Site icon Materi Sekolah & Ide Bisnis

Makalah Adalah; Pengertian, Ciri, Jenis, Struktur, Cara Membuat, dan Contohnya [LENGKAP]

Karya tulis ilmiah seringkali dibuat oleh para akademisi untuk menunjukkan keilmuan yang sedang dikaji secara mendalam sesuai dengan bidangnya masing-masing. Semua akademisi baik bangku sekolah hingga perguruan tinggi mengenal apa itu makalah. Makalah biasa dijadikan sebagai tugas untuk mengembangkan diri.

Makalah Adalah; Pengertian, Ciri, Jenis, Struktur, Cara Membuat, dan Contohnya [LENGKAP]
Baca juga:

Makalah adalah produk ilmiah yang ditulis oleh seseorang. Menulis makalah bukanlah hal yang sulit, namun dibutuhkan kejelian untuk melihat kondisi dan situasi untuk digunakan sebagai ide penulisan serta dibutuhkan kemampuan menulis yang baik berdasarkan kaidah penulisan makalah.

Untuk itu, pada artikel ini akan dijelaskan secara rinci mengenai apa itu makalah, mulai dari pengertian makalah, ciri-ciri makalah, jenis makalah, struktur makalah, cara membuat makalah atau langkah-langkah membuat makalah, serta contoh makalah yang benar. Langsung saja, simaklah uraian berikut ini.

Pengertian Makalah Adalah?

Menurut KBBI, pengertian makalah ada 2. Pertama, pengertian makalah adalah tulisan resmi mengenai suatu hal yang pokok digunakan untuk publikasi dan di persidangan serta seing disusun dan diterbitkan.

Kedua, menurut KBBI, pengertian makalah adalah karya tulis pelajar atau mahasiswa untuk memberikan laporan dalam rangka pelaksanaan tugas sekolah atau kampus.

Menurut ahli, pengertian makalah memiliki berbagai macam sumber. Pengertian makalah adalah sebagai berikut:

W.J.S Poerwadarminta (1994)

Pengertian makalah adalah uraian tertulis yang membahas masalah tertentu yang dari masalah tersebut didapatkan pembahasan dan penjelasan lebih lanjut.

Tanjung dan Ardial

Pengertian makalah adalah karya tulis yang berisi permasalahan yang ditulis secara sistematis serta melalui pemikiran analisis yang logis dan objektif.

Panuti Sudjiman (1990)

Pengertian makalah adalah sebuah karangan prosa yang bukan rekaan serta membahasas suatu pokok tertentu. Masih menurut Panuti Sudjiman, dalam pengertian makalah, biasanya dipublikasikan di majalah dan kora atau bisa juga dalam bentuk buku antologi.

Berdasarkan pengertian makalah di atas, dapat disimpulkan bahwa makalah adalah suatu karya ilmiah yang berbentuk formal dengan pokok pembahasan tertentu.

Syarat karya tulis dikatakan sebagai makalah adalah apabila dibuat berdasarkan hasil pemikiran sendiri, tidak plagiat, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, mengandung unsur kekinian misalnya mengandung topik yang sedang hangat diperbincangkan oleh publik, serta yang paling utama adalah bersifat ilmiah.

Ciri-ciri Makalah

Makalah memiliki ciri khas yang membedakannya dengan karya tulis ilmiah lainnya seperti paper dan jurnal ilmiah. Ciri-ciri makalah adalah sebagai berikut:

Jenis Makalah

Berdasarkan jenis kajiannya, jenis makalah dibagi menjadi 3. Jenis makalah adalah sebagai berikut:

Makalah campuran kemudian dapat dibagi lagi menjadi 6 jenis. 6 jenis makalah adalah sebagai berikut:

Struktur Makalah

Struktur makalah terdiri dari cover, kata pengantar, daftar isi makalah, bab 1 pendahuluan, bab 2 pembahasan, dan bab 3 penutup, serta daftar pustaka. Penjelasan struktur makalah adalah sebagai berikut:

  1. Cover

Cover adalah halaman depan atau muka dari sebuah makalah. Cover makalah memuat informasi penting. Umumnya contoh cover makalah adalah berisi nama penulis yang ditulis secara lengkap, logo lembaga/institusi, tempat dan tahun terbit. Berikut adalah beberapa keterangan contoh cover makalah pada perguruan tinggi:

Penulisan pada cover makalah harus sesuai dengan format yang berlaku. Contoh cover makalah dengan judul Pengaruh Orang Tua Terhadap Kepribadian Anak. Pada contoh cover makalah tersebut penulisan judul menggunakan huruf kapital dan dicetak tebal.

