Site icon Materi Sekolah & Ide Bisnis

Diksi Adalah; Pengertian, Ciri-ciri, Jenis & Contoh Diksi Dalam Puisi

Apa itu diksi? Diksi adalah pilihan kata yang digunakan dalam membentuk sebuah kalimat. Perlu diketahui bahwa terdapat beberapa kata dengan makna sama, namun penggunaannya bisa berbeda. Dalam artikel kali ini, kami akan memaparkan tentang pengertian diksi, contoh diksi dan diksi dalam puisi.

Pengertian Diksi Adalah;  Ciri-ciri, Jenis & Contoh Diksi Dalam Puisi

Diksi Adalah?

Menurut KBBI, diksi adalah pilihan kata yang tepat dan selaras (dalam penggunaannya) untuk mengungkapkan gagasan sehingga diperoleh efek tertentu (seperti yang diharapkan). Dengan kata lain, diksi merupakan pemilihan kata yang tepat untuk mengungkapkan suatu gagasan agar mendapatkan hasil tertentu.

Pemilihan diksi yang tepat akan mempermudah pendengar atau pembaca dalam memahami maksud Anda. Dalam dunia sastra, pemilihan diksi menjadi lebih penting karena berkaitan dengan keindahan bahasa.

Diksi yang tepat akan lebih membangkitkan suasana atau memperdalam rasa dari bacaan. Oleh karena itu, para sastrawan kerap memakai diksi-diksi yang tak biasa agar karya sastranya tidak monoton atau membosankan.

Baca juga:

Ciri-ciri Diksi

Untuk dapat memilih diksi yang tepat pada sebuah tulisan, diperlukan pemahaman tentang cirri-ciri, syarat, fungsi, hingga jenisnya. Untuk mengetahui apakah diksi yang Anda gunakan sudah tepat atau belum, bisa dilihat berdasarkan ciri-ciri berikut ini:

  1. Sesuai dengan konteks kalimat yang akan diungkapkan sehingga nyaman saat dibaca sekaligus mudah dipahami.
  2. Diksi tersebut mampu membedakan suasana, makna, dan bentuk kalimat sehingga selaras dengan nilai rasa dari pembacanya.
  3. Menggunakan kosa kata yang dipahami oleh masyarakat.
  4. Diksi tersebut menyatu dengan kata yang lain hingga melahirkan sebuah makna yang tepat.

Itulah empat ciri diksi yang tepat, baik digunakan dalam konteks tulisan populer maupun sastra. Anda juga harus tahu bahwa biasanya, diksi pada tulisan populer seperti ulasan, artikel, argumentasi dan sebagainya berbeda dengan diksi pada tulisan sastra seperti cerpen, puisi atau novel.

Syarat Ketepatan Diksi

Selain pengertian diksi, Anda juga harus mempelajari syarat ketepatan diksi untuk dapat menggunakannya dengan baik. Menurut Gorys Keraf, syarat ketepatan diksi adalah sebagai berikut:

Jenis-Jenis Diksi

Setelah mengenal apa itu diksi, mari kita lanjutkan pembahasan mengenai jenis-jenis diksi. Diksi adalah sebuah pilihan kata yang dapat dibedakan berdasarkan maknanya dan lesikalnya. Untuk memahami lebih dalam, silahkan simak uraian berikut ini:

Diksi berdasarkan maknanya:

  1. Makna Denotatif

Makna denotatif adalah makna yang sebenarnya atau apa adanya diksi tersebut. Contoh diksi dengan makna denotatif adalah:

  1. Makna Konotatif

Makna konotatif merupakan lawan dari denotatif, yaitu tidak sebenarnya atau kiasan. Berikut ini contoh diksi dengan makna konotatif:

Diksi berdasarkan leksikal:

Diksi adalah cara memilih kata yang tepat dalam sebuah kalimat yang dapat dibedakan menjadi enam jenis berdasarkan leksikalnya.

  1. Sinonim

Sinonim adalah dua atau lebih kata yang memiliki pengertian sama. Contoh sinonim adalah lezat=enak=sedap, cantik=rupawan, senang=bahagia=gembira.

