Site icon Materi Sekolah & Ide Bisnis

104+ Contoh Majas Hiperbola dan Penjelasannya

104+ Contoh Majas Hiperbola dan Penjelasannya – Artikel kali ini akan membahas tentang majas hiperbola, mulai dari pengertian, contoh majas hiperbola dan penjelasannya. Ada 104+ contoh kalimat majas hiperbola yang ukulele sajikan pada artikel ini.

104+ Contoh Majas Hiperbola dan Penjelasannya

Majas hiperbola adalah kata-kata yang memberikan penekanan sehingga terkesan lebih hebat. Rachmad Djoko Pradopo dalam Pengkajian Puisi (1990), berpendapat bahwa majas hiperbola berguna untuk menyengatkan, untuk intensitas dan untuk ekspresivitas.

Menurut Keraf (2010, hlm. 135), majas hiperbola artinya semacam gaya bahasa yang mengandung suatu pernyataan yang berlebihan dengan membesar-besarkan suatu hal.

Contoh Majas Hiperbola

Berikut ini contoh kalimat majas hiperbola:

  1. Ibuku membanting tulang demi menghidupi kelima anaknya setelah ayah meninggal.
  2. Paket bajuku datang secepat kilat.
  3. Apa yang dikatakannya bak petir menyambar di siang bolong.
  4. Perasaanku padamu sedalam samudra, setinggi langit, dan seluas dunia.
  5. Aku ingin menggapai cita-citaku yang setinggi langit.
  6. Kau telah mencampakkan diriku hingga ke dasar jurang kepedihan.
  7. Saat dirimu memutuskan hubungan kita secara tiba-tiba, rasanya jantungku berhenti berdegub.
  8. Penghinaanmu padaku laksana sembilu yang mengiris hati.
  9. Harga diriku jatuh ke dasar lautan saat waktu dirimu menolakku dengan tatapan dingin.
  10. Tatapan matanya menciutkan nyali orang-orang di hadapannya.

Baca juga:

Contoh Majas Hiperbola dan Penjelasannya

Itulah tadi 10 contoh kalimat majas hiperbola. Berikut ini contoh majas hiperbola dan penjelasannya:

Contoh Majas Hiperbola dan Penjelasannya
  1. Darah pahlawan 10 November menganak sungai.

Arti darah pahlawan menganak sungai adalah sangat banyak. Tentu saja tidak sebanyak sungai yang sebenarnya.

  1. Hati pria itu mencair oleh bujuk rayu istrinya.

Kata “mencair” dalam kalimat ini menekankan makna “sudah tidak marah lagi”.

  1. Semangatku terbakar setelah mendengar pidato dari Bung Karno.

Kata “terbakar” semakin menguatkan makna kata “semangatku”.

  1. Kemarin siang, Amira meluapkan emosinya dengan meledak-ledak seperti guntur.

Contoh majas hiperbola ini sebenarnya bermakna “sangat marah”, penggunaan diksi “meledak-ledak seperti guntur” bermaksud membuat gambaran yang berlebihan.

  1. Wanita itu memiliki seribu nyawa, meski berulang kali dalam bahaya selalu selamat.

Makna dari contoh kalimat hiperbola ini adalah “keberuntungan”, namun dilebih-lebihkan dengan pemilihan diksi “memiliki seribu nyawa”.

  1. Harga kebutuhan pokok menjelang natal dan tahun baru selalu melambung tinggi.

Contoh kalimat majas hiperbola diatas bermakna kenaikan yang cukup drastis, namun penggambaran dengan kata “melambung tinggi” digunakan untuk melebihkan keadaan.

  1. Ayah mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Andi yang telah menyelamatkan nyawanya.

Kata “tak terhingga” pada kalimat tersebut sebenarnya adalah ucapan terimakasih yang dilakukan beberapa kali.

  1. Indah tenggelam dalam air mata ketika ibunya pergi untuk selamanya.

Contoh majas hiperbola di atas membuat nuansa kesedihan semakin mendalam.

  1. Aku sangat senang seolah melayang ke langit ketika dibelikan baju baru.

Contoh kalimat majas hiperbola melayang ke langit adalah kata yang dipilih untuk menggambarkan kebahagiaan yang teramat sangat.

