Site icon Materi Sekolah & Ide Bisnis

Contoh Majas Antitesis; Pengertian dan Penggunaannya

37+ Contoh Majas Antitesis; Pengertian dan Penggunaannya – Ketika masih duduk di bangku sekolah, Anda pasti sudah pernah mendapatkan pelajaran tentang karya sastra seperti puisi dan cerpen.

37+ Contoh Majas Antitesis dan Penjelasannya

Di dalam puisi tersebut terkadang Anda tidak menyadari bahwa puisi yang dilihat dengan kata-kata yang indah dan menyentuh hati memiliki berbagai jenis majas.

Oleh sebab itu, penting untuk kita mengetahui apa itu majas, jenis-jenis majas serta contohnya untuk bisa diimplementasikan dalam sebuah karya sastra yang akan dibuat.

Penggunaan majas dalam karya sastra memiliki berbagai fungsi yaitu sebagai:

Pengertian majas menurut KBBI adalah cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakannya dengan sesuatu yang lain.

Maksudnya adalah dalam menjelaskan apa yang disampaikan penulis dengan menggunakan gaya bahasa baik tulisan maupun lisan dengan perumpaan, menggunakan kata lain atau kiasan sehingga menimbulkan kesan bagi pembaca.

Majas secara umum, dapat dikelompokkan menjadi 5 yaitu:

Masing-masing kelompok tersebut jika dijabarkan lagi memiliki beberapa jenis majas didalamnya.

Jika pada kesempatan lain kami pernah membahas tentang majas personifikasi, metafora, dan sarkasme, kali ini kita akan membahas salah satu bagian dari kelompok majas pertentangan yaitu majas antitesis.

Pengertian Majas Antitesis

Pengertian majas antitesis dapat dilihat berdasarkan kata dasarnya yaitu “anti”.

Kata tersebut sering Anda jumpai melekat pada sebuah kata lainnya, contohnya saja antisosial, anti aging, anti mainstream dsb.

Kata “anti” memiliki pengertian berlawanan, sedangkan “tesis” adalah sebuah pernyataan dengan didukung argumen dalam suatu karya, sehingga dari sini kita dapat mengetahui arti majas antitesis.

Majas antitesis adalah majas yang menggunakan paduan kata dengan membandingkan dua kata yang berlawanan dalam suatu pernyataan.

Majas ini masuk dalam kategori majas pertentangan. Jenis majas pertentangan selain dari majas antitesis yaitu majas paradoks, litotes, oksimoron, kontradiksi, dan anakronisme.

Perbedaan Majas Antitesis dengan Majas Paradoks

Majas antitesis sering disalahartikan dengan majas paradoks karena memiliki bentuk contoh kalimatnya yang hampir sama, namun sebenarnya jauh berbeda.

Perbedaan mendasar dari majas antitesis dengan majas pertentangan yang dalam hal ini yaitu majas paradoks adalah jika majas antitesis merupakan lawan kata atau pertentangan dari objek yang sama, sedangkan pada majas paradoks seolah-olah mengandung pertentangan tapi kenyataannya tidak karena objeknya berbeda.

Contoh majas antitesis dan paradoks yaitu:

  1. Kuat lemahnya fisik seseorang, bergantung juga pada kesehatan mental”
  2. “Jangan menjadi orang yang kaya harta, tapi miskin ilmu”

Dari contoh majas paradoks di atas, dapat Anda lihat perbedaan dengan majas antitesis.

Pada contoh (2) merupakan contoh majas paradoks dimana terdapat dua objek, objek pertama yaitu “harta” sedangkan objek kedua yaitu “ilmu” meskipun bertentangan kata (kaya harta tapi miskin ilmu) namun tetap berbeda objek, sehingga bukan majas antitesis.

Ciri lain perbedaan majas ini dengan majas antitesis lainnya yaitu majas paradoks bertentangan dengan fakta yang ada.

Pada contoh di atas terjadi pertentangan dengan fakta karena orang yang kaya pada umumnya memiliki ilmu tetapi malah berkebalikan (miskin ilmu).

Contoh majas antitesis yaitu pada contoh (1), majas ini bertentangan atau berkebalikan dengan kata sebelummya yaitu “kuat”.

37+ Contoh Majas Antitesis Terbaru

Untuk lebih memahami majas antitesis dan perbedaannya dengan majas paradoks tadi, berikut adalah contoh majas antitesis lain yang dapat ditemukan dalam karya tulis.

Contoh Majas Antitesis Dalam Puisi

Begini Contoh Majas Antitesis Dalam Puisi

Selain contoh-contoh majas antitesis yang disandingkan dalam kalimat, terdapat pula penggunaan majas yang tentu lumrah ditemukan dalam puisi.

Baca : Kumpulan Puisi Pendek

Seorang penulis biasanya menggunakan banyak jenis majas untuk membuat puisi tersebut menjadi lebih berkesan dan hidup.

Majas antitesis adalah salah satu majas yang dapat diimplementasikan dalam puisi. Berikut adalah contoh majas antitesis dalam puisi berjudul Buah Perjuangan.

Majas antitesis dapat dilihat pada tulisan yang bercetak miring.

Buah Perjuangan

Langkah kakiku selalu tertahan di tempat yang sama

Siang malam terbayang tuk menerka masa depanku

Lembaran hitam putih selalu menghantuiku

Mengais ilmu sepanjang langkahku walau penuh suka duka

 

Oh ilmu…

Selalu kupinta dirimu pada Yang Sejati Pemilik Ilmu

Keluarkanlah tangan perkasaMu

Lalu naikkan aku ke permukaanMu

 

Agar jatuh bangunku tak sia-sia

Agar aku tidak tenggelam dalam kegelapan

Tak terhanyut oleh ombak kebodohan

Kini ku teguhkan dalam jiwa

Tidak ada yang tidak mungkin untuk setiap asa

Implementasi contoh majas antitesis dapat ditunjukan dalam klausa maupun dalam bentuk puisi seperti pada contoh majas antithesis diatas.

Majas antitesis dalam puisi tersebut bertujuan untuk mewakili perasaan penulis yang telah berusaha untuk mencapai cita-cita dengan mencari ilmu setinggi-tingginya.

Hal tersebut dapat dilihat dari kata “jatuh bangun”, “suka duka” yang menunjukkan suatu makna perjuangan. Berdasarkan hal tersebut, selain untuk mewakili perasaaan, Anda perlu mengetahui dan memahami betul makna majas itu sendiri.

Oleh karena itu, Anda perlu memahami jenis majas yang sesuai sebelum menggunakannya ke dalam gaya bahasa baik ke dalam karya sastra, puisi, cerpen, ataupun pantun.

Semoga bermanfaat.

Exit mobile version