Nah, pemilihan diksi yang tepat dapat memperindah sebuah kalimat. Berikut ini contoh diksi sinonim dengan penggunaan pada kalimat yang berbeda.

  1. Antonim

Apa itu diksi antonim? Berkebalikan dengan sinonim, antonim memiliki makna lawan kata. Contohnya; besar >< kecil, atas >< bawah, ceria >< muram, jauh >< dekat.

Kadang, diksi antonim dipilih agar sebuah kalimat tidak terlalu lugas. Karena diksi adalah pilihan kata untuk memperindah sebuah kalimat, maka makna yang ditunjukkan juga tidak selalu bersifat langsung.

Berikut contoh penggunaan diksi antonim.

Anda bisa membedakan mana yang lebih indah dari dua kalimat di atas. Kata besar yang merupakan lawan kata kecil justru dipilih untuk memperindah kata dengan memberikan sedikit tambahan (tak).

  1. Homonim

Apa itu diksi homonim? Homonim merupakan sebuah kata yang memiliki pengertian berbeda karena digunakan dalam kalimat yang berbeda pula.

Berikut ini contoh homonim:

Kedua kalimat tersebut sama-sama menggunakan diksi “tanggal”, namun maknanya jauh berbeda. Makna “tanggal” pada kalimat pertama adalah “lepas”, sedangkan pada kalimat kedua adalah “tanggal kalender”.

Diksi adalah cara menempatkan kata yang tak biasa sehingga membuat pembaca tidak bosan. Itulah alasan kenapa kalimat pertama menggunakan kata “tanggal”, bukan “lepas”.

  1. Homofon

Homofon adalah dua kata yang memiliki lafal sama, tapi makna dan ejaannya berbeda. Berikut ini contoh homofon:

Kata “bank” dan “bang” memiliki pelafalan yang sama, namun makna dan tulisannya berbeda.

  1. Homograf

Homograf adalah dua kata dengan ejaan yang sama, namun memiliki pengertian dan lafal yang berbeda. Contoh diksi homograf ini adalah:

Kata “tahu” pada kalimat pertama bermakna makanan, sedangkan pada kalimat kedua bermakna mengerti.

  1. Hipernim dan Hiponim

Hipernim adalah sebuah kata yang menjadi wakil dari beberapa kata yang lain. Hiponim adalah kata yang menjadi bagian dari hipernim.

Contohnya:

Diksi “bunga indah” adalah hipernim, sedangkan “anggrek, mawar, melati, celosia” merupakan hiponim.

Itulah berbagai macam diksi yang dapat dipilih untuk memperindah sebuah kalimat. Setelah ini, kita akan melanjutkan pembahasan tentang diksi dalam puisi.

Apa itu Diksi Dalam Puisi?

Secara umum, diksi adalah pilihan kata yang digunakan untuk mempermudah pemaknaan atau memperindah kalimat. Dalam sebuah puisi, pilihan diksi menjadi sangat penting karena dapat mewakili tema dan memperdalam makna dari puisi tersebut.

Dalam sebuah puisi, pilihan diksi harus selaras dengan gagasan dan tema. Perhatikan pilihan diksi dalam puisi “Menari di Atas Lara” di bawah ini.

Siapa yang tahu arti dari lara

Selain engkau yang menggenggamnya

Siapa yang paham airmata dibalik senyum

Saat tarian disuguhkan dengan gemulai

Hanya engkau yang benar-benar merasakan

Sebuah rasa pahit dibalik seungging senyuman

Diksi adalah salah satu cara untuk membuat puisi menjadi semakin indah. Untuk itu, diperlukan beberapa tips berikut ini dalam pemilihan diksi dalam puisi:

Ketiga hal di atas harus selalu dipertimbangkan dalam memilih diksi dalam sebuah puisi agar tidak salah menempatkan kata yang justru membuat puisi tersebut mengalami gagal makna.

Agar lebih paham mengenai pemilihan kata / diksi, simak video dari Mr. Rahman berikut:

Baca juga:


Demikian pembahasan tentang apa itu diksi, contoh dan diksi dalam puisi. Intinya, diksi adalah memilih kata yang tepat untuk disematkan dalam sebuah kalimat, baik tulisan sastra maupun tulisan populer. Semoga bermanfaat.

Exit mobile version