Contoh Monolog; Pengertian, Unsur, Jenis Beserta Penjelasannya

Contoh Monolog; Pengertian, Unsur, Jenis Beserta Penjelasannya – Dalam sebuah pentas drama sering Anda lihat sebuah dialog dan monolog. Dialog dan monolog merupakan teks yang penting dan mendominasi sebuah pentas drama.

Dialog adalah sebuah percakapan yang dilakukan antar pemain untuk memerankan sebuah tokoh. Adapun monolog juga merupakan sebuah percakapan yang dilakukan oleh pemeran. Lalu apa yang membedakannya?.

Contoh Monolog; Pengertian, Unsur, Jenis Beserta Penjelasannya
Contoh Monolog; Pengertian, Unsur, Jenis Beserta Penjelasannya

Pengertian teks monolog hingga contoh monolog akan dijelaskan pada artikel ukulele ini. Mari kita simak bersama!

Pengertian Teks Monolog

Monolog adalah kata serapan yang berasal dari bahasa Yunani. Secara bahasa, monolog berasal dari kata “mono” artinya satu dan “legein” artinya berbicara sehingga jika digabung, maka akan diartikan menjadi “berbicara sendiri”.

Baca juga:

Menurut KBBI monolog adalah pembicaraan yang dilakukan dengan diri sendiri atau seorang pelaku tunggal dalam sebuah pementasan. Sedangkan menurut Wikipedia, monolog adalah suatu ilmu terapan yang mengajarkan tentang seni peran dimana hanya dibutuhkan satu orang untuk melakukan adegan atau sketsanya.

Monolog juga dapat berupa suara hati yang didengar oleh penonton. Suara hati tersebut dibacakan seorang diri tanpa kehadiran pemeran lain. Dalam pementasan drama percakapan mengenai kata hati ini tidak hanya berwujud monolog tapi juga ada 2 bentuk lainnya yaitu soluloque dan aside. Perbedaan mengenai ketiganya yaitu berdasarkan pada siapa yang diajak bicara. Berikut penjelasannya:

  • Soluloque: pembicaraan seorang tokoh dengan dirinya sendiri untuk mengungkapkan perasaan yang ada.
  • Aside: pembicaraan yang menceritakan orang lain yang dibayangkan oleh tokoh.
  • Monolog: pembicaraan kepada dirinya sendiri atau berbicara pada penonton.

Berdasarkan penjelasan di atas, diketahui bahwa soluloque dan aside adalah bagian dari monolog.

Adapun berdasarkan istilah lainnya dalam drama, kata monolog sering dikaitkan dengan epilog dan prolog, padahal kata tersebut memiliki perbedaan mendasar. Perbedaan tersebut yaitu:

  • Prolog: bagian pembuka atau pengantar sebelum memulai sebuah cerita. Prolog ini berisi narasi untuk menjelaskan bagaimana awal cerita itu terjadi, seperti: tempat, suasana, kejadian umum.
  • Epilog: narasi yang bertujuan untuk penutup sebuah cerita. Biasanya berisi kesimpulan singkat mengenai makna dibalik cerita. Dengan adanya epilog membuat pembaca atau penonton menjadi paham jalan ceritanya telah selesai. Dalam epilog juga dapat ditambahkan pesan moral yang ada dalam suatu pementasan cerita.
  • Monolog: perkataan yang bercerita mengenai sesuatu kepada dirinya sendiri. Monolog biasanya untuk menegaskan maksud keinginan hati dari tokoh tersebut terhadap suatu hal.

Unsur Intrinsik Monolog

Unsur intrinsik pada monolog sama dengan unsur intrinsik yang ada pada drama, yaitu:

  • Plot atau alur drama yaitu rangkaian cerita mulai dari cerita berkembang hingga akhir cerita
  • Tokoh atau karakter
  • Tema atau pikiran pokok yang mendasari cerita
  • Latar atau tempat
  • Amanat

Jenis Monolog

Adapun rincian jenis monolog dibagi menjadi 6, yaitu:

  • Monolog Karakter Biografi: terdapat karakter yang mengutamakan dialog dibandingkan dengan cerita. Cirinya yaitu banyak menampilkan karakter dalam satu cerita.
  • Monolog Naratif Biografis: monolog yang diperankan oleh aktor yang menceritakan ceritanya sendiri.
  • Monolog Fictional Cracter-Driven: menciptakan banyak karakter untuk menunjukkan sebuah tema atau isu.
  • Monolog dokumen berbasis realitas: aktor berperan dengan memakai kata yang tepat dengan orang yang benar-benar ada dalam suatu peristiwa.
  • Monolog topical: monolog yang menjelaskan tentang kegiatan masa lampau/pengalaman baik yang dialami penulis ataupun orang lain sesuai dengan kegiatan sehari-hari. Contoh monolog topical seperti: otobiografi, observasi, dan pendapat mengenai peristiwa sehari-hari.
  • Monolog naratif atau storytelling adalah teks yang berupa fiksi. Penyampaian monolog ini bersifat storytelling (bercerita). Monolog naratif biasa digunakan dalam drama yang mana aktornya bertindak sebagai narator atau pencerita.

Agar lebih jelas, berikut ukulele berikan beberapa contoh monolog.

Contoh Monolog

Untuk lebih memahami teks monolog, berikut adalah contoh monolog:

Contoh Monolog 1:

Aku berlari dengan nafas yang terengah-engah. Tiba saatnya ajaran baru, dua hari yang lalu aku pindah dari kota ke desa. Kepindahan ini membuatku sedih karena harus berpisah dengan teman-teman yang telah lama kukenal semenjak masuk SMP.

