswa dapat terdorong untuk memberikan kesan positif maupun negatif tentang guru yang bersangkutan.

  1. Melakukan analisis

Setelah form pengisian dikembalikan pada guru, maka guru dapat melakukan analisis komentar siswa. Guru mengelompokkan jenis komentar siswa agar dapat merancang sistem pembelajaran selanjutnya.

Sistem pembelajaran yang telah dilaksanakan dapat dipandang berhasil apabila banyak komentar positif yang didapat guru dari siswa. Dengan begitu, guru tidak perlu mengganti ulang teknik pembelajaran karena sudah diterima dengan baik oleh siswa.

  1. Melakukan evaluasi

Manfaat refleksi adalah dapat mengetahui perasaan siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Untuk itu setelah melakukan refleksi, guru melakukan evaluasi berdasar dari refleksi yang telah diterima agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Tanpa adanya evaluasi, refleksi pembelajaran tidak akan berguna.

Guru dapat menyusun ulang kegiatan pelajaran selanjutnya dengan memasukkan kegiatan yang melibatkan partisipasi kelas. Sehingga guru tidak lagi mendominasi proses belajar mengajar dan mendoroong murid menjadi lebih aktif.

Refleksi memudahkan guru untuk mengukur kemampuan masing-masing siswa. Dengan begitu, guru dapat meminta siswa yang dianggap unggul untuk membantu teman-teman mereka.

Teknik yang digunakan bisa dengan membuat kelompok belajar. Dengan catatan setiap kelompok terdapat satu atau dua siswa yang menguasai materi agar membantu teman yang lain.

Refleksi adalah salah satu kegiatan yang dilaksanakan guna meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, sehingga target pembelajaran dapat tercapai.

Refleksi juga dilakukan untuk mengevaluasi proses belajar mengajar yang telah dilakukan dengan berdasar dari hasil pengamatan dan data yang dikumpulkan dari siswa.

Selain refleksi pembelajaran di sekolah, ada juga refleksi diri yang berfokus pada evaluasi dan pengembangan diri sendiri agar menjadi lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Berikut adalah penjelasan mengenai refleksi diri yang disampaikan oleh kanal youtube Satu Persen – Indonesian Life School:

Baca juga:


Tujuan refleksi akan tercapai apabila setelah refleksi, guru mau untuk menerima masukan dan kritikan. Lalu setelahnya merancang strategi pembelajaran yang baru. Jika hanya mengumpulkan data namun tidak ada evaluasi, refleksi akan berakhir sia-sia.

Demikian artikel tentang pengertian refleksi adalah, jenis-jenis refleksi, tujuan dan manfaat refleksi, juga teknik penerapan refleksi pembelajaran kami buat. Semoga dapat menambah wawasan. Terima kasih.

Exit mobile version