Contoh Majas Simbolik; Pengertian dan Penjelasannya

Contoh Majas Simbolik; Pengertian dan Penjelasannya – Karya sastra merupakan wujud kreativitas pengarang.

Contoh Majas Simbolik; Pengertian dan Penjelasannya
54+ Contoh Majas Simbolik dan Penjelasannya

Pengarang mencurahkan maksud tertentu untuk disampaikan kepada penikmat sastra dengan bentuk tulisan, dan menggunakan kata-kata yang tersusun sedemikian rupa.

Dalam pembuatan karya sastra, majas adalah unsur dasar dalam menulis karya sastra. Oleh sebab itu, teori mengenai majas sangat diperlukan untuk mengetahui makna dan analisis tulisan.

Penggunaan majas tanpa Anda sadari sudah sudah sering digunakan, baik dalam kehidupan sehari-hari, saat berbicara maupun dalam karya sastra fiktif seperti puisi, cerpen, prosa atau dalam karya sastra nonfiktif seperti esai, biografi, autobiografi, dll.

Majas atau gaya bahasa dapat memberikan efek-efek tertentu sehingga menjadi menarik untuk dibaca atau didengar.

Salah satu majas yang sering digunakan dalam tulisan maupun lisan yaitu majas simbolik. Berikut akan dijelaskan lebih rinci terkait pengertian, fungsi, dan contoh majas simbolik.

Pengertian Majas Simbolik

Majas simbolik adalah gaya bahasa yang didalam kalimatnya menggambarkan sesuatu hal dengan menggunakan simbol atau lambang untuk menyatakan maksudnya.

Lambang disini maksudnya adalah menggantikan makna kata sesungguhnya dengan suatu benda, binatang, atau tumbuhan.

Majas simbolik termasuk dalam majas perbandingan karena didalamnya memiliki sifat membandingkan dua hal yang berbeda namun maknanya sama.

Majas simbolik dapat berupa simbol yang biasanya sudah dipahami oleh pembaca ataupun pendengar.

Fungsi Majas Simbolik

Fungsi majas simbolik antara lain :

  • untuk meringkas kata yang sebenarnya,
  • mengganti kata dengan suatu kata yang lumrah digunakan yang memiliki pengertian sama,
  • untuk memperhalus dari kata yang sebenarnya sehingga dapat bersifat implisit,
  • sebagai alat untuk menyampaikan ide, gagasan, men-judge, mengkritik suatu hal ataupun seseorang,
  • membuat kebahasaan tersebut menjadi lebih estetik, unik, menarik untuk diucapkan dan ditulis.

Baca juga :

54+ Contoh Majas Simbolik Terbaru

Penasaran dengan contoh-contoh majas simbolik? Contoh Majas simbolik dapat Anda lihat dan pelajari sebagai berikut.

  1. Setiap kali aku bertemu dengan lelaki itu, dia selalu bersama dengan wanita lain, tidak heran dia di cap sebagai buaya darat.
  2. Selalu saja aku dikambing hitamkan dari perbuatan buruk yang temanku lakukan.
  3. Ani adalah kembang desa di wilayah ini, siapa pun yang melihatnya pasti terpana akan kecantikannnya.
  4. Di jalan Sukamaju para pengendara truk harus berhati-hati, karena banyak kerumunan bajing loncat yang mengincar korban.
  5. Sudah banyak yang dijadikan korban oleh pria hidung belang
  6. Kasus pembunuhan itu akhirnya masuk meja hijau pada minggu depan nanti.
  7. Makna 50 bintang pada bendera Amerika Serikat melambangkan negara-negara bagian yang membentuk bangsa.
  8. Arti lambang burung garuda pada lambang negara Indonesia yaitu menggambarkan negara dan bangsa yang kuat.
  9. Andi adalah anak emas dibandingkan saudaranya yang lain karena orang tuanya sangat membanggakan dan selalu membicarakan kehebatan anaknya.
  10. Ayah sebagai tulang punggung keluarga, bekerja siang dan malam untuk mencari nafkah.
  11. Pasar itu dilahap si jago merah akibat dari putung rokok yang dibuang sembarangan di sekitar lokasi kejadian.
  12. Anak kutu buku itu mendapatkan penghargaan dalam olimpiade sains tingkat nasional.
  13. Akibat meminjam uang dari lintah darat, sekarang rumahnya dijual karena tidak bisa membayar hutang.
  14. Sebelum janur kuning melengkung, aku masih berharap dan menunggu agar kau kembali padaku.
  15. Nenek tua pencuri buah itu dimasukkan dalam jeruji besi dengan lama hukuman yang tidak setimpal.
  16. Uang panas yang telah digelontorkan pimpinan dibagi-baginya ke karyawan kepercayaannya.
  17. Tikus berkerah di pemerintahan tidak ada habis-habisnya, uang rakyat banyak menjadi korban.
  18. Aku sudah mati rasa menghadapi tingkah burukmu itu.
  19. Pembunuh darah dingin melakukan aksinya di tengah malam dengan mengincar keluarga kaya di seberang rumahku.
  20. Sinta adalah seorang keturunan darah biru dari keraton Sumenep, pantas saja tutur kata dan perangainya berbeda.
  21. Jangan suka mengadu domba teman sendiri hal itu bukanlah perbuatan yang baik.
  22. Ayo cepat bangun, jangan tidur terus dasar beruang kutub.
  23. Andi dijuluki jerapah karena tinggi badannya.
  24. Tak jarang masih kita temui kupu-kupu malam di jalan kota Jakarta.
  25. Sekeluarga itu sedang berduka, ada bendera kuning berdiri di depan teras rumahnya.
  26. Aksi terorisme tersebut gencar menculik orang dan mencuci otaknya sehingga mematuhi keinginan teroris.
  27. Tersangka koruptor tersebut terbukti melakukan pencucian uang senilai 10 milyar rupiah.
  28. Seorang pemimpin harus berjiwa ksatria kepada anak buahnya.
  29. Gara-gara begadang semalaman, keesokan harinya aku memiliki mata panda.
  30. Laki-laki itu dicap sebagai keong racun karena mempermainkan wanita.
  31. Andi adalah orang yang mata keranjang, dimanapun berada selalu melirik wanita cantik.
  32. Wanita itu selalu memanfaatkan pasangannya untuk mengambil hartanya sehingga disebut mata duitan.
  33. Teman sekelasku terbukti adalah seorang tangan panjang, karena banyak barang yang hilang ditemukan di tasnya.
  34. Wajahnya merah padam setelah diusili oleh orang tua dan kakaknya.
  35. Guru besar bahasa Indonesia memberikan pidato pentingnya kebudayaan bangsa kita.
  36. Selama satu hari dia bisa makan 5 kali sehari, teman-temannya memanggilnya dengan sebutan perut karet.
  37. Guru menyebutnya otak udang karena nilai rapornya menempati posisi terakhir.
  38. Pagi hari sebelum berangkat sekolah, ibu menyiapkan telur mata sapi makanan kesukaanku.
  39. Orang tua itu mudah ringan tangan kepada anaknya.
  40. Ani diolok-olok oleh temannya karena badannya yang sekurus lidi.
  41. Anak itu kuliah S2 di negeri paman sam.
  42. Pertukaran pelajar gratis yang diadakan oleh kementerian pendidikan kali ini yaitu di negeri tirai bambu.
  43. Baju yang dijual termasuk harga cuci gudang.
  44. Harga cabai 2 minggu terakhir meroket tajam dengan kenaikan mencapai 2 kali lipat dari harga biasanya.
  45. Aku tidak akan mempercayai kata-katamu walaupun kau menangis sejadi-jadinya karena tangisanmu hanya air mata buaya.
  46. Kau harus berhati-hati dengan dia tidak ada yang tau isi hatinya karena dia disebut
  47. Mulut pedasmu membuat orang tidak betah berbicara lama-lama denganmu.
  48. Sarah hanya bisa gigit jari saat melihat hasil rapor matematikanya tidak memuaskan seperti semester sebelumnya.
  49. Laki-laki itu bermuka tebal karena menari tarian girls group k-pop di depan teman dan guru-guru.
  50. Anak itu sekarang tinggal sebatang kara setelah kepergian orang tuanya akibat kecelakaan lalu lintas.
  51. Solat adalah tiang agama. Oleh sebab itu, mendirikan solat adalah kewajiban.
  52. Ayah sedang memperbaiki kuda besinya yang rusak akibat kecelakaan lalu lintas.
  53. Aku ingin berbicara empat mata denganmu untuk menyelesaikan salah paham ini.
  54. Akibat pandemi covid-19 di Indonesia, banyak para pebisnis yang akhirnya gulung tikar karena mencapai kerugian yang cukup besar.
  55. Dia tetap saja berusaha bersilat lidah dan tidak mengakui perbuatannya yang salah walaupun semua bukti sudah di depan mata.

