130+ Contoh Kalimat Kompleks; Pengertian, Ciri, dan Macamnya

Kali ini, kita akan belajar mengenai contoh kalimat kompleks. Mulai dari pengertian, ciri-ciri, macam, hingga perbedaannya dengan contoh kalimat simpleks.

Contoh Kalimat Kompleks; Pengertian, Ciri, dan Macamnya
Contoh Kalimat Kompleks; Pengertian, Ciri, dan Macamnya | Via : Unsplash

Pada dasarnya kalimat adalah deretan kaya yang mengandung satu pengertian lengkap. Ada kata yang berfungsi sebagai subjek, dan ada kata yang berfungsi sebagai predikat.

Apa yang dimaksud dengan kalimat?

Pada KBBI ada tiga pengertian kalimat:

  1. Kalimat adalah kesatuan ujar yang mengungkapkan suatu konsep pikiran dan perasaan
  2. Perkataan
  3. Satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri mempunyai pola intonasi final dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa

Setiap kata yang membentuk kalimat memiliki fungsi masing-masing. Fungsi tersebut adalah subjek (S), predikat (P), objek (O), keterangan (K), pelengkap (pel). Sebuah kalimat paling tidak terbentuk dari subjek dan predikat.

Menurut Hari Murti (1999: 182), kalimat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu kalimat kompleks, kalimat simpleks, kalimat majemuk, dan kalimat majemuk campuran.

Yang akan Kami bahas kali ini kalimat kompleks mulai dari pengertian, ciri, macam dan contoh kalimat kompleks, serta perbedaannya dengan contoh kalimat simpleks.

Apa itu Kalimat Kompleks

Pengertian kalimat kompleks adalah kalimat yang terbentuk lebih dari dua struktur kalimat, disusun lebih dari satu verba atau predikat. Kalimat kompleks terdiri atas kalimat utama dan kalimat subordinatif.

Kalimat kompleks juga dapat terbentuk dari gabungan beberapa kalimat simpleks. Kalimat kompleks disebut juga dengan kalimat majemuk.

Ciri-Ciri Kalimat Kompleks

Ada beberapa ciri kalimat kompleks yang perlu Anda ketahui. Ciri-ciri tersebut antara lain :

  1. Dalam kalimat terdapat dua subjek dan predikat.
  2. Pada satu kalimat terdapat dua peristiwa atau kejadian.
  3. Diantara kalimat utama dengan kalimat subordinatif terdapat tanda koma (,) atau konjungsi eksternal.

Macam Kalimat Kompleks

Berdasarkan tipe konjungsi yang dipakai, kalimat kompleks dibagi menjadi dua macam, yaitu:

#1. Kalimat Kompleks Setara (Parataktik)

Kalimat kompleks setara/paratatik adalah kalimat kompleks yang menggunakan konjungsi setara. Kalimat utama dan kalimat subordinatif memiliki makna setara.

Konjungsi yang menghubungkan dua kalimat seperti tetapi, dan, sedangkan, jika, atau dll.

#2. Kalimat Kompleks Bertingkat (Hipotaktik)

Kalimat yang menggunakan konjungsi bertingkat sehingga antar kalimat utama dan kalimat subordinatif menggunakan konjungsi tidak sejajar. Kalimat kompleks bertingkat/hipotatik terbentuk dari gabungan dua kalimat atau lebih yang digabungkan dengan konjungsi bertingkat dan gabungan dua kalimat yang dipisahkan menggunakan tanda koma (,).

Baca juga :

Contoh Kalimat Kompleks dan Simpleks

Agar Anda lebih memahami kalimat kompleks, berikut contoh kalimat kompleks dan contoh kalimat simpleks sehingga Anda tahu perbedaan diantara keduanya.

#1. Contoh kalimat kompleks

  • Ibu memasak di dapur dan Ani belajar di kamar.
  • Kelelawar tidur pada siang hari, tetapi mencari makan pada malam hari.
  • Bapak suka minuman es sedagkan ibu suka minuman hangat.
  • Ketika musim hujan sering terjadi banjir dan tanah longsor.
  • Sukma suka ayam goreng sedangkang Ilyas suka ayam bakar.
  • Galuh dihukum berdiri di depan kelas karena tidak mengerjakan PR.
  • Ikmal suka begadang sehingga ia sering terlambat bekerja.
  • Ibu sedang mencuci baju ketika Ica tidur siang.
  • Iffah berlatih bernyanyi ketika Ida belajar.
  • Wilis sedang sakit sehingga ibu harus ijin tidak masuk kerja.