  1. Teresia menangis darah saat Anton selingkuh dengan sahabatnya.

Contoh majas hiperbola tersebut menjadi lebih kuat karena ada kata “menangis darah” yang bermakna “sangat sedih”.

  1. Kabar kematian raja menggemparkan dunia.

Kata “menggemparkan dunia” tidak mengandung maksud yang sesungguhnya, arti sebenarnya hanya “membuat banyak orang kaget”.

  1. Bocah kecil dari desa itu mengguncang dunia dengan keberaniannya.

Tentu saja bocah kecil dalam kalimat di atas tidak benar-benar mengguncang dunia, kata tersebut hanya kiasan dengan makna “membuat banyak orang terpana”.

  1. Kecantiakn gadis desa itu mengalahkan bidadari dari kahyangan.

Contoh kalimat majas hiperbola tersebut punya makna bahwa gadis tersebut sangat cantik.

  1. Suara biduan muda itu lebih merdu dari senandung para dewi di kahyangan.

Maksud dari contoh kalimat majas hiperbola tersebut adalah suaranya sangat merdu, tentu bukan berarti lebih merdu dari bidadari di kahyangan.

  1. Dosen tamuku memberikan kritikan yang menusuk-nusuk hati.

Kata “menusuk-nusuk hati” tersebut bermakna sebuah kritikan yang disampaikan dengan bahasa keras dan menyinggung. Pemilihan kata tersebut adalah untuk melebihkan keadaan.

  1. Ketika mendapat kabar kepulangan ayahnya, wajah Nayla berubah jadi secerah mentari.

Arti kata “secerah mentari” adalah sangat bahagia, pemilihan kata pada contoh majas hiperbola ini menguatkan makna yang sebenarnya.

  1. Sejak jatuh bangkrut, pemilik toko besi itu kerap kelaparan hingga tubuhnya tinggal kulit membalut tulang.

Makna dari contoh kalimat majas hiperbola di atas adalah sangat kurus, meski sebenarnya tidak benar-benar tinggal kulit dan tulang saja.

  1. Kedatangan saudagar kaya yang telah lama pergi itu menggemparkan seantero desa.

Contoh kalimat majas hiperbola menggemparkan seantero desa punya makna menjadi bahan pembicaraan banyak orang. Kata tersebut dipilih untuk menguatkan makna kalimat.

  1. Tatapan tajam bos preman itu seolah menikam jantungku.

Contoh majas hiperbola ini memiliki makna tatapan yang mengintimidasi.

  1. Jarak antara aku dan dia bagaikan langit dan bumi.

Makna contoh kalimat majas hiperbola ini adalah jarak yang sangat jauh, bisa berarti jarak yang sesungguhnya atau karena strata ekonomi yang berbeda. Tentu saja tidak benar-benar sejauh langit dan bumi.

Contoh majas hiperbola beserta penjelasannya: bagaikan langit dan bumi
  1. Perasaan sayangku pada Andika tak lekang oleh waktu.

Contoh majas hiperbola ini memiliki makna “cinta yang sangat mendalam”.

  1. Beban berat masalah yang kuhadapi sekarang laksana memangku gunung.

Contoh kalimat majas hiperbola memiliki arti beratnya masalah yang dihadapi sampai dikiaskan seolah memangku gunung. Padahal makna sebenarnya tidak benar-benar memangku gunung.

  1. Kenyataan bahwa cita-citaku kandas membuatku menangis darah.

Contoh kalimat majas hiperbola diatas berarti kesedihan yang teramat dalam digambarkan dengan “menangis darah”. Penggambaran ini terkesan berlebihan sehingga menjadi contoh majas hiperbola.

  1. Wanita yang duduk di seberang jalan itu memiliki kulit seputih kapas.

Makna contoh kalimat majas hiperbola diatas adalah: warna kulitnya tentu tidak benar-benar seperti kapas, hanya pemilihan katanya memang dibuat untuk menguatkan makna sebenarnya.

  1. Motivator itu membakar semangat anak-anak muda yang ada dalam acara tersebut.

Contoh majas hiperbola ini memiliki makna mampu menumbuhkan semangat dengan sangat baik.