Penjelasan Majas Simbolik di Atas

contoh majas simbolik dan penjelasannya
Contoh Majas Simbolik dan Penjelasannya

Contoh majas simbolik pada kalimat di atas, dapat dilihat pada kata yang bercetak tebal. Contoh majas simbolik tersebut menunjukkan penggunaan lambang seperti benda, hewan, dan tumbuhan yang memiliki arti yang sama.

Contoh majas simbolik yang menggunakan simbol hewan, yaitu seperti buaya darat, kupu-kupu malam, tikus berkerah.

Penjelasan singkat dari makna simbol tersebut yaitu buaya darat diartikan sebagai laki-laki playboy atau yang mempermainkan wanita. Kupu-kupu malam diartikan sebagai PSK (Pekerja Seks Komersial).

Tikus berkerah adalah lambang para koruptor karena tikus memiliki sifat rakus dan hidup di tempat kotor sehingga makna tersebut disamakan dengan para koruptor karena rakus dan melakukan perbuatan kotor untuk  mengambil uang rakyat.

Contoh majas simbolik yang menggunakan simbol tumbuhan, yaitu kembang desa. Makna kembang desa ini sama dengan kata cantik atau paling cantik sedesa.

Hal tersebut disebabkan simbol kembang atau bunga adalah sesuatu yang indah dan cantik.

Contoh majas simbolik yang menggunakan kata benda dan lainnya, yaitu seperti gulung tikar, jeruji besi, meja hijau.

Gulung tikar dimaknai dengan bangkrut, jeruji besi adalah simbol dari penjara, dan meja hijau adalah simbol dari pengadilan karena pada umumnya warna hijau memiliki arti sebagai kebijaksanaan.

Baca juga :

Contoh Majas Simbolik dan Penjelasannya #Video

Agar lebih memahami majas simbolik, kami rekomendasikan Anda untuk menonton video penjelasan dari Ibu Herlin Nurhaeni di bawah ini.


Itulah  penjelasan singkat dari contoh majas simbolik yang sarat akan makna. Ada yang kurang jelas? Sampaikan melalui kolom komentar di bawah ini ya.

Semoga bermanfaat.

Contoh Teks Deskripsi; Pengertian, Cara Membuat, dan Penjelasannya

Contoh Teks Deskripsi; Pengertian, Cara Membuat, dan Penjelasannya – Dalam dunia kepenulisan terdapat berbagai macam jenis teks. Salah satunya adalah teks deskripsi.

Contoh Teks Deskripsi; Pengertian, Cara Membuat, dan Penjelasannya
Contoh Teks Deskripsi; Pengertian, Cara Membuat, dan Penjelasannya

Apakah Anda pernah membaca contoh teks deskripsi? Jika sudah, di manakah Anda sering menemukan contoh teks deskripsi?

Kalau belum, tenang saja. Pertanyaan seputar pengertian dan contoh teks deskripsi akan terjawab di tulisan singkat ini.

Simak dan pahami baik-baik ya teman, agar Anda bisa mengerti apa itu pengertian dan contoh teks deskripsi.

Pengertian Teks Deskripsi

Teks deskripsi ditulis dengan tujuan supaya pembaca seakan-akan merasakan sesuatu yang digambarkan pada teks tersebut.

Penggambaran dalam teks deskripsi lebih detail dan terperinci agar pembaca mampu merasakan kondisi yang digambarkan.

Contoh teks deskripsi banyak sekali ditemukan di dalam bacaan novel dan cerpen.

Contoh teks deskripsi yang ditulis oleh pengarang cerita biasanya dimaksudkan agar pembaca dapat terbawa arus suasana yang diilustrasikan dalam cerita tersebut.

Apakah Anda masih bingung seputar pengertian dan contoh teks deskripsi?

Supaya tidak bingung lagi, kami akan melanjutkan pembahasan tentang cara mudah membuat contoh teks deskripsi disertai struktur dan kaidah penulisan teks deskripsi.

Baca juga :

Struktur Teks Deskripsi

Sebelum melanjutkan tentang contoh teks deskripsi, terlebih dahulu harus dipahami apa itu struktur teks deskripsi.

Struktur teks deskripsi adalah susunan teks yang memudahkan untuk membuat contoh teks deskripsi. Struktur tersebut terdiri dari ;

  1. Identifikasi, bagian ini menjelaskan tentang gambaran umum atau identitas dari objek yang akan dibahas.
  2. Klasifikasi dan Deskripsi Bagian, klasifikasi bertujuan untuk mengelompokan tulisan berdasarkan aturan kepenulisan yang telah ditetapkan. Selanjutnya, baru diuraikan ke dalam deskripsi bagian. Bagian-bagian atau ciri-ciri objek digambarkan secara detail dan terperinci.
  3. Penutup, berisi kesan atau simpulan dari penulis terhadap objek yang digambarkan.

Kaidah dalam Pembuatan Teks Deskripsi

Setelah memahami struktur teks deskripsi, selanjutnya kita akan belajar tentang kaidah dalam pembuatan contoh teks deskripsi.

Kaidah yang diperlukan dalam membuat contoh teks deskripsi antara lain ;

  1. Pada teks deskripsi memakai kata benda sesuai dengan objek yang dibahas. Kata benda diperlukan supaya ilustrasi yang digambarkan lebih jelas. Contohnya seperti rumah, sekolah, tas, sepatu, kelas. Contoh di dalam kalimat ; Siswa kelas 10 hendak memasuki kelas.
  2. Pada teks deskripsi memakai frasa yang mengandung kata benda. Contoh di dalam kalimat ; Ahmad akan berpindah ke rumah baru.
  3. Kaidah selanjutnya yakni memakai kata kerja transitif. Kata kerja yang berfungsi menjelaskan suatu objek. Contoh di dalam kalimat ; Pak Lurah memperbesar volume radio.
  4. Lalu, pada teks deskripsi memakai kata sifat. Contoh di dalam kalimat ; Amir terlihat semangat dalam bersepeda santai.
  5. Terakhir, pada teks deskripsi mengandung kata keterangan. Fungsi kata keterangan untuk menambahkan informasi pada objek agar kalimat lebih jelas. Beberapa kata keterangan yang sering digunakan pada contoh teks deskripsi antara lain kata keterangan cara, keterangan alat, keterangan sebab, keterangan tempat, keterangan waktu, dan keterangan tujuan. Selain itu, di dalam teks deskripsi juga menggunakan bahasa kiasan.