#2. Contoh kalimat simpleks

  • Ica jatuh dari tangga.
  • Ikmal belajar matematika.
  • Kakak belajar masak daging.
  • Anisa tidak mau berbagi makanan.
  • Sinta sedang mengisi teka-teki di koran.
  • Ilham makan bersama teman kuliahnya di Warung Ungu.
  • Jalal mewarnai menggunakan crayon.
  • Desi pulang ke Solo naik pesawat.
  • Ibu mendapat pesanan roti sebanyak lima puluh kardus.
  • Hujan yang turun membasahi tanah.
Contoh Kalimat Kompleks dan Simpleks
Contoh Kalimat Kompleks dan Simpleks

Setelah mengetahui contoh kalimat kompleks dan simpleks, kita akan fokus membahas contoh kalimat kompleks karena masih bisa dibedakan lagi menjadi dua jenis.

Contoh Kalimat Kompleks Setara & Bertingkat

Kalimat kompleks masih bisa dibedakan menjadi kalimat kompleks setara dan kalimat kompleks bertingkat. Berikut adalah contoh kalimat kompleks setara dan bertingkat:

Contoh Kalimat Kompleks Setara

  • Kita harus selalu berjuang, atau mati sia-sia.
  • Andy dan Bimo tidak berangkat les, tetapi mereka bermain bola di lapangan.
  • Dinar habis makan nasi goreng dan dia menjadi sangat kenyang.
  • Afif sangat suka lari pagi, tetapi dia sangat susah bangun pagi.
  • Bu Ani selalu menyapu dan mengepel lorong sekolah setiap pagi.
  • Anjun berangkat sekolah naik motor sedangkan Ari jalan kaki.
  • Ajeng gemar membaca sedangkan Tyas gemar melukis.
  • Ibu menanam bunga mawar dan merawatnya.
  • Novi pintar Biologi sedangkan Putut pintar Fisika.
  • Asih ingin membeli sepeda tetapi dia tidak punya uang.

Contoh Kalimat Kompleks Bertingkat

  • Jika aku punya banyak uang, aku akan menonton konser Sheila On Seven.
  • Pak Budi sudah menjadi orang sukses karena ia selalu bekerja keras.
  • Ica mendapatkan juara satu di sekolah sehingga ia mendapatkan hadiah dari orangtuanya.
  • Mereka asal menebang hutan tanpa bertanggungjawab karena mementingkan keuntungannya saja.
  • Kami sangat sibuk menyiapkan makanan sedangkan ia hanya bermain game.
  • Jika kamu tidak makan, maka kamu akan sakit.
  • Iksan terlambat bekerja karena rumahnya jauh.
  • Jakarta sering terjadi banjir karena banyak sampah di sungai.
  • Andi belajar dengan rajin supaya mendapatkan juara satu.
  • Kakak adik itu selalu berselisih karena hal kecil.

Soal Membedakan Contoh Kalimat Kompleks Bertingkat dan Setara

Setelah dijelaskan mengenai contoh kalimat kompleks setara dan contoh kalimat kompleks bertingkat, kali ini ukulele menantang Anda untuk membedakan contoh kalimat kompleks berikut masuk kedalam jenis setara atau bertingkat.

