Site icon Materi Sekolah & Ide Bisnis

Budget Adalah: Pengertian, Tujuan, Ciri, Jenis, dan E-budgeting

Budget Adalah: Pengertian, Tujuan, Ciri, Jenis, dan E-budgeting – Setiap kelompok atau organisasi perlu menyusun keuangan organisasinya agar digunakan untuk mencapai tujuannya. Pengaturan sistem keuangan tersebut sering dikenal dengan nama budget.

Budget adalah cara untuk mengatur keuangan yang ada. Secara bahasa budget artinya anggaran. Oleh sebab itu, budget sangat penting terutama dalam bisnis yang sedang Anda jalankan.

Budget Adalah: Pengertian, Tujuan, Ciri, Jenis, dan E-budgeting

Baca juga:

Artikel kali ini akan menjelaskan lebih rinci apa itu budget mulai dari pengertian budget, tujuan, ciri-ciri, jenis, dan apa yang dimaksud dengan e-budgeting, apa keuntungan penerapan e-budgeting dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta apa saja syarat sebuah daerah untuk bisa menerapkan e-budgeting?. Mari kita simak bersama!

Pengertian Budget Adalah?

Dalam bahasa Indonesia budget artinya anggaran. Menurut ahli, pengertian budget adalah sebagai berikut:

Dari pendapat ahli di atas, dapat disimpulkan secara umum pengertian budget adalah rencana yang berkaitan tentang perekonomian atau keuangan suatu organisasi yang dilakukan dengan terperinci dan sistematis, yang penulisannya dalam bentuk angka-angka dan moneter agar dapat menuju sasaran yang telah ditetapkan.

Oleh sebab itu, budget adalah alat manajemen untuk mencapai tujuan. Hal tersebut ditunjukkan dari peran budget adalah sebagai perencanaan dan pengendalian.

Jika tidak ada penetapan budget dalam suatu organisasi atau perusahaan maka dapat menyebabkan resiko operasi pekerjaan yang gagal atau tidak selesai karena sejatinya dana merupakan faktor penting berjalannya sebuah usaha.

Sebagai pengendalian dalam peran budget artinya, setiap pelaksanan kegiatan secara nyata yang dilakukan organisasi harus dan berlandaskan kepada budget yang telah dibuat dengan cara membandingkan hasil yang ada dengan rencana budget yang telah ditetapkan. Dengan demikian, dapat dilakukan kendali apabila hasil tidak sesuai rencana dengan melakukan perbaikan rencana.

Penyusunan budget harus dibuat secara teliti dan cermat. Hal yang harus diperhatikan dalam menyusun budget adalah harus sesuai dengan program organisasi yang telah direncanakan (strategic planning).

Tipe budget diklasifikasikan dalam 3 kelompok yaitu anggaran biaya, anggaran pendapatan dan anggaran laba. Anggaraan biaya berkenaan dengan biaya yang diperhitungkan secara teknis dengan maksud mengukur efisiensi.

Anggaran pendapatan adalah proyeksi penjualan yang digunakan untuk mengukur efektivitas pemasaran sedangkan anggaran laba merupakan kombinasi dari keduanya yaitu sebagai pengendalian biaya dan pendapatan.

Manfaat dan Tujuan Budget

Manfaat dan tujuan budget adalah sebagai berikut:

Ciri-ciri Budget

Setiap perencanaan keuangan belum tentu disebut budget. Budget memiliki karakteristik tertentu yang menjadi ciri khasnya. Menurut Anthony dan Govindarajan (1995), ciri-ciri budget adalah sebagai berikut:

Jenis Budget

Jenis budget dapat bermacam-macam yang terlihat dari berbagai aspek. Jenis budget yang dilihat berdasarkan dasar penyusunan, cara penyusunan, jangka waktu, dan bidangnya. Berikut adalah penjelasannya.

Berdasarkan Dasar Penyusunan

Berdasarkan Cara Penyusunan

Berdasarkan Jangka Waktu

Berdasarkan Bidangnya

Apa yang Dimaksud dengan E-budgeting?

Setelah Anda memahami budget, kali ini akan diuraikan apa yang dimaksud dengan e-budgeting. E-budgeting adalah salah satu teknologi yang digunakan khusus untuk budget.