Font pada judul contoh cover makalah tersebut dapat lebih besar dibandingkan dengan tulisan lainnya biasanya berukuran 14 sehingga pembaca dapat lebih mudah dan fokus membaca judul makalah Anda. Contoh cover makalah dapat Anda lihat pada penjelasan selanjutnya pada subbab contoh makalah yang benar.

  1. Kata Pengantar

Kata pengantar tidak hanya ditemukan dalam struktur makalah, tetapi dihampir tulisan karya ilmiah. Kata pengantar adalah salam pembuka dari penulis yang ditujukan untuk pembaca. Penulisan kata pengantar ditulis sebelum daftar isi makalah.

Biasanya kata pengantar ini untuk memberikan informasi siapa saja yang telah berperan dan berkontribusi pada pembuatan makalah penulis, ucapan terimakasih, menjelaskan struktur makalah yang pokok, serta dasar pemikiran pembuatan judul dan tujuannya secara garis besarnya.

Di akhir paragraf kata pengantar dapat ditambahkan harapan serta manfaat dari pembuatan makalah tersebut pada pembaca. Kata pengantar kemudian ditutup dengan tanggal pembuatan dan tanda tangan penulis yang disertai nama terang.

  1. Daftar Isi Makalah

Daftar isi makalah adalah memuat informasi halaman dari tiap bab dan subbab makalah. Oleh sebab itu, daftar isi makalah penting dan harus ada. Fungsi dari daftar isi makalah adalah untuk memudahkan pembaca menemukan bahan yang ingin dibaca.

Selain memuat nomer halaman dan judul bab atau subbab, daftar isi makalah juga memuat daftar gambar dan daftar tabel jika ada. Daftar isi makalah harus disusun secara lengkap, baik, dan benar dengan menyusun secara runtut yaitu dari nomer halaman terkecil hingga terbesar.

Apabila dalam makalah diperlukan lampiran yang menunjang isi makalah, maka lampiran tersebut dapat dicantumkan dalam daftar isi makalah yang dinamakan dengan daftar lampiran. Daftar isi makalah dapat dilihat pada pada penjelasan contoh makalah yang benar.

  1. Bab I Pendahuluan

Pada struktur makalah ini merupakan bagian pokok dari makalah yang menjelaskan persolan yang akan dibahas. Di dalam pendahuluan dibagi lagi menjadi 3 poin penting yang menjadi subbabnya yaitu latar belakang, rumusan masalah dan tujuan penulisan. Berikut penjelasannya:

Berisi hal-hal yang melandasi pemikiran pembuatan makalah sesuai dengan tema yang akan dibahas. Latar belakang menjelaskan secara umum permasalahan dan alasan  mengapa masalah tersebut perlu diteliti. Penulisan latar belakang disusun secara piramida terbalik dimana pada awal paragraf dijelaskan secara luas tentang fakta-fakta masalah. Kemudian, barulah mengerucut kepada permasalahan inti, dapat juga menggunakan data penelitian sebelumnya, serta dapat diberikan landasan teori yang relevan untuk mendukung alasan penulis memilih untuk meneliti permasalahan tersebut.

Masalah dirumuskan melalui kalimat tanya atau pernyataan. Rumusan masalah perlu dibuat agar dapat membatasi pembahasan. Hal ini penting supaya masalah dan pembahasan lebih terfokus.

Tujuan penulisan dari makalah adalah tujuan yang hendak dicapai dari penulisan makalah yang biasanya ditujukan untuk pembaca. Tujuan ini ditulis secara ringkas dengan mendeskripsikan manfaat makalah kepada pembaca. Tujuan penulisan dibagi menjadi dua yaitu tujuan fungsional dan tujuan individual. Tujuan fungsional berkenaan dengan manfaat penelitian untuk instansi yang terkait sedangkan tujuan individual dalam makalah adalah tujuan untuk personal misalnya menmabah ilmu pengetahuan, menambah informasi mengenai suatu permasalahan, solusi dari masalah, serta menambah pengalaman baru terhadap kajian yang belum pernah diteliti sebelumnya.

