Contoh Angket; Pengertian, Cara Merancang dan Penjelasannya

Apa itu Angket? Pengertian dan Contoh Angket [Lengkap] – Dalam menyusun sebuah penelitian sering kita dihadapkan dengan istilah angket. Istilah angket ini banyak digunakan untuk menyebutkan lembaran yang mirip dengan form atau borang. Angket juga sering disebut kuisioner.

Apa itu Angket? Pengertian dan Contoh Angket
Apa itu Angket? Pengertian dan Contoh Angket

Nah, sebenarnya apa itu angket ? dan bagaimana cara menyusunnya? Simak penjelasan mengenai pengertian hingga contoh angket pada artikel ukulele berikut.

Apa itu Angket ?

Angket adalah  instrument penelitian yang berupa pertanyaan tertulis maupun non tertulis yang digunakan untuk memmpermudah peneliti dalam menggumpulkan data lapangan. Angket atau biasa disebut kuisioner (Bahasa inggris : questionnaire) berisi pertanyaan-pertanyaan dan kolom jawaban.

Apa itu Angket menurut Kusuma (2011:78) merupakan daftar pertanyaan pada subjek penelitian guna mendapat informasi yang dibutuhkan oleh peneliti. Angket terbagi menjadi dua yakni angket atau kuisioner terbuka dan tertutup. Dimana pada angket tertutup dilengkapi dengan pilihan jawaban.

Apa itu Angket menurut Sugiyono (2011:199-203) merupakan teknik pengumpulan data dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada responden. Angket menjadi sumber data bagi peneliti yang efisien untuk digunakan dalam jumlah responden yang cukup banyak.

Baca juga:

Contoh angket yang sering dipakai berupa angket penelitian dan angket survey kependudukan. Instrument angket atau kuesioner harus diukur validitas dan reabilitas datanya sehingga penelitian mampu menghasilkan data yang valid dan reliable.

Instrumen yang valid merupkan instrument yang dapat mengukur sasaran dengan baik. Instrument dinyatakan reliabel jika intrumen dapat mengukur dan mendapatkan data hasil yang sama pada objek yang sama. Maka harus benar benar dipastikan valid dan reliabel terlebih dahulu sebelum angket disebar luaskan.

Contoh Angket Penelitian

Ada bermacam-macam contoh angket penelitian yang dibedakan berdasarkan jenisnya. Berikut adalah contoh angket penelitian:

  • Angket terbuka/ tidak terstruktur

Apa itu Angket terbuka ? Angket terbuka merupakan kuisioner yang biasa digunakan untuk pengumpulan data kualitatif. Pada angket jenis ini tidak dilakukan pembatasan pada jawaban responden sehingga lebih banyak data yang dapat direkam namun lebih sulit bagi dlam melakukan analisa.

Berikut contoh angket penelitian dengan jenis angket terbuka:

angket terbuka
Contoh Angket Penelitian: angket terbuka/tidak terstruktur
  • Angket Tertutup / Terstruktur

Apa itu angket tertutup ? Angket tertutup merupakan kuisioner yang disusun dengan sangat spesifik dimana disertakan pilihan jawaban bagi responden seperti sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sebagainya. Jika menggunakan angket ini, responden hanya memberi tanda zilang atau ceklist pada jawaban yang dianggap sesuai dnegan pertanyaan angket.

Berikut contoh angket penelitian pada jenis angket tertutup dalam penelitian kesiapan memasuki dunia kerja :

Angket tertutup/terstruktur
Contoh Angket Penelitian: Angket tertutup/terstruktur
  • Angket Kombinasi

Apa itu angket kombinasi ? Angket kombinasi merupakan perpaduan antara jenis pertanyaan angket terbuka dan angket tertutup. Berikut contoh angket kombinasi :

Angket Kombinasi
Contoh Angket Penelitian: Angket Kombinasi

Selain contoh diatas, ada pula contoh angket penelitian yang dibedakan berdasarkan tipe distribusinya , yaitu

  1. Angket online (Online Questionnaire) : angket yang dikemas menggunakan platform atau media online. Angket ini dapat mempersingkat waktu dan menghemat biaya.
  2. Angket telefon (Telephone Questionnaire): Angket yang digunakan dengan melakukan panggilan ke responden untuk mendapat tanggapan secara langsung.
  3. Angket In House (In-House Questionnaire): Angket ini didistribusikan dengan cara mengunjungi rumah atau tempat kerja responden.
  4. Angket Mail (Mail Questionnaire): Angket ini sudah banyak ditinggalkan. Responden diharapkan untuk mengirimkan jawabannya angket kepada peneliti. Kekurangan angket jenis ini ada pada efisiensi waktu.