Dengan memahami struktur dan kaidah teks deskripsi, langkah berikutnya yaitu membuat contoh teks deskripsi.

Cara Membuat Teks Deskripsi dari Awal

Supaya mudah dalam membuat contoh teks deskripsi, maka perlu diperhatikan cara-cara membuat teks deskripsi. Cara tersebut antara lain ;

  1. Memilih dan menentukan objek yang akan dibahas
  2. Menentukan maksud dan tujuan dalam penulisan teks deskripsi
  3. Mengumpulkan sumber data dan informasi yang dapat membantu menggambarkan objek secara terperinci.
  4. Menyusun kerangka karangan dari data dan informasi yang sudah diperoleh.
  5. Mengembangkan kerangka karangan menjadi sebuah teks deskripsi.
  6. Menentukan judul karangan.
  7. Contoh Teks Deskripsi

Kurang lengkap rasanya apabila kita tidak memberikan contoh teks deskripsi kepada pembaca sekalian.

Melalui contoh teks deskripsi yang kami berikan, mudah-mudahan semakin menambah wawasan dan kepahaman tentang teks deskripsi.

Contoh Teks Deskripsi Berbagai Tema

Kami akan menyajikan contoh teks deskripsi singkat, contoh teks deskripsi beserta strukturnya, contoh teks deskripsi sekolah, contoh teks deskripsi alam, contoh teks deskripsi hewan, dan contoh teks deskripsi tempat wisata di Bandung.

#1. Contoh Teks Deskripsi Singkat

Di bawah ini contoh teks deskripsi singkat yang bisa Anda jadikan referensi.

Aku memiliki kamar dengan dinding tembok berwarna biru. Lantai kamarku berkeramik putih. Kamarku terletak di lantai dua rumahku. Luas kamarku sangat kecil, ukurannya hanya 2 x 3 meter persegi. Di dalam kamarku terdapat kasur, almari, meja, kursi, dan kipas angin.

Posisi kasur terletak di pojok dekat dengan jendela kayu, sedangkan letak meja dan kursi berada di sebelahnya, menghadap ke kasur. Aku biasa menggunakan meja dan kursi untuk belajar dan mengerjakan tugas dari sekolah. Di atasnya, terdapat kipas angin dengan tinggi sekitar 1,5 meter dari lantai kamar. Lokasi almari berada di samping pintu masuk. Almariku terlihat menarik dengan cat berwarna coklat, berbahan kayu jati dan berukiran unik.

Setiap pagi, aku selalu membersihkan kamarku. Karena kamarku ini merupakan tempat ternyaman bagiku tatkala belajar dan mengerjakan tugas. Maka, kebersihan dan kerapian harus selalu dijaga setiap waktu.

#2. Contoh Teks Deskripsi Beserta Strukturnya

Selanjutnya, ada contoh teks deskripsi beserta strukturnya yang kami sediakan untuk Anda.

Identifikasi ;

Tugu Gading merupakan ikon kota Sragen. Tugu ini, tentu tidak asing bagi teman-teman yang sering melewati jalan Solo-Sragen karena lokasinya berada di perbatasan antara dua kabupaten, yakni Karanganyar dan Sragen. Konon, awal mula pembangunan Tugu ini dilatarbelakangi oleh penemuan fosil gading gajah purba di daerah Sangiran, Sragen.

Klasifikasi dan Deskripsi Bagian ;

Tugu Gading berada di kanan dan kiri jalan yang seolah-olah seperti gapura pintu masuk. Di sebelah tugu ini, terlihat patung seorang perempuan yang sedang membatik sembari duduk di atas dingklik. Di sebelah utara tugu, ada sungai kecil yang mengalir dari barat ke timur. Di atas sungai tersebut, terdapat jembatan penyebrangan. Karena posisinya yang berada di samping Tugu Gading, maka jembatan ini sering disebut Jembatan Gading. Apabila berjalan dari arah Karanganyar, kita akan melewati Tugu terlebih dahulu, baru melewati jembatan. Jembatan di samping Tugu Gading ini sedikit menanjak, jadi perlu berhati-hati saat melewatinya agar tidak terjadi kecelakaan.

Penutup ;

Keberadaan Tugu Gading memiliki pesona tersendiri bagi warga Sragen. Karena tempat ini menjadi pengingat bahwa penemuan penting dalam perkembangan sejarah Indonesia ada di daerah mereka.  Selain itu, kita juga dapat mendokumentasikan momen bersama keluarga dengan berlatarkan tugu ini.

#3. Contoh Teks Deskripsi Sekolah

Yang ketiga, contoh teks deskripsi tentang sekolah.

Aku bersekolah di SMP Mutiara Ilmu. Salah satu sekolah swasta terbaik di Kota Solo. Sekolah yang memadukan antara pelajaran umum dan pelajaran agama. Sekolah ini tidak pernah absen dalam perlombaan di tingkat kota maupun provinsi. Hampir setiap tahun, selalu ada penghargaan baru disandangnya.

Murid-murid yang mengenyam pendidikan di sekolahku ini berasal dari berbagai daerah di tanah air. Mulai yang paling dekat dari kota Solo, karesidenan Surakarta, bahkan ada juga dari luar pulau jawa. Untuk yang berasal dari daerah dengan maksimal 10 km dari sekolah, diharuskan tinggal di asrama.

SMP Mutiara Ilmu memiliki dua asrama, yakni asrama puta dan putri. Lokasi asrama, tidak jauh dari gedung sekolah sehingga dapat ditempuh dengan jalan kaki. Tetapi, ada pula siswa yang memilih untuk bersepeda.

Tembok sekolahku mayoritas berwarna hijau sehingga memancarkan suasana yang sejuk. Ditambah dengan bangunan tiga lantai, membuat sekolahku terlihat megah dibandingkan bangunan di sekitarnya. Di sisi halamannya, ditanami beberapa tanaman hias dan pohon besar. Perpaduan warna gedung dan tanaman ini menambah suasana rindang di sekolahku.

Aku tidak pernah menyesal sekolah di sini. Guruku mengatakan bahwa aku akan mendapat tiga hal setelah lulus. Ilmu dunia, masa depan, dan akhirat. Orang tuaku juga mengatakan bahwa aku semakin mandiri semenjak sekolah di sini.

Baca juga :

#4. Contoh Teks Deskripsi Alam

Selanjutnya adalah contoh teks deskripsi alam yang bisa dijadikan bahan belajar.

Salah satu gunung tidak aktif di Indonesia yang terletak di dua provinsi adalah Gunung Lawu. Gunung ini berada di provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ketinggian Gunung Lawu mencapai 3265 meter di atas permukaan laut. Gunung Lawu memiliki pesona alam yang luar biasa. Sehingga banyak pendaki dari luar daerah yang rela berbondong-bondong untuk mendaki hingga ke puncaknya.

Ada tiga puncak di atas gunung lawu yakni hargo dalem, hargo dumiling dan hargo dumilah. Puncak yang tertinggi adalah hargo dumilah. Di sini, kita bisa melihat awan putih yang begitu indah. Ada empat jalur pendakian yang biasa dilewati oleh pendaki untuk mencapai puncak Gunung Lawu. Jalur tersebut antara lain Cemoro Kandang, Candi Cetho, Cemoro Sewu, dan Singolangu.