  1. Bab II Pembahasan

Pada bagian ini, juga merupakan struktur makalah yang menjadi uraian pokok topik dalam penulisan. Hal tersebut karena bab II pembahasan berisi metode penelitian, sasaran penelitian, serta penjabaran hasil penelitian yang telah diperoleh baik secara kualitatif maupun kuantitatif.

Untuk makalah jenis kualitatif pada pembahasannya lebih banyak memuat kajian teoriti yang dibahas menggunakan bahasa sendiri, bukan hasil mencontek dari sumber lain. Makalah kualitatif datanya dapat diperoleh dari metode wawancara dan metode lainnya yang mendukung pembahasan sehingga bernilai eksklusif dan berbeda dari makalah lainnya.

Komposisi antara kajian teoritis dengan pembahasan hendaknya lebih banyak pembahasannya dibandingkan teorinya dengan minimal perbandingan 1:2. Jika mengutip teori dalam pembahasan harus memasukkan sumbernya. Hal tersebut penting agar menunjukkan informasi yang diperoleh dari makalah adalah otentik bukan sembarangan.

Jika data bersifat kuantitatif, maka dapat dibahas dengan membuat tabel yang berisi numerik agar mudah dipahami oleh pembaca. Dapat juga dibuat grafik atau diagram untuk menunjukkan peningkatan atau penurunan data dengan variabel tertentu sehingga mudah dilihat. Data yang sudah diolah kemudian dibahas untuk menjawab masalah yang diajukan.

Dari pembahasan ini, didapatkan landasan teori, ulasan teori tersebut yang dapat berupa dukungan atau sanggahan terhadap kajian sebelumnya, hasil penelitian, dan jawaban masalah penelitian.

  1. Bab III Penutup

Struktur makalah pokok yang terakhir adalah penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran. Kesimpulan adalah makna yang diberikan penulis dari pembahasan yang telah dibuatnya. Ciri-ciri kesimpulan dalam makalah adalah:

Subbab dalam penutup berikutnya adalah saran. Saran adalah masukan dari penulis dan cenderung ditujukan kepada pembaca. Bagi para pembaca tujuan dari saran ini diharapkan agar pembaca dapat menerapkan secara teoritis maupun praktis di dalam masyarakat.

Saran ini diperoleh dari isi dan kesimpulan makalah untuk dapat dikembangkan, ditindaklanjuti, dan hal-hal yang perlu diperhatikan oleh peneliti selanjutnya. Saran juga dapat digunakan untuk pembuat kebijakan atau instansi yang berhubungan dengan penelitian untuk dapat mengkoreksi atau melakukan tindakan pencegahan jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan peraturan.

  1. Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah bagian akhir dari makalah yang berguna memberikan informasi mengenai sumber-sumber yang menjadi acuan di dalam makalah terutama pada bagian bab II pembahasan. Halaman daftar pustaka juga dimasukkan ke dalam daftar isi makalah supaya pembaca dapat mengetahui letaknya. Penulisan daftar pustaka harus urut berdasarkan alfabetis.

Umumnya tata penulisannya dimulai dari nama penulis yang ditulis terbalik. Kemudian, diikuti dengan tahun terbit dan judul buku/karya yang pada kata pertama ditulis secara kapital, tempat terbit, dan nama penerbit.

Dengan adanya daftar pustaka, memberikan informasi bahwa makalah yang Anda buat berdasarkan penalaran yang logis dan teori yang ilmiah seperti yang diterangkan oleh para ahli dalam buku, jurnal ilmiah, situs internet, dsb.

Cara Membuat Makalah atau Langkah-langkah Membuat Makalah

Sebelum mengetahui contoh makalah yang benar, cara membuat makalah penting untuk dipelajari, agar dalam prakteknya dapat membuat makalah yang baik dan benar. Langkah-langkah membuat makalah akan kami sajikan secara lengkap dan mendalam.