Fungsi utama dari e-budgeting adalah suatu sistem keuangan yang dapat memberikan kemudahan kinerja organisasi.

Apa yang dimaksud dengan e-budgeting adalah teknologi sistem informasi yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas penganggaran. Hal tersebut karena e-budgeting adalah penganggaran yang berbasis web atau aplikasi program yang dimana semua data dan informasi dapat diberikan dan terinput dengan mudah dalam sistem digital.

Apa yang Dimaksud dengan E-budgeting? | pemalangkab.go.id

Penggunaan e-budgeting dapat dilihat dari sektor pemerintahan yang saat ini memberikan inovasi dengan menerapkan e-budgeting untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang baik. Hal tersebut karena budget adalah berperan penting dalam tata kelola pemerintah.

Selain itu, apa yang dimaksud dengan e-budgeting adalah sebagai tolak ukur dalam pencapaian tujuan dan sasaran pelayanan publik di bidang pemerintahan.

Dampak dari adanya e-budgeting adalah menunjukkan bahwa setiap program pasti memiliki rencana, sehingga apa yang dimaksud dengan e-budgeting ini didalamnya memberikan sistem proteksi dan pengawasan untuk merencanakan program dengan baik.

Namun, penggunaan e-budgeting dapat memiliki kelemahan baik dari segi teknis dan non-teknis. Kelemahan segi teknis dari e-budgeting adalah server dari sistem digital ini dapat mengalami kegagalan akses (server down) karena banyaknya pengguna internet yang mengunjungi laman e-budgeting tersebut.

Untuk kelemahan non teknis yang dapat terjadi dalam e-budgeting adalah dalam aspek proses input budget. Pada proses tersebut, user harus memasukkan data secara benar, hal ini terkadang menyulitkan dan menjadi persoalan karena belum adanya standarisasi dan tidak semua komponen yang diinginkan ada dalam aplikasi tersebut.

Apa Keuntungan Penerapan E-budgeting dalam Penyelenggaraan Pemerintahan?

Setelah Anda mengenal apa yang dimaksud dengan e-budgeting, dapat diketahui bahwa e-budgeting mempunyai keuntungan, termasuk dalam bidang pemerintahan.

Pemerintah memiliki misi untuk mesejahterakan rakyat dengan melakukan tatanan masyarakat dan publik secara baik.

Oleh sebab itu, tujuan e-budgeting untuk apa keuntungan penerapan e-budgeting dalam penyelenggaraan pemerintahan guna peningkatan produktifitas, peningkatan pelayanan, peningkatan moral dan kapasitas anggota serta pelayanan publik oleh pemerintah.

Apa keuntungan penerapan e-budgeting dalam penyelenggaraan pemerintahan ini khusus untuk memfasilitasi proses penyusunan APBD, revisi dan PAK (Perubahan Anggaran Kegiatan).

Untuk lebih jelasnya, berikut akan dipaparkan apa keuntungan penerapan e-budgeting dalam penyelenggaraan pemerintahan yaitu sebagai berikut:

Apa Saja Syarat Sebuah Daerah untuk Bisa Menerapkan E-budgeting?

Pemerintah daerah dalam sistem otonomi daerah di Indonesia mengaplikasikan e-budgeting  untuk transparansi pengelolaan keuangan daerah sebagaimana tertuang dalam UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Dalam membuat e-budgeting tidak sembarangan harus memenuhi apa saja syarat sebuah daerah untuk bisa menerapkan e-budgeting.

Apa saja syarat sebuah daerah untuk bisa menerapkan e-budgeting ada dua, yaitu:

e-budgeting adalah manajemen anggaran yang terintegrasi dalam sistem jaringan internet. Untuk memahami lebih lanjut mengenai sistem e-budgetting, simak video berikut:

 

Baca juga:


Demikian uraian mengenai budget hingga apa saja syarat sebuah daerah untuk bisa menerapkan e-budgeting. Jadi budget adalah rencana kinerja dalam waktu tertentu yang dinyatakan dalam ukuran finansial. Semoga bermanfaat!

Exit mobile version