  1. Permata yang dikenakan putri lebih berkilau dari cahaya matahari.

Maksud dari contoh kalimat majas hiperbola tersebut adalah permata itu lebih berkilau daripada kebanyakan permata yang lain.

  1. Hatinya seperti digodam palu ketika tahu anak yang baru dilahirkannya meninggal.

Maksud dari contoh kalimat majas hiperbola di atas adalah kesedihan yang teramat dalam. Jadi, “hati bagai digodam palu” bukan berarti hatinya benar-benar dipukul dengan palu.

  1. Bayi yang baru lahir itu berkulit sehitam arang.

Contoh kalimat majas hiperbola diatas bermakna warna kulit bayi tersebut sangat hitam, tapi tentu tidak sampai sehitam arang. Kata “sehitam arang” untuk menguatkan makna sebenarnya atau melebih-lebihkan.

  1. Bentakannya sangat keras sampai meruntuhkan gedung-gedung.

Contoh kalimat majas hiperbola diatas bermakna sebenarnya bentakan tersebut tidak benar-benar sampai meruntuhkan gedung, namun dibuat untuk membuat suasana menjadi terasa lebih kuat.

  1. Kabar pernikahannya menggemparkan dunia.

Contoh majas hiperbola ini adalah kabar tersebut diperhatikan oleh banyak orang.

  1. Perasaanku melambung tinggi ke angkasa saat dia menyatakan cinta.

Contoh kalimat majas hiperbola tersebut bermakna melambung tinggi ke angkasa menggambarkan perasaan bahagia yang sangat, namun kalimat tersebut sengaja dilebih-lebihkan.

  1. Seluruh sudut dunia telah kudatangi demi mencari keberadaan putriku yang hilang.

Kata “seluruh sudut dunia” tersebut mengandung arti bahwa dia telah berupaya maksimal mencari kemana-mana.

  1. Suara penyanyi amatiran itu membuat gendang telingaku pecah.

Ungkapan contoh kalimat majas hiperbola di atas mengandung arti suaranya tidak enak didengarkan.

  1. Pada saat musim kemarau, lapangan depan rumahku seperti padang pasir.

Contoh majas hiperbola tersebut adalah lapangan itu rumputnya kering sehingga berwarna coklat kekuningan seperti di padang pasir.

  1. Mata anak perempuan itu sebening kristal.

Maksud dari contoh kalimat majas hiperbola tersebut adalah matanya bersih dan bening sekali, tapi tentu tidak sebening Kristal yang sesungguhnya.

  1. Sebagai pembalab nomor satu, Dion bisa menaiki motor melebihi kecepatan angin.

Contoh kalimat majas hiperbola tersebut bermakna ungakapn “melebihi kecepatan angin” menggambarkan kecepatan motor yang dinaiki Dion. Tentu saja kecepatannya tidak benar-benar melebihi angin.

  1. Wah, pemeran genderuwo itu tingginya seperti tiang listrik.

Contoh kalimat majas hiperbola tersebut memiliki makna orang tersebut memiliki tinggi di atas rata-rata manusia sekitarnya sehingga disebut “seperti tiang listrik. Bahasa yang digunakan bermaksud menggambarkan secara berlebihan.

  1. Pesawat yang barusan lewat di langit secepat kecepatan cahaya.

Contoh kalimat majas hiperbola tersebut memiliki makna: tentu saja kecepatan pesawat tersebut tidak benar-benar setara dengan kecepatan cahaya. Kata “secepat kecepatan cahaya” merupakan contoh majas hiperbola yang memiliki pengertian sangat cepat.

  1. Aku jago berlari, bahkan bisa menghampirimu hanya dengan sekejap mata.

Maksud dari contoh kalimat majas hiperbola tersebut adalah subjek “aku” dapat berlari dengan sangat cepat.

  1. Aroma parfummu lebih harum dari sejuta bunga.

Arti dari contoh kalimat majas hiperbola tersebut adalah bau parfum tersebut sangat wangi.

Baca juga:

  1. Ibu sudah menasehatimu ribuan kali untuk tidak bermain ke sungai.

Ungkapan “ribuan kali” ini memang sengaja dilebih-lebihkan. Sebenarnya, nasehatnya tidak benar-benar ribuan kali, tapi sudah berulangkali.