Langkah-langkah membuat makalah dibagi menjadi 4 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap penulisan, tahap revisi dan pemeriksanan hasil tulisan, serta langkah-langkah membuat makalah terakhir, yaitu tahap publikasi. Langkah-langkah membuat makalah adalah sebagai berikut:

Tahap Persiapan

Pada tahap persiapan adalah tahapan awal dari penyusunan makalah. Pada tahap ini, cara membuat makalah adalah sebagai berikut:

  1. Memilih Tema dengan Tepat

Tema sangat penting dalam suatu karya tulis. Tema atau topik makalah perlu dipikirkan secara mendalam agar makalah yang dibuat dapat bermanfaat bagi orang lain. Tema yang digunakan dalam makalah biasanya yang berkaitan dengan akademisi penulis.

Cara membuat makalah berdasarkan pemilihan tema perlu memperhatikan:

Setelah menentukan tema, tuliskan ide gagasan terkait dengan tema tersebut.

  1. Merumuskan Tujuan

Langkah-langkah membuat makalah selanjutnya adalah merumuskan tujuan. Setelah Anda menentukan tema yang Anda inginkan tentukan tujuan kenapa Anda membuat makalah tersebut?, apakah untuk edukasi, dsb.

  1. Menentukan Batasan dan Judul Makalah

Fungsi dari batasan makalah adalah agar makalah lebih spesifik dan mendalam mengenai tema yang akan dikaji. Adapun untuk judul makalah dibuat dengan melibatkan variabel yang menjadi topik pembahasan sehingga pembaca dapat mengetahui secara garis besar mengenai makalah yang Anda buat.

  1. Mengumpulkan Referensi

Cara membuat makalah selanjutnya adalah dengan mengumpulkan berbagai data pendukung atau studi literatur yang terkait dengan judul makalah yang akan dibuat. Langkah-langkah membuat makalah selanjutnya setelah mengumpulkan referensi dapat dilakukan dengan membuat catatan yang berisi ringkasan kecil serta menulis kutipan dan kata yang sulit untuk dipelajari.

  1. Mengembangkan Kerangka Makalah

Setelah mencari literatur yang menghasilkan kerangka berpikir, maka cara membuat makalah selanjutnya adalah mengembangkan ide dan gagasan secara luas dan kontekstual dari kerangka makalah berdasarkan struktur makalah yang menjadi dasar dalam penyusunannya.

Baca juga:

Tahap Penulisan

Pada tahap ini merupakan cara membuat makalah dengan mengembangkan kerangka makalah menjadi tulisan makalah. Langkah-langkah membuat makalah pada tahap penulisan adalah sebagai berikut:

  1. Mengkaji Sumber Berdasarkan Judul Makalah

Sumber atau data-data yang sudah dikumpulkan disesuaikan dengan judul makalah. Cara membuat makalah pada tahap ini dilakukan dengan berpikir analisis dengan menyortir mana yang dianggap penting dalam makalah Anda dan mana yang tidak.

  1. Memperhatikan Teknik Penulisan dan Pemilihan Bahasa

Teknik penulisan dan pemilihan bahasa dalah cara membuat makalah yang menjadi ciri khas penulis karena setiap penulis memiliki teknik penulisan dan pemilihan bahasa yang berbeda-beda.

Namun, hal yang perlu diperhatikan bahasa yang digunakan dalam makalah adalah bahasa yang baku atau sesuai dengan ejaan yang disempurnakan karena dalam makalah adalah karya tulis yang ilmiah dan formal.

Pemilihan bahasa akan mempengaruhi kualitas makalah. Oleh sebab itu, pemilihan kata harus tepat sasaran, mudah dipahami oleh pembaca, informatif, dan tidak bertele-tele. Ketentuan bahasa juga diperlukan tergantung pada cakupannya. Untuk makalah lingkup internasional, maka bahasa yang digunakan harus berbahasa Inggris

  1. Mengembangkan Intisari Penulis

Cara membuat makalah dalam mengembangkan intisari penulis didasarkan pada sumber yang telah didapat. Kemudian, dari sini penulis akan menguraikannya dan dituangkan untuk informasi yang ada pada makalah hingga didapatkan sebuah kesimpulan dari topik permasalahan.

Tahap Revisi dan Pemeriksaan Hasil Tulisan

Pada tahap ini merupakan langkah-langkah membuat makalah dalam penulisan yang hampir selesai sebelum dipublikasikan. Tahap revisi dan pemeriksaan hasil tulisan pada makalah adalah sebagai berikut:

Pada tahap ini evaluasi kembali apa yang Anda tulis dalam makalah, apakah sudah sesuai dengan topik dan tujuan makalah, apakah kesimpulan sudah menjawab rumusan masalah, serta pembahasan apa yang kurang atau tidak perlu ditambahkan.