Jalur Cemoro Sewu menjadi jalur favorit pendaki pemula. Selain medan yang mudah, di sepanjang jalur ini sudah tertata batu-batu berjajar sebagai jalan untuk mencapai puncak. Sehingga pendaki akan cepat sampai ke puncak lawu.

Sedangkan, jalur yang baru saja dibuka untuk umum yakni jalur Candi Cetho. Di jalur ini pemandangan sabana yang begitu luas sangat menyejukan mata. Namun, untuk melewati jalur ini harus didampingi oleh pendaki yang berpengalaman. Karena medan yang dilalui di jalur ini lebih berbahaya. Di sekitarnya masih banyak jurang yang tidak terlihat, hutan yang rimbun dan binatang buas.

Ketika sudah sampai di puncak gunung lawu, perasaan puas dan bahagia akan timbul. Rasa lelah akan terbayarkan dengan pemandangan awan di atas gunung. Rumah-rumah yang berada di bawah akan terlihat kecil. Maka, banyak pendaki yang mengabadikan momen bersama teman dengan berfoto di atas gunung lawu.

#5. Contoh Teks Deskrispsi Hewan

Kelima, contoh teks deskripsi hewan singkat terbaru.

Adikku memelihara lima ekor ayam. Ayam tersebut terdiri dari dua ekor ayam jantan dan tiga ekor ayam betina. Kelima ayam itu ditempatkan di dalam tiga kandang yang berbeda. Penempatan ayam di setiap kandang ditentukan berdasarkan ukuran dan jenis ayam.

Pada kandang yang pertama dan kedua diisi oleh masing-masing satu ekor ayam jantan dan satu ekor ayam betina. Sebaliknya, di kandang yang ketiga hanya diisi oleh seekor ayam betina. Jenis ayam yang berada di kandang pertama dan kedua merupakan jenis ayam pedaging. Ukuran ayam yang berada di kandang pertama lebih besar dari pada di kandang kedua. Sehingga, porsi makanan yang diberikan juga berbeda. Sedangkan, di kandang ketiga hanya terdapat jenis ayam petelur.

Setiap tiga kali sehari, Adikku selalu memberi makanan untuk ayamnya. Makanan yang biasa diberikan bervariasi. Ada beras, katul, potongan sayuran, dan terkadang sisa makanan yang masih bisa dimakan oleh Ayam. Selain itu, tiga hari sekali ayam yang berada di kandang dilepaskan ke kebun. Ketika sudah menjelang sore, ayam tersebut akan mendekat ke kandang. Selanjutnya, ayam tersebut akan ditangkap dan dimasukkan kembali kandang oleh Adikku.

Adikku sangat senang memelihara ayamnya. Meskipun jumlah ayam yang dimiliki hanya sedikit, tetapi ayam tersebut dirawat dengan baik. Ia bercita-cita menjadi seorang peternak ayam yang sukses dan berharap suatu hari nanti bisa memiliki peternakan ayam yang besar.

#6. Contoh Teks Deskrispsi Tempat Wisata di Bandung

Terakhir, kami sediakan contoh teks deskripsi tempat wisata di bandung.

Bandung memiliki bermacam-macam destinasi wisata. Salah satunya adalah Farm House. Tempat wisata ini bertempat di daerah Lembang, Bandung. Jaraknya dengan pusat kota Bandung sekitar 13 kilometer. Dengan biaya tiket masuk sebesar tiga puluh ribu rupiah, kita sudah bisa menikmati berbagai wahana.

Tempat wisata ini memang didesain untuk berfoto-foto. Banyak lokasi menarik yang bisa dijadikan background untuk mengabadikan gambar. Salah satunya bangunan rumah yang didesain khas Eropa. Desain rumah, taman, dan jalan dibuat mirip dengan aslinya sehingga wisatawan seolah-olah sedang berada di benua Eropa. Ditambah lagi, kita bisa menyewa kostum bergaya Eropa yang disukai.

Bagi yang menginginkan interaksi dengan hewan seperti kelinci dan domba, Anda bisa menyambangi lokasi Mini Zoo. Letaknya tidak terlalu jauh dari rumah hobbit.

Bagi Anda yang membawa pasangan, kurang lengkap rasanya kalau tidak berjalan di jembatan cinta. Sisi samping jembatan terpasang gembok cinta. Gembok ini didesain khusus dan dapat diberi tulisan sesuai keinginan.

Farm House terletak di dataran tinggi, jadi cuaca sangat sejuk. Meskipun berkunjung di siang hari, namun hawa panas yang didapatkan tidak seberapa. Di samping itu, jika Anda hendak berwisata ke sini, pastikan berangkat pagi karena akan menghindari macet saat pemberangkatan.


Demikian beberapa contoh teks deskripsi.

Semoga dengan membaca dan memahami contoh teks deskripsi di atas, kami berharap Anda sudah bisa menulis contoh teks deskripsi singkat, contoh teks deskripsi beserta strukturnya, contoh teks deskripsi sekolah, contoh teks deskripsi alam, contoh teks deskripsi hewan, dan contoh teks deskripsi tempat wisata di Bandung.

Semoga bermanfaat.

Contoh Majas Antonomasia; Pengertian, Fungsi, dan Penjelasannya

Contoh Majas Antonomasia; Pengertian, Fungsi, dan Penjelasannya – Dalam penulisan karya sastra, penggunaan majas sangat diperlukan. Majas atau gaya bahasa memiliki maksud dan jenis yang berbeda-beda bergantung pada ciri khas pengarangnya.

Contoh Majas Antonomasia; Pengertian, Fungsi, dan Penjelasannya
Pengertian Majas Antonomasia, Fungsi, Contoh, dan Penjelasannya

Majas memiliki cara menguraikan cerita melalui bentuk pilihan kata kiasan sehingga menjadi kalimat yang lebih menarik.

Majas ini terbagi lagi menjadi beberapa jenis yang setiap jenisnya memiliki pilihan kata dan makna yang berbeda.

Majas biasanya dapat digunakan untuk kebahasaan teks hikayat. Teks hikayat adalah adalah bentuk karya sastra berjenis prosa yang berisi kisah-kisah, cerita maupun dongeng.

Majas yang sering muncul dalam teks hikayat yaitu majas metafora, hiperbola, perbandingan, dan antonomasia. Pengertian beserta contoh majas antonomasia akan dijabarkan lebih lanjut pada artikel ini.

Pengertian Majas Antonomasia

Majas antonomasia adalah salah satu jenis majas perbandingan. Hal tersebut karena kata sifat yang digunakan sebagai kata perbandingan dari suatu benda atau makhluk hidup.

Majas antonomasia berdasarkan asal katanya berasal dari Yunani yaitu dari kata “antonomazein” yang berarti “menamai berbeda”.

Majas antonomasia secara istilah adalah gaya bahasa yang digunakan untuk menyebutkan seseorang atau benda dengan kata sifat atau ciri khas yang melekat pada seseorang/benda tersebut.

Berdasarkan asal bahasa dan istilah, maka majas antonomasia ini bertujuan untuk mengganti nama seseorang atau benda dengan sebutan/julukan yang menjadi ciri khasnya masing-masing.

Fungsi Majas Antonomasia

Setelah mengetahui pengertian majas antonomasia, maka penting bagi Anda untuk mengetahui fungsi dari majas ini agar dapat diaplikasikan secara tepat pada karya sastra.

Adapun fungsi majas antonomasia adalah sebagai berikut.

