Contoh Majas Eufimisme

15 Contoh Majas Eufimisme dan Penjelasannya – Dalam kehidupan sehari-hari kita sudah sering mendengar atau membaca majas, biasanya majas tertera di novel, cerpen, puisi atau bahkan pada lagu.

Contoh Majas Eufimisme
Contoh Majas Eufimisme

Di kehidupan sehari-hari kita bisa ngobrol atau berdialog menggunakan majas, tidak ada salahnya anda mempelajari majas karena itu akan sangat berguna dikehidupan.

Kita dapat memilih ragam bahasa untuk bisa menghasilkan kalimat yang unik, berbeda dan menarik disebut dengan majas.

Majas bertujuan untuk membuat pembaca atau penikmat karya seni merasakan emosi dari suatu karya lewat gaya bahasa yang digunakan oleh seniman atau penulis pada umumnya.

Sudah banyak sekali majas yang sering kita temui, agar memudahkan anda dalam memahami, majas dikelompokkan menjadi 4 jenis, yaitu :

  1. Majas Perbandingan

majas perbandingan merupakan majas yang disampaikan untuk membandingkan suatu objek dengan objek lain melalui proses penyamaan, pelebihan, ataupun penggantian.

  1. Majas Sindiran

majas sindiran seringkali digunakan untuk memberikan sindiran kepada seseorang atau kondisi tertentu dan memberikan efek penekanan.

  1. Majas Penegasan

majas penegasan adalah jenis gaya bahasa yang berusaha untuk meningkatkan pengaruh pembaca agar menyetujui suatu ungkapan.

  1. Majas Pertentangan

majas pertentangan adalah gaya bahasa yang dengan sengaja menggunakan kata-kata atau kalimat yang bertentangan dari maksud sebenarnya.

Majas ada berbagai macam jenis, akan tetapi berbagai macam jenis itu di kelompokkan menjadi 4.

Pertama majas perbandingan, majas perbandingan adalah gaya bahasa yang disampaikan untuk membandingkan suatu objek dengan objek lain melalui proses penyamaan, pelebihan, ataupun penggantian.

Jenis yang kedua ada majas sindiran, majas sindiran ini digunakan untuk memberikan sindiran kepada seseorang atau kondisi tertentu.

BACA :  Contoh Esai Beasiswa, Ilmiah, Ekonomi, dll (+DOC)

Jenis majas yang ketiga adalah majas penegasan, majas penegasan adalah jenis gaya bahasa yang berusaha untuk meningkatkan pengaruh pada pembacanya agar menyetujui suatu ujaran atau kejadian.

Terakhir ada majas pertentangan, majas pertentangan adalah gaya bahasa yang digunakan penulis yang sengaja menggunakan kata-kata yang bertentangan dari maksud yang di inginkan.

Dalam artikel kali ini kami akan membahas mengenai contoh majas eufimisme. Majas eufimisme termasuk kedalam salah satu majas perbandingan.

Baca juga :

Apa itu Majas Eufimisme?

Majas eufimisme merupakan gaya bahasa yang disampaikan dalam bentuk ungkapan halus untuk menggantikan ungkapan-ungkapan yang dianggap kasar.

Majas ini digunakan untuk menghindari ungkapan yang dapat menyinggung perasaan lawan bicara dan di nilai kurang sopan oleh masyarakat umum, dengan majas ini maka proses komunikasi dengan orang lain akan terkesan lebih sopan.

Majas eufimisme berasal dari bahasa Yunani yaitu “euphemizein” yang berarti kata-kata yang baik. Jadi menurut asal katanya, majas eufimisme adalah ungkapan bai yang digunakan untuk menggantikan ungkapan buruk.

Fungsi gaya bahasa ini adalah untuk menghormati lawan bicara dan memperhalus ungkapan.

15 Contoh Majas Eufimisme

Agar memudahkan anda, dalam artikel ini akan kami sajikan 15 contoh majas eufimisme.

  1. Amira sedang buang air besar di toilet umum, kalimat buang air besar memiliki arti berak.
  2. Setelah belajar disekolah Angga harus mengikuti les matematiak, karena ia kurang pintar dalam mata pelajaran itu, kalimat kurang pintar memiliki arti bodoh.
  3. TNI tersebut gugur dalam medan peperangan, kata gugur memiliki arti meninggal.
  4. Ani harus menuliskan apa yang ia maksud, karena ia seoran tuna wicara, kalimat tuna wicara memiliki arti bisu.
  5. Restoran apung di Wonigiri sedang membuka lowongan menjadi pramusaji, kata pramusaji memiliki arti pelayan.
  6. Ayah Rudi diberhentikan dari pekerjaannya karena terbukti melanggar peraturan di kantor. Kata diberhentikan memiliki arti dipecat.
  7. Kakak Soni berjalan menggunakan tongkat karena ia tuna netra, kalimat tuna netra memiliki arti buta.
  8. Mohon maaf, saya mau izin ke kamar kecil, kata kamar kecil memiliki arti toilet/wc.
  9. Ibu-ibu komplek biasa membicarakan kabar burung ketika sedang berkumpul membeli sayur, kata kabar burung memiliki arti kabar yang belumpasti kebenarannya.
  10. Di masa pandemi ini kalangan atas masih sering berlibur saat weekend, kalimat kalangan atas memiliki arti orang kaya.
  11. Para pejabat yang terlibat korupsi pertambangan di Maluku itu menenakan rompi orange saat di gandeng polisi, makna dari rompi orange adalah baju tahanan.
  12. Beberapa kali Nadia mendapat teguran dari guru karena kurang teliti dalam mengerjakan tugas, makna dari kata kurang teliti adalah ceroboh.
  13. Lina memiliki perilaku yang berbeda dari teman sebayanya, makna dari kata berbeda adalah aneh.
  14. Adinda dan keluarganya termasuk yang memiliki konomi kebawah, makna kata ekonomi kebawah adalah miskin.
  15. Orang yang tidak mau bekerja nasibnya akan jadi peminta-minta, makna kata peminta-minta adalah pengemis.
BACA :  Ukuran Lapangan Bola Voli Standar Nasional dan Internasional

Baca Juga :


Itulah 15 contoh majas eufimisme yang dapat kami sajikan, yang terpenting dari penggunaan gaya bahasa ini adalah menggunakan kata yang baik untuk mengantikan kata yang buruk atau kasar.

Semoga artikel ini berguna bagi anda yang sedang mencari contoh majas eufimisme.

Leave a Comment