  • Alika sangat menyukai sayur bayam, sedangkan adiknya lebih suka sayur sup.
  • Dira ingin pergi ke sekolah, tetapi ayahnya melarang karena badannya masih demam.
  • Ibuku hobi melukis dengan cat air, sedangkan ayah hobi bermain sepak bola.
  • Adikku tidak mau makan dan tiduran saja sepanjang hari.
  • Shenia berhenti belajar di bangku sekolah dan memilih untuk mengikuti kursus menjahit.
  • Alif punya hobi makan, tetapi tidak suka memasak.
  • Aku membersihkan rumah dan adikku menyiram tananaman di kebun belakang rumah.
  • Setiap pagi, aku selalu menyapu lantai dan kakakku bertugas mengepel lantai.
  • Pamanku lebih suka tinggal di kota, sedangkan ayah dan ibuku suka tinggal di desa yang tidak terlalu ramai.
  • Aku benci pada hujan, tapi juga tidak suka panas terik.
  • Aira rajin belajar dan adiknya rajin berolahraga.
  • Maya mencium aroma masakan ibunya, kemudian mencicipinya.
  • Sari membeli kain batik berwarna merah, kemudian menjahitnya menjadi sebuah baju yang indah.
  • Kirana punya sebuah mobil mewah setelah dua tahun bekerja di bank swasta karena ia rajin menabung.
  • Indah tidak punya simpanan uang sedikitpun karena ia boros.
  • Malika terus meminta mainan kepada ibunya, tetapi ibunya enggan membelikan.
  • Rita sudah berangkat bekerja sejak subuh, tetapi suaminya masih mendengkur hingga siang bolong.
  • Suamiku menyuruh menyapu lantai dan ia akan mencuci baju.
  • Tiara suka warna merah sedangkan adiknya suka warna hijau.
  • Indra tidak masuk sekolah hari ini karena belum mengerjakan PR.
  • Anak-anak kelas A belajar mewarnai dengan crayon, sedangkan kelas B belajar melukis dengan cat air.
  • Pria itu duduk di bangku taman dan membaca koran yang terbit hari ini.
  • Pasien itu menggigil dan mengeluarkan keringat dingin.
  • Indra hendak pergi ke kantor, tetapi bajunya belum disetrika.
  • Maisa masih marah meskipun suaminya telah meminta maaf berulangkali.
  • Ia pergi ke halaman belakang rumah dan membersihkan sampah-sampah daun yang berserakan.
  • Harimau itu makan daging rusa dan meminum air kolam.
  • Pohon alpukat itu berbuah lebat, namun kemudian tumbang diterjang angin puting beliung.
  • Faiz bermain game di ponsel ketika ibunya sibuk membersihkan rumah.
  • Teresia tidak hanya gemar belajar, tetapi juga hobi memasak makanan.
  • Buah naga tumbuh di depan rumah, sedangkan buah sawo tumbuh di halaman belakang.
  • Sintia menyukai pelajaran matematika, sedangkan kakaknya suka pelajaran biologi.
  • Ibu menyobek kertas-kertas yang sudah tidak dipakai, kemudian membakarnya.
  • Dia basah kuyup ketika pulang sekolah karena lupa tidak membawa mantel.
  • Masakan ibu terasa asin, sedangkan masakan tante Mirna terasa manis.
  • Fadil mengaduk adonan kue, kemudian menuangkannya ke dalam loyang berbentuk bundar.
  • Beruang itu kelaparan dan kedinginan di tengah padang ilalang.

Baca juga :