  1. Guru mengaji di desaku sudah mengabdi sejak zaman batu.

Kata “sejak zaman batu” memiliki arti sudah sejak lama sekali.

  1. Aku tidak pernah melupakanmu walau hanya sedetik.

Contoh majas hiperbola tersebut memiliki makna seringkali teringat.

  1. Jantungku mau copot ketika melihat orang berbaju putih di malam gelap yang ternyata nenekku pulang dari mushola.

Contoh kalimat majas hiperbola tersebut bermakna kaget, tapi tidak bermaksud membuat jantungnya benar-benar mau lepas.

  1. Apa saja yang kau beli hingga keranjangmu beratnya ribuan ton?

Contoh kalimat majas hiperbola tersebut bermakna tentu saja berat keranjang itu tidak sampai ribuan ton, melainkan sangat berat saja.

  1. Apa saja yang kau makan sampai tubuhmu sebesar dua induk gajah begitu?

Contoh kalimat majas hiperbola tersebut bermakna tubuhnya sangat gemuk sehingga dikiaskan dengan dua induk gajah meskipun sebenarnya besar tubuh orang itu tidak benar-benar sebesar dua induk gajah.

  1. Kulit bayimu lebih lembut dari sutera.

Contoh kalimat majas hiperbola tersebut bermakna arinya kulit bayi itu sangat lembut.

  1. Apa otakmu itu seukuran biji rambutan hingga mengerjakan soal gampang begini saja tidak bisa?

Kata “seukuran biji rambutan” dimaksudkan menggambarkan kebodohan seseorang tapi secara berlebihan.

  1. Ibu adalah malaikat pelindung yang dikirim Tuhan untuk menjagaku.

Contoh kalimat majas hiperbola diatas bermakna bukan benar-benar malaikat sebenarnya, tapi apa yang dilakukan adalah selalu melindungi.

  1. Dadaku rontok seketika menyaksikan ayamku kalah bertarung.

Arti dari contoh kalimat majas hiperbola tersebut adalah kesedihan yang dalam.

  1. Wah, kenapa wajahmu merah seperti kepiting rebus?

Maksud dari contoh kalimat majas hiperbola tersebut adalah wajahnya bersemu merah.

  1. Aku rela menyerahkan jiwa dan raga untuk orang yang kusayangi.

Maksud dari contoh kalimat majas hiperbola diatas adalah bersedia untuk selalu berkorban dan berbuat baik.

  1. Jalanmu itu lelet sekali, bahkan lebih lambat dari siput.

Maksud contoh majas hiperbola di atas adalah berjalannya teramat lambat dibanding orang yang lain.

  1. Sepertinya perlu waktu ribuan tahun untuk membereskan rumahmu.

Contoh kalimat majas hiperbola tersebut menggambarkan kondisi rumah yang sangat berantakan tapi sengaja dibuat berlebihan.

  1. Gigimu putih dan bersih seperti sorot lampu neon.

Maksud dari contoh kalimat majas hiperbola tersebut adalah giginya sangat bersih dan putih, tapi sebenarnya tidak sampai seperti sorot lampu neon.

  1. Bau parfummu tercium dari jarak satu kilometer.

Contoh kalimat majas hiperbola tersebut menunjukkan contoh majas hiperbola yang melebih-lebihkan makna “wangi yang menyengat”.

  1. Ujian kali ini adalah ujian termudah sedunia.

Contoh majas hiperbola tersebut bermaksud ujiannya mudah untuk dikerjakan.

  1. Aku tidak bosan dengan film Titanic meski telah menontonnya ratusan kali.

Tentu tokoh “aku” tidak benar-benar menonton hingga ratusan kali, tapi sudah berulang kali melihat film Titanic.

  1. Susah sekali soal matematika ini meskipun sudah kucoba sampai ribuan kali.

Tentu saja tidak benar-benar mencoba sampai ribuan kali, tapi sudah berulang kali.

  1. Duri ikan yang tersangkut seperti mencekik leherku.

Contoh kalimat majas hiperbola diatas memiliki makna rasa sakit karena ada duri yang tersangkut di tenggorokan digambarkan secara berlebihan menggunakan kata “mencekik leherku”.

