Kompetensi Adalah; Arti, Makna, Karakteristik, dan Contohnya di Bidang Pendidikan

Kompetensi Adalah; Arti, Makna, Karakteristik, dan Contohnya di Bidang Pendidikan – Kata kompetensi sering Anda dengar di kehidupan sehari-hari.

Misalnya untuk syarat melamar pekerjaan ada syarat kompetensi yang harus ada dalam diri pelamar, saat mengikuti ujian ada uji kompetensi, serta di bidang pendidikan sering dijumpai istilah kompetensi guru, kompetensi kepala sekolah, hingga kompetensi siswa yang harus dicapai untuk menentukan kelulusan.

Kompetensi Adalah; Arti, Makna, Karakteristik, dan Contohnya di Bidang Pendidikan
Kompetensi Adalah; Arti, Makna, Karakteristik, dan Contohnya di Bidang Pendidikan

Kompetensi adalah sesuatu yang menunjukkan kemampuan dan menjadi standar yang harus ditempuh oleh seseorang. Untuk itu, kompetensi adalah berperan penting dan berhubungan dengan kemampuan seseorang.

Untuk lebih memahaminya, artikel ini akan menjelaskan apa itu kompetensi, mulai dari arti kompetensi serta beberapa penggunaan istilah kompetensi di bidang pendidikan, seperti 4 kompetensi guru, uji kompetensi, kompetensi kepala sekolah. Mari kita simak bersama!

Baca juga:

Arti Kompetensi Adalah

Secara etimologis, arti kompetensi adalah berasal dari bahasa Inggris yaitu “competency” yang artinya kecakapan atau kemampuan. Sejalan dengan itu, menurut KBBI, arti kompetensi adalah kecakapan, mengetahui, berwenang atau menentukan atas segala sesuatu.

Menurut ahlinya, arti kompetensi adalah sebagai berikut:

Wardiman Djojonegoro (1996)

Kompetensi adalah karakteristik dasar yang dimiliki oleh seseorang, digunakan secara tepat dengan konsistem untuk mencapai kinerja yang diinginkan.

Spencer dalam Moeheriono (2009)

Kompetensi adalah karakteristik yang mendasari penampilan seseorang dalam efektifitas kinerja atau karakteristik dasar individu yang memiliki hubungan sebab-akibat, bekerja prima pada situasi tertentu.

Broke and Stone dalam Usman (2009)

Kompetensi adalah gambaran hakikat kualitatif dari perilaku seseorang yang tampak sangat berarti.

Berdasarkan pengertian di atas, tampak jelas bahwa kompetensi merupakan ciri khas yang mendasar dari individu mengenai cara berpikir dan tindakan yang membuatnya menjadi berkualitas dan unggul.

Karakteristik dasar yang dijadikan sebagai penilaian kompetensi ini dapat mengetahui tingkat kinerja yang diharapkan. Oleh sebab itu, kompetensi sangat dibutuhkan untuk dijadikan sebagai dasar pertimbangan untuk menyeleksi, evaluasi kinerja, perencanaan, dan pengembangan SDM lainnya.

Makna Kompetensi

Ada 3 unsur makna yang ada di dalam arti kompetensi menurut Spencer. Makna kompetensi adalah sebagai berikut:

  • Karakteristik dasar: bagian dari sifat manusia yang melekat pada diri individu. Karakteristik dasar digunakan untuk memprediksi perilaku seseorang dalam melaksanakan tugasnya. Contohnya adalah sifat kepemimpinan (leadership) yang dibutuhkan untuk menjadi seorang manajer.
  • Hubungan kausal (sebab-akibat): artinya kompetensi digunakan untuk menilai kinerja seseorang. Contohnya adalah jika seseorang memiliki kompetensi yang tinggi (sebab), maka diperkirakan kinerja seseorang tersebut dapat tinggi pula (akibat).
  • Kriteria: di dalam kompetensi ada satandar ukuran yang menjadikan seseorang tersebut ahli di bidangnya. Kriteria ini yang akan dijadikan acuan untuk menentukan gambaran kompetensi secara nyata yang dimiliki seseorang. Contohnya adalah kriteria nilai IPK yang dimiliki calon pelamar harus diatas 3.

Karakteristik Dasar Kompetensi

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa kompetensi memiliki karakteristik dasar. Karakteristik dasar kompetensi adalah sebagai berikut:

  • Motivasi: sesuatu yang diinginkan seseorang dan menjadi suatu tindakan.
  • Bawaan (trait): karakteristik yang yang memberikan respon secara konsisten terhadap setiap informasi atau situasi.
  • Konsep diri (self concept): nilai, sifat, perilaku yang menggambarkan seseorang.
  • Pengetahuan (knowledge): keahlian yang dimiliki seseorang pada bidang tertentu.
  • Keterampilan (skill): kecakapan seseorang untuk melakukan sesuatu baik dari segi fisik atau mental. Yang dimaksud keterampilan mental dalam karakteristik dasar kompetensi adalah berpikir analitis dan konseptual.

