Site icon Materi Sekolah & Ide Bisnis

Sejarah Atletik Dunia dan Induk Organisasi Atletik di Indonesia

Sejarah Atletik Dunia dan Induk Organisasi Atletik di Indonesia Adalah – Atletik adalah olahraga yang menjadi dasar semua cabang olahraga. Hal tersebut karena dalam olahraga ini terdapat beberapa gerakan seperti jalan, lari, lompat, dan lempar. Atletik banyak digemari oleh mayarakat luas karena dapat berfungsi untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan.

Sejarah Atletik Dunia dan Induk Organisasi Atletik di Indonesia Adalah | kominfo.jatimprov.go.id

Baca juga:

Selain itu, olahraga ini dapat dilakukan dimana saja. Namun, bagi para atlet professional perlu ada ruang khusus untuk melakukan olahraga atletik ini. Perkembangan atletik ini tidak lepas dari pembinaan yang dilakukan oleh suatu organisasi yaitu induk organisasi atletik dunia yang khusus mengurusi jenis olahraga ini.

Adapun induk organisasi atletik di Indonesia adalah PASI yang turut bertanggung jawab memajukan olahraga atletik di Indonesia. Berikut akan dijelaskan mengenai sejarah organisasi atletik dunia dan di Indonesia. Mari kita simak!

Sejarah Atletik

Atletik merupakan olaharaga yang sejak dulu telah diterapkan karena pada dasarnya, gerakan dalam atletik ini adalah gerakan alamiah manusia. Pada zaman purba, kegiatan atletik sudah dilakukan oleh manusia seperti gerakan berlari, melompat, dan berjalan sehingga dikatakan bahwa olahraga atletik ini merupakan induk dari semua cabang olahraga.

Atletik kemudian populer pada masa Yunani kuno karena digunakan sebagai sarana mengurangi peperangan antar suku dengan menggantinya dengan sebuah kompetisi yang mengandung unsur atletik di dalamnya.

Pada abad IV, Iccus dan Herodicus mempopulerkan 5 perlombaan yang lebih dikenal dengan Pentathlon yang terdiri dari perlombaan lari, lompat, lempar lembing, lempar cakram, dan gulat.

Olahraga ini kemudian terus berkembang dan pada tahun 1896 diperlombakan pertama kali dengan diikuti oleh atlet yang berasal dari 14 negara di ajang olimpiade di Athena, Yunani oleh seorang pencetus, yaitu Baron Piere Louherbin yang berasal dari Prancis.

Induk Organisasi Atletik di Dunia

Induk organisasi atletik di dunia adalah IAAF (International Amateur Athletik Federation) yang dibentuk pada tanggal 17 Juli 1912, hal tersebut ditandai dengan diselenggarakannya olimpiade ke V Stockholm, di Swedia.

Induk organisasi atletik di dunia adalah IAAF

Pada mulanya kata IAAF menggunakan kata amateur kemudian diubah menjadi International Association of Athletics Federations pada kongres 2001 setelah adanya persetujuan amandemen yang memperbolehkan atlet menerima kompensasi atas partisipasinya di kejuaraan internasional.

Dewan IAAF pertama kali hanya terdiri dari 17 federasi, kemudian terus berkembang dan saat ini yang bergabung sebanyak 214 federasi.

Kejuaran IAAF dimulai pada akhir tahun 70-an dilakukan setiap 4 tahun sekali di ajang olimpiade. Ketua IAAF pertama berasal dari Swedia yaitu Sigfrid Edstrom sedangkan saat ini dipimpin oleh seorang yang berasal dari keturunan Inggris bernama Sebastian Coe.

 

Salah satu prestasi dari IAAF ini adalah organisasi yang memimpin gerakan program dan aturan anti doping. Anti doping adalah aturan yang melarang penggunaan obat-obatan terlarang bagi para atlet yang mengikuti kejuaraan IAAF. Pada oktober tahun 2019 hingga kini, nama IAAF berganti nama menjadi World Athletic atau WA.

Induk Organisasi Atletik di Indonesia Adalah: PASI

Olahraga atletik mulai masuk ke Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Pada masa itu dibentuk induk organisasi atletik di Indonesia adalah bernama NIAU (Nederlands Indische Athletik Unie) yang dibuat oleh Belanda.

Kemudian organisasi atletik di Indonesia mulai bermunculan di beberapa daerah, contohnya seperti Sumatera Athletik Bond (SAB), IAC di Jakarta, dsb sehingga pada tanggal 3 September 1950 dibentuklah organisasi PASI.

PASI atau Persatuan Olahraga Atletik Seluruh Indonesia adalah sebuah organisasi yang melakukan program pembinaan untuk prestasi kejuaraan dalam bidang atletik baik tingkat pusat atau nasional hingga kabupaten yang dilakukan oleh Pengkab (Pengurus Kabupaten).

Dengan adanya PASI ini dapat memperkuat Indonesia dalam kejuaraan-kejuaraan olahraga atletik bertaraf nasional maupun internasional seperti halnya pada ajang SEA GAMES dan ASEAN GAMES. Di dalam kejuaraan atletik terdiri dari dua jenis event, yaitu event lintasan dan event lapangan.

Event lintasan dalam olahraga atletik ini berkaitan dengan nomer lomba jalan cepat dan lomba lari dengan kategori jarak pendek, menengah dan jauh sedangkan event lapangan terdiri dari lomba lempar dan lompat seperti lompat tinggi, lompat galah, lompat jauh, dsb.

Manajemen induk organisasi atletik di Indonesia adalah terdiri dari program kerja untuk membina atlet yang potensial serta didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. Sistem ini cocok untuk mengembangkan bakat atletnya karena sarana dan prasarana sangat dibutuhkan untuk latihan dan harus dipenuhi sebagai usaha mencapai prestasi.

Baca juga:


Demikian uraian artikel ukulele kali ini mengenai sejarah olahraga atletik dan induk organisasi atletik di dunia dan di Indonesia. Saat ini induk organisasi atletik di Indonesia adalah PASI berperan untuk memilih bibit atlit dan mempersiapkannya serta memajukan olahraga atletik dengan mengadakan kompetisi. Semoga bermanfaat!

Exit mobile version