  • Untuk mengurangi kesan monoton pada kalimat dan membosankan dibaca oleh penikmat sastra. Misalnya menyebut nama orang berkali-kali dalam satu paragraf. Hal tersebut tentu saja terlihat tidak efektif. Oleh sebab itu, penggunaan majas ini banyak diaplikasikan pada sebuah cerita seperti dongeng, novel, dan juga surat kabar.
  • Memberikan alternatif kata kedudukan atau posisi baik benda mati ataupun makhluk hidup.
  • Menunjukkan ekspresi pujian maupun penghinaan terhadap suatu benda atau makhluk hidup.

Contoh majas antonomasia untuk menunjukkan pujian, yaitu si cantik, si manis, tampan, dll.

Contoh majas antonomasia untuk menunjukkan penghinaan, yaitu si buruk rupa, si pemalas, si bodoh, dll.

Baca juga :

Contoh Majas Antonomasia pada Kalimat

Contoh Majas Antonomasia pada Kalimat
Contoh Majas Antonomasia pada Kalimat

Contoh majas antonomasia pada kalimat adalah sebagai berikut.

  • Tubuh mungil itu menghampiri lalu memelukku sambil memanggilku “ayah”.
  • Pada malam hari si kekar berotot itu menghampiri rumah di sebelahku untuk menagih hutang.
  • Si jangkung itu duduk di depanku sehingga aku tidak bisa melihat tulisan yang ada di papan tulis.
  • Pada musim gugur daun kering itu mulai berjatuhan menumpuk di jalanan.
  • Orang tidak menyukai si rambut keriting karena perilakunya yang suka jahil pada teman-temannya.
  • Aku merasa iba melihat pengemis kurus kering itu tidur depan emperan toko.
  • Si hidung pesek itu adalah sahabatku. Dia adalah orang yang sangat periang.
  • Aku selalu kalah dari kontes kecantikan gara-gara hidung mancung
  • Mata sipit itu menjuarai olimpiade internasional matematika.
  • Wanita gigi kelinci itu sangat manis dan menggemaskan jika tersenyum.
  • Aku melihat si cantik jelita sedang berjalan melewatiku di koridor kampus.
  • Hewan bertaring itu menerkam mangsanya hanya dengan satu loncatan, rusa yang malang itu pun tidak bisa menghindar.
  • Adik menangis seharian di kebun binatang karena tidak bisa bertemu si belalai panjang akibat waktu kunjungan sudah habis.
  • Si bongsor adalah yang paling manja dan dimanjakan oleh ibuku, apapun yang dia minta selalu ibu turuti.
  • Si miskin dan si kaya itu akhirnya saling tolong menolong dan saling menguatkan ketika sama-sama tertimpa musibah banjir.
  • Ibu guru memarahi pemalas itu karena tidak mengerjakan PR dan tidur saja selama kegiatan belajar mengajar.
  • Benar apa kata orang dia selalu datang terlambat tak heran dia dijuluki si lamban oleh teman sekelasnya.
  • Pendingin makanan itu sudah rusak karena makanan tidak cepat beku sehingga perlu diperbaiki.
  • Si bahu lebar itu pintar bermain basket, aku pun selalu kalah ketika bermain dengannya.
  • Aku dan temanku menonton bioskop dengan judul film perempuan berkalung sorban yang sedang trend saat ini.
  • Perempuan berkepang itu meninggalkan dompetnya di meja restoran karena terburu-buru pulang.
  • Aku tidak tega melihat anak pucat itu yang mondar-mandir ke rumah-rumah untuk meminta makan.
  • Youtuber pecinta pedas itu selalu memesan makanan dengan menambahkan cabe 2 kg.
  • Aku jarang melihat si pipi tembem bermain di taman bermain lagi semenjak ibunya sakit.
  • Toko kue ubi ungu itu sekarang mengeluarkan produk makanan baru yaitu es krim rasa ubi.
  • Aku mendengar si cempreng tertawa nyaring seantero kelas. Guru sebelah datang ke kelas kami dan menegurnya.
  • Si perut gendut itu mengajakku untuk ke kantin saat jam istirahat dan memesan makanan hingga 2 porsi.
  • Anak itu mulai lagi, kali ini si cerewet bergosip tentang temannya yang suka sekali menyontek padanya.
  • Dari dulu aku sudah tau bahwa si pembohong itu pasti mendapatkan ganjarannya.
  • Si celana robek itu terus saja mengganggu dan meminta uang pada ssetiap orang yang lewat di tongkrongannya.
  • Ani sangat ketakutan saat Sarah menceritakan kisah horor si manis jembatan Ancol.
  • Baik sekali perbuatan yang dilakukan si alis tebal, aku melihatnya membantu seorang nenek yang menyeberang jalan.
  • Adik melihat hewan pemakan rumput itu sedang dimandikan oleh pemiliknya.
  • Setelah menjemur pakaian, Siti menyetrika baju sambil menggunakan pengharum pakaian sehingga harum pada baju menjadi tahan lama.
  • Orang tua itu sudah lelah menasehati si pembangkang yang selalu saja melawan saat dinasehati oleh orang tuanya.
  • Akhirnya setelah 2 minggu tak ada berita, penipu itu diringkus di kediamannya.
  • Anak yang bermata merah karena kemasukan debu itu pergi ke ruang UKS untuk meminta obat tetes mata.
  • Si pirang mencoba berbicara denganku menggunakan Bahasa Indonesia setelah mendapatkan pelatihan dan kursus dari gurunya.
  • Gadis manis ini tidak saja hebat dalam bermain piano, namun juga dahsyat memainkan biola.
  • Nunung adalah si pelamar kerja yang giat untuk belajar dan pantang menyarah dalam mencari kerja.
  • Dengan berlutut dan memegang sebuah kotak cincin, pangeran buruk rupa itu melamar sang putri dengan tulus.
  • Mantan pemain sepak bola itu sekarang beralih profesi menjadi bintang iklan sampo terkenal.
  • Aku tidak suka berteman dengan tukang usil seperti dia karena itu membuatku jengkel.
  • Selama aku diajari oleh seorang guru, baru pertama kali ini bertemu dengan guru kikuk.
  • Bapak berkopiah putih selalu memberikan ceramah setalah solat berjama’ah.
  • Bocah si petualang pergi ke desa terpencil untuk menambah teman dan belajar adat istiadat di sana.
  • Si bajak laut mengejar peterpan menggunakan kapal terbangnya dengan bantuan bubuk peri ajaib.
  • Si pintar sedang unjuk gigi lagi dengan menjawab semua pertanyaan matematika dari bu guru di papan tulis.

Berdasarkan contoh-contoh majas antonomasia di atas, dapat Anda ketahui bahwa penggunaan majas ini sering kita lihat dan kita dengar di sekeliling kita. Kata majas antonomasia dapat mengganti nama asli seseorang, hewan, ataupun benda mati.

Seperti pada contoh majas antonomasia di atas, sebutan kata ganti untuk seseorang bisa dengan kata: si cantik, si pembangkang, si pipi tembem, hidung mancung, mata sipit, dll.

Untuk mengganti nama hewan pada contoh majas antonomasia di atas, yaitu seperti: hewan bertaring (yang dimaksud adalah harimau), dan belalai panjang (yang dimaksud adalah gajah).

Penyebutan nama lain dari benda yang dapat dijumpai pada contoh majas antonomasia di atas, adalah pendingin makanan dan pengharum pakaian.