Contoh Kompetensi di Bidang Pendidikan

Kompetensi sering dipakai untuk pendidikan misalnya di sekolah-sekolah. Untuk itu, berikut adalah beberapa contoh kompetensi di bidang pendidikan yang terdiri dari kompetensi guru, uji kompetensi dan kompetensi kepala sekolah:

Kompetensi Guru

Kompetensi Guru
Kompetensi Guru

Guru sebagai tenaga profesional pendidik harus memiliki kompetensi dalam melaksanakan program pembelajaran. Kompetensi guru adalah salah satu faktor yang mempengaruhi tercapainya tujuan pembelajaran.

Kompetensi guru adalah kemampuan, pengetahuan, keterampilan yang ditunjukkan dalam bentuk perilaku tanggung jawab yang dimiliki oleh seorang guru sebagai pengajar profesional.

Berdasarkan UU Nomor 14 Tahun 2005 pasal 10 ayat 1 menyebutkan 4 kompetensi guru meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi. Berdasarkan undang-undang tersebut menunjukkan bahwa 4 kompetensi guru wajib dimiliki oleh setiap guru yang ada untuk mewujudkan tenaga pendidik yang profesional.

Berikut adalah penjelasan 4 kompetensi guru yang perlu dimiliki, yaitu sebagai berikut:

  1. Kompetensi Pedagogik

Secara sederhana, arti kompetensi pedagogik adalah seni dalam mengelola pembelajaran. Dari pengertian kompetensi pedagogik tersebut dimaknai juga sebagai cara mengajar. Hal yang perlu diperhatikan dalam kompetensi pedagogik adalah:

  • Penguasaan perilaku dan sifat peserta didik dari berbagai aspek. Contohnya mulai dari gaya belajar siswa, latar belakang keluarganya, bakat yang dimiliki siswa, kondisi kesehatan, dsb.
  • Menguasai teori belajar dan prinsip mengajar yang efektif.
  • Dapat mengembangkan kurikulum sendiri.
  • Membuat aktivitas atau kegiatan yang mendidik.
  • Memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran.
  • Memfasilitasi potensi siswa untuk lebih berkembang.
  • Mampu berkomunikasi efektif, santun, dan empatik.
  • Membuat evaluasi dari hasil belajar siswa.
  • Memanfaatkan hasil evaluasi tersebut untuk memperbaiki kesalahan pada pembelajaran selanjutnya.
  • Kompetensi pedagogik lainnya adalah melakukan tindakan reflektif atau menganalisis kelemahan dan kelebihan pribadi dalam program pembelajaran.
  1. Kompetensi Kepribadian

Kompetensi kepribadian adalah kompetensi personal yang dimiliki seorang guru. Kompetensi kepribadian sebagai salah satu 4 kompetensi guru yang penting untuk mencerminkan stabil, dewasa, dan dapat menjadi teladan bagi pada siswanya.

Kompetensi kepribadian ini meliputi:

  • Pengembangan kepribadian sifat-sifat terpuji, bertakwa kepada Tuhan, berjiwa pancasila.
  • Kepribadian yang pandai berkomunikasi.
  • Mampu melakukan bimbingan dan penyuluhan.
  • Melaksanakan administrasi.
  • Melakukan penelitian sederhana mengenai konsep pengajaran.
  1. Kompetensi Sosial

Kompetensi sosial adalah salah satu 4 kompetensi guru yang berkaitan dengan kemampuan komunikasi baik secara tertulis maupun lisan dengan siswa, guru, orang tua siswa, hingga masyarakat secara umum.

  1. Kompetensi Profesional

Kompetensi profesional adalah kompetensi dasar pengembangan atau penguasaan materi sesuai dengan bidang ilmunya. Kompetensi dasar guru yang menjadi dasar dalam tingkat kinerja sebagai tenaga pendidik adalah sebagai berikut:

  • Guru diharuskan menguasai bahan ajar agar mampu menjabarkan materi dengan baik dan mudah ditangkap oleh siswa.
  • Guru mampu mengolah program belajar-mengajar. Contohnya seperti menguasai secara fungsional pendekatan sistem pengajaran, mengetahui strategi dan teknik pembelajaran seperti halnya merumuskan kompetensi dasar siswa. Kompetensi dasar (KD) adalah kompetensi setiap mata pelajaran untuk setiap kelas yang berisi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dikuasai siswa. Dalam merumuskan kompetensi dasar ini, guru perlu mengetahui syarat dalam merumuskan kompetensi dasar yaitu: rumusan tujuan yang dibuat harus berpusat pada siswa, harus mencerminkan tingkah laku operasional yaitu dapat diamati dan diukur, serta harus berisikan makna dari pokok bahasan yang diajarkan saat kegiatan belajar mengajar.
  • Guru mampu mengelola kelas dan menciptakan suasana yang kondusif.
  • Mampu menggunakan media pembelajaran.
  • Guru mampu menilai prestasi siswa secara akurat dan terukur.
  • Menguasai dasar-dasar keilmuan dengan baik.