  1. Bicaramu itu cepat sekali seperti jalannya kereta.

Contoh majas hiperbola di atas menggambarkan cara bicara seseorang yang sangat cepat.

  1. Aku punya sejuta gaun indah di lemari.

Tentu saja jumlah gaun yang sebenarnya tidak sampai sejuta, tapi maksudnya sangat banyak.

  1. Aku adalah pria paling beruntung di dunia karena berhasil menikahi Andini.

Contoh kalimat majas hiperbola tersebut menggambarkan kebahagiaan seseorang yang diungkap secara berlebihan menggunakan pilihan kata “paling beruntung”.

  1. Otakku ini jenius sekali, tidak pernah melupakan satu hal pun.

Makna contoh kalimat majas hiperbola sebenarnya tidak seperti adanya, namun karena lebih banyak yang diingat dibandingkan manusia rata-rata yang mudah melupakan sesuatu.

  1. Guru matematikaku ini adalah yang paling hebat di dunia, ia bisa membuat murid paling bodoh menjadi pintar.

Contoh majas hiperbola tersebut memiliki makna guru tersebut sangat pintar mengajari murid, tapi bukan berarti guru paling baik sedunia. Kata “paling hebat di dunia” hanyalah bermaksud melebih-lebihkan.

  1. Anak itu memiliki tubuh sebesar gajah.

Maksud dari contoh kalimat majas hiperbola tersebut adalah tubuhnya sangat besar. Kata “sebesar gajah” bukanlah makna sebenarnya, melainkan untuk melebih-lebihkan.

  1. Pelajaran fisika itu membuat kepalaku mau pecah.

Contoh kalimat majas hiperbola diatas bermakna pelajaran fisikan itu sangat sulit, tapi sebenarnya tidak sampai memecahkan kepala.

  1. Kenapa aku merasa kalau jarak diantara kita laksana matahari dan pluto?

Contoh majas hiperbola di atas menggambarkan jarak yang sangat jauh.

  1. Rasa sakit hatiku padanya seperti disayat sembilu.

Contoh kalimat majas hiperbola tersebut bermakna rasa sakit itu sangat dalam hingga dikiaskan dengan disayat sembilu. Kata-kata tersebut adalah untuk menguatkan makna sebenarnya.

  1. Aku sangat mengantuk setelah berjaga malam di rumah sakit, ingin rasanya tidur sampai seribu tahun.

Tentu saja maksudnya tidak benar-benar seribu tahun, melainkan sangat lama.

  1. Keadaan kamarmu ini seperti kapal pecah, berantakan sekali.

Contoh majas hiperbola diatas memiliki arti kondisi kamar yang sangat berantakan dikiaskan dengan berlebihan dengan kata “kapal pecah”.

  1. Dia membuatku patah hati hingga mati rasa.

Makna contoh majas hiperbola diatas tentu saja tidak mati rasa yang sebenarnya, hanya saja membuat orang tersebut menjadi trauma dalam hal percintaan.

  1. Kenapa barang pesananku tidak datang juga meski sudah dikirim sejak ribuan tahun?

Contoh majas hiperbola dan penjelasannya ini memiliki arti lama sekali tidak sampai.

  1. Aku paling benci menunggu, meskipun baru satu jam rasanya seperti jutaan jam.

Maksud dari contoh majas hiperbola tersebut adalah menunggu itu terasa sangat lama walaupun sebenarnya baru sebentar.

  1. Pak haji selalu betah kalau berceramah, dia tetap saja bicara meski sudah ceramah sejak ratusan tahun yang lalu.

Contoh majas hiperbola ini bermakna orang yang suka berbicara lama.

  1. Duniaku runtuh seketika ketika bertatapan pandang dengannya.

Maksud contoh majas hiperbola tersebut adalah membuat orang tersebut kebingungan dan bergetar hatinya.

  1. Aku tidak menyangka bertemu denganmu disini, ternyata dunia memang tidak selebar daun kelor.

Makna contoh majas hiperbola tersebut adalah betapapun jauhnya jarak seseorang bisa saja bertemu lagi tanpa diduga.