Kata-kata penyebutan nama yang tidak langsung pada majas antonomasia inilah yang merupakan siasat penulis untuk menarik perhatian pembaca dan lebih berkesan terhadap apa yang ingin pengarang sampaikan.

Contoh Majas Sinisme; Pengertian, Perbedaan, dan Maknanya

25+ Contoh Majas Sinisme; Pengertian, Perbedaan, dan Maknanya – Kesulitan menulis seringkali menjadi masalah bagi setiap orang. Keterampilan menulis sangat penting bagi semua elemen pendidikan, seperti pelajar, mahasiswa, guru, dan dosen sebagai alat komunikasi dalam bentuk tulisan.

Contoh Majas Sinisme
Majas Sinisme Contoh, Pengertian, dan Maknanya

Oleh karena itu, keterampilan menulis menjadi kepentingan setiap orang yang memiliki jalinan kerja sama dalam semua bidang.

Manusia memiliki berbagai cara untuk menuangkan ide, gagasan, dan pikiran secara profesional. Dengan demikian, keterampilan menulis menjadi kebutuhan semua siswa, mahasiswa, guru, dan dosen dalam bidangnya masing-masing salah satunya keterampilan menggunakan tulisan karya sastra.

Gaya bahasa atau majas dipakai supaya bahasa yang digunakan tidak kaku dan lebih santai.

Gaya bahasa dimanfaatkan untuk mendapatkan efek tertentu dan memberikan nilai keindahan karya sastra serta kemudahan partner komunikasi memahami bahasa yang diujarkan menjadi semakin hidup.

Majas yang akan dibahas dalam artikel ini yaitu pengertian dan beberapa contoh majas sinisme.

Pengertian Majas Sinisme

Dalam menulis sebuah karya seperti cerpen dan puisi, seorang penulis dalam rangka menuangkan idenya dengan teknik pengungkapan bahasa menggunakan wawasan kepenulisan mencerminkan bahasa yang sarat makna sehingga pernyataan kalimat majas dapat secara jelas disampaikan secara lugas dan harfiah maupun tidak secara langsung mengutarakan arti yang sebenarnya namun tersirat.

Apalagi jika tulisan tersebut bermakna sindiran, maka dapat menggunakan majas yang dinamakan majas sinisme.

Majas sinisme adalah gaya bahasa sindiran terhadap suatu hal atau seseorang berbentuk kesangsian yang mengandung ejekan terhadap seseorang/suatu hal.

Majas ini menggunakan gaya bahasa yang terang-terangan. Majas ini masuk dalam kategori majas sindiran. Majas sindiran ini bertujuan untuk membuat kata tersebut berkesan terhadap seseorang yang membaca atau mendengar.

Majas sindiran dikelompokan menjadi 5 yaitu :

  • majas ironi,
  • majas sinisme,
  • majas sarkasme,
  • majas satire, dan
  • majas innuendo.

Perbedaan Majas Sinisme dengan Majas Ironi

Majas sinisme memiliki persamaan dengan majas ironi. Persamaannya adalah kedua majas ini, yaitu majas sinisme dan majas ironi sama-sama termasuk gaya bahasa yang berupa sindiran ataupun ejekan terhadap tindakan atau orang lain.

Sedangkan perbedaan antara majas ironi dan sinisme yaitu jika majas ironi adalah majas yang mengatakan sesuatu dengan makna yang berlainan dari apa yang dimaksud dalam kata.

Berdasarkan hal tersebut, sindiran pada majas ironi lebih memiliki maksud tersirat dan lebih halus dibandingkan dengan majas sinisme dengan pernyataan yang secara terang-terangan.

Untuk lebih memahami perbedaan antara kedua majas tersebut, berikut adalah contoh majas ironi.

Contoh :

Wah kamu orang yang tersopan, kebaikanmu terpancar dari cara jalanmu yang mendahului  dan menyenggol orang tua itu. (1)

Cepat sekali kamu datang, baru juga jam 10. (2)

Pantas saja kue yang kamu berikan rasanya enak sekali, ternyata sudah kadaluarsa. (3)

Kau memang setia kawan, aku menunggumu seharian untuk bermain bola tapi kau malah melupakan janji itu. (4)

Berdasarkan contoh tersebut dapat Anda lihat bahwa majas ironi membiaskan maksud yang sebenarnya dengan mengatakan kata yang berkebalikan dari maksud yang diberikan sehingga menyembunyikan dan menutup-nutupi suatu hal yang dimaksud.

Majas ironi bertujuan untuk mengungkapkan sindiran halus seperti pada contoh poin (1) kata sopan dan kebaikan yang dimaksud disini yaitu berlawanan dengan kata yang sebenarnya karena pada kalimat selanjutnya dikatakan untuk menyindir seseorang yang berjalan cepat dan mendahului orang yang lebih tua.

Jika dilihat dari beberapa kebudayaan Indonesia yang sangat menghormati orang tua, perilaku tersebut dianggap tidak sopan. Oleh sebab itu, kata sindiran tersebut bisa dimaknai untuk memberikan atensi terhadap kesalahan orang.

Baca juga :

25+ Contoh Majas Sinisme Terbaru 2020

Contoh Majas Sinisme Terbaru
Contoh Majas Sinisme Terbaru

Setelah mengetahui beberapa contoh dan penjelasan singkat majas ironi di atas, mari bandingkan dengan beberapa contoh majas sinisme berikut agar lebih memahami perbedaaannya.

  1. Lebih baik berkacalah sebelum mengomentari orang.
  2. Aku tidak tau apa kau ini polos atau bodoh, bisa-bisanya termakan omongan penipu seperti dia.
  3. Perbuatanmu itu sudah di luar batas, bahkan orang tuamu tidak bisa sabar menghadapimu.
  4. Kalau aku bisa kembali ke masa lalu aku akan mengingatkanmu untuk menjadi orang yang lebih baik lagi.
  5. Sudah habis kesabaranku menghadapi orang yang tidak tau apa arti kesetiaan dan ketulusan.
  6. Akan lebih baik kalau kau diam dibandingkan berbicara dengan kata-kata kasar seperti itu.
  7. Langsung saja bicara padaku jika ada hal yang dibicarakan jangan berlagak manis di depan, tapi di belakang berani bergosip.
  8. Untuk apa harta yang melimpah ruah kalau untuk memberi sesuap nasi ke Ibumu saja tidak bisa.
  9. Jangan terlalu membangga-banggakan diri jika ucapanmu saja tidak sesuai dengan fakta.
  10. Beraninya hanya main tangan dengan wanita, coba berhadapan dengan laki-laki, pasti takut.
  11. Setiap hari menasehati orang untuk bersedekah, tapi kenapa kau sendiri sulit untuk bersedekah?.
  12. Bagaimana aku mempercayai kata-katamu jika sudah berkali-kali kau berbohong?.
  13. Untuk apa aku menunggu terlalu lama jika kau sudah melupakanku.
  14. Berhentilah menyalahkanku terus, yang bekerja tidak hanya aku, coba kau intropeksi dirimu sendiri.
  15. Kau yakin dirimu sehat? Bagaimana kau bisa mengatakan hal sekejam itu dengan mudah?.
  16. Memangnya kau belum sadar juga bahwa kau tidak akan bisa berperang di garis depan? Badanmu terlalu kurus.
  17. Kau mungkin belum tau, bagaimana sulitnya ayah mencari kerja dan yang bisa kamu lakukan hanyalah bermalas-malasan.
  18. Bagaimana bisa kamu mengatakannya seolah itu semudah membalik telapak tangan?.
  19. Apa kamu lupa, bagaimana kau hampir gagal dalam ujian gara-gara sistem kebut semalam.
  20. Apakah benar kalau anda adalah CEO di perusahaan ini? selama saya disini saya tak pernah melihat anda mengurus perusahaan.
  21. Perbaiki tutur katamu, atau kau bisa membuat hati seseorang terluka.
  22. Seingatku kau sendiri yang bilang tidak memerlukan bantuanku, kenapa sekarang malah menyalahkanku atas kesalahanmu?
  23. Beribu-ribu kata manis yang kau lontarkan tidak akan mengubah keputusan hatiku untuk pergi darimu.
  24. Kamu adalah manusia berhati dingin, teganya kau menelantarkan anak kandungmu sendiri hanya karena takut tidak punya uang.
  25. Sudah kuingatkan berulang kali, untuk membawa buku paket tapi selalu saja tidak dihiraukan, sekarang saat pemeriksaan buku kau sendiri yang tanggung akibatnya.
  26. Coba kau perhatikan, berapa kali aku sudah menolongmu, kenapa selama ini tidak tau berterimakasih?.