Aku memikirkan apa yang kualami baru-baru ini. Semalam, saat menginjak di tempat asing ini, aku tidak betah dan tidak bisa tidur, belum lagi tidak ada AC di ruangan, tidak ada Mall untuk aku bisa refresing. Semua hanyalah sawah dan ternak yang ada di sekitar rumahku.

Aku sungguh kesal hingga terjadi pertikaian antara aku dan ayah mengenai kepindahan ayah yang terkesan mendadak. Aku tidak suka jika harus tinggal di lingkungan kumuh ini. Aku semalaman terhanyut oleh pikiran negatif sehingga sekarang menerima konsekuensinya dengan terlambat datang kesekolah.

Sepuluh menit kemudian, pintu kelas terbuka, aku dengan pakaian yang basah karena keringat, memasuki kelas dan langsung minta maaf pada Bu Guru. Dengan nafas yang masih memburu, aku melihat murid lainnya yang menatapku seperti orang asing.

Awalnya aku berpikir apa aku terihat aneh?. Namun, akhirnya aku sadar perbedaan besar tergambar dari penampilanku dan teman yang lain. Aku memakai pakaian baru yang masih putih, dengan sepatu mengkilap. Rupanya hal tersebut yang membuatku tak luput dari pandangan mata. Sungguh berbeda, teman-temanku memakai baju lusuh dengan sepatu yang ditambal di sana-sini.

Aku berjalan dan duduk di samping salah satu murid tersebut. Dengan senyum yang ramah ia memperkenalkan dirinya. Selama pelajaran, tak kusangka semua murid berlajar dengan giat. Mereka juga aktif menjawab pertanyaan guru bahkan yang menurutku soal tersulit untuk diselesaikan. Sehabis istirahat kulihat mereka bermain riang, tertawa bersama.

Teman sebangkuku mengajakku untuk bermain dengannya. Akhirnya, kami bermain bersama. Rupanya aku sadar aku terlalu manja dan cengeng. Lihat saja mereka, mereka masih bisa tertawa, giat belajar, dan pintar dalam pendidikan meski dalam keterbatasan. Aku merasa malu dan mulai meyakinkan diriku untuk tidak melakukannya lagi.

Contoh Monolog
Pengertian Teks Monolog, Contoh Monolog

Contoh monolog di atas adalah bentuk teks monolog naratif yang bersifat menceritakan sebuah pengalaman yang dialami tokoh Aku. Dalam cerita tersebut, tokoh Aku mendapatkan pelajaran hidup dari pengalamannya dengan melihat teman barunya.

Hal tersebut menunjukkan bahwa contoh monolog memiliki amanat atau pesan moral yang mengajarkan kepada pembaca atau pendengar bahwa kita harus selalu bersyukur, karena masih banyak yang orang yang tidak beruntung.

Contoh Monolog 2:

Ya, mungkin aku terlalu lelah. Sakitku ku pendam, sakitku kuabaikan. Entah tak terhitung usahaku dan yang kulihat hanya kepalsuan. Hingga tidak ada pilihan lain, selain melakukan hal yang sama, yaitu senyum palsu.

Senyum yang ingin kukembangkan hanyalah sandiwara hanya agar berharap semua akan baik-baik saja. Untuk membuat semuanya tampak baik-baik saja.

Aku tidak dapat membuat kau bahagia akan kehadiranku, andai engkau merasakan kehadiranku bermakna itu sudah cukup. Bagaimana tidak, kau bahkan membicarakanku dibelakang. Bahkan  kau berpikir aku terlalu jauh, terlalu sulit untuk digapai.

Tidakkah melihat usahaku, tersenyum tuk membuat hatimu nyaman. Walaupun dalam diri, seperti ombak yang mengikis batu karang. Mengikis satu persatu, menjadi serpihan yang tak dapat kusatukan.

Kau sungguh hebat teman.. luar biasa… dapat meramal pribadi seseorang dengan mudahnya. Pandai mengatakan tanpa memperdulikan kebenarannya. Oh ya, pantas saja.. akhir-akhir ini kau jarang muncul dimimpiku. Mungkin itu tidak lain, karena aku sudah tidak mengharapkanmu.

Contoh monolog di atas dapat diketahui bahwa teks monolog tersebut merupakan percakapan yang dilakukan kepada dirinya sendiri. Dari contoh menunjukkan gejolak ekspresi suara hati seseorang yang memiliki perasaan kesal, sedih, kecewa yang ditujukan kepada teman yang memiliki sikap yang buruk.

Baca juga:

Dalam contoh tersebut menunjukkan buah pikiran pengarang yang diungkapkan oleh penulis tergambar dalam alur, plot, dan bahasa yang digunakan.

Bahasa adalah hal yang penting dalam teks monolog karena dalam sebuah pementasan drama, harus dibacakan seekpresif mungkin. Karena Anda hanya berdiri seorang diri, tidak ada lawan bicara sehingga penonton akan mudah bosan.

Oleh sebab itu, penggunaan bahasa harus menggunakan penyampaian yang baik diikuti dengan mimik dan gerakan tangan yang mendukung.


Demikian uraian mengenai pengertian teks monolog hingga contoh-contoh monolog beserta penjelasannya. Semoga dapat membantu dan memudahkan Anda dalam menambah wawasan.

1 thought on “Contoh Monolog; Pengertian, Unsur, Jenis Beserta Penjelasannya”

Leave a Comment