  1. Aku capek menunggumu disini, jalanmu ini bahkan lebih lambat dari pengantin.

Maksudnya contoh majas hiperbola diatas adalah cara berjalan seseorang yang sangat lambat dibandingkan kebanyakan manusia.

  1. Butuh waktu berapa ribu tahun lagi untuk bisa berjumpa denganmu?

Maksud dari contoh majas hiperbola tersebut adalah sudah lelah menunggu yang sangat lama.

  1. Aku telah menyatakan perasaan sampai jutaan kali, tapi tetap saja ditolak.

Contoh majas hiperbola tersebut artinya berulangkali.

  1. Meski telah melamar hingga ribuan kali, dia belum juga mendapatkan pekerjaan.

Maksudnya contoh majas hiperbola diatas adalah telah memasukkan lamaran hingga berkali-kali, tapi sebenarnya tidak sampai ribuan kali.

  1. Watak ayah memang keras, lebih keras dari batu sekalipun.

Menggambarkan kerasnya tabiat seseorang yang digambarkan secara berlebihan seperti batu.

  1. Aku bersedia melakukan apapun untukmu, bahkan memindahkan Gunung Semeru sekalipun.

Tujuan dari contoh majas hiperbola “memindahkan Gunung Semeru” adalah untuk menguatkan apa yang dikatakannya.

  1. Aku berjanji akan mengenang dirimu meski dunia tak lagi berputar.

Contoh kalimat majas hiperbola tersebut bermakna mengenang seumur hidup.

  1. Ternyata kulit manggis mengandung jutaan manfaat yang selama ini tidak diketahui oleh banyak orang.

Contoh majas hiperbola ini memiliki arti memiliki manfaat yang sangat banyak.

  1. Aku bisa meregang nyawa bila terus memikirkan masalah ini.

Artinya contoh majas hiperbola ini adalah  masalah tersebut sangatlah berat hingga sulit untuk dipecahkan.

  1. Perutku sudah keroncongan dari tadi, mungkin aku bisa melahap segudang makanan.

Arti contoh majas hiperbola ini adalah karena sangat lapar, seolah-olah bisa menghabiskan segudang makanan. Tentu saja ini bukan makna yang sebenarnya melainkan dilebihkan.

  1. Cokelat buatanmu ini sangat lezat, bahkan lebih lezat dari makanan terbaik di dunia.

Makna contoh majas hiperbola ini adalah entu saja kelezatan cokelat tersebut bukan terbaik sedunia. Kalimat tersebut hanya bermaksud menguatkan makna.

  1. Menara itu lebih tinggi dari puncak Himalaya.

Contoh majas hiperbola ini memiliki makna menara yang sangat tinggi dibanding menara-menara lainnya. Namun, tidak benar-benar lebih tinggi dari puncak Himalaya.

  1. Rasa rindu ini seolah membunuhku.

Contoh majas hiperbola ini maknanya adalah perasaan rindu yang sangat dalam, tapi sebenarnya tidak sampai hendak membunuh.

  1. Pria berkulit putih itu telah merobek-robek hatiku.

Contoh majas hiperbola ini mengandung arti seseorang yang sangat menyakitkan hati. Kata “merobek-robek” punya maksud untuk menguatkan atau melebihkan makna sesungguhnya.

  1. Rasanya sudah ribuan tahun tidak bertemu denganmu.

Contoh majas hiperbola tersebut punya makna sudah lama sekali tidak bertemu.

  1. Aku terus saja memikirkanmu sampai tidak bisa melakukan apapun.

Contoh majas hiperbola tersebut mengandung makna selalu teringat akan seseorang.

  1. Setiap kali teringat peristiwa pembunuhan ayahku, rasanya jantungku mau copot.

Maksud dari contoh majas hiperbola tersebut adalah sebuah peristiwa yang bila dikenang menimbulkan trauma yang mendalam.

  1. Pemakanan raja memilukan seluruh muka bumi.

Contoh majas hiperbola tersebut mengandung makna membuat hati banyak orang bersedih.

Baca juga:


Demikian contoh majas hiperbola yang memiliki arti melebih-lebihkan atau menguatkan sebuah kata. Anda juga dapat membuat contoh majas hiperbola dan penjelasannya yang lain. Selamat mencoba!

Exit mobile version