Berdasarkan contoh majas sinisme di atas, dapat disimpulkan bahwa majas sinisme wajar disebut juga dengan sindiran kasar dibandingkan dengan majas ironi yang lebih sopan dan tidak terang-terangan menyatakan maksudnya.

Pada contoh diuraikan bahwa majas sinisme biasa digunakan untuk mengkritik sesuatu hal baik ide/perbuatan/tingkah laku/fisik seseorang.

Contoh majas sinisme ini sebenarnya dapat digunakan untuk mempertegas ketidaksukaan terhadap seseorang ataupun dapat berupa kritik membangun kepada sasaran objek yang dikenai untuk memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan.

Berdasarkan penjelasan tersebut salah satu contoh majas sinismenya dapat dilihat pada huruf x.

Kamu adalah manusia berhati dingin, teganya kau menelantarkan anak kandungmu sendiri hanya karena takut tidak punya uang.

Kalimat pada contoh majas sinisme tersebut mengandung kritik terhadap suatu tindakan yang yang bertentangan dengan norma karena sudah menelantarkan anaknya sendiri.

Kata yang menekankan sindiran yaitu pada kata “berhati dingin” dengan diikuti kalimat selanjutnya yang menyatakan alasan menyebutkan hal tersebut.

Dari sini Anda lihat bahwa makna majas sinisme pada poin ke-24 berfungsi untuk memberikan penegasan dengan jelas bahwa perbuatan tersebut tidak baik sehingga diharapkan pendengar atau pembacanya “tertampar” dan mengena di hati sehingga menyadari perbuatannya.


Contoh majas sinisme memberikan gambaran bahwa yang dimaksud majas ini tidak hanya memberikan ejekan dan sindiran tanpa fungsi tertentu, seperti kata-kata kasar, memaki-maki tidak jelas dengan perasaan marah, melainkan juga untuk memberikan nilai positif bagi para pembaca dan pendengarnya.

Adapun pemilihan jenis majas sindiran seperti contoh majas sinisme ataupun ironi tergantung oleh Anda sebagai penulis atau pembicara.

Hal yang perlu diingat adalah sesuaikan dengan objek bicaranya atau pembacanya, jika orang tersebut adalah orang yang dihormati atau lebih tua sebaiknya menggunakan majas ironi dengan sindiran yang lebih elegan.

Contoh Majas Pleonasme; Pengertian, Penggunaan, dan Penjelasannya

Contoh Majas Pleonasme; Pengertian, Penggunaan, dan Penjelasannya – Dalam tata tulis bahasa, diperlukan penguasaan pada setiap tatanan kata, kalimat, klausa dan paragraf.

Contoh Majas Pleonasme
Contoh Majas Pleonasme; Pengertian dan Penjelasannya

Hal tersebut penting sebagai upaya awal untuk merealisasikan penulisan karya tulis yang baik dan benar berdasarkan kaidah bahasa terbaru yaitu PUEBI.

Penggunaan tata penulisan ini tidak jarang kita temui dengan adanya majas pada penulisan. Majas memiliki berbagai macam jenis, dan setiap jenisnya dipadukan yang biasanya digunakan untuk memperindah puisi atau membuat sebuah lagu.

Salah satu penggunaan majas yang secara umum dapat dijumpai yaitu majas pleonasme. Majas diartikan sebagai gaya bahasa yang dapat digunakan sebagai nilai estetik pada karya sastra.

Apa itu Majas Pleonasme

Sedangkan menurut KBBI, pleonasme adalah pemakaian kata-kata yang berlebih daripada apa yang diperlukan.

Secara umum, majas pleonasme merupakan pemubaziran kata sehingga kata tersebut tidak ekonomis atau disebut juga dengan pemborosan kalimat.

Di dalam majas pleonasme terdapat kata keterangan yang sebenarnya dapat dihilangkan karena keberadaan salah satu katanya tidak terlalu dibutuhkan dan dapat bermakna sama.

Kalimat Tidak Efektif

Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa contoh majas pleonasme merupakan salah satu kalimat yang tidak efektif.

Ketidakefektifan kalimat dikelompokkan menjadi :

  • (1) unsur kalimat tidak lengkap;
  • (2) kalimat dipengaruhi bahasa Inggris;
  • (3) kalimat mengandung makna ganda;
  • (4) kalimat bermakna tidak logis;
  • (5) kalimat dengan struktur rancu;
  • (6) dan yang terakhir, kalimat yang mengandung kata pleonasme.

Kalimat dikatakan efektif jika kalimat tersebut dapat menyampaikan gagasan penulis secara tepat dan mudah dipahami oleh pendengar.

Namun sebaliknya, pada majas pleonasme terdapat kata-kata yang sebenarnya tidak perlu digunakan, sehingga hal tersebut dapat mengurangi pemahaman pembaca dan kehematan kata.

Kehematan kata dalam kalimat efektif disini maksudnya adalah hemat dalam menggunakan kata yang tidak perlu, tetapi sesuai dengan kaidah tata bahasa.

Biasanya dalam penulisan karya tulis ilmiah ataupun dalam berbicara kita sering terjebak ke dalam fenomena kata pleonasme ini.

Berdasarkan hal tersebut, majas pleonasme ini tidak cocok digunakan untuk karya tulis ilmiah karena dapat mangaburkan maksud kalimat dengan adanya penggunaan kata yang berlebih.

Oleh sebab itu, kalimat pleonasme ini digunakan untuk karya sastra saja.

Fungsi Majas Pleonasme

Majas pleonasme sebenarnya memiliki fungsi.

Fungsi keberadaan kata-kata majas pleonasme jika ditinjau sebagai bentuk yang bermakna positif dijadikan sebagai penegasan kata yang membuatnya menjadi lebih jelas dalam suatu kalimat.

Majas pleonasme ini muncul disebabkan karena dua kata atau lebih yang bentuk katanya mengandung makna yang sama, kata kedua sebenarnya tidak diperlukan lagi karena maknanya sudah terkandung pada kata pertama.

Contoh Majas Pleonasme yang Salah dan Penjelasannya

Contoh majas pleonasme yang mengindikasikan kata yang tidak perlu digunakan pada karya tulis adalah sebagai berikut.