Langkah-langkah membuat makalah pada tahap revisi yang tidak kalah penting adalah melakukan penyuntingan tulisan. Penyuntingan tulisan tersebut dilakukan dengan memeriksa tulisan terkait dengan ejaan, penggunaan kata, huruf kapital, struktur kalimat, tanda baca, dan istilah yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tahap publikasi adalah tahapan terakhir dari penyusunan makalah. Hal yang harus diperhatikan dalam tahap publikasi makalah adalah sebagai berikut:

Contoh Makalah yang Benar

Untuk lebih memahami kaidah penulisan makalah, berikut adalah contoh makalah yang benar dengan model makalah sederhana yang terdiri dari contoh cover makalah, kata pengantar, daftar isi makalah, bab I pendahuluan, bab II pembahasan, dan bab III penutup, serta daftar pustaka.

Contoh Cover Makalah

Contoh cover makalah sebagai contoh makalah yang benar ditunjukkan pada gambar di bawah ini:

Contoh Cover Makalah

Pada contoh cover makalah di atas, diketahui bahwa penulisan judul harus menggunakan huruf kapital dan dengan bercatak tebal.

Contoh makalah yang benar pada tugas mata kuliah di atas, pada covernya berisi informasi rinci terkait nama dosen pengampu, siapa saja penulisnya, NIM (Nomor Induk Mahasiswa), program studi, departemen, fakultas, hingga universitas, disertai tahun penulisan.

Contoh Kata Pengantar

Contoh makalah yang benar memiliki kata pengantar yang di dalamnya berisi salam pembuka penulis, ucapan terima kasih, dan di akhiri dengan tanda tangan penulis. Contoh kata pengantar dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

Contoh Kata Pengantar

Contoh Daftar Isi Makalah

Daftar isi makalah yang benar harus ditulis secara urut dan rapi sesuai dengan nomer halaman dari cover hingga daftar pustaka seperti pada gambar dibawah ini:

Contoh Daftar Isi Makalah

Contoh Bab I Pendahuluan

Bab I pendahuluan berisi latar belakang, rumusan masalah, dan tujuan. Berikut adalah contoh makalah yang benar pada bab I secara singkat dimulai dari contoh latar belakang:

Bab 1 latar belakang

Latar belakang tersebut mengindikasikan alasan pemilihan judul secara singkat serta permasalahan yang nantinya akan dibahas.

Adapun contoh rumusan masalah adalah:

Bab 1 rumusan masalah

Setelah membuat rumusan masalah, dari rumusan masalah tersebut dapat Anda tentukan tujuan makalah. Contoh tujuan dapat dilihat pada gambar berikut:

Bab 1 tujuan

Contoh Bab II Pembahasan

Contoh Bab II Pembahasan

Dalam pembahasan berisi semua uraian topik beserta sub topiknya sesuai dengan tujuan penulisan makalah. Di dalam pembahasan ditulis secara rinci dari hasil penelitian baik kualitatif atau kuantitatif, metode, dsb. kegiatan penulisan pada isi bab ini dilakukan dengan menata bahan yang telah dikumpulkan sehingga menjadi contoh makalah yang benar.

Contoh Bab III Penutup

Contoh Kesimpulan:

Kesimpulan

Contoh saran:

saran

Contoh Daftar Pustaka

Contoh daftar pustaka pada dasarnya dapat berbeda-beda tergantung dari format daftar pustaka yang berlaku di setiap perguruan tinggi. Teknik penulisan daftar pustaka ada yang menggunakan model Harvard style atau model lainnya. Model Harvard style ditulis dengan diawali nama penulis, kemudian tahun terbit (author-date style). Berikut adalah contoh daftar pustaka model Harvard:

Contoh Daftar Pustaka

Baca juga:


Dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa arti makalah adalah tulisan resmi tentang suatu hal yang dimaksudkan untuk dibacakan di dalam suatu persidangan dan yang sering disusun untuk diterbitkan.

Demikian penjelasan apa itu makalah secara lengkap, mulai dari pengertian makalah, ciri-ciri makalah, jenis makalah, struktur makalah, cara membuat makalah atau langkah-langkah membuat makalah, serta contoh makalah yang benar. Semoga bermanfaat!

Exit mobile version