Uji Kompetensi

Uji Kompetensi
Uji Kompetensi

Uji kompetensi adalah adalah tes yang harus ditempuh seseorang untuk mendapatkan lisensi terhadap keahliannya. Dengan adanya uji kompetensi ini, meningkatkan pengembangan profesional seseorang sesuai dengan tujuan. Untuk bidang pendidikan, contohnya adalah uji kompetensi tenaga pendidik yaitu guru.

Uji kompetensi guru adalah uji yang digunakan oleh guru untuk mengetahui kemampuan guru serta peta penguasaan kompetensi untuk mengindentifikasi kelemahan dan kelebihan pada aspek kompetensi pedagogik dan kompetensi profesionalnya. Guru yang telah lulus uji kompetensi dinyatakan memenuhi syarat dalam menjalankan fungsinya sebagai guru.

Pengadaan uji kompetensi adalah dilakukan oleh lembaga resmi yaitu pemerintah untuk memenuhi standar dan tujuan nasional pendidikan. Adapun instrumen untuk uji kompetensi guru pada tahap awal terdiri dari kisi-kisi soal.

Soal untuk uji kompetensi guru (UKG) dibuat oleh tim ahli dengan soal jenis pilihan ganda yang berjumlah maksimal 100 soal. Adapun komposisi soal tersebut terdiri dari 30% soal tentang kompetensi pedagogik, 79% kompetensi profesional yang dikerjakan selama 120 menit kecuali untuk guru tuna netra selama 180 menit.

Manfaat uji kompetensi guru adalah sebagai berikut:

  • Alat untuk mengembangkan standar kompetensi guru. Dengan adanya uji kompetensi dapat mengeatahui rata-rata kemampuan guru untuk mencapai standar yang diinginkan sehingga dapat diketahui aspek mana yang perlu ditingkatkan.
  • Untuk menyeleksi penerimaan guru secara objektif sesuai kemampuan individu guru masing-masing.
  • Untuk mengelompokkan guru berdasarkan keprofesionalitasan. Guru yang lebih profesional dapat diberikan reward berupa tunjangan dan penghargaan profesi.
  • Membuat kegiatan hasil belajar yang baik.
  • Acuan dalam pengembangan kurikulum.
  • Sebagai sarana pengembangan dan pembinaan guru agar menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Kompetensi Kepala Sekolah

Kompetensi Kepala Sekolah
Kompetensi Kepala Sekolah

Hal yang berperan penting dalam kesuksesan pendidikan di sekolah ada 4, yaitu: kebijakan yang tidak berubah, sarana dan prasarana dalam rangka peningkatan proses pembelajaran, kompetensi guru, serta kompetensi kepala sekolah.

Kompetensi kepala sekolah sangat penting bagi sekolah karena sekolah yang baik tergantung dari peran kepala sekolah untuk menciptakan ekosistem sekolah yang baik. Ada 5 kompetensi kepala sekolah yang harus dimiliki yaitu sebagai berikut:

  • Kompetensi kepribadian. Kompetensi kepribadian yang harus dimiliki oleh kepala sekolah contohnya adalah bersikap terbuka dalam melaksanakan tupoksi, mampu mengendalikan diri, memiliki bakat sebagai pemimpin, memiliki kepribadian yang kuat seperti komitmen dan etos kerja yang tinggi, tegas dalam membuat suatu keputusan, disiplin, dsb.
  • Kompetensi manajerial. Kompetensi manajerial berhubungan dengan perencanaan sekolah yang strategis terkait dengan kebijakan, pengembangan sekolah, rencana operasional, tahunan, anggaran, dsb. Selain itu, juga mampu memimpin dan mengelola guru dan staf, mampu mengembangkan organisasi dan mengelola sarana sekolah.
  • Kompetensi kewirausahaan berkaitan dengan kepemimpinan kepala sekolah yang inovatif dan kreatif untuk mengembangkan sekolah menjadi lebih efektif dan efisien.
  • Kompetensi supervisi. Kompetensi supervisi adalah kemampuan untuk mengamati guru dengan melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan secara lengkap dalam kegiatan pembelajaran.
  • Kompetensi sosial yang berkenaaan dengan kepekaan sosial dan relasi yang baik kepada orang lain.

Baca juga:


Demikian penjelasan ukulele mengenai apa itu kompetensi mulai dari arti kompetensi hingga contoh kompetensi di bidang pendidikan. Jadi, kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk melaksanakan sesuatu untuk memenuhi spesifikasi tertentu. Semoga bermanfaat!

Leave a Comment