Cara Merancang Angket 

Berikut beberapa langkah mudah dalam membuat angket :

  1. Turunkan variable menjadi pertanyaan sederhana
  2. Gunakan pertanyaan yang tidak mengandung sugesti
  3. Kelompokkan pertanyaan angket seperti contoh angket dengan bagian identitas responden, data demografis dan seterusnya
  4. Cek kembali dengan keterbutuhan data yang diinginkan

Prinsip Penyusunan dan Penulisan Angket

Prinsip penuliasan angket terdiri dari beberapa aspek, yakni

  1. Isi dan tujuan pertanyaan ynag harus menggunakan skala yang tepat dan jumlah yang mencukupi untuk menilai suatu variable seperti contoh angket dalam setiap variable setidaknya memuat lebih dari 5 pertanyaan. Semamin banyak, maka dapat semain menggambarkan. Namun jika terlalu banyak, responden akan kesulitan dalam menjawab.
  2. Bahasa yang digunakan menggunakan Bahasa responden agar tidak menyulitkan. Seperti contoh angket penelitian ilmu kedokteran, meskipunn banyak menaggandung bahasa kedokteran atau bahasa latin maka peneliti wajib menyajikan dengan bahasa yang lebih mudah dipahami.
  3. Tipe dan bentuk pertanyaan baik yang dipilih menggunakan angket terbuka atau tertutup dan bentuk kalimat positif ataupun negatif. Contoh angket penelitian dengan pertanyaan positif dan negatif.
  • Pertanyaan positif

Kasir di toko swalayan ini ramah :

  1. Tidak setuju 2. Setuju 3. Sangat setuju
  • Pertanyaan negatif

Kasir tidak sopan :

  1. Tidak setuju 2. Setuju 3. Sangat setuju
  2. Pertanyaan tidak menimbulkan dua jawaban
  3. Pertanyaan tidak menggiring opini atau jawaban responden
  4. Pertanyaan tidak terlalu Panjang
  5. Pertanyaan dimulai dair yang mudah ke sulit

Kelebihan dan Kekurangan Penelitian Metode Angket

Kelebihan :

  • Informasi yang didapatkan lebih homogen
  • Mudah dilakukan analisia
  • Memungkinkan untuk penelitian dengan responden yang banyak dan dijadikan sampel
  • Responden dapat menjawab dengan cepat, mudah, dan tidakk tepengaruh dengan peneliti.

Kelemahan :

  • Pertanyaan angket bersidat kaku dan tidak dapat diubah sesuai keadaan sekitar
  • ada kemungkinan jumlah angket yang kembali pada peneliti tidak keseluruhan
  • tidak dapat menanyakan keterangan lanjutan jika terdapat hal yang kurang jelas
  • ada kemungkinan angket diisikan oleh pihak lan yang bukan menjadi responden sasaran
  • terbatas bagi responden dengan kemampuan membaca dan menulis

Beda Angket dengan Survey

Angket atau kuisioner sering disandingkan dengan survey. Padahal antar keduanya memiliki perbedaan yang cukup detail. Kuisioner sering ditujukan untuk mendapat data individi denga lebih rinci. Sedangkan pada survey berfokus pada terkumpulnya data pada suatu populasi yang cukup besar untuk dianalisis dan didapat trand dalam populasi tersebut.

Seperti halnya survey pelanggan maka yang akan menjadi fokus dihasil survey tersebut adalah model konsumsi pelanggan yang mnejadi target anda mungkin 500-700 pelanggan yang anda kirim kuisioner, bukan pada satu hasil kuisioner pelanggan.

Baca juga:


Demikian pembahasan terkait pengertian angket, contoh angket, hingga kelemahan serta kelebihan penggunaan angket. Maka dalam penelitian yang baik harus menggunakan angket yang baik dan  benar pula agar dihasilkan dta yang valid dan reliabel.

Leave a Comment