Edukasi Adalah; Arti, Tujuan, Manfaat, Macam, Metode, dan Contoh Edukasi

Edukasi Adalah; Arti, Tujuan, Manfaat, Macam, Metode, dan Contohnya – Sejak usia dini kata edukasi selalu diterapkan baik dalam lingkungan sekolah maupun rumah. Edukasi adalah hal yang berperan penting dalam tumbuh kembang anak, remaja, hingga mencapai kedewasaannya.

Edukasi Adalah; Arti, Tujuan, Manfaat, Macam, Metode, dan Contoh Edukasi
Edukasi Adalah; Arti, Tujuan, Manfaat, Macam, Metode, dan Contoh Edukasi

Artikel ukulele kali ini akan membahas mengenai apa itu edukasi, tujuan edukasi, manfaat edukasi, macam-macam edukasi, metode edukasi dan contoh edukasi di berbagai bidang. Mari kita simak bersama!

Arti Edukasi Adalah?

Edukasi sangat erat kaitannya dengan pendidikan. Pendidikan secara etimologis berasal dari bahasa Yunani yaitu “Paedogogike” yang artinya “aku membimbing”.

Menurut KBBI, arti edukasi adalah suatu proses untuk mengubah sikap dan perilaku individu maupun kelompok dalam usaha mendewasakan diri yang dilakukan dengan mengikuti pelatihan, pengajaran, proses, dan cara mendidik.

Menurut ahli, arti edukasi adalah sebagai berikut:

  • Notoadmojo, (2003): Edukasi adalah segala upaya yang direncanakan untuk mengajak atau mempengaruhi orang sehingga mereka melakukan sesuatu yang diharapkan oleh tenaga pendidikan.
  • Mubarak dan Chayatin (2009): Edukasi adalah proses perubahan perilaku yang dinamis, dimana perubahan tidak hanya dari segi teori dan prosedur dari orang ke orang lain, melainkan juga perubahan terjadi karena menimbulkan kesadaran dari dalam individu, kelompok, atau masyarakat itu sendiri.

Selain itu, menurut MJ. Langeveld (1995) arti edukasi adalah sebagai berikut:

  • Edukasi adalah upaya seseorang yang sudah dewasa membimbing yang belum dewasa.
  • Edukasi adalah upaya menolong anak untuk menjadi pribadi yang mandiri, betanggung jawab, serta untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.
  • Edukasi adalah upaya untuk mencapai penentuan diri dan tanggung jawab.

Berdasarkan arti edukasi di atas, dapat disimpulkan bahwa edukasi adalah sebuah proses yang direncanakan kepada seseorang dari yang sebelumnya tidak tahu menjadi mengerti.

Baca juga:

Tujuan Edukasi

Menurut Mubarak dan Chayatin (2009), tujuan edukasi adalah sebagai berikut:

  • Menetapkan apa yang menjadi permasalahan dan kebutuhan untuk diri sendiri.
  • Memahami apa yang mereka lakukan untuk memecahkan permasalahan dengan sumber daya dan didukung faktor dari luar sehingga dapat meningkatkan kemampuannya untuk melakukan upaya itu sendiri.
  • Memutuskan kegiatan apa yang paling tepat untuk meningkatkan taraf hidup, pengetahuan, dan kesejahteraaan masyarakat.

Manfaat Edukasi

Secara umum, manfaat edukasi adalah sebagai berikut:

  • Memberikan seseorang pengetahuan yang lebih luas dan mendalam.
  • Mengembangkan kepribadian menjadi lebih baik dari sebelumnya.
  • Menanamkan nilai positif yang dapat diimplimentasikan dalam kehidupan.
  • Melatih seseorang untuk mengembangkan bakat dan keterampilannya.
  • Terhindar dari perbuatan yang menyimpang atau tidak sesuai aturan.
  • Melatih seseorang untuk terbiasa melakukan hal yang baik dan benar.
  • Mengatur mental atau emosional dengan baik sehingga siap untuk menghadapi tantangan yang dapat muncul.

Macam-macam Edukasi

Macam-macam edukasi adalah sebagai berikut:

  1. Edukasi Formal

Edukasi Formal
Edukasi Formal

Edukasi formal adalah jenis edukasi yang berbentuk program yang formal dan resmi. Contohnya adalah edukasi yang berasal dari lembaga pendidikan pemerintah yaitu SD, SMP, SMA, hingga jenjang perguruan tinggi atau universitas. Edukasi formal memliliki program yang jelas mulai dari kurikulum yang digunakan, jangka waktunya, serta indikator keberhasilan lulusan.

  1. Edukasi Informal

Edukasi Informal
Edukasi Informal

Edukasi Informal adalah edukasi yang tidak mempunyai bentuk program yang resmi serta secara jelas direncanakan. Contohnya adalah edukasi dalam keluarga.

Edukasi dalam keluarga ini dilakukan kebanyakan melalui kebiasaan orang tua yang dilihat anaknya sehingga secara implisit memberikan edukasi nilai yang ada dalam keluarga. Selain itu, edukasi dalam keluarga juga dapat dilakukan dengan belajar aktif mandiri melalui buku.

Contoh lain dari edukasi informal adalah mengikuti les. Mengapa les privat atau les kelompok termasuk dalam kategori edukasi informal? Walaupun les memiliki jadwal yang jelas, akan tetapi apabila ada siswa yang tidak masuk maka mereka tidak memerlukan ijin formal dari dinas pendidikan atau pemerintah terkait.

les privat solo
les privat solo: teman-belajar.com

Di Indonesia, terdapat banyak lembaga pendidikan yang melayani les privat bagi siswa dan tersebar di berbagai kota. Salah satu tempat les privat Solo adalah teman belajar. Lembaga ini tidak hanya melayani les privat di kota solo, namun juga di kota lain seperti Semarang dan Jogja. Bagi kamu yang tidak berada di kota-kota tersebut, kamu tetap bisa mengakses melalui online.