contoh kalimat kompleks setara dan contoh kalimat kompleks bertingkat
Contoh kalimat kompleks setara dan contoh kalimat kompleks bertingkat
  • Bunga-bunga di taman kota itu layu, sedangkan rumput tumbuh subur.
  • Teresia menggigil kedinginan di tengah malam, lalu ia mengambil selimut untuk menghangatkan badan.
  • Tania kelaparan, kemudian pergi ke kantin untuk membeli dua potong roti.
  • Intan menangis karena nilainya jelek, kemudian ibu guru memberi motivasi untuk lebih giat belajar.
  • Aku ingin segera pergi ke Amerika, jika punya uang yang banyak.
  • Seandainya aku rajin belajar, pasti mendapatkan juara pertama.
  • Pria di Lorong itu menghisap cerutu, kemudian menghembuskan nafas berasap ke udara.
  • Gadis berkerudung merah itu menatap nisan ibunya, lalu merapalkan doa-doa.
  • Hatinya telah beku hingga tidak bisa merasa iba pada kesedihan orang-orang di sekitarnya.
  • Matanya melebar saat dua sejoli bermesraan di taman kota, kemudian menyipit untuk memastikan raut muka dua sejoli tersebut.
  • Suhu tubuhnya telah menurun dan matanya tak lagi berwarna merah.
  • Ibu bekerja keras untuk mendapatkan biaya sekolah, sedangkan anaknya malas belajar.
  • Cerita tentang anak pesisir itu bagus, sayangnya tidak ditulis dengan rapi.
  • Ayah bekerja dan ibu memasak di rumah.
  • Aku disuruh mengangkat jemuran yang sudah kering, sedangkan kakak disuruh menjemur pakaian yang baru saja dicuci.
  • Anak itu bercerita dengan ekspresi bahagia, sedangkan temannya tidak menanggapi serius.
  • Aku memetik mangga di belakang rumah dan dia memetik sayuran untuk dimasak.
  • Salon itu melayani pelanggan dengan ramah dan memberikan diskon setiap akhir pekan.
  • Aku suka memasak kue, sedangkan adikku suka membuat aneka minuman.
  • Aku gemar senam dan jogging.
  • Dia tidak tidur semalaman, tetapi mengerjakan tugas kuliah sampai pagi.
  • Hatinya sedang sedih, tetapi bibirnya terus tersenyum.
  • Ibuku punya hobi memasak dan membuat desain baju.
  • Cahaya sudah sukses di usia muda karena ia menghabiskan waktu untuk belajar dan bekerja.
  • Dilan meraih juara pertama setelah belajar keras sepanjang waktu.
  • Sekarang, hidup Rita menderita dan sakit-sakitan.
  • Lelaki itu berlari kencang, kemudian menceburkan diri ke laut.
  • Ita gemar menyanyi dan menari sejak usia lima tahun.
  • Penjahat itu telah merobek-robek bukti tertulis itu, kemudian membakarnya di tong sampah.
  • Alike terus bernyanyi, meskipun tenggorokannya terasa haus.
  • Tubuhnya lemah, tetapi nenek itu tetap berjalan mencari cucunya yang hilang.
  • Aku tetap bernyanyi meskipun hati ini masih sedih karena kepergianmu.
  • Dita memasak untuk makan malam, kemudian menyajikannya di meja makan.
  • Gadis kecil itu turun dari mobil, kemudian berlari ke pelukan ibunya.
  • Aku telah menyapu kamar sekaligus mengepelnya.
  • Citra memotong kain batik itu, kemudian menjahitnya menjadi sebuah baju yang cantik.
  • Aku belajar di kamar ketika ibu sedang memasak di dapur.
  • Aku masih membaca buku saat adikku tertidur pulas.
  • Dilan sedang menjemur pakaian ketika istrinya terpeleset di kamar mandi.
  • Aku menulis buku diare di kamar, kemudian menyimpannya di laci sebelum tidur.
  • Aku bekerja keras sejak kecil dan sukses di usia muda.
  • Adik kecilku mandi pagi kemudian berganti pakaian di kamar.
  • Aku membeli beberapa makanan kecil kemudian menjualnya kembali di kantin sekolah.
  • Alira mengerjakan bisnis kuliner ayahnya, sedangkan Fatan melanjutkan butik sang ibu.
  • Dea bersekolah di Amerika sedangkan adiknya bersekolah di Jerman.
  • Ibu mencuci pakaian kami sekeluarga, kemudian menjemurnya di halaman belakang.
  • Aku meminjam novel terbaru Tere Liye dari sahabatku, kemudian membacanya di kamar.
  • Tias menghilangkan bukuku, lalu aku memintanya mengganti dengan yang baru.
  • Aine menikah dengan Herman, lalu mengandung anaknya setelah usia pernikahan tiga bulan.
  • Aku memesan teh hangat, kemudian minta kopi pahit untuk adikku.
  • Andi mengajakku berenang, namun aku menolaknya.
  • Dea mengajak berangkat sekolah bersama, tetapi aku sedang sakit sehingga tidak bisa masuk sekolah.
  • Aku memohon maaf kepada Rasya pagi tadi, namun dia masih marah.
  • Sintia menggambar sebuah perahu, lalu mengirimnya untuk kontestasi.
  • Adik bermain sepeda di halaman rumah karena bosan bermain boneka di dalam rumah.
  • Tia malas belajar, namun adiknya sangat rajin.
  • Pria itu menulis sepucuk surat untuk kekasihnya, lalu mengirimkan via pos.
  • Andika menawarkan sebuah laptop baru padaku, sayangnya aku belum membutuhkan.
  • Alira menyalakan api unggun di depan tenda kami karena aku kedinginan.
  • Ibu bergegas mengambil obat turun panas karena aku demam tinggi.
  • Fania membereskan barang-barangnya, kemudian bergegas meninggalkan hotel.
  • Aku dan Andi telah menikah selama sepuluh tahun, namun kami akhirnya bercerai.
  • Mobil itu berjalan lambat, kontras dengan mobilku yang melaju sangat kencang.

Baca juga :


Antara contoh kalimat kompleks dan kalimat simpleks sangat berbeda, bukan? Bagaimana dengan contoh kalimat kompleks setara dan contoh kalimat kompleks bertingkat, apakah mudah untuk membedakannya?

Semoga Anda dapat memahami dari pengertian, ciri-ciri, macam, hingga contoh kalimat kompleks dan perbedaannya dengan contoh kalimat simpleks diatas ya.

Leave a Comment