Site icon Materi Sekolah & Ide Bisnis

Contoh Majas Antiklimaks; Pengertian, Penjelasan, dan Perbedaannya

33+ Contoh Majas Antiklimaks; Pengertian, Penjelasan, dan Perbedaannya – Pada artikel sebelumnya telah kita pelajari berbagai jenis majas mulai dari majas klimaks, majas perbandingan, pertautan, majas penegasan, majas pertentangan, dan lain sebagainya.

Pengertian Majas Antiklimaks; Contoh, Penjelasan, dan Perbedaannya

Semua jenis itu terbagi lagi menjadi beberapa bagian sub majas yang memiliki ciri khas dan keunikan kebahasaan tersendiri.

Ciri khas tersebut didasarkan pada pola dan struktur kalimatnya yang memiliki makna dan tujuan tersendiri.

Sebenarnya semua jenis majas yang ada memiliki tujuan umum yaitu untuk menyampaikan ide, gagasan, pokok pikiran pengarang atau penulis ke dalam sebuah tulisan yang berbentuk majas atau gaya bahasa dengan tujuan untuk membuat pembaca atau penikmat sastra memahami makna yang ingin disampaikan pengarang.

Seorang penulis sastra terkadang terkenal dengan tulisan-tulisan majas dalam karyanya. Hal tersebut karena setiap penulis sastra dalam menyampaikan pikiran dan perasan, baik secara lisan dan tertulis menggunakan gaya bahasa yang khas sesuai pikiran.

Kali ini akan dibahas terkait salah satu sub bagian majas yaitu majas antiklimaks. Pembahasan mengenai majas antiklimaks pada artikel ini yaitu mengenai pengertian dan contoh majas antiklimaks beserta penjelasan singkatnya.

Pengertian Majas Antiklimaks

Majas antiklimaks adalah gaya bahasa yang termasuk dalam sub jenis majas penegasan. Hal tersebut dikarenakan majas antiklimaks bertujuan untuk menyatakan kalimat secara jelas dan tegas untuk membuat kesan bagi pembaca.

Majas antiklimaks merupakan suatu gaya bahasa yang menunjukkan kalimat urutan dari tertinggi ke terendah. Sebelumnya, telah dijelaskan bahwa terdapat pula majas klimaks yang berkebalikan dengan majas antiklimaks.

Berdasarkan asal katanya, dapat anda ketahui jika klimaks adalah majas yang kalimatnya terdapat urutan terendah hingga tertinggi (mencapai klimaks=puncak).

Perbedaan Majas Klimaks dengan Antiklimaks

Konsep mudah memahami majas klimaks dan antiklimaks yaitu, jika contoh majas klimaks adalah pertama, kedua, dan ketiga sedangkan contoh majas antiklimaksnya adalah ketiga, kedua, kesatu.

Berikut beberapa contoh majas klimaks dalam kalimat.

Puluhan contoh majas klimaks lain bisa Anda baca di sini.

Baca juga :

33+ Contoh Majas Antiklimaks

Setelah Anda mengetahui perbedaaan pengertian majas klimaks dan antiklimaks beserta contoh majas klimaks, maka Anda perlu mengetahui lebih lanjut tentang contoh majas antiklimaks.

Untuk lebih memahami dan mengerti seperti yang akan disajikan pada kalimat dibawah ini.

Pada contoh majas antiklimaks di atas, sudah cukup jelas bahwa dalam kalimatnya terdapat kata yang menunjukkan tingkatan dari tertinggi ke terendah baik dalam bentuk jabatan, kedudukan, status, ukuran, besaran, hingga menunjukkan suatu kualitas yang terendah.

Contoh Majas Antiklimaks dengan Tingkatan Kualitas

Contoh majas antiklimaks dengan tingkatan kualitas seperti:

Penjelasan :

Berdasarkan contoh majas antiklimaks tersebut dapat dilihat kualitas tertingginya ada di depan yaitu “susu segar” kemudian diikuti terjadinya pengurutan kata mencapai kualitas terendahnya yaitu pada kata “basi”.

Baca juga :

Contoh majas antiklimaks yang bersifat ukuran/besaran

Contoh majas antiklimaks yang bersifat ukuran/besaran seperti:

Berdasarkan pada contoh tersebut, besaran tertinggi dapat dilihat dari angka 45 menjadi 42 yang menandakan adanya penurunan.

Penjelasan :

Oleh sebab itu penggunaan majas ini dapat secara jelas dipahami pembaca karena menggunakan kata yang sesungguhnya tanpa menggunakan makna implisit.


Penggunaan majas antiklimaks berfungsi untuk membuat kalimat menjadi lebih kaya sehingga terdapat keragaman tingkatan untuk mengurutkan dari tingkat tinggi ke tingkat rendah untuk menegaskan maksud tertentu.

Berkenaan dengan hal itu, dengan diketahuinya contoh majas antiklimaks dalam kalimat tersebut, dapat Anda implementasikan kedalam kegiatan sastra (membuat cerpen, puisi, dll) dan dalam kegiatan berbahasa yang lain.

Semoga bermanfaat.

Exit mobile version