  1. Edukasi Non Formal

Edukasi Non Formal
Edukasi Non Formal

Edukasi non formal adalah edukasi yang dapat ditemukan selain dari lembaga pendidikan resmi pemerintah, misalnya adalah kursus mobil, kursus seni, kursus mater sekolah, lembaga TPQ, pelatihan dari perusahaan, dsb.

Tujuan dari edukasi non formal ini adalah sebagai pendukung dan pelengkap pembelajaran yang diperoleh dari edukasi formal.

  1. Edukasi In Door

Berdasarkan dari namanya, edukasi in door adalah edukasi yang dilakukan di dalam ruangan tertutup. Contohnya adalah kegiatan belajar-mengajar di dalam kelas, membaca buku di perpustakaan, belajar praktek atau penelitian di laboratorium.

  1. Edukasi Out Door

Kebalikan dari edukasi in door, edukasi out door adalah edukasi yang dilakukan di luar ruangan. Contohnya adalah melakukan observasi secara langsung di lapangan atau tempat-tempat untuk memperoleh pengetahuan dan data.

Edukasi out door juga dapat dilakukan dengan wisata edukasi dimana anak melakukan kegiatan perjalanan wisata di luar ruangan sekaligus memenuhi kapasitas ilmu pengetahuan anak. Dengan demikian, selain digunakan untuk sarana belajar, juga untuk mengenal nilai sejarah dan budaya bangsa Indonesia.

Metode Edukasi

Metode edukasi umumnya terdiri dari dua bentuk yaitu ceramah dan diskusi kelompok. Penjelasan dari kedua metode edukasi tersebut adalah sebagai berikut:

  • Ceramah: metode ini dominan digunakan hampir di seluruh macam-macam edukasi. Ceramah adalah suatu cara yang dilakukan oleh tenaga pendidik dengan menyajikan dan menjelaskan materi secara lisan kepada peserta didik. Metode ceramah memiliki ciri informasi yang disampaikan hanya satu arah sehingga dapat berjalan efektif untuk mengkondisikan situasi belajar yang tenang dan konsentrasi yang terpusat. Namun, kekurangan dari ceramah yaitu terkesan monoton.
  • Diskusi kelompok: metode yang dilakukan dengan membuat kelompok kemudian melakukan diskusi dan kerja sama tim di dalamnya untuk memperoleh jawaban dan pemecahan masalah terhadap suatu kasus edukasi. Manfaat dari metode ini adalah peserta didik dapat berpikir kritis, analitis, dan melatih belajar mandiri.

Contoh Edukasi

Edukasi banyak sekali ditemukan dalam berbagai bidang. Edukasi tersebut disesuaikan dengan tujuan yang ingin diperoleh. Berdasarkan tujuannya contoh edukasi adalah sebagai berikut:

  1. Edukasi Religius

Edukasi religius adalah pembelajaran yang bersumber dari nilai-nilai agama. Edukasi religius dipelajari untuk mendidik manusia menjadi lebih baik sesuai dengan tuntunan agama dan selalu ingat kepada Tuhan. Edukasi religius lebih kepada hati, nurani, dan pribadi manusia yang bersumber dari kepercayaan manusia.

  1. Edukasi Moral

Edukasi moral adalah bimbingan untuk mengubah perilaku seseorang untuk menjadi lebih baik serta menanamkan dalam diri kebiasaan cara berperilaku baik kepada orang lain. Edukasi moral perlu ditanamkan sejak dini dan pendidik yang utama adalah faktor keluarga karena pada usia dini anak cenderung meniru hal yang sering dilihat olehnya.

Edukasi moral juga dapat berasal dari karakter building yang ada di sekolah serta melalui karya seni. Edukasi moral ini bertujuan untuk mendidik dan mengenal nilai etika terkait apa yang harus dikerjakan dan yang tidak boleh dilakukan.

  1. Edukasi Kesehatan

Edukasi kesehatan adalah cara untuk memberikan sebuah informasi, uraian, intruksi, dan pemahaman tentang kesehatan. Tujuan dari pemberian edukasi kesehatan adalah untuk mengetahui cara agar terhindar dari penyakit tertentu, pemberantasan penyakit menular, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sehingga menjadi manusia yang produktif.

Dari beberapa tujuan tersebut, diketahui bahwa edukasi kesehatan sangat berpengaruh terhadap derajat kesehatan seseorang. Hal tersebut biasa dilakukan dengan cara meningkatkan kemampuan masyarakat untuk melakukan upaya kesehatan secara mandiri.

  1. Edukasi Sosial

Edukasi sosial adalah pembelajaran mengenai pentingnya hubungan antara individu dalam masyarakat. Dengan adanya edukasi sosial menjadikan seseorang sadar pentingnya kehidupan berkelompok dan sosialisasi. Contoh edukasi sosial yaitu mengajarkan sikap toleransi antar manusia.

  1. Edukasi Budaya

Edukasi budaya adalah edukasi terkait dengan budaya yang menjadi ciri khas bangsa. Edukasi ini merupakan hal yang dianggap baik dan mencerminkan karakteristik yang ada dalam suatu kelompok masyarakat. Nilai yang ada dalam edukasi budaya yaitu bernilai subjektif, objektif metafisik dan objektif rasional.

Baca juga:


Demikian pembahasan mengenai apa itu edukasi hingga contoh edukasi. Dapat disimpulkan, edukasi adalah proses dimana terjadi peningkatan kemampuan manusia yang dipengaruhi oleh kebiasaan yang baik sehingga mempengaruhi seseorang dalam bersikap. Semoga bermanfaat!

Leave a Comment