  1. Para hadirin yang berbahagia, marilah kita panjatkan syukur kepada Allah SWT…” (kata “hadirin” merupakan kata jamak atau yang menyatakan lebih dari satu atau banyak sehingga tidak perlu kata “para”)
  2. Banyak korban-korban tsunami yang tidak mendapatkan tempat tidur yang layak” (kata “korban-korban” sudah termasuk kata jamak)
  3. Di sekitar rumah Andi banyak rawa-rawa yang mulai ditumbuhi teratai. (pada kalimat tersebut, kata “rawa” tidak perlu diulang karena kata jamak sudah dinyatakan dengan menggunakan kata “banyak”. Hal tersebut berlaku sebaliknya, kata “banyak” dapat juga dihilangkan. Kalimat yang benar seharusnya “Di sekitar rumah Andi banyak rawa yang mulai ditumbuhi teratai” atau “Di sekitar rumah Andi banyak rawa-rawa yang mulai ditumbuhi teratai”)
  4. Persatuan kampung RT 02 RW 03 terlihat dari sikap saling tolong-menolong antar warga miskin dan kaya (kata “tolong-menolong” termasuk kata ulang yang bermakna saling sehingga tidak perlu kata ”saling” lagi)
  5. Rajinlah berolahraga agar supaya badan menjadi sehat (kata “agar” dan “supaya” memiliki makna sama, cukup menggunakan salah satu kata saja. Jadi kalimatnya menjadi “Rajinlah berolahraga agar badan menjadi sehat” atau “Rajinlah berolahraga supaya badan menjadi sehat”)
  6. Gunung meletus disebabkan karena gempa tektonik yang terjadi di sekitar wilayah tersebut (Kata dasar “sebab” merupakan sinonim dari kata”karena”, jadi pilih salah satu)
  7. Adik jatuh ke bawah saat belajar sepeda (kata “ke bawah” sebenarnya tidak dibutuhkan lagi karena kata ”jatuh” otomatis pasti menunjukkan arah “ke bawah”)
  8. Bunga yang bermekaran di taman sangat indah sekali (pada kalimat tersebut kata “sekali” menunjukkan makna sama dengan kata “sangat” sehingga sudah cukup dengan sangat indah atau indah sekali)
  9. Andi pergi ke bank BRI (contoh majas pleonasme tersebut menggunakan kata double disebutkan dua kali dan memiliki arti yang sama, kata “bank” tidak perlu digunakan karena BRI sendiri merupakan akronim atau singkatan dari Bank Rakyat Indonesia)
  10. “Pak Rudi menjadi guru sekolah SMA” (kalimat tersebut merupakan contoh majas pleonasme yang bermakna sama (double), karena didalamnya terdapat pengulangan keterangan sekolah dua kali, kata SMA sendiri merupakan kepanjangan dari Sekolah Menengah Atas jadi kalimat yang benar seharusnya “Pak Rudi menjadi guru SMA”)
  11. “Perusakan daripada rumah itu diakibatkan penggusuran rumah di sekitar proyek” (kata “daripada” tidak perlu digunakan karena antara unsur frasa pemilikan tidak perlu preposisi, maka kalimat yang benar seharusnya “Perusakan rumah itu diakibatkan penggusuran rumah di sekitar proyek”)
  12. Kakak memelihara berbagai jenis ikan seperti ikan nila, ikan lohan, ikan mas, dan ikan lele (kalimat tersebut terlalu boros karena berulang kali menggunakan kata “ikan” sehingga termasuk dalam majas pleonasme, kata tersebut termasuk dalam kata hiponim yaitu jenis frasa atau kata khusus yang termasuk dalam frasa lain yang umum, dalam hal ini yaitu “ikan”)
  13. Bel sekolah berbunyi menunjukkan istirahat sekolah telah selesai, siswa masuk ke dalam kelas (masuk ke dalam merupakan contoh majas pleonasme memiliki arti yang sama sehingga kalimat tersebut tidak efektif)

Majas pleonasme disebut juga dengan majas perulangan.

Hal tersebut disebabkan terdapat pengulangan keterangan yang terdapat dalam suatu kalimat seperti yang dapat dilihat pada contoh majas pleonasme diatas.

Namun, sejatinya, majas pleonasme dalam suatu karya bukan hanya sebagai bentuk negatif seperti kalimat yang tidak efektif dan harus diubah, melainkan juga sebagai bentuk penegasan dan dapat dijadikan bermakna positif (estetik) dalam karya sastra, seperti yang telah dijelaskan fungsi majas pleonasme di atas.

Contoh Majas Pleonasme dalam Karya Sastra

Contoh Majas Pleonasme dalam Karya Sastra
Contoh Majas Pleonasme dalam Karya Sastra

Contoh majas pleonasme dalam karya sastra seperti berikut.

  • Saya melihat pencuri itu dengan mata kepala sendiri.

Dari kalimat tersebut, yang memiliki majas pleonasme yaitu mata kepala sendiri. Jika kita mencerna kalimatnya, kata “melihat” disini tentu saja menggunakan mata kepala sendiri, bukan mata kepala orang lain.

Kata frasa mata kepala sendiri dapat ditemukan di sebuah karya sastra seperti puisi dan cerpen. Kata tersebut termasuk majas pleonasme yang dibutuhkan untuk menegaskan bahwa kita benar-benar melihat hal tersebut.

Berdasarkan pernyataan tersebut, kata mata kepala sendiri merupakan salah satu fungsi majas pleonasme dalam bentuk penegasan.

  • Beribu-ribu macam kata telah ku ungkapkan tuk menunjukkan hatiku.

Kalimat tersebut termasuk contoh majas pleonasme dalam puisi. Kata beribu-ribu macam menunjukkan kalimat yang berlebihan, sebenarnya cukup menggunakan kata beribu-ribu saja.

Namun, dalam konteks kalimat tersebut yaitu layaknya kalimat puisi, sehingga kata beribu-ribu macam dapat digunakan dan menunjukkan penegasan sehingga kalimat di atas dapat juga diinterpretasikan “sangat banyak usaha dan penjelasan untuk mengungkapkan kejujurannya”.

Cobtoh majas pleonasme lainnya :

  • Ah, Si Kucing Merah memang gemar naik ke atas meja.
  • Demi untuk pujaan hatinya, Ia rela melakukan apapun.
  • Anak-anak mendongak ke atas melihat helikopter yang melintasi sekolah mereka.
  • Bangunan pencakar langit baru itu menjulang tinggi ke angkasa.
  • Adik riang gembira mengetahui ayah pulang dari kantor lebih cepat.
  • Pekatnya kopi hitam itu tak sekelam masa laluku.

Contoh majas pleonasme itu, memberikan pengaruh kepada pembacanya untuk menyetujui sebuah ujaran yang penulis buat.

Kesimpulan yang dapat diambil dari berbagai contoh majas pleonasme diatas adalah dalam penulisan tata bahasa yang baik dalam karya tulis ilmiah haruslah mengimplementasikan kata yang efektif dan seefisien mungkin.

Hal ini sebagai upaya mewujudkan keterampilan menulis kalimat efektif. Adapun penggunaan majas pleonasme digunakan sesuai peruntukannya dalam karya sastra dengan memperhatikan kesesuaian dengan tujuan membuat kalimat yaitu sebagai penegasan sehingga menjadi kata yang indah dan padu.

Untuk membiasakan penggunaan tata bahasa yang baik dan benar, Anda perlu berlatih terus-menerus dan terus mencoba menulis sehingga menumbuhkan keterampilan menulis dan menggunakan kata yang sesuai sehingga majas pleonasme dapat dihilangkan atau digunakan pada jenis karya tulis serta kalimat yang tepat.

Semoga bermanfaat.